Industri Tekstil Khawatirkan Kondisi Usaha Kuartal II
Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 12,465% (year on year) pada kuartal I-2020. Meski demikian, serbuan produk impor baik legal maupun unprosedural yang kembali membanjiri pasar domestik membuat para pemain di sektor tersebut khawatir akan kondisi usaha di kuartal II. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wiraswasta menyatakan, pencapaian pertumbuhan industri Kuartal I-2020 utamanya didorong oleh penjualan dalam negeri yang meningkat tajam sebagai dampak momen Lebaran dan investasi baru dalam rangka penambahan kapasitas produksi dari hulu hingga hilir, selain ada tambahan dari neraca perdagangan yang kian membaik. "Para pengusaha kembali berinvestasi menambah kapasitas usia serangkaian kebijakan pemerintah terkait pembatasan impor," jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, seperti dikutip pada Rabu (1/6).
Tags :
#TekstilPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023