;

Ada Optimisme dari Forum Ekonomi Dunia

Ekonomi Yoga 23 Jan 2023 Kompas
Ada Optimisme dari
Forum Ekonomi Dunia

Forum Ekonomi Dunia semakin tak relevan, demikian sindiran CNN, 16 Januari 2023. Namun, lebih tepatnya semboyan America First yang sangat tidak relevan. Para pakar Center for Strategic and International Studies (CSIS) AS sendiri mengernyit saat mendengar pertama kali America First diusung  Presiden Donald Trump. Lebih tak relevan lagi ialah langkah AS di bawah Biden yang mengupayakan unilateralisme AS dalam geopolitik, serta upaya Biden membentuk Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) untuk melakukan decoupling ekonomi global. Di balik semua upaya AS itu, untunglah perekonomian dunia tidak mengalami decoupling. Perdagangan dunia mencapai 32 triliun USD sepanjang 2022 saat dunia diwarnai isu pertarungan keras geopolitik, invasi Rusia, dan perang cip. Perdagangan tetap dinamis dan meningkat dari 28,5 triliun USD pada 2021 berdasarkan laporan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), 17 Februari 2021. Mekanisme pasar tetap jalan di tengah hiruk-pikuk global. Korporasi global tetap bisa mengelakkan berbagai hambatan dalam perdagangan global. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyerukan agar korporasi global terus mendorong perdagangan. Senada dengan itu, tidak semua pihak di AS sepakat dengan decoupling.

Kepala Perwakilan Dagang AS, Katherine Tai mengingatkan, rezim perdagangan global hanya butuh sentuhan baru. Ini menunjukkan AS tidak seragam soal isu decoupling. Itulah suara-suara yang bermunculan dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF), 16-20 Januari 2023, yang juga dihadiri Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Bahwa Uni Eropa (UE) tetap ingin mendorong globalisasi. Sebab, menurut Dirjen WTO, Ngozi Okonjo-Iweala, asas multilateral tetap lebih penting. Hal itu akan melancarkan urusan perdagangan dan investasi global. ”Jika tidak ada sistem multilateral, perdagangan dunia bisa anjlok 5 %,” kata Okonjo-Iweala di WEF, 21 Januari 2023. Untuk mendorong multilateralisme, Ketua WEF Klaus Schwab, yang juga pendiri WEF pada 1971, mengatakan bahwa tema WEF tahun ini adalah ”kerja sama di tengah dunia yang mengalami perpecahan”. Dengan demikian, seruan-seruan WEF tetap relevan. Untunglah, perdagangan global dan aliran investasi tetap jalan, tidak terhambat decoupling. Maka, Georgieva tetap optimistis bahwa ekonomi global tidak akan menghadapi resesi parah, hanya mengalami penurunan pertumbuhan. ”Sikap saling memahami adalah syarat untuk kerja sama internasional,” demikian seruan Wakil Perdana Menteri China Liu He di WEF, 17 Januari 2023. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :