;

Ekspansi Armada, Adi Sarana Kantongi Pembiayaan Bank Muamalat Rp 300 Miliar

Yuniati Turjandini 20 Aug 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) melakukan penandatanganan perjanjian pembiayaan sebesar Rp 300 miliar dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Dana hasil perjanjian ini akan digunakan untuk pembelian unit kendaraan baru untuk sewa kepada pelanggan. Tahun ini, ASSA menargetkan kinerja bertumbuh sebesar 30%. “Bicara proyeksi, sampai saat ini target pertumbuhan top line dan bottom line kita itu sekitar 30% pada 2022,” ungkap Direktur Utama Adi Sarana Armada Prodjo Sunarjanto. Pertumbuhan pendapatan yang tertinggi akan disumbang dari kinerja anak usahanya yang bergerak di sektor logistik, Anteraja. Selain Anteraja, Prodjo memperkirakan segmen-segmen bisnis rental juga akan tumbuh. Dari sisi armada, Adi Sarana bakal terus melakukan ekspansi dengan meningkatkan pembelian armada (fleet). Proyeksinya, jumlah armada yang akan dimiliki perseroan hingga akhir 2022 sebanyak 28 ribu lebih. Direktur Bisnis dan Servis Adi Sarana Armada Suyanto Tjoeng menambahkan, dari sisi volume pengiriman, perseroan juga menargetkan volume pengiriman di kuartal IV- 2022 akan mengalami pertumbuhan. “Kalau kita hitung rata-rata dari Januari sampai Desember, kita berharap sekitar volume pengiriman tumbuh sekitar 1 atau 1,1 juta. Artinya
pertumbuhannya dua kali dibandingkan tahun lalu,” ucap Suyanto. (Yetede)

Anak Muda Jangan Hanya Jadi Penonton Ekonomi Digital

Yuniati Turjandini 20 Aug 2022 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Menteri BUMN Erick Thohir berjanji akan terus mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Potensi ekonomi digital yang mencapai Rp 4.500 trilyun tahun 2030 akan makin menguatkan ekonomi nasional di masa depan. Erick pun meminta generasi muda ikut membangun ekosistem digital dan jangan hanya menjadi penonton perkembangan ekonomi digital. “Saya sudah arahkan bank-bank negara, seperti BRI, Mandiri, dan BNI, perkuat dan bangun ekosistem keuangan digital sesuai spesialisasi. Ada Telkom yang siapkan infrastruktur digital, seperti fiber optic, cloud. Lalu, ada Telkomsel yang terus mendorong munculnya agregator konten. Jadi, kami sudah siapkan semua,” ujar dia di Jakarta, dikutip Jumat (19/8/2022). Erick melanjutkan bahwa digitalisasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Karena itu, bangsa Indonesia juga harus membangun ekosistemnya supaya bisa berperan yang menjalankan sekaligus menguasainya. (Yetede)

Gelombang Panas Akan Berdampak Serius ke Ekonomi Tiongkok

Yuniati Turjandini 20 Aug 2022 Investor Daily

SINGAPURA – Kepala Ekonom Hang Seng Bank China Dan Wang mengungkapkan bahwa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sedang terperangkap dalam cengkeraman gelombang panas menghancurkan yang dapat berdampak serius terhadap perekonomian negara. “Gelombang panas adalah situasi yang cukup mengerikan. Hal ini mungkin bisa berlangsung selama dua hingga tiga bulan ke depan dengan mudah,” ujar Wang kepada CNBC pada Kamis (18/8). Sebagai informasi, Tiongkok menghadapi gelombang panas yang telah memecahkan rekor dan sedang berjuang melawan pemadaman listrik di wilayah Sungai Yangtze. Suhu ekstrim ini diklaim telah mengganggu pertumbuhan tanaman dan mengancam kehidupan ternak. “Ini akan mempengaruhi industri- industri besar yang padat energi dan akan memiliki efek knock-on di seluruh ekonomi dan bahkan ke rantai pasokan global. Kami sudah melihat perlambatan produksi di industri baja, di industri kimia dan di industri pupuk. Itu adalah hal yang sangat penting dalam hal konstruksi, pertanian dan juga manufaktur secara umum,” katanya. Menurut laporan media pemerintah, sebagian besar wilayah lembah Sungai Yangtze dilanda suhu yang sangat tinggi sejak Juli. (Yetede)

Peran Tersangka Terungkap Lewat CCTV

Yuniati Turjandini 20 Aug 2022 Tempo (H)

Jakarta- Tim Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabel Polri menetapkan istri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi, sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Rekaman digital video  recorder (DVR) dari kamera pengawas CCTV dam keterangan puluhan saksi menjadi kunci pembongkar peran istri mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri itu. Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Andi Rian Djajadi, menjelaskan, tim setidaknya meminta keterangan 52 saksi dan ahli sebagai alat bukti  untuk menelisik kasus ini. Ahli tersebut termasuk ahli yang berhubungan dengan DNA, balistik metalurgi, ahli kedokteran forensik, analis digital, dan Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Indentification System). Alat bukti kedua adalah petunjuk berupa sejumlah rekaman atau DVR CCTV di sekitar rumah dinas Ferdy Sambo. "Di dalamnya menggambarkan situasi yang sangat vital, menggambarkan situasi sebelumnya, saat, dan sesudah kejadian di Duren Tiga. Itu berhasil kami temukan," ujar Andi di kantornya, Jumat, 19 Agustus 2022. (Yetede)

Kenaikan Pertalite di Depan Mata

Yuniati Turjandini 20 Aug 2022 Tempo

Presiden Joko Widodo bakal mengumumkan kenaikan pertalite dan solar dalam waktu dekat. keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut  diambil karena beban subsidi untuk energi terlalu besar membebani APBN. "Mungkin minggu depan Presiden akan mengumumkan mengenai apa dan bagaimana kenaikan harga ini," tutur Menteri Koordinator dan Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, kemarin, 19 Agustus 2022. Luhut mengatakan Presiden Jokowi sudah mengindikasikan bahwa  pemerintah tidak mungkin mempertahankan besarnya subsidi energi. Sebab, menurut dia, harga BBM di Indonesia merupakan yang termurah. Saat ini, harga keekonomian Pertalite mencapai Rp 13.150 per liter. Sedangkan harga ecerannya masih Rp 7.650 per liter. Adapun di negara lain, seperti Thailand, harga BBM Rp 19.500 per liter. Sedangkan Vietnam menjual Rp 16.645 per liter dan Filipina Rp21.352 per liter. Pada 1 April lalu, pemerintah menaikkan harga Pertamax sebesar Rp3.500 per liter. Penyesuaian tersebut membuat selisih Pertamax dengan bensin bersubsidi, Pertalite semakin melebar. (Yetede)

Dibayangi Inflasi Tinggi

Yuniati Turjandini 20 Aug 2022 Tempo

Jakarta-Kenaikan harga Pertalite dan solar di prediksi melambungkan inflasi tahun ini. Tingkat inflasi diperkirakan bakal menembus 6-7% secara tahunan jika harga BBM bersubsidi naik. "Inflasi bakal tembus 6% hingga 6,5% secara tahunan jika pertalite  naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp 10 per liter," kata Direktur Center of Economic and Law Studies, Bhima Yudhistira, saat dihubungi kemarin. Perkiraan tersebut jauh dari target inflasi Bank Indonesia tahun ini 2-4%. Sinyal kenaikan harga Pertalite sudah disampaikan sejumlah menteri. Alasannya, nilai subsidi energi terus membengkak. APBN dinilai tak akan mampu  menghadapi lonjakan tiap tahunnya. Beban APBN untuk subsidi energi tahun ini membengkak hingga mencapai Rp 520,4 triliun. Bahkan nilainya bisa melonjak mencapai di atas Rp600 triliun jika kouta Pertalite 23 ribu kilometer jebol.  Bhima mengatakan kenaikan harga Pertalite tak hanya meningkatkan biaya bahan bakar, tetapi juga barang dan jasa lain. Kondisi ini akan memberatkan masyarakat , khususnya 40% penduduk berpendapatan rendah. (Yetede)

Pembayaran Bunga Utang Tahun Depan Melejit

Hairul Rizal 19 Aug 2022 Kontan (H)

Kemampuan pemerintah untuk bermanuver di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2023 terbatas. Pasalnya, defisit anggaran dibatasi maksimal 3% dari produk domestik bruto (PDB). Ini pula yang membuat pemerintah membuat prioritas belanja tahun depan. Salah satu prioritasnya adalah alokasi belanja untuk membayar bunga utang baik Surat Utang Negara (SUN) maupun pinjaman. Tujuannya agar pembayaran pokok dan bunga utang jatuh tempo tepat waktu, dan upaya mencari utang baru tak terganggu. Sebagai gambaran per Juni 2022, total utang Indonesia mencapai Rp 7.123,6 triliun. Lalu Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023, mengalokasikan pembayaran bunga utang 2023 sebesar Rp 441,1 triliun atau naik 9,3% dibandingkan dengan outlook 2022 sebesar Rp 403, triliun. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman menyebut pemerintah harus membayarkan bunga utang sesuai jadwal demi menjaga kredibilitas pengelolaan utang. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menyebut membengkaknya pembayaran bunga utang di 2023 sebagai efek dari defisit anggaran periode 2020-2022. Maka pemerintah perlu melakukan konsolidasi fiskal supaya bisa merealisasikan target penerimaan negara. Jika tercapai, untuk modal untuk bayar utang berikutnya.

Strategi PGAS Antisipasi Krisis Energi

Hairul Rizal 19 Aug 2022 Kontan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN siap mendorong pemanfaatan gas bumi dan menjaga ketahanan energi nasional. Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Arcandra Tahar mengungkapkan, konsumsi energi kian meningkat seiring pemulihan pandemi Covid-19. "Di masa transisi energi, kita sepakat menggunakan gas. Setiap penemuan lapangan gas patut kita apresiasi. Harus dikembangkan secepat mungkin sebelum masa renewable energy kick in," ujar Arcandra dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis (18/8). Secara umum, Arcandra menilai, perekonomian global dihadapkan pada berkurangnya 4% pasokan minyak ke pasar dunia. Salah satu pemicunya adalah krisis Rusia-Ukraina sejak akhir tahun lalu. Faktor ini juga berkontribusi pada terdongkraknya harga energi dan mendorong inflasi serta krisis energi banyak negara. Sejumlah strategi dilakukan negara Eropa untuk memenuhi kebutuhan energi. Berkaca dari berbagai cara tersebut, Arcandra memastikan PGAS siap meningkatkan peran dalam ketahanan energi dalam negeri. "Strategi Eropa bisa menjadi insight bagi kita dalam pengelolaan energi ke depan. Termasuk mendorong peran strategis PGN sebagai subholding gas untuk berperan semakin besar dalam pemenuhan gas bumi bagi sektor-sektor strategis di dalam negeri," kata Arcandra.

MENARIK KENDALI INFLASI

Hairul Rizal 19 Aug 2022 Bisnis Indonesia (H)

Strategi meredam inflasi juga kian dilematis lantaran lonjakan harga minyak bisa saja memaksa pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dalam waktu dekat. Tak mengherankan jika lantas pemerintah memilih jalan moderat dengan mengerek estimasi inflasi pada tahun ini yakni dari sebelumnya 3,5%—4,5% menjadi 4%—4,8% lantaran pergerakan indeks harga konsumen (IHK) komponen pangan dan energi kian liar. Faktanya, Bank Indonesia (BI) mencatat inflasi pangan per Juli 2022 telah mencapai 11% (year-on-year/YoY), jauh di atas batas wajar yang sebesar 5% (YoY). Demikian pula jika melihat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 yang makin kedodoran menanggung anggaran subsidi energi yang pada tahun ini telah mencapai Rp502,4 triliun. Guna memitigasi dampak kenaikan inflasi dan menyiasati keterbatasan fiskal tersebut, Presiden Joko Widodo meminta agar pemerintah daerah mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga bisa menjaga konsumsi masyarakat dan melancarkan distribusi barang. “Anggaran tidak terduga bisa digunakan untuk menyelesaikan inflasi di daerah. Misalnya untuk menutup biaya distribusi ,” kata Presiden dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2022, Kamis (18/8).


PSAK 74 CEGAH PENYALAHGUNAAN ASET

Hairul Rizal 19 Aug 2022 Bisnis Indonesia

Kasus fraud salah satu asuransi jiwa dilakukan oleh pemilik perusahaan itu sendiri dengan modus melakukan transaksi aset investasi perusahaan untuk kepentingan pribadi. PSAK 74 bisa menjadi “obat” untuk mencegah terulangnya mss-management yang disengaja atau tidak disengaja. Industri asuransi kembali dikejutkan dengan kasus fraud salah satu asuransi jiwa yang dilakukan oleh pemilik perusahaan itu sendiri dengan modus melakukan transaksi aset investasi perusahaan untuk kepentingan pribadi. Padahal belum kelar kasus produk bleeding dan miss management, serta fraud asuransi pelat merah, juga masalah klaim nasabah asuransi unit-linked yang tak kunjung terselesaikan. Mengapa masalah demi masalah terus mendera industri asuransi? Karena masih ada celah di regulasi dan infrastruktur yang dapat menyebabkan miss management, baik disengaja maupun tidak disengaja. Tentu diperlukan “obat” untuk mencegah terulangnya masalah tersebut. Salah satunya dengan regulasi administratif, termasuk pedoman akuntansi untuk menutup celah jalan masuk penyelewengan, window dressing, dan pengaburan data keuangan, penerapan PSAK 74 salah satunya. PSAK 74 merupakan adopsi dari IFRS17-IASB, menggantikan PSAK 62, 28, dan 36 yang dinilai kurang tepat memberikan informasi cadangan dan pendapatan perusahaan asuransi, karena asumsi-asumsi yang dipakai tidak up to date dan kurang mempertimbangkan faktor time value of money (TVM). 

Contoh, aktuaris masih memakai return investasi sebagai asumsi bunga teknis, serta pendapatan premi dan hasil investasi diakui sebagai pendapatan perusahaan. Hal tersebut menyebabkan pengukuran liabilitas dan aset dapat diatur secara subjektif, sehingga informasi solvabilitas dan profitabilitas perusahaan menjadi bias. Dalam PSAK 74, liabilitas dihitung dengan memasukkan unsur risiko dan menggunakan suku bunga pasar yang dihitung per kontrak asuransi, dan harus di-update secara periodik. Jika PSAK 74 telah diterapkan sepenuhnya, maka diharapkan kelak industri asuransi akan berisi perusahaan yang sehat dan akuntabel, sehingga akan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat dan pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan bisnis, serta going concern perusahaan itu sendiri. Namun sebelum penerapan PSAK 74 menjadi bersifat mandatori, maka diharapkan regulator, asosiasi, beserta lembaga terkait dapat terlebih dahulu memastikan regulasi, infrastruktur, dan ekosistem telah cukup memadai dan workable.

Pilihan Editor