;

OJK Mengatur Ulang Premi Kendaraan

Hairul Rizal 20 Oct 2022 Kontan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menimbang ulang pemberlakuan kebijakan penetapan tarif premi asuransi kendaraan. Sejak tahun 2017, regulator mengatur batas bawah dan batas atas tarif premi atau kontribusi di lini usaha asuransi kendaraan bermotor dan asuransi harta benda. Saat ini, OJK mempertimbangkan untuk menyerahkan penentuan premi ke mekanisme pasar. Dengan kata lain, regulator tidak akan campur tangan dalam penentuan besaran premi. Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), HSM Widodo menyebut, saat ini yang diperlukan industri adalah menaikkan batas-batas tarif, yang disesuaikan dengan akumulasi inflasi yang ada selama ini. Ia menduga, jika saat ini pembatasan tarif dihilangkan, perang tarif sangat mungkin terjadi. Di masa lalu, alasan OJK menetapkan batas bawah dan batas atas adalah terjadinya perang tarif di antara pemain. Persaingan semacam itu dicemaskan akan merugikan nasabah dan industri.

Jalan Tengah Suku Bunga

Hairul Rizal 20 Oct 2022 Bisnis Indonesia (H)

Manuver Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan dan upaya fiskal yang dilakukan pemerintah terbukti manjur mengekang gerak inflasi sejauh ini. Kendati demikian, kalangan dunia usaha berharap, ke depan bank sentral tak agresif perihal kebijakan suku bunga. Menurut pengusaha, ancaman resesi di sejumlah negara perlu diperhitungkan dengan cermat agar sasaran ekonomi Tanah Air tetap terjaga. Apalagi, capaian ekonomi pada tahun ini cukup solid dengan realisasi pertumbuhan mencapai 5,44% pada kuartal II/2022. Apabila suku bunga terus dikatrol, maka berisiko menahan laju ekonomi. Demikian pula dengan upaya fiskal yang harus terus dilakukan, salah satunya melalui penebalan bantalan sosial maupun insentif lainnya. Kekhawatiran pelaku usaha itu bukannya tanpa sebab. Dalam 2 bulan terakhir BI telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis points (bps), untuk memastikan inflasi kembali pada sasaran 2%—4% pada kuartal III/2022. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani, mengungkapkan nilai suku bunga saat ini sudah cukup ideal bagi pebisnis di Tanah Air. Menurutnya, apabila suku bunga di atas 4,25%, akan berdampak pada kinerja dunia usaha yang saat ini sudah tertekan akibat permintaan ekspor yang menurun.

Relevansi Industri Asuransi dengan Nobel Ekonomi 2022

Hairul Rizal 20 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Tahun ini, tiga ilmuwan ekonomi terpilih sebagai penerima penghargaan Nobel di bidang ekonomi yaitu Ben Bernanke, Douglas Diamond, dan Philip Dybvig yang studi-studinya banyak berkenaan dengan peran industri keuangan perbankan dalam perekonomian, terutama selama krisis keuangan. Sebagaimana dirilis Nobel Committee, penelitian yang dilakukan sejak awal 1980-an oleh Ben Bernanke (Professor dari Princeton University yang sempat menjadi kepala Bank Sentral Amerika sepanjang tahun 2006—2014), Douglas Diamond (Professor dari University of Chicago Booth School of Business), dan Philip Dybvig (Professor di Olin Business School of Washington University di St. Louis) menitikberatkan pada perlunya ketahanan sektor keuangan perbankan untuk mencegah krisis keuangan yang lebih buruk. Ben Bernanke melandaskan kajiannya berdasarkan fenomena Great Depression pada era 1930-an, yang merupakan krisis ekonomi terburuk dalam sejarah modern. Fenomena ini diperparah dengan terjadinya banking crisis yang kemudian memperdalam katastrofi karena kemampuan masyarakat untuk menyalurkan tabungan ke investasi produktif lewat perantara perbankan terhenti.

Diamond dan Dybvig menekankan peran optimal industri perbankan sebagai financial intermediaries. Di satu sisi, perbankan akan berusaha menyeimbangkan kebutuhan penabung untuk bisa secara instan menarik dana simpanannya di bank kapan saja dibutuhkan. Di sisi lain, dengan jumlah penabung yang banyak, per­bankan diharapkan bisa men­jaga kemampuan menawar­kan pinjaman jangka pan­jang kepada debitur. Risiko yang dihadapi oleh asuransi kredit juga makin tinggi dengan meningkatnya proporsi loan at risk di sektor perbankan. Pada periode sebelum pandemi terlihat bahwa perkembangan nominal klaim asuransi kredit searah dengan tingkat perkembangan loan at risk.


Ekosistem Transportasi Publik

Hairul Rizal 20 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Menteri BUMN Erick Thohir dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyampaikan keterangan pers seusai menggelar pertemuan di Kantor Kementerian BUMN di Jakarta, Rabu (19/10). Pertemuan tersebut membahas tentang ekosistem transportasi publik serta sinkronisasi aset yang dimiliki BUMN dan Pemda untuk menjadi fasilitas publik atau fasilitas mendukung UMKM

STRATEGI BISNIS : Pertamina Bor Lapangan Tarakan

Hairul Rizal 20 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Tarakan Field Manager Pertamina EP Isrianto Kurniawan mengatakan bahwa persiapan sudah mencapai 80%. Lokasi pengeboran berada di Kelurahan Kampung Satu Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan. Pengeboran ini akan menambah produksi migas di Tarakan Field sebagai bagian dari Zona 10 Regional 3 Kalimantan Subholding Upstream. Saat ini, produksi minyak Tarakan Field berkisar di angka 1.920 barel minyak per hari (bph) dan produksi gas mencapai 2,2 juta kaki kubik per hari (MMscfd). “Akhirnya proses pengeboran sumur Pamusian dapat dilakukan. Saat ini, perlengkapan pengeboran sudah mayoritas tiba di lokasi, dan ditargetkan akhir bulan Oktober 2022 ini tajak sumur dapat dilakukan,” ujarnya pada Rabu (19/10). Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa pengeboran sumur Pamusian sempat tertunda karena membutuhkan waktu persiapan hingga 2 tahun.


Transisi Energi Minat Masyarakat Jadi Magnet Investasi

Yoga 20 Oct 2022 Kompas (H)

Ketertarikan masyarakat beralih ke energi bersih menjadi sentiment positif bagi investor di bidang transisi energi. Minat ini perlu dibarengi dukungan skema pembiayaan agar masyarakat dapat menggunakan energi terbarukan dalam keseharian. Meski demikian, program transisi energi harus disosialisasikan lebih gencar. Tanggapan positif masyarakat itu terangkum dalam kajian yang disusun Litbang Kompas berjudul ”Siapkah Masyarakat? Bertransformasi dalam Penerapan Energi Baru Terbarukan, Ekonomi Digital, dan Investasi Hijau”. Laporan (white paper) diserahkan Kompas kepada Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Rabu (19/10) sebagai sumbangan gagasan untuk Presidensi G20. Penelitian itu bersumber dari jajak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas pada periode 16-19 September 2022 melalui panggilan telepon dengan penentuan sampel secara acak. Responden berjumlah 502 orang dari 34 provinsi.

Sebanyak 59,9 % responden menyatakan tertarik beralih dari energi berbasis BBM ke energi bersih. Masyarakat juga sudah mengenal ragam sumber energi terbarukan. Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo mengatakan, isi laporan terutama mengenai kesiapan masyarakat berpendidikan dan berpenghasilan lebih tinggi dalam hal transisi energi menjadi indikasi baik. Seiring Presidensi G20 Indonesia, hal itu menjadi momentum untuk menunjukkan Indonesia berkomitmen bertransisi energi. ”Saat masyarakat berkeinginan mengubah gaya hidup yang lebih hijau, potensi investasi Indonesia terhadap energy hijau semakin besar. Ini membuka peluang berbagai lapangan kerja. Industri di Indonesia pun akan tumbuh. Transisi energy yang dikembangkan membuat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) meningkat,” ujar Hartanto. (Yoga)


Biden Lepas 15 Juta Barel Cadangan Minyak

Yoga 20 Oct 2022 Kompas

Presiden AS Joe Biden berencana mengumumkan pelepasan cadangan minyak strategis negaranya sebesar 15 juta barel, Rabu (19/10). Pemerintah AS juga membuka kemungkinan melepas lebih banyak cadangan minyak strategisnya jika harga energi terus melonjak. Menurut pejabat senior AS yang tak mau disebut namanya, Selasa (18/10), pelepasan ini adalah yang terakhir dari total 185 juta barel yang dilepas AS sejak kenaikan harga minyak akibat invasi Rusia ke Ukraina. (Yoga)

Pasar Nontradisional Punya Potensi Besar

Yoga 20 Oct 2022 Kompas

Badai resesi ekonomi dinilai sulit diprediksi. Untuk mengatasi perlambatan ekonomi dunia, Indonesia akan fokus menggarap pasar-pasar ekspor nontradisional. Akses perdagangan dengan negara-negara mitra terus didorong melalui perjanjian perdagangan internasional. Presiden RI Jokowi mengemukakan, di tengah resesi global, ekonomi Indonesia masih tumbuh 5,44 % pada triwulan II-2022. Indonesia tergolong negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di antara negara-negara G20 dan negara lain. Selama Januari-September 2022, surplus neraca perdagangan 39,87 miliar USD yang menjadikan surplus perdagangan berturut-turut selama 29 bulan. Adapun kenaikan inflasi Agustus 2022 sebesar 4,6 % dinilai masih bisa dikendalikan. Pada triwulan II-2022, tingkat inflasi naik 5,9 % akibat lonjakan harga BBM. ”Negara kita harus tetap optimistis, tetapi memang harus tetap waspada dan hati-hati karena badai sulit dihitung, sulit diprediksi, sulit dikalkulasi akan menyebar sampai ke mana, dan imbasnya ke kita seperti apa,” kata Presiden Jokowi dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) di ICEBSD City, Tangerang, Banten, Rabu (19/10).

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menambahkan, guna mendukung pertumbuhan ekspor, Indonesia terus membuka akses pasar dengan negara-negara mitra melalui perjanjian perdagangan internasional. Pasar nontradisional memiliki potensi besar untuk digarap, antara lain negara-negara di Afrika dengan penduduk 1 miliar orang, serta Asia Selatan, seperti India, Pakistan, dan Bangladesh, dengan jumlah penduduk 1,5 miliar orang, serta Asia Tengah dan Timur Tengah. ”Untuk mengatasi perlambatan ekonomi dunia, kami akan fokus menggarap pasar nontradisional,” ujar Zulkifli. Upaya menggarap pasar nontradisional antara lain dengan penandatanganan perjanjian kemitraan ekonomi secara komprehensif antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (IUAE CEPA) pada Juli 2022 yang diharapkan sudah diratifikasi DPR sebelum 17 November 2022. Selain itu, pengesahan undang-undang perjanjian perdagangan Indonesia-Korea yang sudah diratifikasi DPR. Misi dagang Indonesia ke India pada 21-22 Agustus 2022 yang menghasilkan 22 kesepakatan dagang senilai 3,2 miliar USD untuk komoditas kertas, sawit, dan batubara. Juga misi dagang ke Qatar pada 9-10 Oktober 2022 yang mencatat potensi transaksi Rp 100 miliar dengan mengajak pelaku UMKM). (Yoga)


Bursa Pariwisata Garuda Targetkan Rp 30 Miliar

Yoga 20 Oct 2022 Kompas

Ajang Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022 pada 28-30 Oktober 2022 diharapkan menghasilkan transaksi hingga Rp 30 miliar. ”Lewat GATF ini, kami siap menerbangkan masyarakat ke destinasi wisata. Ini upaya membantu ekonomi negara, terutama sektor pariwisata yang sempat terpuruk ketika pandemi,” ujar Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade Susardi, Rabu (19/10) di Jakarta. Garuda memberikan potongan harga tiket hingga 80 %. (Yoga)

Teknologi Tepat Guna Dukung Ekonomi Daerah

Yoga 20 Oct 2022 Kompas

Penerapan teknologi tepat guna dapat meningkatkan produktivitas warga sehingga turut mendukung pemulihan ekonomi daerah pascapandemi Covid-19. Teknologi itu dapat diterapkan di berbagai bidang. Namun, dibutuhkan peran berbagai pihak untuk memastikan inovasi itu dapat berlanjut. ”Penggunaan alat (teknologi tepat guna) itu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Teknologi ini jadi variabel penting untuk produktivitas warga desa,” ujar Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar saat membuka Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (TTGN) XXIII di Kabupaten Cirebon, Jabar, Rabu (19/10). Acara itu didukung harian Kompas.

Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (21/10) ini menghadirkan puluhan inovasi teknologi tepat guna (TTG) dari berbagai provinsi. TTG merupakan teknologi yang sesuai kebutuhan masyarakat, dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan mudah dan mandiri, tidak merusak lingkungan, serta menghasilkan nilai tambah ekonomi. Teknologi ini juga tidak menghabiskan modal besar. Mesin penepung dan pencacah serba guna karya Heri Irawan dan Yuli Sunaryo dari Lampung, misalnya, membantu petani mengolah hasil panen. Dengan mesin itu, petani bisa menjual jagung pipilnya sekitar Rp 9.000 per kg. Sebelum itu, harga jagungnya hanya Rp 6.000 per kg. ”Kami berharap semua (teknologi) ini memberi manfaat untuk percepatan pemulihan ekonomi. Semuanya berawal dari desa. Ini membangun dari pinggiran sesuai misi Pak Presiden (Joko Widodo),” ujar Halim. (Yoga)


Pilihan Editor