Memburu Rekor Pajak
Optimisme otoritas fiskal sedang tinggi. Pemulihan ekonomi yang kian solid selaras dengan geliat dunia usaha membuat penerimaan pajak digadang-gadang mencetak rekor baru tahun ini. Keyakinan itu salah satunya tecermin dari outlook penerimaan pajak yang dipatok Rp1.608,1 triliun pada tahun ini, tertinggi dalam sejarah perpajakan Indonesia.Angka itu naik 27,12% jika dibandingkan dengan target pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang senilai Rp1.265 triliun. Adapun, apabila dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak pada tahun lalu yang senilai Rp1.277,5 triliun, outlook setoran negara pada tahun ini melesat hingga 25,87%.Berdasarkan rekapitulasi data yang dilakukan Bisnis, rekor tertinggi realisasi penerimaan pajak terjadi pada 2019 yang kala itu mencapai Rp1.332,06 triliun.
Optimisme penyehatan fiskal sebelumnya juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menurutnya, mayoritas indikator ekonomi nasional telah berada pada zona hijau, antara lain infl asi yang masih terkendali yakni 4,2%, pertumbuhan ekonomi 5,01%, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) 42%, serta prospek defisit yang berada di bawah 4%.
PIALANG BERJANGKA : Octa Investama Terus Pacu Layanan dan Literasi Keuangan
PT Octa Investama Berjangka akan terus mengembangkan dan memperluas jangkauan layanan dan edukasi keuangan, khususnya terkait perdagangan komoditi dan investasi.Rizky Arizona, Direktur Utama Octa Investama Berjangka, menjelaskan pihaknya mencatatkan perkembangan positif sejak berdiri pada 2020. Saat itu, Octa Investama Berjangka merupakan perusahaan ke-50 dalam peringkat daftar pialang berjangka berlisensi di Indonesia. Namun per Juni 2022, penyedia layanan pialang berjangka yang berbasis di Indonesia dengan izin No.54/BAPPEBTI/SI/05/2013 ini berhasil naik ke peringkat ke-3
Komitmen itu juga diwujudkan dalam program di bidang pendidikan dan tanggung jawab sosial, seperti membangun akses ke sarana pendidikan di Bogor pada Juni 2020 dan bersama men danai pembangunan perpustakaan sekolah pada Juli 2021 dengan menggandeng Yayasan Hati Bahagia.Tak hanya itu, jelasnya, Octa Investama Berjangka juga berge rak dalam peningkatan pendidikan di bidang keahliannya, yaitu dunia investasi dan trading. Bersama dengan pakar keuangan, kata Rizky, Octa Investama Berjangka membangun portofolio informasi bermanfaat yang luas dan ditujukan bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia investasi.
10 Saham Unggulan Berpotensi Naik Diatas 20%
Sebanyak 10 saham unggulan (blue chip) yang direkomendasikan sejumlah analis berpotensi mencatatkan kenaikan hingga di atas 20% pada semester kedua 2022. Saham-saham tersebut layak dikoleksi karena emitennya dinilai memiliki fundamental bagus, bisnisnya lancar, meraih laba, dan harga saham masih rendah. Ke-10 saham unggulan tersebut yakin Bank Rakyat Indonesia (BRI (persero) Tbk (BBRI), Banks Central Asia Tbk (BBCA), Adaro Energy Indonesia Tbk (ASII), Telkom Indonesia (persero) Tbk (TLKM), Aneka Tambang Tbk (ANTM), Bukit Asam Tbk (PTBA), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Head of Investment PT Reswara Gian Investasi Kiswoyo optimis Adi Joe optimis, saham-saham pilihan tersebut masih sangat berpeluang untuk terus melaju di tengah gempuran kenaikan suku bunga the Fed, ancaman resesi di berbagai negara, dan sentimen negatif lainnya. (Yetede)
Kelas Dunia, BRI Jadi Bank Terbaik di Indonesia versi The Banker
Kinerja apik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mendapatkan mengakuan dunia internasional. Media perbankan dan ekonomi ternama dunia yang bermarkas di London, The Banker menobatkan BRI sebagai bak terbaik di Indonesia dalam daftar Top 1000 Worlds Bank 2022. Adapun secara global, media (The Banker) yang telah menjadi sumber informasi perbankan yang kredibel sejak tahun 1926 tersebut menempatkan BRI pada peringkat ke-104, dimana peringkat tersebut naik signifikan dari pencapaian tahun lalu yang berada di posisi ke -131 dunia. "Kami berterima kasih kepada The Banker karena telah menilai kinerja kami secara objektif dan transparan. Hal ini membuktikan BRI berhasil dan mampu secara konsisten menjaga fundamental kinerja tetap dapat tumbuh secara sehat, kuat, dan berkelanjutan ditengah kondisi krisis ekonomi. Tak lupa, saya katakan bahwa prestasi ini berkat kerja keras seluruh Insan BRIlian (pekerja BRI) yang ajan menjadi suntikan semangat untuk selalu memberi makna bagi Indonesia," ujar Direktur Utama BRI Sunarso. (Yetede)
Luhut: Audit Perkebunan Bantu Perbaiki Tata Kelola Industri Sawit
Pemerintah melakukan audit perkebunan sawit dalam rangka memperbaiki tata kelola sawit nasional. Audit tata kelola sawit akan membantu melengkapi data dan informasi dari hulu hingga hilir, sehingga pembuatan kebijakan menjadi lebih akurat. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan pengarahan pada Orientasi Pembangunan Desa Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan Asosaiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia. "Tata kelola sawit kompleks dan melibatkan banyak stakeholders. Berbagai target di sisi hulu dan hilir harus dapat diseimbangkan karena terdapat trade off antara target satu dan yang lain," ucap Luhut dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip pada Minggu. Berdasarkan paparannya, dia menjelaskan realisasi ekspor perlahan mulai meningkat seiring dengan perbaikan kondisi logistik. (Yetede)
Kementerian ESDM Susun Aturan Pajak Karbon
Guna mendukung upaya pengendalian emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Kementerian ESDM tengah menyusun Rancangan Peraturan Menteri (RPM) ESDM tentang Tata Cara Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon pada Pembangkit Tenaga Listrik. Masukan dari para pelaku usaha dianggap sangat diperlukan dalam penyusunan peraturan untuk penyempurnaan saat implementasi. "Untuk menyempurnakan dalam peraturan dan implementasi dari aturan tersebut, maka kami memerlukan masukan dan tanggapan dari pelaku usaha," kata Nugroho. Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang salah satunya mengatur mengenai penerapan jejak karbon. Berdasarkan peta jalan penerapan pajak karbon, mekanisme pajak akan diberlakukan berdasarkan pada batas emisi (cap and tax) untuk sektor Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara di tahun 2022-2024. (Yetede)
KEKERASAN DI PAPUA, Intensifkan Operasi Penegakan Hukum
Serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menewaskan 10 warga Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, tak hanya tergolong sebagai pelanggaran HAM berat, tetapi juga gerakan makar serta terorisme. Pemerintah perlu mengintensifkan operasi penegakan hukum, selain upaya dialog, untuk menyelesaikan persoalan di Papua. Penegakan hukum secara tegas bukan hanya dilakukan untuk menangani aksi KKB di Nduga, melainkan juga serangkaian kekerasan yang selama ini terjadi di Papua dan Papua Barat. Termasuk di dalamnya penegakan hukum terhadap distribusi amunisi dan senjata api kepada KKB yang diyakini menjadi salah satu sumber kekerasan.
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, Minggu (17/7) mengungkapkan, sebenarnya pemerintah telah berupaya membuka dialog dengan berbagai pihak terkait. Namun, upaya itu belum mendapatkan sambutan positif dari KKB. Arsul memandang, kekerasan di Papua sudah masuk kategori pelanggaran HAM berat, juga merupakan tindakan makar dan terorisme massal terhadap warga sipil dan aparatur pemerintah, oleh karena itu sudah saatnya Polri didukung penuh TNI melakukan operasi penegakan hukum yang lebih masif dan tegas terhadap KKB di Papua. Polri dan TNI diharapkan tak ragu atau khawatir operasi penegakan hu- kum itu akan dituding sebagai tindakan pelanggaran HAM oleh pihak tertentu. Komisi III DPR akan memberikan dukungan politik. (Yoga)
Dorong Investasi Berkualitas
Kondisi perekonomian global yang sedang tidak menentu dan tingginya inflasi di tingkat produsen membawa tantangan berat bagi iklim berusaha di Indonesia. Investasi yang lebih berkualitas dan memberdayakan UMKM dibutuhkan untuk menjawab tantangan serta mengatasi ekses kesenjangan sosial yang kian tajam. Kajian Litbang Kompas menunjukkan, kondisi perekonomian global yang rapuh saat ini mulai membebani dunia usaha, terlihat dari tren kenaikan inflasi di Indonesia yang lebih signifikan terjadi di sisi produsen. Per triwulan I-2022, inflasi produsen secara tahunan mencapai 9,06 %, sementara inflasi konsumen 2,64 %. Kondisi itu menunjukkan beban kenaikan harga akibat melejitnya biaya input bahan baku masih lebih banyak ditanggung oleh produsen demi menekan inflasi di tingkat konsumen dan menjaga daya beli masyarakat.
Beban di tingkat produsen tergambar dalam tren Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang terus menurun. Terakhir, per Juni 2022, PMI Manufaktur Indonesia berada di level 50,2, melambat dibandingkan bulan sebelumnya dan makin mendekati arah zona kontraksi meski secara teknis masih di zona ekspansi. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam Forum Afternoon Tea Kompas Collaboration Forum (KCF), Jumat (15/7) mengatakan, pemerintah optimistis dengan realisasi investasi yang sejauh ini sesuai target. Namun, ia mengakui, kondisi perekonomian global sedang tak baik-baik saja dan ke depan sektor riil akan merasakan pukulan berat. Bahlil pun berharap pihak swasta dapat mengajukan solusi konkret untuk ditindak lanjuti oleh pemerintah. (Yoga)
Muatan Tol Pelni Naik 117%
PT Pelayaran Nasional/Pelni (persero) mencatat muatan tol laut pada semester I-2022 mencapai 7.122 twenty-foot equivalent units (TEUs), naik 117% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.060 TEUs. "Masih banyak potensi muatan yang bisa diambil. Kami sudah mempersiapkan beberapa rencana strategis untuk mendongkrak kinerja muatan tol laut di semester kedua," kata Yosianis dalam pernyataan, Kontribusi Pelni atas angkutan tol laut nasional menunjukkan kenaikan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2019, kinerja produksi Pelni mencapai 3,593 TEUs atau 27,23% dari capaian nasional sebesar 11.773 TEUs. "Kontribusi tersebut sangat positif dan kami yakin akan terus meningkat. Di tahun ini, trayek yang ditugaskan kepada Pelni sebesar 11 trayek, atau 33% dari total 33 trayek yang diberikan pemerintah kepada BUMN dan swasta melalui skema lelang terbuka. Kami berterimakasih kepada BUMN dan swasta kepada pemerintah yang masih mempercayakan PT Pelni untuk mengoperasikan trayek tol laut dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan angkutan barang yang andal dan terjadwal dan terjadwal untuk daerah 3TP," terang Yossianis. (Yetede)
Efek Kolateral
Sekali lagi AS dan sekutunya di Eropa Barat mencoba meminggirkan Rusia dari arena perdagangan internasional. Rencana untuk menetapkan harga jual minyak dan jumlah minyak Rusia yang boleh dilepas ke pasar internasional adalah upaya baru mengurangi kemampuan Kremlin membiayai invasi mereka di Ukraina. Usulan harga sementara 40-60 USD per barel, jauh di bawah harga minyak dunia yang kini di atas 100 USD per barel. AS dan sekutunya menginginkan agar India dan China ikut serta dalam gelombang sanksi baru yang akan dijatuhkan pada Rusia.
Invasi Rusia ke Ukraina menyurutkan kembali harapan pemulihan ekonomi global yang sudah di depan mata, juga mendorong terhentinya ekspor gandum yang dibutuhkan banyak negara di Afrika dan Asia. PBB dan Program Pangan Dunia telah berulang kali mengingatkan, terhentinya pasokan gandum dari Ukraina telah membuat potensi kemiskinan meningkat. Begitu juga dengan potensi kelaparan akut di sebagian negara Afrika yang miskin.
Secara tidak langsung, perang yang sebenarnya terlokalisasi di Eropa timur telah membuat harga-harga kebutuhan pokok di berbagai penjuru dunia mengalami kenaikan. Harga gas, meningkat lebih dari 30 % dalam beberapa bulan terakhir. Ibu-ibu rumah tangga menjerit karena selain gas, harga kebutuhan pokok lainnya juga melonjak tajam. Industri penghasil gas alam berlomba-lomba mengirimkan produk gas alam cair ke Eropa karena di sana kebutuhan sedang tinggi. Negara-negara kaya di Eropa berani membeli harga gas dengan tinggi karena terdesak kebutuhan menjelang musim dingin, terutama setelah Rusia memutuskan mengurangi pasokan gasnya. (Yoga)









