Asing Memburu SBN, Yield Seri Benchmark Bergerak Menurun
Imbal hasil obligasi pemerintah dalam tren turun. Penyebabnya, ada ekspektasi kenaikan suku bunga acuan mulai terhenti.
Investor asing juga kembali masuk ke pasar surat berharga negara (SBN). Ini membuat harga obligasi negara naik.
Kamis (9/2), yield FR0096, SUN acuan tenor 10 tahun, ada di 6,6%. Tapi, Jumat pekan lalu (3/2), yield SUN acuan ini sempat mencapai 6,52%, terendah sejak 16 Agustus 2022.
Senior Vice President Head of Retail Product Research & Distribution Division
Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi mengatakan, yield terus bergerak turun sejak akhir 2022. Reza menyebut, fundamental Indonesia yang kuat menarik minat investor asing. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga mencapai 5,31% di 2022, lebih tinggi tahun 2021 sebesar 3,69%.
Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia Ezra Nazula memprediksi yield SUN tenor 10 tahun bisa turun ke 6,5%, dengan catatan asing terus masuk. Namun, dia menyarankan, investor tetap memperhatikan kebijakan The Fed dan data ekonomi AS.
Tags :
#ObligasiPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023