Kejar Target Produksi 2030, SKK Migas Perkuat Kapasitas Nasional
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan gas Bumi (SKK Migas) menilai kerja sama bisnis diantara pelaku usaha penunjang industri hulu migas lokal dan nasional akan memperkuat kapasitas nasional untuk mengejar visi SKK Migas 2030, yaitu produksi 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari. "Kami akan terus mendorong Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Seiring dengan itu, pada akhir bulan ini kami akan mengadakan Forum Kapnas SKK Migas, Ditjen Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Forum tersebut akan menjadi show room bagi pemain-pemain dalam negeri untuk tunjukkan kemampuannya agar dapat diserap oleh industri hulu migas," kata Fatar Yani dalam jumpa pers di Jakarta. Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) 2022 akan digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta pada 27-28 Juli 2022. Forum ini, akan memfasilitasi kerja sama bisnis di antara pelaku usaha untuk terlibat untuk jauh lebih dalam aktivitas industri hulu migas nasional. (Yeted)
Polri Nonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo Dari Kadiv Propam
Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Irjen Pol Ferdy Sambo dari Jabatannya sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan ( Kadiv Propam) Polri terhitung mulai Senin (18/7). "Malam itu kami putuskan untuk Irjen Pol. Ferdy Sambo untuk sementara jabatannya di nonaktifkan dan kemudian jabatan tersebut diserahkan ke Pak Waka Polri untuk selanjutnya tugas dan tanggung jawab di Propam akan diemban Wakapolri," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta. Kapolri membentuk tim gabungan melibatkan pihak internal dan eksternal Polri untuk mengungkapkan kasus penembakan antar anggota yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam. Tim ini, kata dia, beranggotakan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum), Kabareskrim, Asisten Kapolri Bidang SDM. Tim ini juga melibatkan tim mitra kepolisian dari unsur eksternal, yakni Kompolnas dan juga Komnas HAM. (Yetede)
Banyak Sekali Kendaraan Tidak Bayar Pajak, Santunan Kecelakaan Terus Keluar
PT Jasa Raharja mencatat terdapat 40 juta kendaraan atau 39% dari total kendaraan yang belum melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB). Meskipun banyak kendaraan yang tidak membayar pajak, santunan kecelakaan tetap harus dibayarkan. Jika selama ini para pemilik kendaraan bermotor tidak disiplin membayar PKB, sementara dana santunan terus keluar sering meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas, maka Jasa Raharja bisa kesulitan keuangan. Dampaknya, untuk menyantuni korban laka lantas terpaksa mendapatkan subsidi atau menyertakan modal negara (PMN) dari APBN atau santunan tidak terbayarkan. Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono menyatakan, dengan melakukan registrasi ulang kendaraan bermotor, pemilik kendaraan sekaligus membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Jalan (SWDKLLJ). "Meski tertera dengan jelas di STNK. tetapi sampai saat ini masih banyak pemilik kendaraan bermotor yang masih belum paham manfaat penting SWDKLLJ," ungkap Rivan dalam keterangannya, dikutip. (Yetede)
Bola Salju Kematin Josua
Lebih dari sepekan, penyelidikan terhadap kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat tak kunjung membuahkan hasil yang terang. Kasus yang menurut versi polisi dilatar belakangi pelecehan seksual oleh Brigadir Yosua ini sekarang menggelinding balik ke laporan dugaan pembunuhan berencana terhadap pria berusia 28 tahun tersebut. Laporan dugaan pembunuhan berencana tersebut dilayangkan keluarga Brigadir Yosua ke badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian RI, kemarin. Keluarga Brigadir Yosua memberikan surat kuasa kepada tim pengacara yang dikoordinasi Kamaruddin Simanjuntak. Mereka melampirkan segepok dokumen sebagai bukti awal bahwa Yosua tewas karena dibunuh. Foto kondisi jenazah Josua yang diabadikan keluarga menjadi satu diantara bukti tersebut. Keluarga mendapati belasan luka di tubuh Yosua, dari luka bekas tembakan, luka yang diduga sayatan benda tajam, hingga lebam yang ditengarai akibat pukulan benda tumpul. (Yetede)
Malam Sebelum Yosua Ditata di Peti
Panggilan darurat itu diterima Brigadir Dua Mahareza Hutabarat pada Jumat malam, 8 Juli 2022. Adik bungsu Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat itu diminta oleh atasannya agar segera datang ke Markas Besar Kepolisian RI. Sempat menunggu beberapa jam, Mahareza, yang selama ini bertugas di pelayanan Markas Polri (Yanma), akhirnya tahu alasan sang atasan memanggilnya. "Sang atasan yang berpangkat Komisaris besar memberitahu Mahareza bahwa abangnya sudah tewas," kata Martin Lukas Simanjuntak, pengacara keluarga Brigadir Yosua, kepada Tempo, Senin, 18 Juli 2022. Martin menceritakan, pada malam itu juga Mahareza, yang belum mengetahui penyebab kematian kakaknya, pergi bersama sang atasan menuju Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Disana seorang dokter forensik telah menunggu. Kepada Mahareza polisi menyodorkan surat persetujuan autopsi sebagai tanda persetujuan keluarga. (Yetede)
Resesi sebagai ”ObatKeras” Inflasi Global
Bank sentral Amerika Serikat atau The Fed menaikkan suku bunga acuannya pada 15 Juni 2022. The Fed mencoba mengendalikan inflasi AS yang mencapai 8,6 % pada Mei, tertinggi sejak 1994.Banyak pihak khawatir kebijakan ini overdosis, akan membawa AS ke jurang resesi lebih dalam, karena masalahnya adalah sisi produksi dunia yang terganggu perang Rusia-Ukraina. Resep standar untuk menurunkan inflasi adalah ”meresesikan” ekonomi dengan menurunkan sisi permintaan masyarakat. Caranya, mengurangi ekspansi jumlah uang beredar, menaikkan suku bunga acuan bank sentral atau instrumen lain untuk memperketat likuiditas. Dengan begitu, masyarakat, baik konsumen maupun perusahaan, menurunkan belanja. Namun, resesi ada biayanya, yakni kenaikan pengangguran. Ini perlu dicarikan strategi untuk meminimalkannya (Okun, 1978).
Dengan tingkat inflasi setinggi itu, The Fed bersikeras menaikkan suku bunga acuan. Kesan sebagai ”obat keras” terlihat dari besaran kenaikan yang mencapai 75 basis poin. Suku bunga acuan The Fed juga mungkin naik lagi pada Juli karena inflasi Juni mencapai 9,1 %. Alasan kenaikan suku bunga setinggi ini : Pertama, masalah kredibilitas dan reputasi (Persson dan Tabellini, 1994). The Fed ingin memperbaiki citranya dengan respons lebih galak (hawkish) terhadap inflasi. Kedua, daya beli konsumen yang menurun. Survei oleh CNBC AS menyebutkan, pelemahan permintaan masyarakat sudah terlihat, 65 % responden prihatin dengan inflasi tinggi sehingga mengubah perilaku, 77 % mengurangi makan di luar rumah, 69 % mengurangi mencari hiburan di luar, 63 % mengurangi perjalanan wisata. (Yoga)
Risiko Ekstra di Tahun Politik
Ancaman resesi global dan kenaikan inflasi di tingkat produsen bukan satu-satunya kendala yang harus dihadapi pelaku usaha. Tahun politik yang datang lebih awal dinilai turut membawa ketidakpastian yang berpotensi melambatkan kinerja investasi. Meskipun pemungutan suara Pemilu 2024 baru dilakukan 19 bulan lagi pada 14 Februari 2024, belakangan ini suhu politik mulai menghangat. Manuver sejumlah elite politik membuat tahun politik seolah datang lebih cepat. Situasi itu menambah rumit iklim berusaha di tengah ancaman resesi global. Dalam Forum Afternoon Tea Kompas Collaboration Forum (KCF), Jumat (15/7), sejumlah pelaku usaha menyampaikan kecemasannya dalam menghadapi perkembangan situasi politik ini.
Direktur Corporate Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam mengatakan, di samping ancaman resesi global dan inflasi di tingkat produsen (cost-push inflation) yang saat ini mulai memberatkan pelaku usaha, risiko terbesar yang akan dihadapi dunia usaha dalam waktu dekat adalah tahun politik dengan segala ketidakpastiannya. Menurut Bob, menjelang pemilu, berbagai kebijakan yang sifatnya populis di mata masyarakat biasanya akan lebih mendominasi. Padahal, kebijakan itu kerap berbanding terbalik dengan kebutuhan sektor riil. Potensi munculnya kebijakan populis di tahun politik itu dinilai akan melambatkan kinerja investasi. (Yoga)
Eropa Berjibaku Mencari Gas
Negara-negara Eropa terus berjibaku mencukupi kebutuhan gas yang kian mendesak. Selain untuk kebutuhan industri, gas juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan saat musim dingin. Untuk memastikan pasokan gas bagi Eropa terpenuhi, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen turun tangan, termasuk melakukan perjalanan ke Baku, Azerbaijan, Senin (18/7). Von der Leyen mengatakan, Uni Eropa ingin menggandakan impor gasnya dari Azerbaijan. Nota kesepahaman yang ditandatangani Von der Leyen dan Presiden Azerbaijan menyepakati, negara itu akan meningkatkan pasokan gas dari 8,1 miliar kubik meter (bcm) pada 2021 menjadi 12 miliar kubik meter pada tahun 2022. Angka itu akan terus berlipat ganda hingga tahun 2027, yaitu 20 bcm.
Komisi Eropa mengusulkan kepada semua negara anggota UE untuk melakukan kesepakatan dengan Azerbaijan. Untuk itu, seluruh negara yang bersepakat harus mendukung perluasan jaringan pipa yang akan mengalirkan gas dari Azerbaijan ke setiap negara. Aliyev, dikutip dari laman Euronews, menyebutkan, sejumlah negara Eropa telah mendekati mereka dan meminta agar Baku juga ikut memasok kebutuhan gas ke negara-negara itu. Selama ini Azerbaijan menjadi pemasok gas bagi Turki, Yunani, Bulgaria, Georgia, dan Italia. (Yoga)
PEMBIAYAAN KESEHATAN, Ibu Hamil Non-JKN Dapat Jaminan Persalinan
Pemerintah telah mencanangkan Program Jaminan Persalinan untuk pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir. Dengan program ini diharapkan jumlah kematian ibu dan kematian bayi di Indonesia bisa ditekan secara optimal. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Agus Suprapto mengatakan, angka kematian ibu dan bayi menjadi tantangan yang cukup besar bagi Indonesia. Padahal, dua hal itu merupakan indikator pembangunan bangsa. Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, setidaknya terdapat 355.004 ibu hamil yang menjadi sasaran dalam Program Jaminan Persalinan (Jampersal). Sasaran tersebut adalah ibu hamil yang tidak menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan tidak memiliki asuransi kesehatan lainnya.
Pemerintah telah menerbitkan Inpres No 5 Tahun 2022 tentang Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan bagi Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, dan Bayi Baru Lahir melalui Program Jaminan Persalinan pada 12 Juli 2022. Program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat fakir miskin dan tidak mampu yang tidak memiliki jaminan kesehatan. Berdasarkan data Kemenkes, jumlah kematian ibu yang dilaporkan dan terdaftar menunjukkan tren meningkat. Pada 2019 tercatat 4.197 kematian ibu. Jumlah ini meningkat menjadi 4.627 kematian pada 2020 dan 7.389 kematian pada 2021. Sementara untuk kematian bayi, data yang dilaporkan pada 2019 sebanyak 26.089 bayi, lalu menjadi 25.652 bayi (2020) dan 25.037 bayi (2021). (Yoga)
Menakar ”Omnibus Law” Sektor Keuangan
Omnibus law akan merevisi beberapa aturan, seperti UU BI, OJK, LPS, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK), Perbankan, Perasuransian, dan Perkoperasian. Menkeu Sri Mulyani mengatakan, Omnibus Law Sektor Keuangan itu bertujuan memperkuat perekonomian melalui perbaikan ekosistem investasi dan daya saing Indonesia, khususnya dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Apalagi saat ini dunia sedang menghadapi risiko resesi dengan munculnya stagflasi.
Belajar dari pembentukan Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR menjadi UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan bermasalah, pemerintah dan DPR perlu lebih cermat dalam pembahasan Omnibus Law Sektor Keuangan. Pemerintah dan DPR hendaknya mengundang dan mempertimbangkan pandangan publik, asosiasi industri, pakar akademis, dan pengamat serta praktisi keuangan, seperti perbankan, perasuransian, dan perkoperasian dalam pembahasannya. Pandangan itu akan memperkaya pasal demi pasal dalam Omnibus Law Sektor Keuangan. (Yoga)









