Neraca Perdagangan Indonesia-Swiss Surplus
Pada semester I-2022,neraca perdagangan Indonesia-Swiss surplus 1,38 miliar USD. Surplus ini dipengaruhi kenaikan ekspor Indonesia berupa emas, mebel, kulit, dan mesin listrik ke negara tersebut. Nilai ekspor Indonesia ke Swiss pada semester I-2022 mencapai 1,60 miliar USD atau naik 60 % dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021. Sementara nilai impor Indonesia dari Swiss tercatat 210,95 juta USD atau naik 12,8 % dibandingkan dengan semester I-2021.
Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein Muliaman D Hadad (21/7) menyebutkan, komoditas utama ekspor Indonesia ke Swiss masih didominasi emas, logam mulia, dan perhiasan, yakni 84 % total ekspor Indonesia ke Swiss atau setara 1,34 miliar USD. Ekspor emas naik 83,1 % dibandingkan semester I-2021. ”Ekspor mebel, kulit, dan mesin listrik juga naik signifikan, masing-masing naik 21,2 %; 13,4 %; dan 10 %,” ujar Muliaman. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023