;

Antam Bangun Kawasan Industri Bahan Baku Baterai EV

Hairul Rizal 09 Aug 2022 Investor Daily (H)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menggandeng produsen prekursor terbesar di dunia asal Tiongkok, CNGR, untuk membangun kawasan industri yang menghasilkan produk hilir nikel sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Kerja sama ini akan mengadopsi teknologi terbaru pembangunan lini produksi nikel yang berkomitmen pada pengurangan karbon dan green development. “Terkait proyek hilirisasi nikel, Antam saat ini fokus mengembangkan bisnis EV battery ecosystem. Kami sangat mengapresiasi niat CNGR untuk bekerja sama dalam pengembangan fasilitas produksi hilir nikel. Kami memahami, CNGR merupakan mitra strategis yang potensial bagi Antam, karena memiliki pengalaman teknologi canggih dalam pengolahan nikel dan memiliki kinerja bisnis perusahaan yang baik,” kata Direktur Utama Antam Nico Kanter dalam keterangan resminya, Senin (8/8/2022)

Asaki dan AKLP Sampaikan Permasalahan Gas hingga ODOL ke Menperin

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Investor Daily (H)

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan asosiasi-asosiasi industri pada Kamis (4/8/2022) lalu. Pertemuan ini untuk membahas gejolak ekonomi global dan antisipasi sektor industri dalam menghadapi kondisi tersebut. Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) dan Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) yang termasuk asosiasi yang diundang langsung menyampaikan keluh kesah yang mereka alami. Kedua Asosiasi tersebut menyampaikan permasalahan gangguan pasokan gas hingga meminta pemerintah mengkaji ulang rencana penerapan Over Dimension dan Overloading atau ODOL pada tahun ini. “Selama ini pemenuhan gas hanya berkisar 60% dari kebutuhan. Hal tersebut tentu sangat membebani biaya produksi dan daya saing industri keramik Jawa Timur, di mana rata-rata pembelian harga gas berada di atas
US$ 7,5/mmbtu,” kata Edy kepada Investor Daily, Jakarta, belum lama ini. (Yetede)

Jokowi Tak Ingin Citra Polri Babak Belur di Kasus Brigadir J

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Investor Daily (H)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat berharap agar kasus kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat segera terungkap dan terselesaikan agar citra Kepolisian RI tidak babak belur di mata masyarakat. "Presiden mengharapkan untuk ini bisa terselesaikan supaya citra polis tidak babak belur seperti saat ini,” ujar Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/8/2022). Pramono mengatakan, Presiden Jokowi sudah berkali-kali memerintahkan agar pengungkapan kasus ini dilakukan secara terbuka dan tak ditutup-tutupi. “Kan Presiden sudah tiga kali menyampaikan dan penyampaiannya sudah sangat terbuka. Jangan ada yang ditutup-tutupi, buka apa adanya. Itu arahan Presiden,” tutur dia. Sementara itu, Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto menyebutkan terkait adanya tersangka baru dalam kasus Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J bakal diekspos (diumumkan) Hari Selasa (9/8). “Tunggu ekspos besok ya,” kata Agus saat dikonfirmasi via pesan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (8/8/2022).Sementara itu, Tim Khusus (Timsus) kasus tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat.  melakukan pemeriksaan kembali kepada mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok, Jabar. Senin (8/8/2022). (Yetede)

Sarana Menara Akuisisi Aset Fiber Optik Alita Rp801 Miliar

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Investor Daily (H)

Emiten Infrastruktur Telekomunikasi Grup Djarum, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya, PT BIT Teknologi Nusantara (BIT), memborong aset fiber optik PT Alita Praya Mitra senilai Rp 801 miliar. Berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli , BIT akan membeli aset beroptik milik Alita dengan nilai transaksi Rp 801 miliar, tunduk pada penyesuaian berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli,” kata Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Monalisa Irawan dalam keterangan resmi, Senin (8/8/2022). Selain meneken perjanjian pengikatan jual beli aset ber-optik antara BIT selaku pembeli dan Alita sebagai penjual, dalam transaksi tersebut juga ditandatangani perjanjian jaminan perusahaan oleh anak usaha TOWR yang lain yaitu PT Iforte Solusi Infotek (Iforte). Penandatanganan jaminan perusahaan ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 6 ayat 1 huruf bangka 2 POJK 42 tentang transaksi antara sesama perusahaan terkendali yang paling sedikit 99% sahamnya dikuasai perseroan. (Yetede)

Harga Minyak Tetap di Kisaran Terendah dalam Beberapa Bulan

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Investor Daily

Harga minyak mentah dunia bertahan di kisaran terendah dalam beberapa bulan pada awal perdagangan pekan ini. Pasar komoditas ini tetap diliputi kekhawatiran akan melemahnya permintaan, seiring meredupnya prospek pertumbuhan global, sekalipun ada beberapa data ekonomi yang positif dari Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Seperti dilaporkan Reuters pada Senin (8/8), harga kontrak minyak mentah Brent turun US$ 1,54 atau 1,6% ke level US$ 93,38 per barel. Sedangkan harga kontrak minyak mentah WTI berada di level US$ 87,63 per barel, yang menunjukkan penurunan US$ 1,38 atau 1,6%. Penurunan permintaan yang berdampak pada kemerosotan harga minyak mentah global disebabkan oleh kekhawatiran terjadinya resesi ekonomi global. Pekan lalu, harga Brent menyentuh level terendah sejak Februari 2022, setelah jatuh 13,7% dan mencatatkan penurunan mingguan terbesar sejak April 2020. Pada saat yang sama, harga minyak WTI anjlok 9,7%. (Yetede) 

2023, Pemerintah Tak Lagi Gelontorkan Anggaran Penanganan Covid-19

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Investor Daily

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memastikan, pemerintah tidak lagi menggelontorkan anggaran penanganan Covid-19 dalam program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasinal (PC-PEN). Hal ini sejalan dengan semakin membaiknya penanganan Covid-19 di Tanah Air. Kendati demikian, Menkeu menyatakan, pemerintah akan tetap menganggarkan anggaran reguler terkait kesehatan tahun depan Rp 168,4 triliun, naik dari Rp 133 triliun tahun ini. “Hal ini untuk memperkuat sistem kesehatan di Indonesia,” kata dia dalam konferensi pers usai sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Senin (8/8). Tahun ini, dia menegaskan, pemerintah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 dalam program PEN Rp 455,62 triliun. Per 22 Juli, realisasinya baru Rp 146,7 triliun atau 32,2% dari pagu. Adapun anggaran penanganan kesehatan Rp 122,54triliun. Namun, realisasinya baru 25,3% atau Rp 31,8 triliun untuk pembayaran klaim dan insentif tenaga Kesehatan (nakes), serta insentif perpajakan, vaksin atau alat kesehatan (alkes) untuk penanganan Covid-19 melalui dana desa. (Yetede)

Indikasi Keterlibatan Ferdy Sambo Menguat

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Tempo (H)

Indikasi keterlibatan Inspektur Jenderal Ferdy Sambo dalam kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dinilai cukup kuat. Petunjuk ini muncul setelah  Ferdi ditahan karena dugaan pelanggaran prosedur dalam menangani tempat  kejadian perkara, yaitu rumah dinasnya,  di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. "Sekarang sebenarnya sudah menjadi tersangka (pembunuhan), cuma belum dirilis resmi saja," kata ahli hukum pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Chairul Huda, kemarin. Chairul menduga penyidik berupaya  membuktikan dugaan pembunuhan berencana melalui penelusuran motif tersebut tidak ditentukan  oleh siapa yang ada di tempat pembunuhan, melainkan siapa yang berkepentingan menghabisi nyawa Brigadir Yosua atau aktor intelektualis. "Artinya, ada dua pokok persoalan yang harus dibuktikan, yaitu pembunuhan dan perencanaan," kata dia. Alih-alih membantu penyelidikan, Ferdy justru diperiksa oleh Inspektorat Polri Khusus Polri karena dugaan pelanggaran etik. Dia diduga turut memerintahkan pengambilan dekoder kamera CCTV. (Yetede)

Bertahap Menjerat Tersangka Baru

Yuniati Turjandini 09 Aug 2022 Tempo (H)

Misteri tewasnya Nofriansyah Yosua Hutabarat mulai terkuat perlahan. Setelah menahan Bhayangkara Dua Richard Eliezer  Pudihang Lumiu atau Bharada Eliezer, Tim Khusus Mabes menetapkan tersangka baru, Brigadir Kepala Ricky Rizal dan supir bernama Kuwat. "Tersangkanya sudah tiga. Dari tiga tersangka itu, kasusnya bisa berkembang," ujar Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md. Di Istana Negara, Senin, 8 Agustus 2022. Brigadir Kepala Ricky Rizal adalah ajudan mantan  Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo. Sedangkan Kuwat merupakan sopir istri Ferdy, Putri Cendrawati. Polisi menetapkan Eliezer tersangka dengan Pasal 380 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 tentang pembunuhan dengan sengaja. Adapun Ricky ditersangkakan dengan Pasal  340 KUHP, yakni pembunuhan berencana.  Ferdy sendiri telah ditahan di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Polri. Dia ditahan lantaran dianggap tidak profesional dalam kasus yang terjadi di rumah dinasnya itu. (Yetede)

Rencana Monopoli Perdagangan Karbon Tuai Protes

Hairul Rizal 08 Aug 2022 Kontan (H)

Potensi pasar energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia semakin menjanjikan. Melihat peluang ini, Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menguasai hak atas sertifikat EBT. Kosekuensinya, boleh dibilang hanya PLN pula yang bisa melakukan perdagangan karbon (carbon trading). Sebagai catatan, awal Agustus 2022, PLN melayangkan surat kepada 20 produsen listrik independen atau independent power producer (IPP) operator EBT. Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Febby Tumiwa menegaskan, hingga kini belum ada aturan resmi terkait REC. "Saat ini REC dimonopoli PLN dengan klaim menggunakan standar International," ungkap dia.

Mendorong Ekonomi dari Sektor Industri Pengolahan

Hairul Rizal 08 Aug 2022 Kontan

Pemerintah berupaya menjadikan industri pengolahan atau manufaktur sebagai motor pertumbuhan ekonomi paruh kedua 2022. Agar daya dorong manufaktur terhadap perekonomian lebih kuat pemerintah menjajikan bantuan sektor ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyatakan bantuan pemerintah bukan berupa insentif khusus. Menurut Airlangga, yang dibutuhkan industri manufaktur terutama adalah pembangunan infrastruktur yang baik dan posakan gas, bahan bakar minyak (BBM, dan juga kelistrikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar produk domestik bruto (PDB) kuartal II-2022 lalu dengan persentase 17,84%. Pada periode tersebut, sektor ini tumbuh 4,01% year on year (yoy). Walaupun pertumbuhan manufaktur ini melambat ketimbang kuartal I-2022 yang mencapai 5,07% yoy.

Pilihan Editor