Sentimen Positif Angkat Indeks Menembus 7.000
JAKARTA, ID - Setelah absen tiga tahun, January effect akan terjadi tahun ini. Para pelaku pasar optimistis, dalam dua hari terakhir Januari 2023, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menguat 1,5% dibanding penutupan akhir tahun lalu, 6.850,6. Penguatan indeks —yang sudah terjadi sejak pekan lalu— didorong oleh sentimen positif, dalam maupun luar negeri, di antaranya pertumbuhan ekonomi AS 2022 yang di atas prediksi dan membaiknya kinerja emiten. Hingga penutupan perdagangan di BEI pekan lalu, Jumat (27/01/2023), indeks, ytd, naik 0,71%. anuaryeffect masih berpeluang. Syaratnya, IHSG break di atas 6.955. Masih ada sisa dua hari lagi, tanggal 30 dan 31 Januari. Kenaikan 100 poin kan wajar. Indeks juga bisa melaju ke 7.000-7.125 hingga pekan ini,” kata pengamat pasar modal Wahyu Tri Laksono kepada Investor Daily, Sabtu (28/01/2023). January effect akan terjadi untuk pertama kalinya sejak pandemi Covid-19 mendera negeri ini, Maret 2020. (Yetede)
Tags :
#Pasar ModalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023