Menkeu: Potensi Resesi Sangat Nyata
Menteri keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengingatkan potensi resesi karena kenaikan suku bunga acuan, pengetatan likuiditas, serta pengikatan harga pangan dan energi, yang menciptakan krisis tersendiri sangat nyata bagi banyak negara. "Saya berharap dalam kasus ini, Indonesia akan terus menavigasi tantangan tambahan lainnya untuk ekonomi kita dan sekarang dalam ekonomi global," kata Sri Mulyani. Selanjutnya, ia menyebut strategi kedua yakni tentang reformasi sistem kesehatan, dimana pandemi telah membuka aspek reformasi lain yang perlu dilakukan pada sistem kesehatan. "Indonesia menjadi negara diantara beberapa negara di dunia yang berhasil mengelola pandemi, jika Anda mengukurnya dari semua indikator. Tetapi tidak berarti bahwa kita telah selesai dengan sistem kesehatan kita," tuturnya. Adapun gejolak perekonomian global terjadi karena inflasi di AS sudah mencapai 8,6% dan The Fed menaikkan suku bunga acuan untuk mengantisipasi inflasi tersebut. (Yetede)
Pertumbuhan Penyaluran Kredit Baru Dipresiksi Melambat
Survei perbankan yang di rilis Bank Indonesia (BI) mengindikasikan pada kuartal III-2022, secara kuartalan penyaluran kredit baru diperkirakan tumbuh positif, meski sedikit melambat dibandingkan kuartal II-2022. Hal ini terjadi karena permintaan kredit tidak setinggi pada kuartal II. Berdasarkan survei perbankan tersebut, perlambatan pertumbuhan kredit kuarta III tercermin pada saldo bersih tertimbang (SBT) perkiraan permintaan kredit baru kuartal III-2022 sebesar 95,7%, sedikit lebih rendah dibandingkan 96,9% pada kuartal sebelumnya. Pada jenis kredit konsumsi, penyaluran kredit kepemilihan rumah/apartemen (KPR/KPA) masih menjadi prioritas utama, diikuti oleh kredit multiguna dan kredit kendaraan bermotor. Berdasarakan sektor, penyaluran kredit baru pada kuartal III-2022 diprioritaskan pada sektor perdagangan besar dan eceran, sektor industri pengolahan, dan sektor perantara keuangan. Selain itu, kebijakan penyaluran kredit kuartal III-2022 diprakirakan sedikit lebih ketat dibandingkan kuartal sebelumnya. Kebijakan penyaluran kredit sejalan dengan perkiraan pertumbuhan kredit baru yang sedikit melambat. (Yetede)
AS Usul Penguatan Rantai Pasokan Intra-Mitra Dagang
Menteri Keuangan (Menkeu) Janet Yellen kembali menegaskan perlunya AS dan mitra-mitra dagang terpercayanya untuk meningkatkan ketahanan rantai pasokan melalui konsep friend-shoring atau penggalangan antarkawan. Tetapi, lanjut Yellen, hal ini bukan berarti AS mundur dari bagian dunia lainnya. Sebagai informasi, istilah tersebut mengacu pada konsep onshoring dan nearshoring. Konsep ini merujuk pada pemindahan rantai pasokan ke dalam negeri, atau kebalikan dari memiliknya di luar negeri. Konsep friend-shoring malampaui hal itu, tetapi membatasi jaringan rantai pasokan ke sekutu dan negara-negara sahabat. "Ketahanan rantai pasokan adalah fokus utama pemerintah Biden-(Kamala) Harris. Dan perlunya dilakukan pekerjaan ini telah diilustrasikan dengan jelas oleh peristiwa dua tahun terakhir, yakni pertama oleh Covid-19 dan upaya kami untuk memerangio pandemi, dan sekarang (kedua) oleh perang agresi brutal Rusia ke Ukraina. Kedua faktor ini telah menggambar ulang kaontur rantai pasokan dan perdagangan global," demikian penjelasan Yellen, (Yetede)
Setumpuk Pekerjaan Rumah Menanti OJK Baru
Hari ini, Rabu (20/7), MA akan melantik anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022 – 2027. Pelantikan ini bertepatan dengan berakhirnya masa bakti Dewan Komisioner OJK sebelumnya. Sejumlah tumpukan pekerjaan rumah sudah menanti OJK baru dan jika Omnibus Law Sektor Keuangan disahkan, OJK akan punya pekerjaan baru : mengawasi koperasi.
Kepala Riset Yuanta Sekuritas Chandra Pasaribu berkata, perlindungan dan pengawasan di industri finansial membutuhkan perhatian serius OJK baru, terutama di pasar modal dan industri keuangan non bank, seperti kasus miss selling asuransi. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar saat fit and proper test di DPR berjanji akan fokus memperbaiki fungsi pengawasan inti dengan pembenahan struktur organisasi serta pemanfaatan teknologi informasi. (Yoga)
Daftar Dahulu Berbisnis Kemudian
Menjelang batas akhir pendaftaran penyelenggara system elektronik (PSE) lingkup privat, platform teknologi raksasa global macam Facebook, Instagram, hingga Netflix telah mendaftarkan diri ke Kemenkominfo sebagai PSE lingkup privat pada Selasa (19/7). Terdaftarnya raksasa teknologi baik asing maupun lokal ke kemenkominfo tidak singkat, dimana kemenkominfo memperpanjang batas akhir pendaftaran PSE lingkup privat yang beroperasi di Indonesia dari paling lambat 24 Mei 2022 menjadi 20 Juli 2022.
Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Samuel Abrijani mengatakan, PSE lingkup privat seperti Google hingga WhatsApp harus mengikuti Permenkominfo No 5 / 2020.Dalam Pasal 2 (1) beleid itu setiap PSE lingkup privat di Indonesia wajib mendaftarkan sebelum layanannya bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia, bila tidak, kemenkominfo akan memberikan sanksi administratif berupa pemblokiran.(Yoga)
Produsen Rokok Keberatan
Pelaku industry rokok meminta pemerintah tidak menaikkan cukai dan tidak memperketat pembatasan produksi. Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Benny Wahyudi (19/7) mengatakan, kondisi industry hasil tembakau (IHT)sedang mengalami penurunan produksi. “Sementara itu 70 %dari penjualan rokok lari ke cukai dan pajak lainnya,” kata Benny. Produksi rokok tahunan nasional berkurang dari 16 miliar batang pada 2017 menjadi 10 miliar batang pada 2021. Produksi menyusut akibat kenaikan cukai yang justru menjadi kesempatan rokok illegal kian marak di pasaran. (Yoga)
Memacu Geliat Transaksi REPO
Geliat pasar modal mendorong PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) untuk meningkatkan transaksi repurchase agreement atau repo pada 2022. KPEI yang melayani proses transaksi debitur dan kreditur serta menjaga kontrak repo yang dibuat antar pihak, turut berperan kala pasar modal makin ramai. Dirut KPEI Iding Pardi (18/7) mengatakan, KPEI tengah berupaya membangun kesadaran pelaku beralih pada transaksi repo yang lebih aman dan teratur dengan jasa pihak ketiga melalui layanan Triparty Repo KPEI. Dengan peningkatan pemahaman pelaku akan manfaat layanan Triparty Repo, diharapkan dapat meningkatkan jumlah partisipan dan nilai serta volume transaksi Triparty Repo. (Yoga)
PE Dihapus, Saham 13 Emitem Sawit Menghijau
Sebanyak 13 dari 26 emiten berbasis sawit di Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan kenaikan harga atau 'menghijau' dalam rentang 0,85% hingga 8,33% pada penutupan perdagangan Senin (18/7), menyusul penghapusan pungutan ekspor (PE) untuk komoditas minyak sawit mentah (palm crude oil/CPO) dan produk turunannya, pekan lalu. Sementara harga saham sembilan emiten lainnya tetap dan hanya empat emiten yang mengalami penurunan harga saham kisaran 2,32% hingga 3,08%. Pemerintah resmi membebaskan PE atau menjadi US% 0 per ton terhadap komoditas CPO dan produk turunannya mulai 15 Juli hingga 3 Agustus 2022. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 115/PMK.05/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 103/PMK.05/2022) tentang Tarif Layanan Badan Layanan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan. "Kita lihat harga komoditas mulai berangsur turun. Sementara kemarin kita membatasi ekspor CPO sehingga tangki-tangki CPO penuh. Sekarang memang waktunya untuk melepas ekspor meski harganya sudah turun lumayan banyak" kata Direktur Anugrah Mega Investama Hans Kwee kepada Investor Daily. (Yetede)
Arwana Citra Mulia Raup Penjualan Rp 1,35 Triliun
PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) mencatatkan penjualan neto sebesar Rp1,35 triliun pada semester I-2022, tumbuh 8,98% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,24 triliun. Kenaikan tersebut mendorong perolehan laba bersih melonjak 38% menjadi Rp305,79 miliar. Emiten produksi keramik tersebut mampu membukukan peningkatan pendapatan sebanyak Rp112 miliar dalam enam bulan pertama tahun ini, menjadi Rp 1,35 triliun. Sementara beban pokok penjualan stabil diangka Rp805 miliar, yang membuat perseroan meraup laba kotor senilai Rp 552,99 miliar atau naik 20,25% dibanding semester I-2021 yang sebesar Rp 441,02 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Senin (18/7), aset perseroan mencapai Rp 2,21 triliun per 30 Juni 2022, berkurang tipis dari catatan per 31 Desember 2021 yang senilai Rp 2,24 triliun. Liabilitas perseroan juga menurun per 30 Juni 2022 menjadi Rp 663,4 miliar, dibanding pada 31 Desember yang sebesar Rp 670,35 miliar. (Yetede)
Triniti Land Bidik Pendapatan Rp 1,16 Triliun
PT Perintis Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land mengincar pendapatan sebesar Rp 1,16 triliun pada 2023, naik 15,8% dibanding target tahun ini Rp 994,87 miliar. Kenaikan penjualan tersebut akan dipenuhi dari sejumlah proyek strategis perseroan. "Kami tetap optimis mengenai prospek industri properti di tengah tren inflasi dan resesi global. Meskipun dalam situasi ketidakpastian ekonomi tinggi, aset investasi di sektor ini dinilai cukup aman." kata Direktur Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk Ishak Chandra dalam paparan publik perseroan. Ishak mengungkapkan, pihaknya telah mencatatkan prapenjualan (marketing sales) sebesar Rp 328,05 miliar pada semester I-2022, meningkat 22,13% dibandingkan periode sama tahun lalu. Proyek Sequoia Hills menjadi kontributor utama marketing sales perseroan, yakni sebesar 39,06 atau setara dengan Rp149,2 miliar. Dia merinci, TRIN akan mengembangkan proyek Holdwell Business Park di Lampung di atas lahan seluas 13,5 hektare. Proyek tersebut diestimasi rampung pada 2027.









