Biaya Tinggi ke Tanah Suci
Kenaikan biaya layanan masyair, layanan saat puncak ibadah haji atau wukuf di Arofah, pada tahun ini diprediksi berimbas pada kenaikan biaya haji tahun berikutnya. Kenaikan biaya tersebut terjadi karena pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem paket layanan masyair. Komisi Ketua Nasional Haji dan Umroh, Mustolih Suradj, mengatakan biaya haji tahun depan diprediksi naik lagi melihat kondisi saat ini. Namun kenaikan biaya naik haji tersebut sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya biaya layanan masyair yang diterapkan oleh pemerintah Arab Saudi. "Tahun ini setidaknya bisa menjadi acuan tahun berikutnya. Tapi yang jelas, kenaikan biaya haji akan sulit dihindari," kata Mustolih kepada Tempo, kemarin. Ia mengatakan selama ini terjadi tren kenaikan dana haji dari tahun ke tahun. Biaya penyelenggara haji (BPIH) pada 2011 hanya sebesar Rp 30 juta per orang. Lalu, pada 2019, angkanya naik menjadi Rp 32 juta per orang. Biaya haji lantas melonjak pada tahun ini mencapai Rp 81 juta per orang. (Yetede)
Tags :
#BeritaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023