Startup Bukan Pilihan Utama
JAKARTA-Memasuki semester akhir perkuliahan membuat Idham Viryawan mulai membuat membayangkan rencana hidupnya setelah lulus. Mahasiswa tingkat akhir perguruan tinggi swasta di Jakarta itu sedang menimbang-nimbang pilihan kariernya kelak. Ada dua jenis perusahaan yang ia timbang-timbang: perusahan rintisan atau startup dan BUMN. Dari dua pilihan itu, ia merasa BUMN merupakan pilihan yang lebih pas lantaran menjanjikan stabilitas pendapatan. Sebetulkan, kata Idham, kedua jenis perusahaan itu menawarkan situasi yang berbeda bagi lulusan anyar. Startup dianggap memberi peluangan pengambangan diri yang lebih cepat lantaran industrinya masih baru dan perkembangannya cepat. "Tapi kekurangannya, startup beresiko bangkrut dan bisa melakukan PHK kapanpun," ujar pria asal Bekasi itu kepada Tempo, kemarin. Kekhawatiran Idham ini didasari fakta maraknya PHK oleh perusahaan teknologi di dalam dan luar negeri sepanjang tahun lalu. (Yetede)
Mencari Bisnis Digital yang Masih Moncer
JAKARTA-Meski sempat diterjang badai PHK sepanjang 2022, sejumlah investor dan ekonom menilai industrial digital serta perusahan rintisan alias startup masih punya peluang untuk bangkit kembali pada tahun ini. Beberapa sektor dinilai mampu bertumbuh meski terbatas. Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia, Eddy Danusaputro, mengatakan arus investasi untuk perusahaan rintisan masih mengalir. "Tapi memang lebih selektif," ujarnya kepada Tempo, kemarin. Starup yang bisa mengelola arus kas tidak mengandalkan strategi bakar uang serta memiliki peluang membukukan keuntungan bakal menjadi pilihan investor. Menurut Eddy, startup bidang teknologi finansial atau fintech dan pertanian memiliki peluang yang bagus. "Sebab mereka masih diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari," ucap dia. (Yetede)
Sewa Gedung demi Merayakan Imlek...
Setelah pencabutan PPKM pada akhir 2022, sejumlah keluarga yang merayakan Imlek kembali berkumpul bersama. ”Saya memasak delapan macam, seperti babi hong, bakso gulung, ayam goreng, dan haisom,” ujar Ratna Susanti, warga Bekasi, Jabar, pekan lalu. Tidak ada makanan yang dibeli. Ratna sendir yang ”mengorkestrasi” persiapan masak-memasak demi suksesnya sajian Imlek. Bagi sejumlah keluarga, Imlek dirayakan dengan acara makan besar. Selain merupakan ucapan syukur atas pencapaian tahun lalu, sajian-sajian itu juga perlambang kesuksesan di tahun baru. Seiring pandemi yang terkendali, tahun ini mereka berkumpul bersama. Di rumah ibunya, yang tidak jauh dari rumah Ratna, diperkirakan hadir 80 anggota keluarga. Mereka datang sejak pukul 08.00 hingga sore di hari Imlek. ”Keluarga mertua saya sampai menyewa gedung untuk acara reuni keluarga sepekan setelah Imlek, seperti pesta kawinanlah,” kata Ratna seraya tertawa.
Di kawasan perkotaan, urusan sewa gedung untuk reuni keluarga seperti saat Imlek menjadi lazim. Pertemuan minimal digelar di restoran supaya lebih praktis, juga karena ketersediaan lahan parkir. Apalagi untuk keluarga besar, yang sebagian besar anggotanya tergolong sukses. Meski demikian, pada Imlek 2574 ini, masih ada keluarga yang belum merayakan Imlek seperti sediakala. Masih tersisa keraguan untuk berkumpul bersama. Tidak ada kegiatan komunal di luar rumah ketika Imlek. Acara di luar rumah justru baru ada dua pekan setelah Imlek, yaitu saat Cap Go Meh. ”Yang ramai dan unik memang saat Cap Go Meh. Kalau Imlek, hanya kumpul dengan keluarga atau tetangga,” kata Deny Ramanda. Dari Jakarta, Deny mudik Imlek ke Toboali, Pulau Bangka, Kepulauan Babel. Deny meluangkan waktu selama beberapa hari di Bangka oleh karena nuansanya yang berbeda. (Yoga)
Ada Optimisme dari Forum Ekonomi Dunia
Forum Ekonomi Dunia semakin tak relevan, demikian sindiran CNN, 16 Januari 2023. Namun, lebih tepatnya semboyan America First yang sangat tidak relevan. Para pakar Center for Strategic and International Studies (CSIS) AS sendiri mengernyit saat mendengar pertama kali America First diusung Presiden Donald Trump. Lebih tak relevan lagi ialah langkah AS di bawah Biden yang mengupayakan unilateralisme AS dalam geopolitik, serta upaya Biden membentuk Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) untuk melakukan decoupling ekonomi global. Di balik semua upaya AS itu, untunglah perekonomian dunia tidak mengalami decoupling. Perdagangan dunia mencapai 32 triliun USD sepanjang 2022 saat dunia diwarnai isu pertarungan keras geopolitik, invasi Rusia, dan perang cip. Perdagangan tetap dinamis dan meningkat dari 28,5 triliun USD pada 2021 berdasarkan laporan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), 17 Februari 2021. Mekanisme pasar tetap jalan di tengah hiruk-pikuk global. Korporasi global tetap bisa mengelakkan berbagai hambatan dalam perdagangan global. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyerukan agar korporasi global terus mendorong perdagangan. Senada dengan itu, tidak semua pihak di AS sepakat dengan decoupling.
Kepala Perwakilan Dagang AS, Katherine Tai mengingatkan, rezim perdagangan global hanya butuh sentuhan baru. Ini menunjukkan AS tidak seragam soal isu decoupling. Itulah suara-suara yang bermunculan dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF), 16-20 Januari 2023, yang juga dihadiri Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Bahwa Uni Eropa (UE) tetap ingin mendorong globalisasi. Sebab, menurut Dirjen WTO, Ngozi Okonjo-Iweala, asas multilateral tetap lebih penting. Hal itu akan melancarkan urusan perdagangan dan investasi global. ”Jika tidak ada sistem multilateral, perdagangan dunia bisa anjlok 5 %,” kata Okonjo-Iweala di WEF, 21 Januari 2023. Untuk mendorong multilateralisme, Ketua WEF Klaus Schwab, yang juga pendiri WEF pada 1971, mengatakan bahwa tema WEF tahun ini adalah ”kerja sama di tengah dunia yang mengalami perpecahan”. Dengan demikian, seruan-seruan WEF tetap relevan. Untunglah, perdagangan global dan aliran investasi tetap jalan, tidak terhambat decoupling. Maka, Georgieva tetap optimistis bahwa ekonomi global tidak akan menghadapi resesi parah, hanya mengalami penurunan pertumbuhan. ”Sikap saling memahami adalah syarat untuk kerja sama internasional,” demikian seruan Wakil Perdana Menteri China Liu He di WEF, 17 Januari 2023. (Yoga)
Biaya Pembangunan PT Keagamaan dari APBN
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan dari instrumen sendiri atau APBN untuk pembangunan perguruan tinggi (PT) keagamaan di Indonesia nilainya lebih besar dibandingkan dengan pembiayaan menggunakan instrument dari negara lain. Dalam kurun periode 2015-2023, ada 199 proyek pembangunan PT Islam negeri, baik yang berada di bawah Kemenag maupun Kemendikbudristek. Dari proyek-proyek tersebut, nilai dana yang berasal dari instrumen sendiri Rp 9,6 triliun. Adapun pembangunan sejumlah perguruan tinggi Islam yang menggunakan pembiayaan dari Saudi Fund for Development (SFD) Rp 2,7 triliun. Adapun dari Islamic Development Bank (IDB) Rp 7,3 triliun (sejak 2003). Dari jumlah pinjaman ke IDB, yang masih aktif saat ini Rp 2,75 triliun. Sisanya sudah dibayarkan kembali.
”Nah, yang lebih besar sebenarnya dari APBN sendiri. Instrumen pembiayaan kita melalui surat berharga syariah negara. Kita bangun berbagai perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia dari 2015-2023 ada 199 proyek,” ujar Sri Mulyani dalam acara seremoni Peletakan Batu Pertama Pengembangan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim tahap II di Batu, Jatim, Minggu (22/1). Turut hadir dalam kesempatan ini, antara lain, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan kepala daerah se-Malang Raya. Pada kesempatan ini, Sri Mulyani mengingatkan agar kita mensyukuri instrumen yang dimiliki sendiri dan tidak terlalu sering memuji instrumen yang dimiliki negara lain. Instrumen sendiri dikumpulkan dari pajak dan digunakan untuk membangun berbagai kebutuhan masyarakat. (Yoga)
Kelinci di Pasar Saham
Pada Tahun Kelinci Air ini, pergerakan pasar saham secara umum diperkirakan akan lebih tenang ketimbang pergerakan di tahun Macan lalu. Bahkan, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, tahun 2022 adalah tahun yang brutal karena ada banyak sekali asset yang menguap. Analis CLSA Hong Kong, Justin Chan dan Stella Liu, mengatakan, hampir semua shio akan menjalani tahun yang tenang sepanjang Tahun Kelinci ini. Hanya, shio Ayam tampaknya harus bersiap menghadapi hari-hari yang melelahkan. Setiap tahun sejak 1992, CLSA Sekuritas Hong Kong mengeluarkan CLSA Feng Shui Index yang memperkirakan pergerakan pasar saham Hong Kong berdasarkan fengsui, ilmu China kuno yang memadukan energi agar manusia dapat hidup selaras dengan alam. Tentu saja, ini adalah laporan lucu-lucuan dan laporan ini bukanlah merupakan sebuah laporan riset berdasarkan tradisi kuno. Otoritas pasar modal China rajin memperingatkan sekuritas-sekuritas yang mengeluarkan analisis berdasarkan fengsui. Surat peringatan dari regulator dalam beberapa tahun belakangan mereka terima setelah mengeluarkan strategi investasi berdasarkan fengsui.
Namun, paparan dari CLSA ini sangat dinantikan para investor. Kelinci air akan membawa elemen api yang membawa keberuntungan untuk Indeks Hang Seng, tetapi kekurangan elemen metal. Perjalanan Indeks Hang Seng tahun ini akan bergerak dengan sedikit gejolak, tetapi para investor diingatkan harus bersiap menghadapi penurunan di pasar saham Hong Kong pada Maret setelah terjadi kenaikan di awal tahun. Pasar akan kembali menguat sebelum musim panas tiba dan akan turun lagi pada Agustus dan Oktober. Karena Kelinci Air ini membawa elemen api, industri terkait api, seperti gas, mode, dan teknologi akan bertumbuh baik. Sementara industri yang terkait tanah, seperti property juga terkait air, seperti travel dan transportasi, akan berjuang keras melewati Tahun Kelinci. Industri terkait kayu seperti kesehatan, pendidikan, dan pertanian akan bertumbuh cukup baik. Metal merupakan penerima manfaat utama dari kehadiran si Kelinci ini. Apakah perhitungan ini akan terbukti? Kita lihat saja nanti…. (Yoga)
Proyek Rumah Tapak Diproyeksikan Masih Dominan di 2023
Memasuki tahun 2023, sejumlah pengembang tetap fokus menggarap rumah tapak. Rumah tapak diproyeksikan masih mendominasi pasar residensial, meskipun permintaan perumahan tahun ini diprediksi melambat. Vice President Corporate Secretary PT PP Properti Tbk (PPRO) Ikhwan Putra Pradhana, mengemukakan, saat ini perseroan terus menyasar segmen pasar rumah tapak. Ini sejalan dengan kebutuhan perumahan yang selalu meningkat untuk hunian, terutama generasi muda kalangan milenial. Beberapa proyek baru yang akan dikembangkan oleh perseroan di antaranya Transyogi di Cibubur, dan Mikroland Payon Amartha di Semarang. Strategi yang disiapkan antara lain optimalisasi aset lahan, pemasaran unit siap huni (ready stock), pengembangan rumah tapak, serta pengembangan apartemen dengan skala prioritas.
”Perseroan akan mengembangkan beberapa rumah tapak di sekitar Cibubur, Semarang, dan Cilegon. Namun, tetap fokus untuk memasarkan produk apartemen yang sudah ada,” kata Ikhwan, akhir pekan lalu. Anggaran belanja modal yang disiapkan PPRO tahun ini Rp 160 miliar, bersumber dari surplus arus kas dan hasil divestasi saham anak perusahaan. Adapun penjualan properti tahun ini diproyeksikan tumbuh 10 % dibandingkan tahun lalu. Pada 2022, capaian pemasaran properti tercatat Rp 1,1 triliun. Menurut Corporate Head of Sales Sinar Mas Land Nurhadi Lie, kontribusi terbesar pendapatan Sinar Mas Land masih berasal dari BSD City. Pasokan rumah tapak lebih besar daripada apartemen, sementara proyek apartemen umumnya sudah selesai dan tinggal dipasarkan. Adapun pasar apartemen kini sudah mulai banyak diisi oleh pengguna akhir. ”Kami gencarkan terus channel penjualan yang ada,” ujar Nurhadi. (Yoga)
Kisah Kedelai Negeri Messi dan Jokowi
Inilah kisah kedelai di negeri Lionel Messi dan Presiden Jokowi. Yang satu mendorong ekspor, satunya lagi bergantung impor. Yang satu mengeluarkan kebijakan soybean dollar, satunya lagi mengganti selisih harga pembelian kedelai impor di tingkat perajin tahu dan tempe. Hampir setiap awal tahun harga kedelai dunia naik. Perang Rusia-Ukraina semakin melambungkan harga kedelai dunia ke titik tertinggi, tembus di level 17 USD per gantang pada Maret, April, dan Mei 2022. Meski trennya turun, harga kedelai masih tinggi dibandingkan sebelum pandemi Covid-19. Pada Januari 2023 ini, harganya berada di kisaran 15 USD per gantang. Saat ini, mata uang negeri pemenang Piala Dunia 2022 itu tengah terdepresiasi. Tak hanya itu, tanaman kedelai terancam kekeringan akibat mundurnya musim hujan. Departemen Pertanian AS (USDA) menurunkan perkiraan produksi kedelai Argentina di Januari 2023 sebesar 4 juta ton menjadi 45,5 juta ton. Kementerian Ekonomi Argentina memperkirakan bakal kehilangan pendapatan dari kedelai sebesar 10 miliar USD. Banyak petani Argentina yang mengutamakan menyimpan kedelai untuk cadangan pangan. Padahal permintaan kedelai dari China tengah meningkat untuk memenuhi kebutuhan Imlek.
Di sisi lain, Argentina membutuhkan tambahan USD untuk menstabilkan nilai tukar mata uangnya, yakni peso. Oleh karena itu, negeri Lionel Messi ini mengeluarkan kebijakan “dollar kedelai” (soybean dollar). Para petani yang mau mengekspor kedelai akan diberi insentif nilai tukar eksklusif, yaitu 200 peso per USD. Saat kebijakan itu digulirkan pada September 2022, nilai tukar peso di level 165 peso per USD. Kebijakan itu terus dilanjutkan pada 28 November 2022-6 Januari 2023. Nilai tukar eksklusif dinaikkan menjadi 230 peso per USD. Hasilnya, per 3 Januari 2023, sebanyak 78,9 % hasil panen kedelai pada triwulan IV-2022 telah diekspo, lebih rendah dibandingkan periode sama 2021 di 80 %. Sama seperti Argentina, Indonesia tengah bergelut dengan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap USD dan menahan laju inflasi agar tidak terlalu tinggi. Per 20 Januari 2023, nilai tukar rupiah berada di Rp 15.121 per USD. Untuk meredam depresiasi dan inflasi, pemerintah dan otoritas moneter menaikkan suku bunga acuan bank sentral, menjaring devisa hasil ekspor yang disimpan eksportir di luar negeri, mengimpor beras dan kedelai masing-masing 500.000 ton dan 350.000 ton, hingga memberikan subsidi selisih harga kedelai impor. Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, aturan bantuan penggantian selisih harga tanpa persyaratan tengah digodok. Meskipun begitu, Kemendag akan mengupayakan program itu bisa berlanjut tahun ini karena harga kedelai impor masih tinggi. Melalui program itu, harga kedelai impor di tingkat perajin tahu-tempe bisa Rp 11.000 per kg-Rp 12.000 per kg ujarnya melalui siaran pers, Jumat (20/1) malam. (Yoga)
Tata Ulang Subsidi Elpiji 3 Kilogram
Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Minggu (22/1) mengatakan, pihaknya meminta pemerintah menata ulang skema subsidi elpiji 3 kilogram menyusul dibatalkannya program konversi kompor elpiji ke kompor listrik. Penataan ulang itu menyangkut kevalidan data penerima subsidi elpiji. ”Selain itu, subsidi sebaiknya diberikan langsung kepada masyarakat yang berhak, bukan pada subsidi harga,” ujarnya. (Yoga)
Suku Bunga Tinggi Mulai membebani Nasabah
JAKARTA-Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-Day Reserve Repo Rate) berdampak pada kemampuan nasabah membayar cicilan. Terlebih untuk jenis kredit bertenor panjangan dengan sistem bunga mengembang atau floating, seperti yang dialami Ristya Fahira. Perempuan berusia 32 tahun ini selama empat bulan terakhir kelimpungan dengan pembengkakan cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). Tadinya, dia mendapat promosi suku bunga tetap atau fixed untuk tiga tahun pertama sebesar 4%. Namun, pada Juli lalu, untuk pertama kalinya cicilan KPR tersebut mengikuti sistem floating, menyesuaikan dengan suku bunga acuan bank sentral. Saat mulai mencicil dengan skema bunga mengambang, Ristya dan pasangannya harus menyetor cicilan 20% lebih mahal dari sebelumnya. Dibulan-bulan berikutnya, nominal cicilan pun naik secara bertahap. Sehingga kami kewalahan, karena sudah diluar bujet," ujarnya kemarin (Yetede)









