Simalakama Restrukturisasi Nasabah Kresna Life
Keputusan hidup dan mati bagi PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) tinggal menunggu waktu. Perusahan asuransi ini diberi waktu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta persetujuan pemegang polis hingga 13 Februari 2023.
Komisaris Independen Kresna Life, Nurseto menjelaskan, saat ini pihaknya terus berupaya agar pemegang polis segera memberikan surat pernyataan yang menyatakan setuju terkait Rencana Penyehatan Keuangan (RPK).
Sebelumnya Nurseto bilang hanya kurang dari 5% yang keberatan dengan tawaran pinjaman subordinasi yang berada di RPK.
Salah satu pemegang polis Kresna Life yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, ia masih ragu-ragu akan menyetujui penawaran Kresna Life. Ia mengaku sudah mendapat sosialisasi dari Kresna Life. Namun masih belum paham dengan yang ditawarkan perusahaan.
Ia ingin ada penjelasan lebih detail dengan penawaran itu. “Kami minta dana kami kembali secepatnya,” ujar nasabah yang memiliki dana ratusan juta rupiah di Kresna Life.
Belanja Masyarakat Terjegal Inflasi
Faktor musiman masih menjadi penentu aktivitas belanja masyarakat. Sesuai siklusnya, belanja masyarakat di awal tahun mengalami penurunan setelah sempat meningkat signifikan di akhir tahun lalu menyusul momen Natal dan tahun baru. Pola musiman ini tercermin dari dari hasil Survei Penjualan Eceran yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI). Dari hasil survei tersebut, Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2023 sebesar 213,2 atau lebih rendah 2,1 dari bulan Desember 2022 yang sebesar 217,8.
Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penurunan tersebut didorong oleh normalisasi permintaan masyarakat, pasca Natal dan libur tahun baru.
Penurunan atau perlambatan terjadi pada seluruh kelompok, dengan penurunan terdalam pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi sebesar 20,5% month on month (mom). Disusul subkelompok sandang yang turun 3,6% mom, serta kelompok barang budaya dan rekreasi yang turun 4,1% mom.
Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono mengungkapkan, memang terdapat normalisasi belanja masyarakat setelah ada peningkatan signifikan akibat momen Natal dan Tahun Baru.
Menurut Yudo, perlu upaya pemerintah mengendalikan inflasi. Bila inflasi terkendali maka belanja masyarakat tetap bergulir. Kondisi ini akan bermuara pada pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB).
Asing Memburu SBN, Yield Seri Benchmark Bergerak Menurun
Imbal hasil obligasi pemerintah dalam tren turun. Penyebabnya, ada ekspektasi kenaikan suku bunga acuan mulai terhenti.
Investor asing juga kembali masuk ke pasar surat berharga negara (SBN). Ini membuat harga obligasi negara naik.
Kamis (9/2), yield FR0096, SUN acuan tenor 10 tahun, ada di 6,6%. Tapi, Jumat pekan lalu (3/2), yield SUN acuan ini sempat mencapai 6,52%, terendah sejak 16 Agustus 2022.
Senior Vice President Head of Retail Product Research & Distribution Division
Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi mengatakan, yield terus bergerak turun sejak akhir 2022. Reza menyebut, fundamental Indonesia yang kuat menarik minat investor asing. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga mencapai 5,31% di 2022, lebih tinggi tahun 2021 sebesar 3,69%.
Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia Ezra Nazula memprediksi yield SUN tenor 10 tahun bisa turun ke 6,5%, dengan catatan asing terus masuk. Namun, dia menyarankan, investor tetap memperhatikan kebijakan The Fed dan data ekonomi AS.
MEWASPADAI GEJOLAK HARGA
Setelah sempat melandai pasca efek penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak September 2022, ekspektasi inflasi pada tahun ini kembali meningkat. Kenaikan sejumlah harga pangan menjelang Ramadan, dinilai menjadi salah satu pemicu kenaikan inflasi. Alhasil, baik pemerintah maupun kalangan pelaku usaha pun menyiapkan kuda-kuda untuk mengantisipasi risiko tersebut. Secara historis, inflasi indeks harga konsumen (IHK) selalu meningkat sepanjang periode Ramadan dan Idulfitri. Namun, kondisi pada tahun ini jauh lebih berat. Musababnya, inflasi masih jauh berada di atas target bank sentral. Sejalan dengan itu, Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) pun terus merangkak yakni 114,53 pada Januari 2023, tertinggi setidaknya sejak Januari 2022. Indeks Harga Produsen (IHP) dan inflasi harga produsen pun terus menanjak sehingga berpotensi mengatrol pergerakan harga di tingkat konsumen. Alarm dari pemerintah pun makin nyata tatkala harga sejumlah komoditas pangan terpantau naik. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN), harga gula pasir kualitas premium tercatat naik 0,32% atau Rp50 menjadi Rp15.900/kg dan minyak goreng kemasan bermerk 2 naik 0,75% menjadi Rp20.250/kg. Harga beberapa jenis cabai juga tercatat meroket. Cabai merah keriting naik 0,23% menjadi Rp43.800/kg, cabai rawit hijau naik 0,66% menjadi Rp46.100/kg, cabai merah besar naik 0,12% menjadi Rp41.000/kg, dan cabai rawit merah naik 1,86% menjadi Rp57.450/kg. Lalu harga beras kualitas bawah I naik 0,42% menjadi Rp11.900/kg, beras kualitas super I naik menjadi Rp14.400/kg, dan daging sapi kualitas I naik menjadi Rp138.050/kg. Presiden Joko Widodo, saat melakukan kunjungan di Medan, kemarin, menekankan pentingnya keberadaan infrastruktur untuk mendukung kelancaran distribusi bahan-bahan pokok sehingga harga lebih stabil. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) DKI Jakarta Miftahudin, menyarankan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk segera merespons kondisi ini sehingga risiko tertekannya konsumsi dapat diminimalisir.
Penuhi Ketentuan Modal, Bank Kecil Siap Tancap Gas
Bank-bank kecil di Tanah Air bersiap lebih ekspansif dan melakukan inovasi dalam mengembangkan bisnis mereka tahun ini. Apalagi setelah mereka memenuhi ketentuan modal inti minimum pada akhir 2022.
Bank SBI Indonesia akan memacu ekspansi dengan fokus pada kredit korporasi dan komersial. Hal ini sejalan dengan strategi bisnisnya yang tetap menyasar sektor terkait perdagangan Indonesia-India dan bisnis investasi.
Direktur Utama SBI Indonesia, Akash Shambhu mengungkapkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyetujui State Bank of India (SBI) melakukan penambahan modal ke perseroan itu, sehingga modal inti sudah dipenuhi sesuai ketentuan. Tambahan modal itu bukti komitmen SBI terus ada di Indonesia.
Sementara PT Bank IBK Indonesia Tbk menargetkan nilai kredit di tahun ini bertambah Rp 2,5 triliun. Adapun outstanding kredit bank ini pada akhir 2022 mencapai Rp 8 triliun. Sehingga di akhir tahun 2023 diharapkan akan mencapai Rp 10,5 triliun.
Direktur Kepatuhan Bank IBK Indonesia, Alexander F. Rori mengatakan, perseroan agresif di tahun ini sesuai target pertumbuhan penyaluran kredit yang ditetapkan OJK hingga dua digit.
PT Bank Ina Perdana Tbk juga akan memperkuat ekspansi bisnis setelah modalnya dipertebal. Bank milik Salim Group ini membidik kredit dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh dua digit tahun ini.
TARGET OPERASI DIPANGKAS : PENGUSAHA JALAN TOL JALAN TERUS
Pengusaha jalan tol tetap melanjutkan ekspansi usaha di Indonesia, meskipun pemerintah memangkas target pengoperasian jalan tol. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memangkas target pembangunan jalan tol baru yang beroperasi hingga 2024 sekitar 1.000 kilometer. Sekretaris Jenderal Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono mengatakan bahwa kontrak perjanjian pengusahaan dan juga akuisisi jalan tol tetap dilanjutkan pada tahun ini hingga 2024. Menurutnya, badan usaha jalan tol (BUJT) akan tetap menindaklanjuti proyek jalan tol sesuai dengan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) yang telah ditandangani dengan Kementerian PUPR. Dia menilai pemangkasan target pemerintah itu lebih terkait dengan proses tender, pengadaan investasi yang tertunda atau harus diulang, sehingga masih sedang berproses. Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Hendy Rahadian menjelaskan dalam perancangan Rencana Strategis (Renstra) Nasional 2020–2024 kajian yang didapatkan untuk mengoperasikan jalan tol baru sepanjang 500 km per tahun. Namun, dia menyatakan realisasi pengoperasian jalan tol baru hanya tercatat sekitar 300 km per tahun–400 km per tahun. Adapun, Kementerian PUPR memroyeksikan total panjang pengoperasian jalan tol baru hingga 2024 hanya akan mencapai 1.405,6 km.
KINERJA MANUFAKTUR : Berkah Lahan Industri dari EV
Maraknya investasi kendaraan listrik diperkirakan bakal terus mendongkrak penyerapan lahan industri pada tahun ini. Pelaku usaha kawasan industri pun memperkirakan upaya pengembangan ekosistem kendaraan listrik bakal melecut pertumbuhan serapan lahan industri hingga 10%.Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar mengatakan bahwa peningkatan penyerapan lahan industri manufaktur pada 2023 diproyeksikan bisa mencapai 10%.“Perkiraan [kami bisa] naik sekitar 10%,” kata Sanny, dikutip Kamis (9/2).
Sanny menyebut, salah satu pemicu kenaikan penyerapan lahan industri manufaktur adalah makin masifnya pengembangan kendaraan listrik di Indonesia pada tahun ini.“EV [electric vehicle/kendaraan listrik] ini akan berpengaruh [pada penyerapan lahan industri manufaktur, termasuk yang pertumbuhan 10%,” tambah Sanny.Selain itu, pertumbuhan industri manufaktur juga berperan dalam penambahan penyerapan lahan industri.
PEREKONOMIAN DAERAH : MEMOMPA MANUFAKTUR JAWA TENGAH
Aktivitas manufaktur Jawa Tengah mengendur dalam beberapa tahun terakhir akibat hantaman pandemi Covid-19. Tak pelak, pasar tenaga kerja wilayah ini pun mengalami tekanan. Pemulihan pasar negara tujuan ekspor dan menjelang momen Ramadan serta Idulfi tri mendorong optimisme pelaku usaha di wilayah ini. Sektor usaha manufaktur mengambil porsi hingga 33,93% pada struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Tengah pada 2022.Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan porsi manufaktur Jawa Tengah pada distribusi PDRB atas dasar harga berlaku masih kuat. Sejak 2010, porsinya selalu lebih besar dari angka 30%. Bahkan, porsi manufaktur mencatat rekor tertingginya pada PDRB Jawa Tengah pada 2014 dengan capaian 35,67%.Kendati, mesin manufaktur memang sempat mengendur dalam beberapa tahun terakhir. Jika menggunakan data yang sama, terlihat tren penurunan dimulai sejak 2019. Hanya saja, kondisi tersebut dapat dipahami sebagai dampak dari pandemi Covid-19 yang menghantam dunia. Pada sektor Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), yang jadi unggulan Jawa Tengah, misalnya. Pelaku industri masih terpukul akibat pelemahan permintaan dari negara utama tujuan ekspor, seperti Amerika Serikat (AS) dan negara-negara di Eropa.
“TPT Jawa Tengah mayoritas adalah assembly yang tergantung pada order internasional. Di sisi lain, bahan bakunya sebagian besar impor. Jadi terkena tekanan dua kali. Dari demand internasional dan juga cost of production karena pelemahan rupiah,” jelas Wahyu Widodo, Ekonom Universitas Diponegoro (Undip) saat dihubungi Bisnis, belum lama ini. Wahyu memperkirakan, dalam waktu dekat manufaktur Jawa Tengah bisa kembali moncer. Indikator tersebut, terlihat dari kinerja perekonomian di negara utama tujuan ekspor, di AS misalnya. Ratna Kawuri, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah, mengungkapkan bahwa relokasi pabrik sudah mulai terjadi. Beberapa daerah yang jadi incaran adalah Kabupaten Klaten, Kabupaten Brebes, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang, juga Kabupaten Purbalingga.Relokasi tersebut jadi momentum positif bagi investasi di daerah, khususnya Jawa Tengah.
Beasiswa Industri Kreatif-Budaya Australia
Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM, Kamis (9/2) mengatakan, Pemerintah Australia menyediakan beasiswa untuk masyarakat Indonesia yang bergerak di industri kreatif lewat beasiswa Australia Awards. Studi singkat ini akan membantu para pemimpin bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang industri kreatif dan budaya untuk lebih terhubung dan berintegrasi dengan pasar Australia. (Yoga)
Transparansi Gaji
Salah satu daya tarik seseorang untuk melamar kerja di sebuah perusahaan atau lembaga adalah besaran gaji. Untuk memberi kepastian para pencari kerja, di beberapa negara mulai dibahas aturan transparansi kisaran gaji yang diterima. DJP Kemenkeu merupakan salah satu contoh lembaga yang membuka gaji yang diterima karyawannya di berbagai tingkatan. Bahkan, Dirjen Pajak Suryo Utomo membuka gaji yang diterima, yaitu Rp 117.375.000 sebulan. Kita memang jarang mendengar pengungkapan sejenis di perusahaan swasta. Tak mengherankan jika kita juga terperangah ketika mendengar ungkapan gajinya kecil, tetapi tunjangannya besar atau tantiemnya besar. Belakangan saat dunia tenaga kerja terus berubah, dorongan para pekerja untuk transparansi gaji telah mengalami kemajuan.
Sekitar seperempat pekerja AS sekarang tinggal di negara bagian atau kota dimana pemberi kerja diwajibkan secara hukum untuk berbagi informasi rentang gaji yang diterima karyawan. Laman MIT Sloan Management Review menyebutkan, di beberapa tempat di AS, seperti di Negara Bagian Colorado, California, dan Washington, para pemberi kerja harus mencantumkan kisaran gaji dalam lowongan pekerjaan. Uni Eropa juga mulai menjalankan UU sejenis. UU Transparansi Gaji Uni Eropa mulai berlaku 1 Agustus 2022 untuk menciptakan upah yang lebih adil di seluruh Uni Eropa. Sekarang pemberi kerja harus memasukkan kisaran gaji di semua pos pekerjaan untuk mengakhiri diskriminasi gaji. Langkah ini, menurut laman Hirehive, bertujuan untuk memastikan bahwa semua pekerjaan dalam kategorisasi umum transparan terkait informasi gaji. (Yoga)









