Risiko Iklim Ancam Produksi Beras
Curah hujan tinggi akibat La Nina mengancam potensi kenaikan produksi beras nasional. Kondisi ini patut diwaspadai karena tren realisasi produksi beras Indonesia sepanjang Januari-September 2022 menunjukkan penurunan. BPS memperkirakan luas panen padi Indonesia sepanjang 2022 mencapai 10,61 juta ha. Angka itu mencakup data potensi produksi periode Oktober-Desember 2022. Luas ini meningkat 1,87 % dibandingkan tahun lalu yang mencapai 10,41 juta ha. ”Potensi kenaikan ini disebabkan terairinya kembali sejumlah lahan di sana. Sebelumnya, lahan-lahan itu tak terairi karena sumbernya rusak akibat banjir,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto saat konferensi pers, Senin (17/10). Potensi kenaikan lahan panen itu berdampak pada produksi beras. Data BPS menunjukkan, produksi beras tahun 2022 diproyeksikan naik 2,29 % jadi 32,07 juta ton.
”Potensi (kenaikan) tiga bulan tersebut perlu dijaga agar tidak turun akibat faktor iklim,” ujar Setianto. Potensi penambahan luas lahan panen itu berdampak pada potensi kenaikan produksi beras 15,12 % menjadi 5,9 juta ton. Agar realisasi produksi bisa mendekati angka proyeksi, Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M Habibullah menyatakan, factor iklim menjadi indikator yang patut diperhatikan. Sebelumnya, Kantor Meteorologi (Bureau of Meteorology) Australia memublikasikan, indeks kondisi iklim di Samudra Pasifik menunjukkan fenomena La Nina kuat hingga awal 2023 dan mereda pada Maret 2023. Data ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) menunjukkan, La Nina akan menyebabkan kondisi iklim yang lebih basah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. ASMC memperkirakan, curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia akan berada di atas normal hingga Desember 2022. Ketum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia Guntur Subagja mengkhawatirkan tanah longsor yang dapat berimbas pada gagal panen. Pihaknya berharap gabah dibeli dengan harga wajar meski kadar airnya tinggi. (Yoga)
Kemenkeu Kaji Insentif Pajak Tahun Depan
Pemerintah tetap mengalokasikan anggaran subsidi pajak buat dunia usaha di tahun 2023. Saat ini, pemerintah tengah menimbang sektor usaha apa saja yang akan mendapat insentif perpajakan tahun depan.
Prioritas insentif akan diberikan ke sektor usaha yang bisa memberikan
multiplier effect
bagi perekonomian. Asal tahu, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023, pemerintah mengalokasikan anggaran insentif pajak sebesar Rp 41,5 triliun. Namun hingga saat ini, Kementerian Keuangan (Kemkeu) belum memerinci sektor yang akan mendapatkan insentif tersebut.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Neilmaldrin Noor mengatakan, bahwa alokasi insentif perpajakan 2023 akan diberikan pada kegiatan ekonomi strategis yang mempunyai
multiplier effect
kuat bagi perekonomian.
"Untuk saat ini sektor yang akan diberikan insentif masih dalam pembahasan internal Kementerian Keuangan dengan tetap mempertimbangkan perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia," ujar Neilmaldrin kepada KONTAN, Selasa (17/10).
Pendanaan Energi Terbarukan Masih Kurang
Menurut penulis utama Indonesia Sustainable Finance Outlook (ISFO), Ichsan Hafiz, dalam acara ISFO 2023, Senin (17/10) di Jakarta, pengembangan sektor energi terbarukan di Indonesia membutuhkan Rp 3.779 triliun secara kumulatif dari 2020-2030 atau Rp 343,6 triliun per tahun. Namun, alokasi APBN hanya Rp 112,74 triliun per tahun. Indonesia perlu mencari sumber pendanaan baru. (Yoga)
Penjualan Real Estate Tinggi, Kinerja SMDM di Q3 Mendaki
Penjualan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) masih moncer hingga September 2022. Di sepanjang sembilan bulan tahun ini, pendapatan pra-penjualan (
marketing sales
) SMDM sudah tembus Rp 352,29 miliar.
Pencapaian ini naik 36,26% secara tahunan dari realisasi
marketing sales
SMDM pada September 2021 yang sebesar Rp 258,54 miliar. Segmen
real estate
jadi penopang kinerja SMDM pada kuartal III-2022.
Ferry Suhardjo, Direktur & Sekretaris Perusahaan Suryamas Dutamakmur mengatakan, segmen real estate berkontribusi 71,7% terhadap
marketing sales
SMDM di kuartal III-2022. Nilai
marketing sales
segmen
real estate
mencapai Rp 252,61 miliar.
MEMACU TRANSFORMASI BUMN
Korporasi milik negara diyakini mempunyai peran sentral untuk menopang perekonomian Indonesia di tengah berbagai ketidakpastian global. Korporasi milik negara diyakini mempunyai peran sentral untuk menopang perekonomian Indonesia di tengah berbagai ketidakpastian global. Tak hanya dividen besar yang disetorkan kepada negara, kiprah badan usaha pelat merah juga dapat diarahkan untuk memperkokoh ekonomi nasional. Apalagi, transformasi yang dilakukan oleh perusahaan pelat merah telah berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai peran strategis. Beberapa di antaranya yaitu keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi, pertambangan, kesehatan, perbankan, hingga infrastruktur. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sejak 2019 instansinya terus melakukan transformasi perusahaan pelat merah secara menyeluruh. Dia mengklaim kini transformasi telah mencapai 80% dan ditargetkan rampung pada satu setengah tahun ke depan. Dampak nyata dari transformasi tersebut, kata Erick, adalah peningkatan pendapatan BUMN hingga 18,8% pada periode 2020-2021 menjadi Rp2.295 triliun. Laba korporasi pelat merah secara konsolidasi bahkan melesat 838,2% dari Rp13 triliun pada 2020 menjadi Rp124,7 triliun pada 2021. Optimisme serupa diusung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Dia mengatakan efektivitas transformasi BUMN mampu membawa ekonomi nasional pulih lebih cepat dari terpaan pandemi Covid-19. Menurutnya, transformasi perusahaan milik negara ini telah dilakukan dengan mengubah konsep superholding menjadi subholding, sehingga lebih efisien dan tangguh.
BUMN Jadi Lokomotif Agen Pembangunan, BRI Dorong Pertumbuhan Domestik Lewat UMKM
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan peran perusahaan BUMN untuk terus menjadi lokomotif agen pembangunan dengan tujuan menciptakan jutaan lapangan kerja. Hal tersebut disampaikan Erick pada pembukaan SOE International Conference yang diselenggarakan di Bali, Senin (17/10).Dalam sambutannya, Erick mengungkapkan BUMN didorong untuk terus bertransformasi dan pada saat bersamaan menciptakan value bagi masyarakat serta menjalankan peran menjadi agen pembangunan. “Salah satu upaya menjalankan peran agen pembangunan, kami menginisiasi beberapa program seperti pembiayaan ultra mikro serta menyelesaikan Proyek Strategis Nasional lainnya untuk menciptakan jutaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Erick.Erick Thohir menjelaskan bahwa ke depan BUMN akan terus melakukan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dicapai melalui fokus kepada driver pertumbuhan domestik dengan cara mendorong UMKM, yang dapat mendorong penciptaan lapangan kerja. “Di sinilah BRI yang core businessnya UMKM harus lebih berperan aktif, karena 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari UMKM,” imbuhnya.
KELANJUTAN PROYEK IKN : INVESTOR TERSANDERA AGENDA POLITIK
Peluang investasi megaproyek Ibu Kota Negara Nusantara memiliki daya tarik bagi pemilik modal. Namun, investor masih khawatir dengan stabilitas politik Tanah Air menjelang pergantian Presiden. Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Apindo Ajib Hamdani mengatakan bahwa program dan insentif yang ditawarkan program IKN cukup menarik bagi investor misalnya jangka waktu konsensi yang lebih panjang. Pemerintah juga akan memberikan fasilitas pemberian perizinan berusaha, kemudahan berusaha dan fasilitas penanaman modal sejalan dengan posisi IKN sebagai proyek yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional. Ajib menegaskan aneka insentif serta kemudahan tersebut membuat sebagian investor akan cenderung mengambil kesempatan tersebut. Akan tetapi, pengusaha tetap mempertimbangkan tahun politik yang sudah dimulai pada 2023. Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa minat berinvestasi di IKN tergantung pada paket yang ditawarkan dan implementasi proyek yang akan disampaikan oleh pemerintah. Sementara itu, meskipun stabilitas politik menjadi tantangan bagi para pengusaha, Badan Otorita IKN menyatakan optimistis proyek itu mampu untuk menggaet investor karena memiliki konsep pembangunan berkelanjutan. Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi Tim Transisi IKN Sidik Pramono mengatakan program pembangunan IKN merupakan pembangunan nasional jangka panjang dan sudah ada regulasi dan dasar hukum. “Insyaallah harus berlanjut, jadi besok kita dengarkan masukan dari para investor dan juga nanti ada market sounding,” ungkapnya.
HARGA TEMPE DAN TAHU NAIK
Perajin tahu dan tempe di Jabar batal menggelar aksi mogok massal, yang sedianya akan digelar pada 17-19 Oktober 2022 imbas kenaikan harga kedelai. Para perajin memilih menaikkan harga jual tahu dan tempe sekitar Rp5.000 per papan. Saat ini, tercatat harga kedelai berkisar Rp12.000 per kilogram. INDUSTRI
Rupiah Semakin Lemas, Pebisnis Tambah Waswas
Ketidakpastian ekonomi global turut mengempaskan mata uang rupiah. Kurs tengah
Bloomberg
memperlihatkan, rupiah di level Rp 15.427 per dollar AS pada Jumat (14/10), dan level terendah rupiah sejak pandemi Covid-19 dua tahun lalu. Tekanan terhadap rupiah mempengaruhi dunia usaha di dalam negeri. Para pengusaha berharap, fluktuasi valuta tak terlalu tajam sehingga kalkulasi bisnis dan kondisi perekonomian lebih terkendali.
Bayang-bayang pelemahan rupiah kembali hadir. Berawal dari pandemi Covid-19, ekonomi global gonjang-ganjing, terutama akibat perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung berakhir. Ujung-ujungnya, dunia kini diambang resesi.
Koordinator Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta Kamdani menilai, pelemahan rupiah punya efek berbeda-beda di industri manufaktur. Pengusaha diminta waspada menggelar ekspansi.
Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro berpendapat, tren pelemahan rupiah secara umum berdampak negatif bagi kalangan pengusaha, termasuk bagi para eksportir. Apalagi jika rupiah bergerak fluktuatif. Oleh karena itu, eksportir berharap laju rupiah lebih stabil dan tak berubah arah secara drastis dalam tempo singkat. "Ini mengingat naik-turun valuta saling terkait dengan kondisi ekonomi nasional maupun global," kata dia.
KEMANDIRIAN VAKSIN Air Mata Bangga untuk Produk Anak Bangsa
Indonesia memasuki babak baru dalam perang melawan Covid-19. IndoVac, vaksin Covid-19 karya anak bangsa, akhirnya beredar untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Tati (52) semringah di halaman Kantor Bio Farma, Kota Bandung, Kamis (13/10). Selain bisa melihat Presiden Jokowi dari dekat, Tati juga lega saat tusukan jarum suntik lepas dari lengan kanannya, lengannya pegal, namun, kepalanya sama sekali tidak pusing. ”Ini adalah yang pertama kalinya saya disuntik vaksin Covid-19,” ucapnya. Hari itu, Tati adalah satu dari 25 sukarelawan yang mendapat suntikan perdana IndoVac, vaksin buatan PT Bio Farma. Presiden Jokowi meninjau langsung penyuntikan tersebut. Meski tergolong kalangan rentan dan prioritas, sebelumnya Tati tidak pernah mengambil tawaran vaksinasi hingga akhirnya, ada tawaran dua minggu lalu.
Dia dijanjikan vaksin buatan anak negeri, PT Bio Farma, yang sudah mendapat fatwa halal dari MUI dan sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Sejauh ini, produk Bio Farma sudah digunakan di 152 negara dan 52 negara di antaranya negara Islam. ”Saya langsung setuju,” ucapnya. IndoVac adalah vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma dengan Baylor College of Medicine, AS, sejak November 2021. Vaksin ini dikembangkan dari platform sub-unit protein rekombinan dengan kandungan zat aktif rekombinan receptor-binding domain (RBD) dari protein S virus SARS-CoV-2. Risetnya dilakukan November 2021 sampai 24 September 2022. Hasilnya, IndoVac disebut memiliki keamanan yang baik dengan kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) berintensitas ringan, seperti nyeri di area suntik. IndoVac juga memiliki efektivitas baik dalam meningkatkan titer antibodi. (Yoga)









