Proyek MRT East-West Dikebut
JAKARTA, ID - Pemerintah terus mendorong percepatan proyek Mass Rapid Transit (MRT) East-West Line. Proyek ini merupakan pengembangan MRT Fase 3 senilai Rp 160 triliun dengan rute Balaraja-Cikarang sepanjang 84,10 kilometer (km). “Arahan Bapak Presiden bahwa proyek ini bisa diselesaikan atau financial closing di 2024 sehingga tentu program ini perlu kami tindak lanjuti,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku ketua Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) dalam pernyataan resminya seperti dikutip Senin (23/1/2023). Airlangga mengatakan, pembangunan MRT East-West tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM serta mengurangi kemacetan yang menjadi masalah utama Jabodetabek. Pemerintah pun berencana untuk menyediakan tiga depo operasional di MRT East-West dengan estimasi penumpang mencapai 1,2 juta per hari. MRT East-West tersebut juga akan mencakup 49 kawasan transit oriented development (TOD). “Sehingga ini akan memberikan solusi atas transportasi publik secara masif,” kata Airlangga. (Yetede)
Imlek, Bandara Soetta Layani 102.894 Penumpang
JAKARTA,ID – Tepat di Hari Perayaan Tahun Baru Imlek 2023 yang jatuh pada Minggu (22/1/2023), jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) diprediksi mencapai 102.894 penumpang dengan 823 penerbangan. Penumpang melalui Terminal 1 diperkirakan sebanyak 19.792 penumpang, lalu Terminal 2 sebanyak 32.401 penumpang, dan Terminal 3 mencapai 50.701 penumpang. Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda Wicaksana juga mengungkapkan, Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia, menampilkan berbagai dekorasi dan ornamen Tahun Baru Imlek di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3. Nuansa Imlek di Bandara Soekarno-Hatta diperkuat dengan adanya ornamen gapura berukuran besar dan bernuansa Imlek yang dapat dijadikan untuk spot foto para penumpang pesawat dan pengunjung bandara. Di samping itu, dekorasi lampion juga menghiasi area curb side menuju Plaza Terminal 3. (Yetede)
Pertamina Kembangkan Ekosistem Baterai EV
JAKARTA, ID – PT Pertamina terus turut berperan secara signifikan dalam mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia. Didukung oleh ketersediaan infrastruktur, Pertamina juga ikut mengoptimalkan sumber daya di dalam negeri, salah satunya nikel. Kami yakin dengan cadangan nikel di Indonesia, kami bisa memproduksi baterai dan meningkatkan penetrasi EV,” Nicke Widyawati di Paviliun Indonesia, World Economic Forum, di Davos, akhir pekan lalu. Menurutnya, Pertamina memiliki infrastruktur yang bisa dioptimalkan untuk penetrasi EV serta memiliki data segmentasi karakteristik, mobilitas, dan kemampuan membeli. Selain itu, Pertamina juga memiliki lebih dari 7.400 SPBU, 6.100 Pertashop, dan 63.000 outlet LPG. Pertamina juga siap berkolaborasi dengan pihak lain dari berbagai negara untuk mengembangkan baterai EV dan mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki. (Yetede)
Erick Thohir, Bukti Kerja Pemerintah di Arah yang Benar
JAKARTA, ID – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Jokowi mencapai 76,2% berdasarkan survei LSI adalah penanda pembangunan Indonesia berada di arah yang benar. Masyarakat mengapresiasi kebijakan Presiden Jokowi yang mengarahkan pembangunan dengan pemerataan ekonomi untuk menumbuhkan pusat perekonomian baru dan pembukaan lapangan kerja. Hal ini ditegaskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Senin (23/1/2022). “Pak Jokowi sejak awal menekankan pentingnya Indonesia Sentris, pemerataan menjadi kunci dalam menumbuhkan ekonomi. Hal ini yang saya rasa mendapat apresiasi dari masyarakat,” ujar Erick. Sebagai informasi, jika dibandingkan tingkat kepuasaan publik terhadap Jokowi dengan SBY di masa-masa akhir pemerintahannya maka Jokowi masih lebih tinggi. Pada Januari 2013, LSI pernah melakukan survei hanya 35,91% publik yang mengaku puas atas kepemimpinan SBY. Survei itu digelar pada 22-25 Januari 2013 dengan mengambil responden sebanyak 1.200 orang. (Yetede)
Startup Bukan Pilihan Utama
JAKARTA-Memasuki semester akhir perkuliahan membuat Idham Viryawan mulai membuat membayangkan rencana hidupnya setelah lulus. Mahasiswa tingkat akhir perguruan tinggi swasta di Jakarta itu sedang menimbang-nimbang pilihan kariernya kelak. Ada dua jenis perusahaan yang ia timbang-timbang: perusahan rintisan atau startup dan BUMN. Dari dua pilihan itu, ia merasa BUMN merupakan pilihan yang lebih pas lantaran menjanjikan stabilitas pendapatan. Sebetulkan, kata Idham, kedua jenis perusahaan itu menawarkan situasi yang berbeda bagi lulusan anyar. Startup dianggap memberi peluangan pengambangan diri yang lebih cepat lantaran industrinya masih baru dan perkembangannya cepat. "Tapi kekurangannya, startup beresiko bangkrut dan bisa melakukan PHK kapanpun," ujar pria asal Bekasi itu kepada Tempo, kemarin. Kekhawatiran Idham ini didasari fakta maraknya PHK oleh perusahaan teknologi di dalam dan luar negeri sepanjang tahun lalu. (Yetede)
Mencari Bisnis Digital yang Masih Moncer
JAKARTA-Meski sempat diterjang badai PHK sepanjang 2022, sejumlah investor dan ekonom menilai industrial digital serta perusahan rintisan alias startup masih punya peluang untuk bangkit kembali pada tahun ini. Beberapa sektor dinilai mampu bertumbuh meski terbatas. Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia, Eddy Danusaputro, mengatakan arus investasi untuk perusahaan rintisan masih mengalir. "Tapi memang lebih selektif," ujarnya kepada Tempo, kemarin. Starup yang bisa mengelola arus kas tidak mengandalkan strategi bakar uang serta memiliki peluang membukukan keuntungan bakal menjadi pilihan investor. Menurut Eddy, startup bidang teknologi finansial atau fintech dan pertanian memiliki peluang yang bagus. "Sebab mereka masih diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari," ucap dia. (Yetede)
Sewa Gedung demi Merayakan Imlek...
Setelah pencabutan PPKM pada akhir 2022, sejumlah keluarga yang merayakan Imlek kembali berkumpul bersama. ”Saya memasak delapan macam, seperti babi hong, bakso gulung, ayam goreng, dan haisom,” ujar Ratna Susanti, warga Bekasi, Jabar, pekan lalu. Tidak ada makanan yang dibeli. Ratna sendir yang ”mengorkestrasi” persiapan masak-memasak demi suksesnya sajian Imlek. Bagi sejumlah keluarga, Imlek dirayakan dengan acara makan besar. Selain merupakan ucapan syukur atas pencapaian tahun lalu, sajian-sajian itu juga perlambang kesuksesan di tahun baru. Seiring pandemi yang terkendali, tahun ini mereka berkumpul bersama. Di rumah ibunya, yang tidak jauh dari rumah Ratna, diperkirakan hadir 80 anggota keluarga. Mereka datang sejak pukul 08.00 hingga sore di hari Imlek. ”Keluarga mertua saya sampai menyewa gedung untuk acara reuni keluarga sepekan setelah Imlek, seperti pesta kawinanlah,” kata Ratna seraya tertawa.
Di kawasan perkotaan, urusan sewa gedung untuk reuni keluarga seperti saat Imlek menjadi lazim. Pertemuan minimal digelar di restoran supaya lebih praktis, juga karena ketersediaan lahan parkir. Apalagi untuk keluarga besar, yang sebagian besar anggotanya tergolong sukses. Meski demikian, pada Imlek 2574 ini, masih ada keluarga yang belum merayakan Imlek seperti sediakala. Masih tersisa keraguan untuk berkumpul bersama. Tidak ada kegiatan komunal di luar rumah ketika Imlek. Acara di luar rumah justru baru ada dua pekan setelah Imlek, yaitu saat Cap Go Meh. ”Yang ramai dan unik memang saat Cap Go Meh. Kalau Imlek, hanya kumpul dengan keluarga atau tetangga,” kata Deny Ramanda. Dari Jakarta, Deny mudik Imlek ke Toboali, Pulau Bangka, Kepulauan Babel. Deny meluangkan waktu selama beberapa hari di Bangka oleh karena nuansanya yang berbeda. (Yoga)
Ada Optimisme dari Forum Ekonomi Dunia
Forum Ekonomi Dunia semakin tak relevan, demikian sindiran CNN, 16 Januari 2023. Namun, lebih tepatnya semboyan America First yang sangat tidak relevan. Para pakar Center for Strategic and International Studies (CSIS) AS sendiri mengernyit saat mendengar pertama kali America First diusung Presiden Donald Trump. Lebih tak relevan lagi ialah langkah AS di bawah Biden yang mengupayakan unilateralisme AS dalam geopolitik, serta upaya Biden membentuk Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) untuk melakukan decoupling ekonomi global. Di balik semua upaya AS itu, untunglah perekonomian dunia tidak mengalami decoupling. Perdagangan dunia mencapai 32 triliun USD sepanjang 2022 saat dunia diwarnai isu pertarungan keras geopolitik, invasi Rusia, dan perang cip. Perdagangan tetap dinamis dan meningkat dari 28,5 triliun USD pada 2021 berdasarkan laporan Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), 17 Februari 2021. Mekanisme pasar tetap jalan di tengah hiruk-pikuk global. Korporasi global tetap bisa mengelakkan berbagai hambatan dalam perdagangan global. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyerukan agar korporasi global terus mendorong perdagangan. Senada dengan itu, tidak semua pihak di AS sepakat dengan decoupling.
Kepala Perwakilan Dagang AS, Katherine Tai mengingatkan, rezim perdagangan global hanya butuh sentuhan baru. Ini menunjukkan AS tidak seragam soal isu decoupling. Itulah suara-suara yang bermunculan dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF), 16-20 Januari 2023, yang juga dihadiri Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen. Bahwa Uni Eropa (UE) tetap ingin mendorong globalisasi. Sebab, menurut Dirjen WTO, Ngozi Okonjo-Iweala, asas multilateral tetap lebih penting. Hal itu akan melancarkan urusan perdagangan dan investasi global. ”Jika tidak ada sistem multilateral, perdagangan dunia bisa anjlok 5 %,” kata Okonjo-Iweala di WEF, 21 Januari 2023. Untuk mendorong multilateralisme, Ketua WEF Klaus Schwab, yang juga pendiri WEF pada 1971, mengatakan bahwa tema WEF tahun ini adalah ”kerja sama di tengah dunia yang mengalami perpecahan”. Dengan demikian, seruan-seruan WEF tetap relevan. Untunglah, perdagangan global dan aliran investasi tetap jalan, tidak terhambat decoupling. Maka, Georgieva tetap optimistis bahwa ekonomi global tidak akan menghadapi resesi parah, hanya mengalami penurunan pertumbuhan. ”Sikap saling memahami adalah syarat untuk kerja sama internasional,” demikian seruan Wakil Perdana Menteri China Liu He di WEF, 17 Januari 2023. (Yoga)
Biaya Pembangunan PT Keagamaan dari APBN
Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pembiayaan dari instrumen sendiri atau APBN untuk pembangunan perguruan tinggi (PT) keagamaan di Indonesia nilainya lebih besar dibandingkan dengan pembiayaan menggunakan instrument dari negara lain. Dalam kurun periode 2015-2023, ada 199 proyek pembangunan PT Islam negeri, baik yang berada di bawah Kemenag maupun Kemendikbudristek. Dari proyek-proyek tersebut, nilai dana yang berasal dari instrumen sendiri Rp 9,6 triliun. Adapun pembangunan sejumlah perguruan tinggi Islam yang menggunakan pembiayaan dari Saudi Fund for Development (SFD) Rp 2,7 triliun. Adapun dari Islamic Development Bank (IDB) Rp 7,3 triliun (sejak 2003). Dari jumlah pinjaman ke IDB, yang masih aktif saat ini Rp 2,75 triliun. Sisanya sudah dibayarkan kembali.
”Nah, yang lebih besar sebenarnya dari APBN sendiri. Instrumen pembiayaan kita melalui surat berharga syariah negara. Kita bangun berbagai perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia dari 2015-2023 ada 199 proyek,” ujar Sri Mulyani dalam acara seremoni Peletakan Batu Pertama Pengembangan Kampus 3 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim tahap II di Batu, Jatim, Minggu (22/1). Turut hadir dalam kesempatan ini, antara lain, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan kepala daerah se-Malang Raya. Pada kesempatan ini, Sri Mulyani mengingatkan agar kita mensyukuri instrumen yang dimiliki sendiri dan tidak terlalu sering memuji instrumen yang dimiliki negara lain. Instrumen sendiri dikumpulkan dari pajak dan digunakan untuk membangun berbagai kebutuhan masyarakat. (Yoga)
Kelinci di Pasar Saham
Pada Tahun Kelinci Air ini, pergerakan pasar saham secara umum diperkirakan akan lebih tenang ketimbang pergerakan di tahun Macan lalu. Bahkan, Menkeu Sri Mulyani mengatakan, tahun 2022 adalah tahun yang brutal karena ada banyak sekali asset yang menguap. Analis CLSA Hong Kong, Justin Chan dan Stella Liu, mengatakan, hampir semua shio akan menjalani tahun yang tenang sepanjang Tahun Kelinci ini. Hanya, shio Ayam tampaknya harus bersiap menghadapi hari-hari yang melelahkan. Setiap tahun sejak 1992, CLSA Sekuritas Hong Kong mengeluarkan CLSA Feng Shui Index yang memperkirakan pergerakan pasar saham Hong Kong berdasarkan fengsui, ilmu China kuno yang memadukan energi agar manusia dapat hidup selaras dengan alam. Tentu saja, ini adalah laporan lucu-lucuan dan laporan ini bukanlah merupakan sebuah laporan riset berdasarkan tradisi kuno. Otoritas pasar modal China rajin memperingatkan sekuritas-sekuritas yang mengeluarkan analisis berdasarkan fengsui. Surat peringatan dari regulator dalam beberapa tahun belakangan mereka terima setelah mengeluarkan strategi investasi berdasarkan fengsui.
Namun, paparan dari CLSA ini sangat dinantikan para investor. Kelinci air akan membawa elemen api yang membawa keberuntungan untuk Indeks Hang Seng, tetapi kekurangan elemen metal. Perjalanan Indeks Hang Seng tahun ini akan bergerak dengan sedikit gejolak, tetapi para investor diingatkan harus bersiap menghadapi penurunan di pasar saham Hong Kong pada Maret setelah terjadi kenaikan di awal tahun. Pasar akan kembali menguat sebelum musim panas tiba dan akan turun lagi pada Agustus dan Oktober. Karena Kelinci Air ini membawa elemen api, industri terkait api, seperti gas, mode, dan teknologi akan bertumbuh baik. Sementara industri yang terkait tanah, seperti property juga terkait air, seperti travel dan transportasi, akan berjuang keras melewati Tahun Kelinci. Industri terkait kayu seperti kesehatan, pendidikan, dan pertanian akan bertumbuh cukup baik. Metal merupakan penerima manfaat utama dari kehadiran si Kelinci ini. Apakah perhitungan ini akan terbukti? Kita lihat saja nanti…. (Yoga)









