;

KPK: Kemenag-BPKH Harus Jelas Sosialisasikan Biaya Haji

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mensosialisasikan biaya haji secara jelas dan transparan ke masyarakat. Sosialisasi penting karena masyarakat selama ini berasumsi biaya haji atau ONH yang besarannya Rp 35 juta hingga Rp 40 juta adalah total biaya haji, termasuk transportasi, akomodasi, biaya hidup, dan sebagainya. Hal ini ditegaskan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron usai pertemuan dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Gedung Merah PutihKPK, Jakarta, Jumat (27/1/2023) “Ketika Kemenag kemarin mengumumkan rencana ONH (ongkos naik haji) di 2023 senilai Rp69 juta masyarakat terkejut, karena selama ini tidak tersosialisasikan secara jelas sesungguhnya masyarakat itu apakah selama ini sudah memenuhi kebutuhan biaya ibadah haji secara keseluruhan,” kata Nurul Ghufron. (Yetede)

PGN Bangun 12.900 SR Jargas di Yogyakarta

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina membangun jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di wilayah Yogyakarta dan Sleman dengan total sebanyak 12.900 Sambungan Rumah (SR). "Tim Sales PGN sedang gencar melaksanakan sosialisasi produk jargas atau Gas Kita yang ditujukan untuk rumah tangga dan usaha kecil. Kami berharap, banyak calon pelanggan di Kecamatan Gondokusuman dan Caturtunggal yang berminat untuk beralih menggunakan gas bumi dari PGN,” kata General Manager PGN Sales Operation Region III (SOR III) Edi Armawiria dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/1). PGN menargetkan pembangunan 5.900 SR di Kecamatan Gondokusuman, yang tersebar di empat kelurahan. Sedangkan di Kecamatan Depok, Kab. Sleman, PGN berencana membangun sekitar 7.000 SR. Jumlah ini lebih banyak dari rencana awal ketika dilakukan penandatanganan kerja sama pembangunan jargas antara PGN SOR III dengan Pemerintah Kabupaten Sleman pada Oktober 2022 lalu. (Yetede)

BI: Net Inflow Capai Rp 4,42 Triliun

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Bank Indonesia (BI) menyatakan, aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan domestik (net inflow) sebesar Rp 4,42 triliun pada periode 24-26 Januari 2023, dengan mayoritas investor masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN). Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, dalam periode tersebut modal asing masuk ke pasar SBN mencapai Rp 3,63 triliun dan Rp 790 miliar ke pasar saham. ”Dengan demikian sejak 1-26 Januari 2023, tercatat aliran modal asing masuk bersih Rp 48,08 triliun di pasar SBN, namun ada juga modal asing keluar bersih di pasar saham (net outflow) senilai Rp 6,83 triliun,” kata dia dalam keterangan resmi BI, Jumat (27/1/2023). Jika merujuk pada data BI, ada aliran modal asing yang masuk ke pasar saham dalam dua pekan terakhir ini. Pada pekan sebelumnya tercatat net inflow di pasar saham sebesar Rp 300 miliar dan berlanjut ke pekan berikutnya Rp 790 miliar. Padahal dalam beberapa pekan sebelumnya asing masih melakukan jual neto di pasar saham.(Yetede)

Catatkan Kinerja Impresif, DPR Apresiasi Kepemimpinan Sunarso

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Capaian kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang cemerlang dan terus menjalankan transformasi berkelanjutan tak terlepas dari keberhasilan Direktur Utama BRI Sunarso dalam memimpin. Kepemimpinannya yang mampu membawa BRI melewati pandemi dengan baik mendapatkan apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak, tak terkecuali Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sejumlah anggota dewan di Komisi XI DPR memberikan apresiasi kepada Direktur Utama BRI Sunarso dan jajarannya atas kinerjanya yang impresif dalam menahkodai bank pemberdayaan UMKM tersebut. Hal itu diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI dengan BRI. Anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP Musthofa mengungkapkan, Sunarso mampu melihat kondisi ekonomi secara penuh. Tidak saja dari sudut perbankan, namun juga aspek makro dan mikro baik global maupun lokal. “Pada kesempatan ini, Pak Sunarso tidak hanya bicara soal banking saja, tidak hanya seorang bankers tapi ekonom makro dan mikro. Sudah lengkap Pak Narso,” ungkap Musthofa dalam keterangannya, Jumat (27/1/2023). (Yetede)

AS Lolos Resesi, IHSG Bakal Tembus 7.000

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID - Pasar saham Indonesia, Jumat (27/1/2023), bergairah, seiring lolosnya Amerika Serikat (AS) dari resesi dan solidnya laporan keuangan emiten berkapitalisasi pasar besar (big cap). Sejalan dengan itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi mampu menembus 7.000 pada pekan depan. Kemarin, IHSG naik 0,5% ke level 6.898, tertinggi sepanjang Januari 2023, sedangkan indeks LQ45 naik 0,8% ke level 949. Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 11,8 triliun. Kuartal IV-2022, ekonomi AS tumbuh 2,9%, melampaui estimasi analis, sedangkan sepanjang tahun mencapai 2,1%. Hal ini diprediksi membuat The Federal Reserve (The Fed), bank sentral AS, hanya menaikkan suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) sebesar 25 basis points (bps) pada Februari 2023, lebih rendah dibandingkan kenaikan Desember sebesar 50 bps. Saat ini, FFR mencapai 4,25-4,5%. (Yetede)

Hadapi Krisis Pangan, Kementan Fokus Produksi 15 Komoditas

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID–Kementerian Pertanian (Kementan) menjalankan tiga strategi dalam menghadapi krisis pangan global tahun ini, yakni peningkatan kapasitas produksi guna menekan inflasi dan mengurangi impor, pengembangan substitusi gandum dan daging impor, serta penaikan ekspor pangan yang diminati pasar. Strategi itu menyasar 15 komoditas pangan, yakni cabai, bawang merah, kedelai, gula tebu, daging sapi, ubi kayu, sorgum, sagu, gula nontebu, daging kambing/ domba, itik/ayam lokal, sarang burung walet, porang, ayam, dan telur. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, dunia sedang dihadapkan pada potensi krisis pangan global. Selain karena persoalan geopolitik seperti perang Rusia- Ukraina, hal tersebut juga disebabkan oleh dampak perubahan iklim (climate change) yang mengganggu produksi pangan. “Ada kemungkinan harga pangan dunia bergejolak karena beberapa faktor, seperti climate change yang mengganggu produksi pangan global. Untuk menyikapi hal ini, kami sudah menyiapkan tiga strategi dengan muara ketersediaan pangan meningkat dan harga stabil, serta ekspor naik. Tidak ada pangan yang mundur, produksi harus makin  naik,” ujar Mentan. (Yetede)

Mengutak-atik Subsidi Kendaraan

Yuniati Turjandini 28 Jan 2023 Tempo

JAKARTA-Pemerintah akan menerbitkan aturan mengenai insentif untuk pembelian semua jenis kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada Februari mendatang. Tak hanya kendaraan listrik berbasis baterai murni (battery electric vehicle/HEV). Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan  pembahasan regulasi insentif kendaraan listrik telah memasuki tahap finalisasi, dengan bentuk dan besaran insentif yang sudah ditetapkan oleh kabinet. "Sudah dirancang angkanya nanti berapa, kemudian siapa yang akan kuasa pengguna anggaran," ujarnya, kemarin. Sri Mulyani belum merinci detail insentif yang akan dikucurkan pemerintah. Alasannya, sebelum disampaikan kepada publik, pemerintah harus mengkomunikasikan dan mengkonsultasikan usulannya kepada DPR. Ia menyebutkan dana insentif akan bersumber dari APBN 2023. (Yetede)

Penanganan Tengkes Perlu Spesifik

Yoga 28 Jan 2023 Kompas (H)

Prevalensi tengkes anak balita secara nasional menurun pada 2022. Namun, angka kasus tengkes baru pada kelompok usia 12-23 bulan justru meningkat. Untuk itu, intervensi harus lebih diperkuat, terutama pada masa persiapan kehamilan hingga anak usia bawah dua tahun. Berdasarkan data Kemenkes, jumlah anak tengkes pada 2021 untuk usia 0-11 bulan sebanyak 565.479 anak. Dari jumlah itu, ekspektasi jumlah anak tengkes pada 2022, atau satu tahun setelahnya untuk anak usia 12-23 bulan, diperkirakan tetap, yakni 565.479 anak. Namun, pada 2022, dilaporkan angka tengkes pada usia tersebut justru meningkat menjadi 978.930 anak.

”Jadi, pada usia 12-23 bulan itu ternyata banyak kasus stunting (tengkes) baru,” kata Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes Maria Endang Sumiwi, dalam konferensi pers pemaparan laporan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, di Jakarta, Jumat (27/1). ”Penambahan anak stunting terjadi pada kelompok usia di bawah dua tahun. Usia itu harus diwaspadai dan menjadi perhatian bersama,” kata Endang. Tengkes merupakan kondisi gagal tumbuh kembang akibat kurang gizi. Intervensi untuk mempercepat penurunan tengkes perlu lebih difokuskan pada usia di bawah dua tahun. Hal itu berarti penguatan diperlukan calon ibu hamil, ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif dan makanan pendamping ASI. Fase tersebut, yakni pada 1.000 hari pertama kehidupan, menjadi masa krusial untuk mencegah munculnya kasus tengkes baru. (Yoga)


Meski Berkurang, Potensi Resesi Masih Terbuka

Yoga 28 Jan 2023 Kompas

Inflasi di AS dan Uni Eropa mulai berkurang meskipun tetap tinggi. Kendati memberi harapan, penurunan itu tetap disikapi dengan hati-hati. Sejumlah pihak di AS menyebut, potensi resesi masih terbuka di negara itu. ”Mungkin pada triwulan ketiga atau keempat,” kata pemimpin Starwood Capital Group, Barry Sternlicht, kepada CNBC, Kamis (26/1). (Yoga)

Literasi Keuangan Pekerja Migran

Yoga 28 Jan 2023 Kompas

Seorang perempuan pekerja migran bernama Hana mengungkapkan, dirinya menjadi korban penipuan komplotan Wowon Erawan asal Cianjur, Jabar. Hana nyaris dibunuh para pelaku sepulang dari Arab Saudi, akhir 2022. Hana adalah satu di antara 11 korban penipuan yang telah ditelusuri polisi dari riwayat transaksi di rekening tabungan komplotan Wowon cs. Para pelaku mengelabui korban agar percaya bahwa mereka bisa menggandakan uang dengan trik tertentu. Korban diminta menemui mereka dan membawa sejumlah uang, lalu mempraktikkan trik memperbanyak uang dalam amplop. Setelah itu, korban diminta menyetorkan uang secara rutin untuk diambil hasilnya kemudian hari. Pelaku juga mengajak korban merekrut pekerja migran lain untuk ikut serta (Kompas, 27/1). Sampai saat ini, di luar korban penipuan, diketahui ada sembilan korban yang dibunuh ketiga pelaku.

Penggandaan uang menjadi modus para pelaku. Tawaran mereka sangat menggiurkan. Dalam tempo singkat nilai uang bisa berlipat. Kita makin prihatinkarena kasus seperti ini terus berulang. Masyarakat mudah sekali terlena dengan tawarantawaran mendapatkan uang berlimpah atau investasi dengan suku bunga yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Di sinilah kita kembali mengingatkan kebutuhan literasi keuangan kepada semua pihak, terkhusus kepada pekerja migran. Pekerja migran perlu mendapat perhatian lebih karena mereka memegang uang dalam jumlah besar dan mudah menjadi sasaran kejahatan. Melalui kedutaan besar, lembaga keuangan, agen, dan juga otoritas, kita perlu memulai langkah-langkah literasi bagi para pekerja migran. Berawal dari pengelolaan dana, kemudian risiko yang dihadapi ketika mereka memegang uang, tawaran investasi yang tidak masuk akal, hingga langkah yang lebih lanjut, yaitu investasi setelah menjadi pekerja migran. (Yoga)


Pilihan Editor