Suku Bunga Tinggi Mulai membebani Nasabah
JAKARTA-Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7-Day Reserve Repo Rate) berdampak pada kemampuan nasabah membayar cicilan. Terlebih untuk jenis kredit bertenor panjangan dengan sistem bunga mengembang atau floating, seperti yang dialami Ristya Fahira. Perempuan berusia 32 tahun ini selama empat bulan terakhir kelimpungan dengan pembengkakan cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). Tadinya, dia mendapat promosi suku bunga tetap atau fixed untuk tiga tahun pertama sebesar 4%. Namun, pada Juli lalu, untuk pertama kalinya cicilan KPR tersebut mengikuti sistem floating, menyesuaikan dengan suku bunga acuan bank sentral. Saat mulai mencicil dengan skema bunga mengambang, Ristya dan pasangannya harus menyetor cicilan 20% lebih mahal dari sebelumnya. Dibulan-bulan berikutnya, nominal cicilan pun naik secara bertahap. Sehingga kami kewalahan, karena sudah diluar bujet," ujarnya kemarin (Yetede)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023