;

Kepemimpinan di Era Digital Kian Menantang

Yoga 21 Aug 2022 Kompas (H)

Digitalisasi bak pisau bermata ganda dalam kepemimpinan. Upaya peningkatan kapabilitas dan penguatan jejaring sebagai fondasi utama kepemimpinan dapat terbantu oleh semakin majunya teknologi sistem informasi. Namun, banjir arus informasi berisiko mengaburkan fokus dalam tercapainya visi dalam kepemimpinan. Dalam sesi konferensi Kompasfest 2022 Presented by BNI, Sabtu (20/8) Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan tiga kunci utama membangun sikap kepemimpinan yang inklusif, yakni fokus dalam mengejar tujuan, tidak berhenti mengembangkan kapabilitas terus memperluas jaringan pergaulan.

Derasnya aliran arus informasi, menurut Erick, kerap membuat fokus untuk mengejar tercapainya visi  kepemimpinan teralihkan. Peredaran informasi palsu yang tak terbendung juga cukup mengganggu upaya pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, pemimpin di era digital harus mampu memilah dan memilih informasi secara bijaksana. Menurut Erick, perkembangan teknologi informasi seyogianya dimanfaatkan oleh para pemimpin dan calon pemimpin untuk meningkatkan kapabilitas personal dan memperkuat jejaring perkenalan. Kedua aspek ini juga menjadi hal yang penting dalam upaya membina sifat kepemimpinan inklusif. (Yoga)


TANAMAN HIAS, MAGNET BARU KOMODITAS EKSPOR LAMPUNG

Yoga 21 Aug 2022 Kompas

Aziz Hermawan (43) sibuk menyiapkan aglonema yang akan diekspor ke Turki, Minggu (14/8). Bersama belasan petani lain, Aziz harus memastikan 10.500 batang aglonema yang akan diekspor perdana ke Turki bebas dari organisme pengganggu tumbuhan. Untuk itu, mereka harus teliti sejak awal proses penanaman hingga persiapan ekspor. Untuk membantu petani, Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung mendirikan tempat karantina tumbuhan khusus di Kelurahan Adipuro. Di sana, petani juga didampingi untuk memeriksa tanaman, mulai dari cara membersihkan hingga membungkus tanaman hias yang akan diekspor. Dengan karantina di tingkat desa/kelurahan, waktu untuk menyiapkan tanaman yang akan diekspor bisa lebih cepat.

Aziz menggeluti usaha tanaman hias sejak 2019. Pada awal masa pandemi Covid-19, masyarakat Lampung ”demam” tanaman hias. Ia pun memanfaatkan momentum itu untuk coba-coba menanam berbagai jenis tanaman hias yang sedang tren, tak terkecuali aglonema. Aglonema koleksi Aziz pernah terjual dengan harga tinggi, Rp 700.000 untuk satu batang. Saat ini, ia bisa mengantongi uang Rp 3 juta-Rp 4 juta setiap bulan dari hasil berjualan tanaman hias, padahal, usaha tanaman hias hanya sebagai pekerjaan sampingan yang diurus di sela-sela kesibukannya bekerja sebagai buruh rongsok. Aziz hanyalah satu dari puluhan rumah tangga petani aglonema di kelurahan itu yang menikmati hasil dari budidaya tanaman hias. Peluang ekspor tanaman hias yang sangat besar menjadi daya tarik bagi para perantau asal Adipuro untuk kembali ke kampung halamannya.

Eko Widiantoro (41). Perantau yang 16 tahun terakhir bekerja di pabrik sepatu di Tangerang memutuskan pulang ke kampung halamannya pada Mei 2022. Sejak dua bulan lalu, dia memulai usaha budidaya aglonema dengan modal awal Rp 3 juta, untuk membeli media tanam, bibit, dan menyiapkan area budidaya. ”Saya baru bisa panen 3-4 bulan lagi. Saat ini masih dalam proses pemotongan batang untuk memperbanyak bibit aglonema,” kata Eko. Selain budidaya aglonema, Eko juga bekerja sebagai petani padi di desa. ”Saya lihat banyak warga di sini yang hidup layak dari budidaya tanaman hias. Dari situ, saya tertarik menggeluti usaha ini,” ucapnya. Ketua Kelompok Tani Aglonema Adipuro Sri Sejeki Margiono menuturkan, ada 90 rumah tangga di Kelurahan Adipuro yang mengembangkan budidaya tanaman hias. Para petani inilah yang memasok aglonema untuk diekspor perdana ke Turki. (Yoga)


Layanan Kesehatan untuk Warga di Ujung Negeri

Yoga 20 Aug 2022 Kompas (H)

Yuliana, warga Desa Ilwaki itu, ingin mengobati diabetes dan asam urat yang dideritanya beberapa tahun terakhir. Sonya Lelametan, perawat Puskesmas Ilwaki, menyimak keluhan Yuliana, lalu memeriksa tekanan darah dan mengukur gula darah Yuliana. ”Mama punya gula darah sudah aman, tinggal 119 (mg/dL). Asam urat juga sudah turun, tinggal 6,9 (mg/dL).”  Terapi obat untuk gula darah dan asam urat tiga bulan terakhir membuahkan hasil. ”Dulu belum ada Kartu Indonesia Sehat/KIS, saya tidak berani periksa karena pasti bayar mahal”. Setelah mengantongi KIS, yang iurannya ditanggung pemerintah, Yuliana tidak canggung berobat ke puskesmas. Pemeriksaan kesehatan, tindakan medis, hingga obat-obatan diperoleh tanpa dipungut biaya. ”Syukur, sekarang sudah gratis,” kata petani itu.

Dince Lodwakla (40) melahirkan anak pertama di rumah dibantu dukun beranak karena alasan biaya. Ia bersyukur, proses melahirkan berjalan lancar, bayi dan dirinya sehat. ”Setelah ada KIS, kami melahirkan di puskesmas. Setiap bulan rutin dikunjungi dan diperiksa ibu bidan,” kata Dince, yang juga warga Ilwaki. Ilwaki merupakan ibu kota Kecamatan Wetar Selatan, berpenduduk 923 jiwa. Puskesmas Ilwaki melayani warga Desa Ilwaki dan lima desa lain di Wetar Selatan. Akses ke desa lain dijangkau lewat jalur laut lantaran belum ada jalan darat. Kondisi yang sama juga terjadi dengan hampir semua desa di pulau itu. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ambon HS Rumondang Pakpahan mengakui, faktor geografis membuat belum maksimalnya capaian peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pengguna KIS, di Pulau Wetar dan pulau-pulau lain di Maluku.

Proses pengumpulan data hingga registrasi sering kali lambat. ”Terbatasnya akses dan besarnya biaya transportasi ke daerah itu untuk melakukan sosialisasi. Juga masih banyak masyarakat yang belum memiliki NIK sehingga saat pendaftaran data tertolak karena belum terkoneksi dengan disdukcapil setempat,” kata Rumondang tentang penyebab belum maksimalnya capaian peserta JKN di Pulau Wetar. Wagub Maluku Barnabas N Orno mengatakan, pihaknya terus berupaya melayani kesehatan warga hingga ke ujung negeri. Pada 2019, Pemprov Maluku pernah mewacanakan pembangunan rumah sakit pratama di Pulau Wetar, yang hingga kini belum terealisasi. JKN yang dimulai tahun 2014 memberi harapan bagi masyarakat untuk merasakan pelayanan kesehatan yang semakin baik. Dengan filosofi gotong royong, warga kurang mampu kini dapat berobat gratis. (Yoga)


Generasi Muda Membawa Gagasan dan Solusi Baru

Yoga 20 Aug 2022 Kompas (H)

Indonesia membutuhkan generasi muda yang peduli, inovatif, dan kreatif. Hal ini bisa dicapai jika generasi muda mampu membaca potensi diri, mengembangkan diri, serta memproyeksikan dirinya di masa depan. Diskusi mengenai generasi muda yang akan menjadi pemimpin ini mengemuka dalam acara Kompasfest Presented by BNI di sesi konferensi bertema ”Will,Wit,Wisdom: Lessons for The Future Leaders”, di M Bloc Space, Jakarta, Jumat (19/8). Dalam acara yang dihadiri ratusan anak muda secara luring dan daring ini, tiga gubernur sekaligus hadir untuk berbagi pengalamannya. Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir secara luring, serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hadir secara daring.

Menurut Anies Baswedan, Indonesia membutuhkan anak muda yang inovatif. Ia menilai, setiap generasi menghadapi tantangan yang berbeda. Generasi muda diyakini mampu menawarkan gagasan dan solusi baru karena mereka memiliki perspektif yang baru pula. Ganjar Pranowo menuturkan, seseorang yang aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi memiliki nilai lebih yang akan menjadi bekal dalam kepemimpinan (leadership). Ridwan Kamil mengatakan, generasi muda Indonesia harus memiliki sikap peduli. Sikap lain yang perlu diasah adalah kedewasaan dalam memimpin. (Yoga)


Kreator Konten Berperan Menggerakkan Pariwisata

Yoga 20 Aug 2022 Kompas

Keindahan destinasi wisata di Indonesia memiliki daya magnet tersendiri, tetapi belum semuanya populer. Kolaborasi dengan kreator konten untuk memperkenalkannya dinilai bisa menumbuhkan minat wisatawan untuk berkunjung. Harapannya, cara itu bisa mendorong pemulihan industri pariwisata. Diskusi mengenai hal tersebut mengemuka dalam sesi ”The Future of Tourism Starts from Us” dalam rangkaian acara Kompasfest Presented by BNI, di Jakarta, Jumat (19/8). Dua pembicara dalam sesi ini hadir secara daring, yaitu Gaery Undarsa, Co-founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com bersama pegiat backpacker Pandhu Waskitha.

Menurut Gaery, kreator konten berperan penting mengungkit jumlah kunjungan wisatawan di suatu tempat wisata. Konten digital dengan tema dan cara penyampaian yang menarik akan dilirik warganet. Tiket.com telah berkolaborasi dengan sejumlah creator konten untuk memperkenalkan sejumlah spot menarik. Dalam berkolaborasi, Gaery tidak mau asal-asalan. Dia mengurasi sendiri kreator konten yang layak untuk diajak berkolaborasi dengan mengunjungi akun media sosial mereka. Kreativitas dan keunikan masing-masing menjadi pertimbangan penting.

Sejak 2014, Pandhu Waskitha menggeluti dunia wisata menggunakan ransel (backpacker) ke sejumlah daerah pelosok di Indonesia dan mancanegara. Perjalanan tersebut didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Seiring waktu, dia membuat akun media sosial @bacpackertampan.”Identitas sebuah akun diperlukan supaya bikin penasaran. Misalnya backpacker tampan, mereka pasti penasaran, apa iya orang ini tampan?” selorohnya dalam forum itu. Dia memutuskan fokus menjadi kreator konten wisata pada 2019. Menurut dia, media social dan konten digital turut berperan dalam menggerakkan pariwisata, berdasarkan testimoni dari warga atau pengelola wisata. (Yoga)


Inflasi Spiral Melanda Turki dan Inggris

Yoga 20 Aug 2022 Kompas

Inflasi yang sangat tinggi sedang melanda Inggris dan Turki. Inggris mencatatkan inflasi 10,1 % pada Juli 2022. Tingkat inflasi melebihi 10 % itu sangat jarang terjadi dalam 70 tahun terakhir di Inggris. Inflasi itu juga sudah jauh melebihi dua % target inflasi yang dicanangkan Bank Sentral Inggris. Seperti dikutip harian Inggris, The Guardian, 20 Juni 2022, para pejabat Bank Sentral Inggris (Bank of England/BoE) dan Departemen Keuangan Inggris sudah mengkhawatirkan lingkaran kenaikan inflasi hingga melampaui 10 %.  Turki menghadapi inflasi superspiral dengan inflasi 79,6 % pada Juli 2022. Inflasi yang sebenarnya di Turki diyakini berada di atas 176,04 %. 

Warga Turki dan pengamat tidak mempercayai angka inflasi resmi pemerintah. ENAG, lembaga independen di Turki yang menganalisis inflasi, selalu membantah data resmi TUIK (biro statistik Turki) seperti diberitakan Reuters, 3 Agustus 2022. Bank Sentral Turki pernah mencoba menaikkan suku bunga inti hingga 19 % yang dilakukan Gubernur Bank Sentral Turki Naci Agbal (Reuters, 20 Maret 2022). Akan tetapi, Presiden Erdogan memiliki pandangan yang bertentangan dengan para ekonom dan bank sentral. Erdogan beranggapan, kenaikan inflasi terjadi karena suku bunga tinggi. Padahal, suku bunga tinggi sangat berguna untuk meredam inflasi. Hilangnya independensi Bank Sentral Turki telah menyebabkan sektor moneter Turki mengalami kekacauan. Kurs lira mengalami depresiasi 50 % sejak 2018 dan kini bertengger di angka 18,1185 lira per satu dollar AS. (Yoga)


Opsi Kendalikan Inflasi, Risiko Fiskal Lebih Kecil

Yoga 20 Aug 2022 Kompas

Inflasi tinggi bakal membayangi Indonesia di sisa tahun ini. Pemerintah dinilai perlu mengendalikannya kendati upaya itu bakal menambah beban fiskal negara. Terkait pengendalian inflasi itu, risiko fiskal lebih kecil ketimbang risiko ekonomi. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal berpendapat, kenaikan harga pangan domestik dan impor, energi, serta biaya transportasi, terutama tiket pesawat, diperkirakan masih akan mendorong inflasi. ”Tanpa ada kenaikan harga pertalite, inflasi umum pada akhir tahun diperkirakan 5-6 %. Namun, jika harga pertalite jadi naik, inflasi umum bisa melambung di atas 8 %,” kata Faisal.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional 18 Agustus 2022, Presiden Jokowi meminta kementerian/lembaga dan pemda mengendalikan inflasi. Arahan Presiden menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan untuk mendukung daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional yaitu; memperkuat identifikasi sumber tekanan inflasi melalui pemanfaatan data, memperluas kerja sama antardaerah guna mengurangi disparitas pasokan dan harga, menurunkan biaya transportasi dengan memanfaatkan fasilitasi distribusi perdagangan antardaerah, termasuk menurunkan harga tiket pesawat dengan menambah jumlah pesawat, Keempat, mengoptimalkan penggunaan anggaran belanja tak terduga untuk mendukung pengendalian inflasi daerah, mempercepat penyerapan anggaran daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Yoga)


Kementerian Pertanian Menjawab ”Ironi Penghargaan IRRI”

Yoga 20 Aug 2022 Kompas

Kementan menilai beberapa hal yang ditulis dalam artikel opini ”Ironi Penghargaan IRRI”, di Koran Kompas, Kamis (18/8) halaman 9, tidak tepat. Hal itu antara lain terkait data produksi pangan, kesejahteraan petani, harga gabah di tingkat petani, dan sentra produksi padi. Artikel itu mengupas  penghargaan Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI) kepada Pemerintah Indonesia karena dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan berhasil swasembada beras selama periode 2019-2021. Artikel juga memuat data nilai tukar petani (NTP), kasus harga gabah di bawah harga pembelian pemerintah (HPP), pola produksi bulanan, dan sentra produksi yang bersumber dari BPS.

Perwakilan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) mempertegas dan mengapresiasi pengakuan IRRI tersebut. Pengakuan itu patut disyukuri oleh segenap bangsa Indonesia serta menjadi kado special HUT Kemerdekaan Ke-77 RI dari sektor pertanian. Produksi beras nasional selalu surplus tiga tahun terakhir. Angka produksi melebihi kebutuhan konsumsi beras nasional yang mencapai 30 juta ton per tahun. Situasi itu tak lepas dari keputusan pemerintah tak membuka keran impor beras umum guna menjaga kemandirian pangan dan stabilitas harga di petani.

Penghargaan IRRI bukanlah prestasi satu institusi, melainkan apresiasi terhadap kerja keras para petani padi dan kolaborasi seluruh stakeholder perberasan. Penghargaan itu juga menjadi apresiasi bagi para pihak yang mendukung penyediaan infrastruktur, input pertanian, logistik dan pemasaran, serta pembiayaan. Terkait data NTP, capaian indeks harga barang yang diterima petani (It) di atas 100 beberapa waktu ini. Selama 2021, rata-rata It adalah 106,17, sementara selama Januari-Juli 2022 rata-rata It meningkat jadi 109,46. Hal ini menandakan harga jual produksi subsektor tanaman pangan tergolong baik. (Yoga)


Literasi Aset Kripto Perlu Diperkuat

Yoga 20 Aug 2022 Kompas

Edukasi publik mengenai aset kripto dan NFT serta metaverse masih perlu diperkuat. Menurut seniman visual yang berinvestasi kripto dan NFT, Bryan Lie, langkah pertama sebelum terjun ke dunia NFT adalah memahami konsep kripto, lantas berinvestasi sambil belajar lebih  jauh tentang aset digital ini. Jika seseorang merasa mendapat nilai tambah dari investasi kripto tersebut, ia bisa melanjutkan investasi ke NFT. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kerugian. ”Mudah untuk memandang aset digital sebagai scam (penipuan) jika Anda tidak meluangkan waktu untuk memahami sesuatu. Jangan malas mencari tahu,” kata Bryan dalam kelas daring bertajuk ”All You Need to Know about NFT” yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Kompasfest 2022 presented by BNI, Jumat (19/8) di Jakarta.

Dalam kelas daring bertajuk ”The World through Metaverse Perspective” yang juga menjadi rangkaian  kegiatan Kompasfest, Jumat, CEO WIR Group Stephen Ng menyampaikan, elemen-elemen penting di dalam metaverse sebenarnya telah muncul sejak tahun 2000-an. Di luar beragam potensi yang bakal ditawarkan metaverse, Stephen tetap menekankan pentingnya edukasi masyarakat terhadap teknologi ini agar tidak mengakibatkan disorientasi antara kehidupan nyata dan realitas virtual dalam metaverse yang bisa memicu gangguan kesehatan mental. (Yoga)


Beli Saham Arkora, United Tractors Masuk ke Bisnis Energi

Yoga 20 Aug 2022 Kompas

PT United Tractors Tbk (UT) melalui perusahaan terkendali miliknya, yaitu PT Energia Prima Nusantara, membeli 632,8 juta saham PT Arkora Hydro Tbk dari ACEI Singapore Holding Private Ltd. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K Loebis kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (19/8),menyatakan, investasi pada Arkora sejalan dengan strategi usaha UT. Bisnis energi baru terbarukan merupakan salah satu strategi menuju bisnis berkelanjutan. (Yoga)

Pilihan Editor