;

Utak-Atik Bunga Kredit

Hairul Rizal 21 Oct 2022 Bisnis Indonesia (H)

Sinyal kuat kenaikan bunga pinjaman mulai dilempar oleh pelaku industri perbankan dan multifinance sebagai respons atas penyesuaian bunga acuan oleh bank sentral. Meski masih terbatas, tanda-tanda kenaikan bunga kredit mulai terlihat di pasar. Bahkan sejumlah kalangan menilai, kenaikan bunga kredit makin tak terbendung pasca keputusan Bank Indonesia yang kembali mengerek bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin menjadi 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG), Kamis (20/10). Kenaikan itu menjadi yang ketiga kali secara berturut-turut sejak Agustus 2022. Jika dilihat sejak bunga acuan berada di level 3,5% pada Februari 2021 dan bertahan hingga 18 bulan lamanya hingga Juli 2022, terjadi tren penurunan bunga pinjaman. Sebagai gambaran, rata-rata bunga pinjaman pada Februari 2021 berada di level 9,65%. Sementara itu, posisi rerata bunga pinjaman pada Agustus 2022 berada di level 8,94%. Artinya, saat bunga acuan bertahan di level 3,5%, bunga kredit susut 71 basis poin. Sementara itu, bunga simpanan berjangka 1 bulan turun 99 basis poin. Kenaikan bunga pinjaman mulai tecermin dari suku bunga dasar kredit (SBDK) pada Agustus 2022 yang berada di level 8,6% dibandingkan dengan posisi Juli 2022 yang ada di level 8,56%. Industri multifinance mulai melakukan kalkulasi ulang terhadap bunga pinjaman yang dibebankan kepada konsumen. Direktur Utama PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN) Harjanto Tjitohardjojo menuturkan penyesuaian bunga pinjaman besar kemungkinan mulai dilakukan pada November 2022. Langkah yang sama ditempuh PT Mandiri Tunas Finance yang telah mengerek bunga pinjaman kepada debitur baru sejak awal bulan ini.


Menuju Era Pembiayaan Inklusif

Hairul Rizal 21 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang kokoh merupakan modal penting bagi pencapaian pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan, terlebih di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 serta risiko ketidakpastian lainnya. Pemberdayaan terhadap sektor riil, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berkontribusi besar dalam pembentukan produk domestik bruto dan penyerapan tenaga kerja dipercaya mampu menjadi penopang bagi stabilitas sistem keuangan dan perekonomian. Hal ini searah dengan kinerja penjualan UMKM yang terbatas, khususnya pada sektor industri pengolahan dan sektor pertanian didorong oleh biaya logistik yang masih tinggi, kenaikan harga bahan baku, serta cuaca ekstrem yang melanda Tanah Air. Terbatasnya kenaikan omzet UMKM searah dengan menurunnya ekspektasi pemulihan ekonomi yang berdampak pada penurunan ekspektasi pembiayaan UMKM. Dengan demikian, kebutuhan pembiayaan dengan skema tertentu bagi UMKM adalah sesuai demi menjaga aktivitas dan akselerasi pemulihan ekonomi nasional. Dalam menjalankan mandat kebijakan makroprudensial khususnya dalam mendorong fungsi intermediasi serta peningkatan akses keuangan, Bank Indonesia memiliki sumbangsih dalam pengembangan UMKM. Sejalan dengan ini, Bank Indonesia menetapkan kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan akses pembiayaan dan pengembangan bagi UMKM dan perorangan berpenghasilan rendah. Selanjutnya, RPIM diharapkan mampu mendorong kontribusi bank secara optimal mempertimbangkan pemenuhan RPIM berdasarkan keahlian dan model bisnis bank dalam pembiayaan inklusif.


Pengembangan Kereta Metropolitan: Empat Kota Jadi Prioritas

Hairul Rizal 21 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Kementerian Perhubungan tengah merancang pengembangan jalur kereta api di empat kota guna memacu pangsa angkutan kereta api di Indonesia. Direktur Prasarana Perkeretaapian DJKA Kemenhub Harno Trimadi mengatakan empat kota yang dibidik yakni Semarang, Bandung, Medan dan Surabaya. Pengembangan jalur kereta perkotaan sekaligus bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar penumpang kereta yang masih cukup rendah. “Share penumpang kereta api itu targetnya 15% dan kami baru mencapai 7%. Masih jauh untuk memasuki targetnya,” ujarnya, dalam webinar di Jakarta, Kamis (20/10). Menurutnya, pengembangan kereta api di kota metropolitan menjadi salah satu arah kebijakan Kemenhub sejalan dengan target pengembangan transportasi berkelanjutan. KRL antarkota saat ini melayani wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta—Solo. Berikutnya akan dikembangkan di Semarang, Bandung, Medan, dan beberapa kota lain. Dalam kesempatan berbeda, Di­rektur Sarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Djarot Tri Wardhono menambahkan bahwa proyek kereta api perkotaan bisa menjaring permodalan dari investor. Tidak hanya kereta perkotaan, sejumlah proyek kereta yang menghubungkan antarkota seperti moda raya terpadu (MRT) Fase 3 East—West Line (Balaraja—Cikarang) juga diharapkan bisa mendapatkan permodala dari investor.


Aksi Korporasi : PGAS Rambah Bangladesh

Hairul Rizal 21 Oct 2022 Bisnis Indonesia

Ekspansi bisnis itu tertuang lewat penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan dengan Managing Director Intraco Refueling Station Ltd. Mohammed Riyadh Ali serta disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal, Heru Subolo, (19/10). Melalui kerja sama ini, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan berharap mampu merambah segmen lainnya. “Kolaborasi juga dilakukan untuk potensi pengembangan bisnis gas bumi lainnya di sektor transportasi gas, rumah tangga dan lainnya,” katanya melalui siaran pers, Kamis (20/10). Sebagai gambaran, mengacu pada laporan keuangan PGAS pada kuartal II/2022, pendapatan perusahaan berasal dari niaga dan transmisi gas senilai US$1,42 miliar atau tumbuh 5,52% secara tahunan dari US$1,34 miliar. Adapun, pertumbuhan tertinggi justru berasal dari eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi dengan US$308,29 juta atau tumbuh signifikan secara tahunan dari US$140,91 juta. Bagi Bangladesh, kerja sama ini akan mendukung ketahanan energi negara sebagai salah satu sumber kekuatan ekonomi di Asia Selatan. Adapun, gas bumi menjadi salah satu sumber energi utama yang digunakan lebih dari 60% di Bangladesh.


Perdana Menteri Liz Truss Mengundurkan Diri

Yoga 21 Oct 2022 Kompas (H)

PM Inggris Liz Truss, Kamis (20/10) mengundurkan diri dari kursi pemimpin Partai Konservatif, artinya, ia pun mundur dari posisinya sebagai PM Inggris, posisi yang baru didudukinya kurang dari dua bulan. ”Kegagalan” mengemban mandat partai untuk membenahi kinerja ekonomi   menjadi alasan pengunduran diri itu. ”Saya dipilih Partai Konservatif dengan mandat mengubahnya.  Kami memenuhi tagihan energi dan memangkas asuransi nasional. Dan kami menetapkan visi untuk pajak rendah, target ekonomi pertumbuhan tinggi yang akan memanfaatkan Brexit. Namun saya mengakui, mengingat situasinya, saya tidak dapat memenuhi mandat tersebut, karena itu, saya telah berbicara dengan Raja dan menyampaikan kepada beliau bahwa saya mengundurkan diri dari posisi pemimpin Partai Konservatif,” kata Truss di depan kantornya di Downing Street, London. ”Saya menjabat pada saat kondisi ekonomi dan internasional tengah didera ketidakstabilan. Kondisi kehidupan rumah tangga dan bisnis dibayangi kekhawatiran pada besarnya biaya yang harus mereka tanggung, serangan Rusia atas Ukraina mengancam benua kita, dan Inggris telah begitu lama terhambat oleh pertumbuhan ekonomi yang rendah,” kata Truss. Langkah Truss dinilai sangat mengejutkan karena sehari sebelumnya ia menegaskan bahwa dia tidak akan menyerah. Ia bahkan menegaskan hal itu dengan mengatakan bahwa dirinya adalah seorang pejuang, seseorang yang tidak mudah menyerah. Namun, tekanan pada Truss memang tidak ringan. Selain isu ekonomi, berdasarkan catatan kantor  Berita Associated Press, ia pun dihadapkan pada ”buruknya” situasi internal Partai Konservatif.

Sebelum memutuskan mengundurkan diri, Truss telah kehilangan Suella Braverman, Mendagri Inggris. Sebelum pengunduran diri Braverman, Truss memecat Menteri Keuangan Inggris Kwasi Kwarteng. Seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif, Simor Hoare, mengatakan, kondisi pemerintahan sedang kacau. Banyak anggota parlemen lantas meminta Truss mundur, terutama setelah berminggu-minggu kondisi domestik tidak kunjung membaik. Rencana-rencana ekonomi yang dibangunnya justru memicu gejolak keuangan dan krisis politik. ”Sudah waktunya bagi perdana menteri untuk mundur,” kata Miriam Cates, anggota Parlemen Inggris. Anggota parlemen lainnya, Steve Double, mengatakan, Truss tidak cocok dengan tugas itu. Salah satu yang memicu  kemarahan anggota parlemen adalah sikap Truss yang tetap ingin mempertahankan upaya memperoleh gas serpih melalui metode fracking, teknologi hidrolika patahan. Metode itu banyak ditentang kalangan Konservatif. Perdebatan keras mengenai hal itu memicu ”kekacauan” di Parlemen Inggris. Kondisi  ekonomi Inggris memang tak mudah. Bulan lalu, inflasi mencapai 10,1 %, harga pangan melonjak hingga mencapai titik tertinggi dalam 42 tahun terakhir. Bank Sentral Inggris terpaksa mengintervensi mencegah krisis menyebar lebih luas, termasuk untuk menyelamatkan dana pensiun. (Yoga)


Mencari Pasar Baru di Ambang Resesi

Yoga 21 Oct 2022 Kompas

Ditengah prediksi resesi global tahun 2023, setiap negara berupaya memperkuat perekonomiannya. Membangun kemitraan dagang menjadi penting. Perdagangan bebas dianggap memberi lebih banyak  keuntungan bagi rakyat negara yang berpartisipasi dibandingkan dengan sikap proteksionisme. Pertumbuhan ekonomi menjadi lebih stabil dan lebih baik. Indonesia selama 29 bulan terakhir menikmati surplus neraca perdagangan yang didorong tingginya harga minyak sawit serta harga komoditas dan barang tambang, selain produk manufaktur. Tiga kawasan ekonomi superbesar, AS, China, dan Uni Eropa, pertumbuhannya diperkirakan akan melambat pada 2023. Perlambatan itu akan memengaruhi negara lain di seluruh dunia. Indonesia tak terkecuali. Dalam perlambatan ekonomi global, tak tertutup kemunkinan sikap proteksionis kembali muncul. Bisa juga karena keterbatasan devisa sehingga sejumlah negara membatasi impornya untuk kebutuhan esensial saja. Pada sisi lain, negara-negara akan mengupayakan peningkatan perdagangannya untuk mendapat devisa. Kompetisi akan mewarnai pasar dan akan baik apabila berjalan adil, meski pada tahap awal perdagangan baru dibuka ada pihak yang kalah dan pekerja kehilangan pekerjaan, akibat barang impor yang lebih murah dan baik.

Presiden Jokowi berulang kali mengingatkan semua pihak tetap waspada menghadapi perubahan global  yang sulit diprediksi, meski neraca perdagangan kita surplus. Mencari pasar baru ekspor, seperti  disampaikan Mendag Zulkifli Hasan, menjadi keharusan bagi Indonesia (Kompas, 20/10). Mencari pasar baru dapat berdasarkan negara tujuan, jenis produk yang ditawarkan, atau model kemitraan strategis. Kemitraan strategis bisa dilakukan dengan mendirikan usaha di kawasan tujuan ekspor, bermitra dengan bisnis lokal. Hal ini dilakukan sejak lebih dari 30 tahun lalu dan bisa diintensifkan. Walakin, kita harus dapat mengirim produk yang berdaya saing. Pertama-tama kita harus memilih produk ekspor yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif. Minyak sawit, misalnya, adalah keunggulan kompetitif dan komparatif kita, tetapi China dan India berambisi memproduksi sendiri minyak sawit. Karena itu, hilirisasi dan diversifikasi produk penting untuk mendapatkan nilai tambah dan pasar baru. Kita juga perlu mencari komoditas baru di tengah perubahan besar global akibat perubahan iklim, pandemi, ataupun ketidakstabilan geopolitik. Jerami padi, misalnya, sangat dibutuhkan industri peternakan sapi di Jepang. Nikel kadar rendah dapat dimanfaatkan untuk baterai. Artinya, pasar baru sebetulnya ada ketika terjadi perubahan rantai nilai global. (Yoga)


Ekspor Dipacu meski Ekonomi Melambat

Yoga 21 Oct 2022 Kompas

Pemerintah terus berupaya mendongkrak ekspor, antara lain, melalui pameran perdagangan dan misi dagang yang membuahkan kontrak bisnis. Di sisi lain, pelaku industri tengah tertekan kenaikan inflasi dan suku bunga, serta depresiasi rupiah. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2022, Kemendag telah memfasilitasi 100 kontrak dagang pelaku usaha nasional dengan para pembeli dari 14 negara. Total nilai transaksi kesepakatan dagang pada hari pertama pameran perdagangan itu mencapai 1,19 miliar USD atau Rp 18,45 triliun. Ke-14 negara itu adalah Jepang, Malaysia, Belanda, Arab Saudi, Italia, Inggris, AS, Australia, Brasil, Spanyol, Jerman, Bangladesh dan Filipina. Komoditas yang diminati, antara lain, produk makanan dan minuman, perikanan, kertas, cangkang kelapa sawit, obat-obatan,  sayuran, briket, gula aren, kopi, furnitur, produk kecantikan, rempah-rempah, produk kayu, dan ban kendaraan bermotor.

Mendag Zulkifli Hasan, Kamis (20/10) mengatakan, penandatanganan 100  kesepakatan dagang tersebut menunjukkan antusiasme mitra dagang Indonesia. Di tengah ketidakpastian ekonomi, mereka tetap percaya dan berupaya memperkuat perdagangan untuk  memulihkan ekonomi global. TEI 2022 digelar secara luring pada 19-23 Oktober 2022 di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang, Banten, dan daring pada 19 Oktober-19 Desember 2022. Pameran perdagangan itu diikuti 795 pelaku usaha dan dihadiri 2.288 pembeli potensial dari 176 negara. Transaksi ditargetkan mencapai 10 miliar USD atau meningkat 65 % realisasi transaksi TEI 2021 yaitu 6,1 miliar USD. (Yoga)


Awas Problem Laten Beras

Yoga 21 Oct 2022 Kompas


Produksi beras nasional tahun 2022, sebagaimana dirilis BPS, Senin (17/10), cukup positif. Dengan  proyeksi peningkatan luas panen dan produksi tiga bulan terakhir, produksi beras Indonesia tahun ini diperkirakan mencapai 32,07 juta ton, naik 2,29 % dibandingkan produksi tahun lalu 31,36 juta ton. Peningkatan itu disumbang oleh lonjakan produksi 15,12 % secara tahunan pada periode Oktober-Desember 2022. Proyeksi tersebut diperoleh dari realisasi luas panen sepanjang Januari-September serta proyeksi pada Oktober-Desember yang diperkirakan 1,91 juta ha. Luas itu meningkat 16,45 % dibandingkan periode Oktober-Desember 2021 yang tercatat 1,64 juta ha. Dengan produksi sebanyak itu, Indonesia bisa swasembada lagi tahun ini. Sebab, kebutuhan beras nasional rata-rata 30 juta ton per tahun. Namun, situasi iklim hingga akhir tahun bisa jadi kendala serius. Kantor Meteorologi (Bureau of Meteorology) Australia memublikasikan, indeks kondisi iklim di Samudra Pasifik menunjukkan fenomena La Nina kuat hingga awal 2023. Menurut ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC), La Nina akan menyebabkan iklim yang lebih basah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Curah hujan sejumlah wilayah di Indonesia akan berada di atas normal hingga Desember 2022.

Selain iklim, faktor lain yang berpotensi menggerus produksi beras nasional, yakni soal insentif usaha yang tergerus karena harga gabah tak cukup mengimbangi kenaikan ongkos produksi, kendati harga gabah tiga tahun terakhir umumnya di atas harga pembelian pemerintah (HPP). Ada kekhawatiran soal motivasi petani menanam padi yang redup karena insentif usaha yang makin turun. Hasil perhitungan Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) menunjukkan, ongkos produksi gabah kering panen (GKP) mencapai Rp 4.523 per kg pada tahun 2019. Namun, kini ongkos produksinya telah naik menjadi Rp 5.876 per kg GKP seiring naiknya sejumlah komponen biaya usaha tani, seperti sewa lahan, upah buruh tani, dan sarana produksi, sebesar 25-35 % dalam tiga tahun terakhir. Dengan ongkos produksi sebesar itu, harga gabah di atas HPP tidak ada artinya lagi buat petani. Sebab, HPP makin tidak relevan dan tertinggal oleh ongkos produksi. Jika mengacu hitungan AB2TI, ongkos produksi GKP naik 40 % dibandingkan HPP yang ditetapkan Rp 4.200 per kg. Ini situasi laten yang menggerus produksi beras nasional dalam jangka panjang. (Yoga)


Redam Kejatuhan Rupiah, BI Agresif Naikkan Bunga

Yoga 21 Oct 2022 Kompas

Kejatuhan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terus berlanjut ditambah ekspektasi inflasi yang dinilai masih tinggi mendorong BI kembali menaikkan suku bunga acuan secara agresif sebesar 50 basis poin menjadi 4,75 %. Kenaikan suku bunga acuan ini diharapkan bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mengembalikan inflasi ke dalam sasaran 2-4 % pada semester I-2023. Kebijakan itu diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar, Kamis (20/10). Ini merupakan kenaikan 50 basis poin (bp) berturut-turut setelah pada bulan sebelumnya BI melakukan hal yang sama. Pada Agustus 2022, BI hanya menaikkan suku bunga sebesar 25 bp. Saat memaparkan hasil RDG BI secara daring pada Kamis, Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, keputusan ini salah satunya untuk  memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan nilai fundamentalnya. Sejak awal tahun hingga 19 Oktober 2022, mata uang rupiah telah terdepresiasi 8,03 % terhadap dollar AS.

Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), kurs rupiah pada perdagangan Kamis ditutup pada level Rp 15.579 per dollar AS, melemah dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di posisi Rp 15.491 per dollar AS. Kendati demikian, depresiasi kurs rupiah masih lebih rendah dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya, seperti rupee India yang melemah 10,42 %, ringgit Malaysia turun 11,75 %, dan baht Thailand yang anjlok 12,55 %. Pelemahan nilai tukar rupiah salah satunya dipicu langkah bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang sepanjang tahun ini sangat agresif menaikkan suku bunga acuannya. Kini suku bunga acuan The Fed berada pada posisi 3,25 %. Investor memindahkan dananya ke aset-aset berdenominasi dollar AS lantaran imbal hasilnya lebih menarik. Di tengah meningkatnya ketidakpastian perekonomian global, para pemodal makin terdorong menempatkan dananya di pasar AS. (Yoga)


Laba BCA Triwulan III-2022 Rp 29 Triliun

Yoga 21 Oct 2022 Kompas

Laba bersih PT Bank Central Asia Tbk pada triwulan III-2022 naik 24,8 % secara tahunan menjadi Rp 29 triliun. Kenaikan ini ditopang pertumbuhan kredit sebesar 12,6 %. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam paparan kinerja, Kamis (20/10) mengatakan, pertumbuhan kredit BCA terjadi di semua lini. Hal ini sejalan dengan pemulihan ekonomi. (Yoga)

Pilihan Editor