;

Waspadai Kemiskinan Lebih Dalam

Yoga 16 Jul 2022 Kompas (H)

Ikhtiar menekan angka kemiskinan tahun ini dibayangi tren kenaikan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi dari waktu ke waktu. Tanpa perbaikan serius pada sisi sasaran dan keterjangkauan distribusi bantuan sosial, kemiskinan diperkirakan bisa kembali meningkat, khususnya di daerah perdesaan. Angka kemiskinan Maret 2022 yang dirilis BPS  Jumat (15/7) memang menunjukkan penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kondisi ini bersamaan kembali menggeliatnya perekonomian seiring pandemi yang makin dapat dikendalikan dan tercapainya pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 % pada triwulan I-2022 ini. BPS mencatat, pada Maret 2022, angka kemiskinan 9,54 % total penduduk atau 26,12 juta orang, menurun 0,17 % dibandingkan September 2021, yakni 9,71 % atau 26,50 juta orang.

Kendati menurun secara tahunan, jumlah orang miskin per Maret 2022 masih lebih banyak dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi. Pada September 2019, sebelum pandemi, angka kemiskinan tercatat 9,22 % atau 24,68 juta orang. Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan, penurunan angka kemiskinan itu menunjukkan pemulihan ekonomi pasca pandemi terus berlanjut. Meski demikian, jalur pemulihan itu dibayangi tantangan dalam bentuk krisis pangan dan energi global yang kini berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok di masyarakat. Tren kenaikan inflasi yang cepat itu terutama berdampak pada kelompok masyarakat miskin yang rentan terhadap guncangan ekonomi.  (Yoga)


Meta Ekologi

Yoga 16 Jul 2022 Kompas (H)

Carl Sagan, seorang astrofisikawan, dalam karyanya yang berjudul Kosmos, pada bagian Harmoni Dunia-Dunia, mengatakan, jika kita hidup di dalam planet yang tidak ada perubahan, amat statis, maka sedikit sekali hal yang perlu atau menarik untuk dilakukan menggunakan sains. Sementara itu, jika dunia kita terlampau acak dan sama sekali tidak ada dasar apa pun, maka akan sulit untuk melakukan penelusuran ilmiah. Akan tetapi, menurut Sagan, kita hidup dalam semesta di antara (in between), bahwa perubahan itu terjadi, meski demikian, perubahan tersebut mengikuti suatu pola, aturan, yang disebut sebagai hukum alam.

Carl Sagan merupakan ilmuwan yang lantang menyerukan kewaspadaan terhadap pemanasan global. Ia menggunakan pengetahuan antar planet untuk memberikan ilustrasi betapa unik dan istimewanya Bumi di tata surya. Ia memberikan kesaksian di Kongres AS tahun 1985 untuk mengingatkan kegentingan terkait bahaya dari efek rumah kaca. Ia memberikan contoh dengan permukaan Venus yang amat panas dan ganas. Kondisi tersebut tidak hanya disebabkan kedekatan jarak Venus dengan Matahari, tetapi disebabkan karbon dioksida yang tertahan di permukaan planet itu. Komparasi ini memberikan kilasan muram kebencanaan di masa depan jika suhu terus meningkat dan permukaan Bumi terus memanas.

Karya tari Sardono W Kusumo yang berjudul Meta Ekologi (1975), sarat eksperimentasi dengan menampilkan tubuh-tubuh yang terbenam, bergelimang menjadi satu dengan bumi. Kala itu sang seniman tari merasa cemas dengan  deforestasi yang terjadi di Indonesia disebabkan modernisasi dan industrialisasi. Meta Ekologi berarti melampaui bagaimana ilmu membingkai bumi. Meta Ekologi menempatkan manusia tak hanya sebagai pengamat interaksi antar keanekaragaman hayati, melebihi itu, manusia adalah bagian dari alam yang mustahil terpilah. Krisis iklim mengharuskan kita mengevaluasi nilai-nilai serta wawasan dunia kita. Termasuk bagaimana sistem pengetahuan serta pendekatan saintifik diterapkan demi keberlanjutan lingkungan hidup. (Yoga)


PERTANAHAN, Berusaha Lebih Cepat Merespons Aduan

Yoga 16 Jul 2022 Kompas

Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2021 menunjukkan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjadi instansi kedua terbanyak yang dilaporkan masyarakat ke lembaga itu. Adapun lembaga yang terbanyak diadukan ke Ombudsman ialah pemda. Ada 811 laporan masyarakat yang mengadukan pelayanan di Kementerian ATR/BPN. Sementara itu, dari sisi substansi laporan yang masuk ke Ombudsman, bidang agraria ada di urutan tertinggi dengan jumlah 1.227 laporan atau 17,08 % dari semua laporan yang masuk. Pada 15 Juni 2022, Presiden Jokowi melantik ”pilot” dan ”kopilot” baru di Kementerian ATR/BPN. Mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto menjadi Menteri ATR/Kepala BPN. Sementara Raja Juli Antoni, politisi PSI, menjadi Wamen ATR / Wakil Kepala BPN.

Pada Rabu (13/7) Raja Juli Antoni mengungkapkan, “Kami akan mendorong perbaikan kualitas layanan publik. Saya sudah bilang ke bagian organisasi kepegawaian untuk meningkatkan kemampuan follow up dan menyelesaikan komplain publik. Hal itu harus dijadikan indikator penilaian semua kepala pertanahan di berbagai tingkatan. Komplain masyarakat harus terhubung dengan KPI (key performance indicator) pegawai sehingga penentuan reward atau punishment juga ditentukan dari sejauh mana dan secepat apa mereka bisa menyelesaikan komplain masyarakat.  Memang ada masalah-masalah yang tidak bisa langsung diselesaikan, tetapi perkembangannya bisa diketahui publik. Kalau mau wajah ATR/BPN diperbaiki, harus meningkatkan kualitas layanan masyarakat.” (Yoga)


10.000 Kuota Wirausaha Muda Disediakan

Yoga 16 Jul 2022 Kompas

Program Wirausaha Merdeka yang diluncurkan Jumat (15/7) menyediakan kuota 10.000 mahasiswa. Peserta akan berkesempatan mengasah jiwa kewirausahaan serta keterampilan nonteknis dan manajerial. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  Nadiem Anwar Makarim berharap, mahasiswa bisa mendirikan perusahaan dan membuka banyak lapangan kerja di Indonesia. (Yoga)

Minyak Rusia dan Manuver Absurd G7

Yoga 16 Jul 2022 Kompas

Dalam upaya terakhir melumpuhkan Rusia, AS dan sekutu sepakat mendorong penerapan batas atas terhadap harga (price cap) ekspor minyak Rusia di pasar global. Suatu langkah absurd yang diyakini sia-sia. Sebagian besar analis meyakini gagasan yang diinisiasi Menkeu AS Janet Yellen ini akan menemui kegagalan. Sebaliknya, justru berpotensi memicu pukulan balik berupa kian meroketnya harga minyak mentah dunia dan inflasi global. Jika ini terjadi, akan kian membahayakan ekonomi global yang di ambang stagflasi akibat tingginya inflasi dan ancaman resesi serta kian memicu gelombang kebangkrutan negara-negara.

Berdasarkan skenario terakhir ini, AS mengajak negara lain hanya membeli minyak dari Rusia, pada batas harga tertentu (di bawah harga internasional yang ada saat ini). Gagasan Yellen mengasumsikan AS dan sekutunya bisa mengatur harga minyak Rusia. Sementara kita tahu selama ini struktur pasar minyak dunia adalah pasar oligopoli di bawah kendali kartel OPEC+, termasuk Rusia di dalamnya. Tak ada jaminan semua negara mendukung jika manuver ini justru berdampak  negatif ke ekonomi domestiknya. Organisasi penghasil dan pengekspor minyak, OPEC, menegaskan tak mampu mengisi kekosongan akibat embargo minyak Rusia.

UE yang selama ini sangat bergantung pada pasokan migas Rusia baru setuju mengakhiri sepenuhnya impor minyak dari Rusia akhir 2022. Sanksi internasional selama ini tak efektif karena meski ekspor minyak Rusia ke AS, Kanada, dan Inggris turun, ke China, India, dan negara lain justru melonjak. Kepentingan dalam negeri negara masing-masing membuat sanksi dan embargo terhadap Rusia bagai macan ompong. Ini juga yang diyakini akan terjadi pada manuver terakhir G7 ini. Serangkaian sanksi ekonomi yang dimaksudkan untuk menstop penerimaan ekspor Rusia yang bisa dipakai untuk membiayai perang bukannya membuat Rusia lumpuh, melainkan justru makin kuat. Rusia menikmati lonjakan petrodollar secara eksponensial sebab dengan biaya produksi yang hanya 3-4 USD, Rusia menikmati harga minyak global yang jauh di atas 100 USD akibat embargo internasional. (Yoga)


Target Produksi Migas Belum Tercapai

Yoga 16 Jul 2022 Kompas

Realisasi produksi siap jual atau lifting minyak dan gas bumi sampai semester I-2022 sebanyak 1,57 juta barel setara minyak per hari. Realisasi tersebut masih di bawah target APBN 2022 sebanyak 1,739 juta barel setara minyak per hari. Selain masalah produktivitas yang menurun, mundurnya komersialisasi sejumlah lapangan migas menyebabkan belum tercapainya target lifting tersebut. Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mencontohkan, proyek strategis hulu migas nasional yang jadwal komersialisasinya mundur adalah Jambaran Tiung Biru di Bojonegoro, Jatim, dan Tangguh Train-3 di Papua Barat. Awalnya, proyek gas Jambaran Tiung Biru bisa komersial pada 2021, tetapi dimundurkan lantaran pandemi Covid-19 yang menyebabkan operasionalisasi terganggu. Proyek hulu migas lainnya yang masih tersendat adalah Blok Masela di laut lepas Maluku dan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di laut lepas Kaltim. Keduanya, yang merupakan lapangan kaya gas bumi, termasuk dalam proyek strategis nasional hulu migas.

Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara menambahkan, pengembangan migas nonkonvensional juga akan dilibatkan penuh untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. Studi potensi akan dilakukan di sejumlah wilayah kerja migas nonkonvensional. ”Untuk menaikkan produksi di lapangan tua, kami mendorong diterapkannya metode  pengurasan minyak tingkat lanjut (enhanced oil recovery/EOR),” ucapnya. Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan berpendapat, SKK Migas dan kontraktor hulu migas harus tetap berusaha semaksimal mungkin meningkatkan lifting migas. Setidaknya, semua pemangku kepentingan bisa menjaga agar lifting migas tidak merosot sangat dalam. SKK Migas membutuhkan kerja sama lintas kementerian/lembaga, seperti Kementerian ESDM, Kemenkeu, dan Kementerian Investasi agar target lifting 2022 bisa terpenuhi. (Yoga)


Tokopedia Gelar Konferensi Teknologi

Yoga 16 Jul 2022 Kompas

Tokopedia menggelar konferensi teknologi START Summit pada Sabtu (16/7) secara daring dengan tema ”Driving Innovation at Scale”. Menurut Co-Founder and Vice Chairman Tokopedia Leontinus Alpha Edison dalam siaran pers, Jumat (15/7), pada konferensi ini, Tokopedia akan berbagi pengalaman mendorong inovasi dalam skala besar untuk menjawab berbagai tantangan, khususnya pandemi Covid-19. ”Berbagai inovasi Tokopedia tidak lepas dari kolaborasi bersama para mitra strategis,” katanya. (Yoga)

Pemerintah Perketat Penggunaan Dana Desa

Yoga 16 Jul 2022 Kompas

Menyikapi adanya dugaan penyalahgunaan dana desa untuk pembelian amunisi dan senjata di Papua, Kemendes PDTT,  akan mengeluarkan aturan lebih ketat terkait penggunaan dana desa yang akan diterbitkan akhir Juli 2022. Pemerintah juga berjanji untuk menelusuri indikasi penyalahgunaan dana desa tersebut. Sebelumnya, Polda Papua menduga ada penyalahgunaan dana desa untuk membiayai pembelian amunisi dan senjata bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pegunungan Bintang dan Intan Jaya. Temuan polisi itu sejalan dengan investigasi Aliansi Demokrasi untuk Papua. Hasil kajian mereka menyebutkan, 80 % dari 29 kasus perdagangan senjata api dan amunisi di Papua terindikasi bersumber dari dana desa. Fakta itu dikumpulkan dari periode 2011-2021 (Kompas, 15/7).

Mendes PDTT  Abdul Halim Iskandar, Jumat (15/7), mengatakan, pihaknya telah menerima laporan penggunaan dana desa di Pegunungan Bintang dan Intan Jaya. Sejauh ini belum ditemukan penyalahgunaan dana desa seperti temuan polisi. Pemanfaatannya disebut masih sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Akan tetapi, Halim melanjutkan, kementeriannya akan terus menelusuri alur penggunaan dana desa itu. Dia akan meminta pendamping dana desa di daerah-daerah di Papua untuk ikut mendalami dugaan itu. Selain itu, dia juga menyambut baik upaya polisi mengungkap indikasi penyalahgunaan itu. Penggunaan dana desa untuk membeli amunisi ataupun senjata bagi KKB tidak dapat dibenarkan. (Yoga)


Berlindung Dibawah Otot Dollar AS

Hairul Rizal 16 Jul 2022 Kontan (H)

Fenomena lonjakan angka inflasi global, terutama di Amerika Serikat turut mengubah strategi portofolio aset berlabel safe haven. Jika sebelumnya emas selalu menjadi bumper bila terjadi krisis ekonomi, hal itu tidak berlaku saat ini. Sedangkan dollar AS kian perkasa mengukuhkan dirinya sebagai portofolio safe haven. Cermati saja, dalam kurun waktu setahun, dollar indeks masih membukukan pertumbuhan positif, bahkan naik dua digit yakni sebesar 16,72%. Sejumlah analis menilai dollar AS sebagai safe haven yang kini paling banyak diburu. 

KETANGGUHAN EKSPOR DIUJI

Hairul Rizal 16 Jul 2022 Bisnis Indonesia (H)

Setelah menorehkan kinerja cemerlang pada semester I/2022, ekspor Indonesia menghadapi tantangan besar pada paruh kedua tahun ini lantaran dibayangi resesi ekonomi global. Badan Pusat Statistik, Jumat (15/7), mengumumkan ekspor Indonesia sepanjang semester I/2022 tumbuh 37,1% secara tahunan menjadi US$141,1 miliar. Kinerja ini lebih cepat dari laju ekspor semester I/2021 yang tumbuh 34,8% (YoY) karena kebangkitan permintaan setelah pandemi. Bahan bakar mineral (termasuk batu bara) dan lemak dan minyak hewan/nabati (termasuk minyak sawit) menjadi dua komoditas penyumbang ekspor terbesar. Namun, pengetatan moneter di banyak negara untuk menjinakkan inflasi yang tinggi berisiko menumpulkan konsumsi sehingga menimbulkan perlambatan ekonomi dan mendisrupsi permintaan impor negara lain. Selain itu, harga komoditas energi, logam, dan minyak nabati yang sempat melambung saat ini cenderung turun. Boom komoditas yang dinikmati Indonesia pun dikhawatirkan cepat berakhir sehingga ekspor Indonesia yang banyak bergantung pada batu bara dan CPO akan melambat pada bulan-bulan mendatang. Namun, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) justru menilai kebijakan pemerintah yang terkait dengan pungutan ekspor dan bea keluar (BK) yang masing-masing US$200 dan US$288 per ton, menjadi tantangan terbesar ekspor minyak sawit mentah (CPO) pada semester II/2022. “Kami minta dikurangi menjadi US$100 masing-masing,” ujar Ketua Bidang Luar Negeri Gapki Fadhil Hasan.


Pilihan Editor