INVESTASI INDUSTRI KIMIA & FARMASI : Kemenperin Andalkan Substitusi Impor
Plt Direktur Jenderal Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Ignatius Warsito mengatakan bahwa ada dua strategi yang bakal digunakan pihaknya untuk mengejar target serapan investasi sektor industri kimia dan farmasi. Pertama, kebijakan substitusi impor sebesar 35% dari total bahan baku yang juga diterapkan terhadap produk hilir farmasi. Kedua, harga gas US$6 dolar untuk keperluan industri. Pemerintah, sambungnya, optimistis substitusi atau pengendalian impor untuk bahan baku mampu menjadi faktor yang bisa mengakselerasi target serapan investasi. Pemerintah memang berencana menaikkan target realisasi investasi pada 2023 menjadi Rp1.200 triliun. Di industri kimia dan farmasi, pemerintah sedang mengejar target investasi senilai US$38 miliar atau sekitar Rp200 triliun.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023