;

Sewa Gedung demi Merayakan Imlek...

Sewa Gedung demi
Merayakan Imlek...

Setelah pencabutan PPKM pada akhir 2022, sejumlah keluarga yang merayakan Imlek kembali berkumpul bersama. ”Saya memasak delapan macam, seperti babi hong, bakso gulung, ayam goreng, dan haisom,” ujar Ratna Susanti, warga Bekasi, Jabar, pekan lalu. Tidak ada makanan yang dibeli. Ratna sendir yang ”mengorkestrasi” persiapan masak-memasak demi suksesnya sajian Imlek. Bagi sejumlah  keluarga, Imlek dirayakan dengan acara makan besar. Selain merupakan ucapan syukur atas pencapaian tahun lalu, sajian-sajian itu juga perlambang kesuksesan di tahun baru. Seiring pandemi yang terkendali, tahun ini mereka berkumpul bersama. Di rumah ibunya, yang tidak jauh dari rumah Ratna, diperkirakan hadir 80 anggota keluarga. Mereka datang sejak pukul 08.00 hingga sore di hari Imlek. ”Keluarga mertua saya sampai menyewa gedung untuk acara reuni keluarga sepekan setelah Imlek, seperti pesta kawinanlah,” kata Ratna seraya tertawa.

Di kawasan perkotaan, urusan sewa gedung untuk reuni keluarga seperti saat Imlek menjadi lazim. Pertemuan minimal digelar di restoran supaya lebih praktis, juga karena ketersediaan lahan parkir. Apalagi untuk keluarga besar, yang sebagian besar anggotanya tergolong sukses. Meski demikian, pada Imlek 2574 ini, masih ada keluarga yang belum merayakan Imlek seperti sediakala. Masih tersisa keraguan untuk berkumpul bersama. Tidak ada kegiatan komunal di luar rumah ketika Imlek. Acara di luar rumah justru baru ada dua pekan setelah Imlek, yaitu saat Cap Go Meh. ”Yang ramai dan unik memang saat Cap Go Meh. Kalau Imlek, hanya kumpul dengan keluarga atau tetangga,” kata Deny Ramanda. Dari Jakarta, Deny mudik Imlek ke Toboali, Pulau Bangka, Kepulauan Babel. Deny meluangkan waktu selama beberapa hari di Bangka oleh karena nuansanya yang berbeda. (Yoga)


Tags :
#Isu Lokal
Download Aplikasi Labirin :