Semester I, Mitratel Cetak Laba Bersih Rp 879 Milliar
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel membukukan laba bersih sebesar Rp 879 miliar hingga semester I-2022, meningkat 25,5% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 701 miliar. Pencapaian ini sesuai dengan guideline yang ditetapkan perseroan. Direktur Investasi sekaligus Sekretaris Perusahaan Mitratel Hendra Purnama mengatakan, pihaknya berhasil membukukan kinerja laba bersih sesuai dengan target yang sudah ditetapkan pada awal tahun. Dari sisi angka revenue dari ABITDA, juga in-line dengan guideline. Mungkin, yang berubah alokasi antara Bulit to Suit (B2S) and kolokasi," ujar Hendra kepada Investor Daily. Lalu dari sisi EBITDA, emiten yang berencana menjadi perusahaan digital telco ini juga memperlihatkan kinerja apik dengan pembukuan sebesar Rp 2,8 triliun, tumbuh sekitar 16,9% dibandingkan EBITDA Juni tahun lalu yakni Rp 2,4 triliun. Perihal kolokasi, tahun ini MTEL mengincar sejumlah penyewa (tenant) kolokasi melonjak signifikasi sebanyak 3.000 sampai 4.000 yang utamanya berasal dari PT Indosat Ooredoo Hutchinson Tbk (ISAT). (Yetede)
Perluasan Pabrik, PT Arwana Citramulya Tbk Investasi Rp 300 Miliar
Industri keramik di Tanah Air terus menggeliat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, dengan meningkatkan kapasitas produksi melalui investasi baru atau perluasan pabrik. Salah satunya adalah PT Arwana Citramulia Tbk yang menggelontorkan investasi sebesar Rp 300 miliar untuk penambahan kapasitas sebesar 3 juta meter persegi dari Plant 5B untuk produksi ubin keramik 60x60 cm. Selain itu penambahan kapasitas sebanyak 4,4 juta meter persegi dari proyek Plant 5C yang akan dimulai berproduksi pada awal 2023 dengan kebutuhan tenaga kerja lokal hingga 401 orang. Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKTF) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ignatius Warsito menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PT Arwana Citramulia Tbk yang telah merealisasikan investasinya, karena akan memberikan dampak luas bagi perekonomian nasional. "Dalam pengembangan industri keramik, kita harus mengoptimalkan sumber daya produksi dalam negeri dengan visi menjadikan Indonesia kembali masuk dalam lima besar produsen ubin keramik dunia," kata dia melalui keterangan tertulisnya, Jakarta. (Yetede)
Produk Perikanan Indonesia Diterima di 138 Negara
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKPIM) berhasil mengantar produk Perikanan Indonesia hingga bisa diterima di 138 negara di dunia selama semester I-2022 dari target 132 negara. Hal itu terkait strategi penguatan jaminan mutu dan keamanan produk perikanan melalui penerbitan health certificate (HC) yang gencar dilakukan KKP. Sebagai petugas quality assurance, BKIPM telah menerbitkan 72.760 HC pada semester I-2022, ini sangat penting guna menjamin produk perikanan RI aman dan bermutu. Jumlah produk yang di ekspor sebanyak 589.810 ton. "Produk perikanan kita sudah bisa diterima di 138 negara dari target 132. Ini menjadi target bagaimana bisa kita mempertahankan, jangan sampai ini hilang gara-gara penjaminan kesehatan, penjaminan atas mutu ini tidak baik," ujar Plt Kepala BKIPM Hari Maryadi saat paparan Kinerja KKP Semester I-2022 di Jakarta, Rabu (20/7). (Yetede)
Rupiah Cepat Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp 6 Triliun
PT Kredit Utama Fintech Indonesia ( Rupiah Cepat) sebagai penyelenggara fintech p2p lending klaster multiguna menargetkan penyaluran pinjaman baru pada tahun ini mencapai Rp 6 triliun. Untuk mencapai target tersebut, Rupiah Cepat menggandeng sejumlah bank umum sebagai pemberi pinjaman (lender). Direktur Utama Rupiah Cepat Yolanda menyampaikan, akumulasi pinjaman tersalurkan sampai dengan Juni 2022 hampir mencapai Rp 15 triliun, sejak perusahaan berdiri pada Maret 2018. Khusus tahun ini, Rupiah Cepat berupaya secara konsisten dapat menyalurkan pinjaman sebesar Rp400-500 miliar per bulan "Pada tahun ini sesuai target, kami ingin tumbuh mencapai Rp 6 triliun. Pada tahun lalu pencapaiannya Rp 4 triliun, jadi ada pertumbuhan sekitar 50%," kata Yolanda pada saat media visit ke Kantor BeritaSatu Media Holdings di Jakarta, Rabu (20/7)
UE Desak Permintaan Gas Dikurangi 15%
Komisi Eropa mendesak negara-negara anggota Uni Eropa (UE) untuk mengurangi permintaan gas alam sebesar 15% selama beberapa bulan mendatang guna mengamankan persediaan di musim dingin dan memerangi tindak "pemerasan" oleh Rusia. Sebagai informasi, penghentian total impor atau pengurangan tajam dalam aliran gas timur ke barat dapat menimbulkan efek bencana terhadap ekonomi Eropa, menutup pabrik-pabrik dan memaksa rumah tangga untuk mematikan alat pemanas. "Rusia sedang memeras kami. Rusia menggunakan energi sebagai senjata oleh karena itu, dalam hal apapun, apakah itu penghentian sebagian besar atau pemutusan total gas rusia, Eropa harus siap," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kepada wartawan, yang dilansir AFP. UE pun meminta negara-negara anggotanya untuk bersiap menghadapi yang terburuk. Sejak Negeri Beruang Merah menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022 dan di respon oleh barat dengan menjatuhkan sanksi-sanksi maka Rusia mulai mengurangi pengiriman gasnya. Langkah ini sepertinya ditujukan mencegah negara-negara UE untuk mengisi ulang cadangannya. (Yetede)
Menkominfo: 2030 RI Sumbang 42% Ekonomi Digital ASEAN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, Indonesia memiliki potensi ekonomi digital sebesar US$ 315 miliar atau setara Rp 4,720,12 pada 2030. Angka itu setara dengan 42% ekonomi digital di Asia tenggara (Asean). "Ini menjadi tantangan dan tugas bagi kita semua, bahwa kekuatan ekonomi dalam negeri mengambil bagian yang aktif di dalamnya. Sehingga manfaat ekonomi digital yang tengah berkembang pesat ini bisa dinikmati masyarakat, terutama UMKM," Kata Johnny G Plate. Presiden, lanjut dia, telah memberikan petunjuk yang sangat jelas bahwa pengembangan infrastruktur digital harus di semua wilayah. Pembangunan infrastruktur hulu ini juga akan diimbangi dengan kemampuan memanfaatkan di sektor hilir. "Ini termasuk tiga agenda prioritas G20 dalam rangka empowerment untuk center digital development. Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur digital hulu, tapi juga mendorong agar infrastruktur hilir digital dikembangkan dengan serius," tegas Johhny. (Yetede)
BI Diproyeksikan Masih Tahan Suku Bunga Acuan
Bank Indonesia (BI) diprediksi, tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur BI Juli 2022, meski inflasi Juni 2022 sudah melebihi atas dari target inflasi BI yang sebesar 4% year on year (yoy). Kepala Ekonom Bank Permata Joshua Pardede mengatakan, BI masih akan mempertahankan suku bunga acuan., karena inflasi inti yang merupakan proxy dari inflasi fundamental belum menunjukkan peningkatan yang signifikan "Selain itu BI juga mengimplementasi kebijakan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," ucapnya saat dihubungi. "Surplus neraca transaksi berjalan sejak Indonesia kuartal III-2021 yang ditopang oleh tren kenaikan harga komoditas mengindikasikan bahwa kondisi keseimbangan eksternal tetap solid sehingga tetap dalam mendukung stabilitas rupiah," kata dia. Meski demikian, dalam Lelang Operasi Pasar Terbuka pada Juli. Reserve Repo dengan tenor dua minggu, i bulan, 3 bulan, tercatat naik sekitar 25-35 bps jika dibandingkan akhir bulan Juni ke level 3,8%, 3,85%, 3,9%. Hal tersebut secara umum juga memberi indikasi bahwa BI juga memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuannya. (Yetede)
Menggali Fakta dari Jasad Yosua
Upaya terbaru untuk mengungkap kematian Brigadir Yosua Hutabarat, 27 tahun, berlangsung lewat ekshumasi atau menggali makam untuk autopsi ulang jenazah. Autopsi ulang ini dilakukan diusulkan kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua dan sudah disetujui oleh Badan Reserse Kriminal Polri, kemarin, 20 Juli 2022. Direktur tindak pidana umum Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Andi Rian Dajjadi, berjanji akan segera berkoordinasi dengan kedokteran forensik Polri, termasuk unsur eksternal, seperti Persatuan Dokter Indonesia, Komisi Kepolisian Nasional, dan Komnas HAM, mengenai rencana autopsi ulang tersebut. "Akan saya komunikasikan untuk menjamin bahwa proses ekshumasi nanti berjalan lancar dan juga hasilnya valid," kata Andi Rian, Rabu, 20 Juli 2022.Kuasa hukum Yosua, Kamaruddin Simajuntak, berharap penggalian makam melibatkan tim independen. "Yaitu melibatkan dokter forensik, tapi bukan lagi dokter yang dulu," kata Kamaruddin di gedung Bareskrim, kemarin. (Yetede)
Menelisik Kejanggalan Penanganan Kasus Yosua
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berencana menelisik dugaan pelanggaran prosedur dalam penanganan penyelidikan kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Indikasi pelanggaran itu muncul setelah Kompolnas menemukan sejumlah kejanggalan oleh polisi yang tidak sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) dalam menangani kasus tersebut. Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto menyatakan indikasi pelanggaran prosedur tersebut misalnya tidak adanya pemasangan garis polisi secara langsung setelah insiden. Polisi menyebutkan aksi baku tembak antara Brigadir Yosua dan Bahayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu terjadi di rumah Dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, pada Jumat, 8 Juli 2022. Namun pemasangan garis polisi dilakukan pada Selasa sore, 12 Juli, atau empat hari kemudian. "Hal-hal itu yang kami dalami, kami crosscek," kata Benny ketika diwawancara di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Juli 2022. (Yetede)
Dana Bansos Bertambah Mekar di Tahun Politik
Pemerintah akan kembali menebar anggaran perlindungan sosial (perlinsos) alias bantuan sosial (bansos) tahun depan, bahkan nilainya lebih tinggi. Pada 2022 anggaran bansos Rp 431, 5 triliun, di 2023 nilainya bisa mencapai Rp 432,2 triliun – Rp 441,3 triliun, tergantung keputusan parlemen dan pemerintah. Alasan dana bansos membengkak adalah ancaman resesi global yang bisa berefek ke dalam negeri. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sesuai target ditengah inflasi komoditas energi dan pangan sebagai efek resesi dan konflik geopolitik, jalan termudah adalah menambah bansos untuk menjaga dan mempertahankan daya beli.
Masalahnya tahun depan memasuki tahun politik, banyak pihak khawatir dana bansos disalahgunakan lantaran dana ini tersebar di sejumlah kementerian yang dipimpin dari parpol, termasuk jadi alat untuk berkampanye. Salah satu yang memantik perhatian adalah aksi Mendag Zulkifli Hasan, yang memberi bantuan minyak goreng murah ke masyarakat. Tudingan mengarah aksi ini adalah kampanye Mendag untuk anaknya yang akan maju Pileg tahun 2024. (Yoga)









