Pilah Pilih Investasi Saat Kondisi Tak Pasti
Aset kripto menjadi portofolio aset dengan kinerja paling mentereng selama kuartal I tahun 2023. Sementara, beberapa mata uang asing terlihat melemah terhadap rupiah.
Harga bitcoin selama kuartal I-2023 mengalami kenaikan hingga 71,68%. Begitu pula harga ethereum yang naik 51,77%. Pada Maret saja, harga kedua aset kripto tersebut juga naik dua digit.
Aset investasi lain yang menghasilkan cuan adalah emas dan saham Para analis menyebut, kenaikan aset yang cenderung bersifat berisiko karena investor mulai berani berinvestasi di aset berisiko. Kebijakan moneter yang mulai menahan diri dalam menaikkan bunga lebih agresif membuat investor lebih berani dalam menempatkan dana investasi.
Kalau Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management (HPAM) Reza Fahmi rekomendasi, investor konservatif, sebaiknya menaruh 80% di pasar uang dan 20% di obligasi. Adapun investor moderat bisa mengalokasikan 20% di pasar uang, 60% di obligasi, dan 20% di saham.
Kotek Emiten Poultry Belum Nyaring
Saham-saham emiten sektor poultry memperlihatkan pergerakan yang cenderung negatif di sepanjang tahun ini. Belum ada katalis yang benar-benar kuat untuk mendorong harga saham poultry. Bahkan menjelang lebaran pun belum ada tanda perbaikan harga saham emiten poultry.
Analis Ciptadana Sekuritas Muhammad Gibran menjelaskan, permintaan akan ayam broiler dan telur selama Ramadan dan lebaran meningkat. Secara fundamental ini akan memperbaiki kinerja dan margin emiten poultry hingga semester satu nanti.
Harga ayam broiler dan telur akan meningkat hingga semester I-2023. Ini sejalan dengan instruksi Kementerian Pertanian yang berencana memusnahkan sekitar 14,9 juta day old chick (DOC) setiap minggu dari 23 Februari-15 April 2023. "Kami memperkirakan langkah ini dapat mengurangi 50% kelebihan pasokan pada semester I-2023," tulis Gibran dalam riset.
Tak hanya itu, Analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery mengatakan, pemerintah baru-baru ini menaikkan harga referensi broiler dari Rp 19.000-Rp 21.000 per kg jadi Rp 21.000-Rp 23.000 per kg. Langkah ini merupakan respons atas kenaikan harga bahan baku dan permintaan dari para pemangku kepentingan di sektor poultry.
Sementara itu, segmen pakan ternak diperkirakan masih menghadapi tantangan akibat tingginya harga bungkil kedelai alias soybean meal (SBM). Harga SBM mencapai US$ 480 per ton, meningkat 10% dari rata-rata tahun lalu.
Performa Terangkat Ekonomi Daerah
Kinerja keuangan sejumlah bank pembangunan daerah (BPD) terangkat seiring perekonomian daerah yang mulai pulih. Hanya saja, PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) masih merugi Rp 239 miliar di tahun 2022. Meski begitu angkanya sudah menciut dari rugi Rp 263 miliar di 2021.
Kerugian didorong oleh beban operasional yang masih membengkak sekitar 41% secara tahunan atau year on year (yoy), menjadi Rp 538,46 miliar.
Modal inti bank ini juga menyusut menjadi Rp 1,23 triliun per Desember 2022 dari Rp 1,5 triliun di tahun sebelumnya.
Sementara PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mencatatkan laba terbesar Rp 2,24 triliun, tumbuh 11% yoy.
Direktur Utama bank BJB, Yuddy Renaldi mengatakan, pencapaian didorong semakin luasnya sektor industri yang pulih dari dampak pandemi Covid-19.
Sitaan Sejahtera Bersama Rp 1,2 Triliun
Perjalanan sidang Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama dengan terdakwa pengurus masih begulir. Sejalan dengan persidangan, terjadi penyitaan beberapa aset.
Dalam persidangan, jaksa menyebutkan, aset yang sudah disita terkait KSP Sejahtera Bersama sebesar Rp 1,2 triliun. Kuasa Hukum Korban KSP Sejahtera Bersama, Herwanto menginginkan, beberapa aset sitaan tersebut bisa dikembalikan kepada korban.
"Jika aset sitaan dikembalikan, korban bisa mendapatkan haknya 100%," ujar Herwanto, akhir pekan lalu.
Sementara itu, Humas KSP Sejahtera Bersama, Dede Suherdi menyatakan, pihaknya tak mau menyebut jumlah aset koperasi. "Sedang diaudit akuntan publik, mungkin pertengahan April bisa ketahuan nilainya,” ujar Dede.
Ia mengklaim, pihaknya tetap melakukan pembayaran sesuai jumlah cash yang masuk. Pembayaran per bulan berkisar Rp 400 juta sampai Rp 500 juta.
LUMBUNG PANGAN LIMBUNG
Upaya pemerintah untuk membangun kemandirian pangan dengan mengembangkan program food estate di sejumlah lokasi, belum sepenuhnya berhasil meningkatkan hasil produktivitas panen. Padahal, proyek yang sudah berjalan dari satu pemerintahan ke pemerintahan lain tersebut, menelan anggaran hingga triliunan rupiah. Ribuan hektare lahan yang telah dibuka untuk proyek lumbung pangan pun, ada yang dibiarkan terbengkalai.Lembaga auditor negara juga telah memberikan sejumlah catatan terkait dengan proyek food estate yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Start Loyo Indeks Komposit
Penguatan indeks harga saham gabungan atau IHSG dalam sepekan terakhir semestinya dapat menjadi bekal untuk mendorong kinerja bursa yang lebih progresif pada awal kuartal kedua 2023. Indeks komposit memang ditutup melemah 0,05% ke level 6.805,28 pada akhir perdagangan Jumat (31/3). Akan tetapi, secara akumulasi sepekan, IHSG masih mencatatkan pertumbuhan sebanyak 0,64%. Sejumlah data dan indikator perdagangan minggu lalu cenderung bervariasi. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia terpantau meningkat 1,04% dari Rp9.390,84 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp9.488,18 triliun. Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian di pasar saham kembali mengalami koreksi. Pekan lalu saja, volume transaksi harian rerata anjlok 11,51% dari 17,26 miliar menjadi 15,28 miliar. Begitu juga dengan nilai transaksinya yang turun dari rata-rata senilai Rp10,33 triliun menjadi Rp9,75 triliun per hari. Pelemahan data perdagangan sejatinya terjadi sepanjang kuartal pertama tahun ini. Tak heran, kinerja IHSG pada 3 bulan pertama 2023 seperti tak bertenaga. Performa IHSG anjlok 0,66% jika dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun lalu yang bertengger di level 6.850,62.
PROYEK LUMBUNG PANGAN : TARGET TERJAL FOOD ESTATE
Secara lugas, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi menyebut proyek pengembangan lumbung pangan atau food estate di Kabupatan Humbang Hasundutan berjalan dengan baik. Kalaupun ada kendala yang ditemui, dianggapnya sebagai kewajaran untuk sebuah proyek tahap awal. Humbang Hasundutan memiliki kekhasan sebagai daerah penghasil komoditas pangan seperti bawang merah, kentang, dan bawang putih. Produktivitas tanaman sayuran ketiganya itu termasuk yang cukup besar. “Persoalan cocok dan tidak cocok perlu dievaluasi. Biasa tanah baru dibuka, itu masih terlalu asam. Biasa itu 1 kali, 2 kali, 3 kali, 4 kali, 5 kali tanam, baru nanti bisa terdata dan evaluasi. Baru menjawab pertanyaan, apakah cocok atau tidak cocok,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (29/3). Pemerintah meluncurkan proyek food estate pertama di Sumatra Utara yang berlokasi di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Lokasi itu pernah ditinjau Presiden Joko Widodo. Jenis komoditas pangan yang dikembangkan yakni kentang, bawang merah, dan bawang putih. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Humbang Hasundutan, produksi bawang merah pada 2021 tercatat 132.289 kuintal, lebih besar dibandingkan produksi pada 2020 yakni 53.667 kuintal. Lalu, produksi kentang juga naik dari 59.750 kuintal pada 2020 menjadi 90.231 kuintal pada 2021. Sebaliknya, produksi bawang putih turun dari 6.663 kuintal pada 2020 menjadi 4.447 kuintal pada 2021. “Kondisi lahan food estate memang tidak bisa untuk semua jenis komoditas, oleh karenanya hanya komoditas tertentu sesuai hasil kajian yang dilakukan pemerintah. Seperti di Kaltara, hanya komoditas jagung, kedelai,” kata Penata Kelola Penanaman Modal, Ahli Muda Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Utara, Rahman Putrayani
KOMODITAS PERTANIAN : PENGARUH RUSIA MAKIN BESAR
Pengaruh Rusia terhadap pasokan pangan dunia bakal makin kuat setelah Cargill Inc. dan Viterra memutuskan berhenti membeli biji-bijian dari Negeri Beruang Merah untuk dilempar ke pasar internasional. Keluarnya Cargill Inc. dan Viterra berimbas kepada kendali Rusia yang lebih kuat terhadap pasokan dan pengiriman komoditas biji-bijian seperti gandum ke seluruh dunia. Hal tersebut juga memungkinkan bagi Rusia untuk meraup keuntungan lebih banyak dari penjualan biji-bijian di pasar global. Selain kedua perusahaan tersebut, Archer-Daniels-Midland Co. juga dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kegiatannya di Rusia. Hal yang sama dilakukan Louis Dreyfus yang juga sedang mengalkulasi untuk mengurangi kehadirannya di Rusia. “Kita dapat berasumsi bahwa akan lebih mudah untuk mengontrol arus ekspor jika pihak berwenang ingin melakukannya, karena lebih mudah untuk berurusan dengan pemain lokal,” kata Andrey Sizov, Direktur Pelaksana Peneliti SovEcon, dikutip Bloomberg akhir pekan lalu. Selama ini, perusahaan perdagangan internasional mendapat manfaat dari Rusia dengan menjadi eksportir biji-bijian utama global selama 2–3 dekade mereka beroperasi di sana.
Selama waktu itu, ekspor gandum Rusia pun melonjak lima kali lipat, serta menjadikan harga gandum negara itu sebagai patokan global untuk perdagangan. Kepergian Cargill dan Viterra kemudian diyakini bakal membuat pasokan biji-bijian Rusia sebagian besar berada di tangan perusahaan domestik dan yang didanai pemerintah. Artinya, Rusia akan mengontrol lebih banyak pendapatan yang sangat dibutuhkan saat perang menghabiskan anggarannya. Sementara itu, Cargill mengatakan akan menghentikan ekspor biji-bijian yang bersumber dari perusahaan di Rusia mulai Juli tahun ini, tetapi akan terus membeli kargo dari perusahaan lain. Dan Basse, Pendiri AgResource, mengatakan bahwa petani Rusia akan menjadi pihak yang terimbas paling besar dari keluarnya dua perusahaan internasional tersebut, karena mengurangi persaingan yang ingin membeli hasil panen mereka. Dan Basse, Pendiri AgResource, mengatakan bahwa petani Rusia akan menjadi pihak yang terimbas paling besar dari keluarnya dua perusahaan internasional tersebut, karena mengurangi persaingan yang ingin membeli hasil panen mereka.
KILANG DUMAI Kecelakaan Berulang di Aset Pertamina, Perlu Evaluasi Menyeluruh
Kecelakaan yang terjadi pada dua asset strategis milik PT Pertamina (Persero) hanya dalam rentang satu bulan perlu mendapat perhatian serius, baik dari pihak Pertamina maupun pemerintah. Terlebih lagi, tahun-tahun sebelumnya hal serupa pernah terjadi. Evaluasi secara menyeluruh mutlak perlu dilakukan. Kejadian terakhir, ledakan pada kompresor gas PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit Dumai, Riau, Sabtu (1/4) malam. Sembilan pekerja di ruang operator mengalami luka ringan.
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi di Integrated Terminal Bahan Bakar Minyak Plumpang, Jakarta, Jumat (3/3) menyebabkan 25 orang meninggal. Terkait ledakan di PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit Dumai, Riau, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso, Minggu (2/4), mengatakan, secara umum, kejadian itu sudah tertangani. Terdapat masjid dan sejumlah rumah warga yang rusak ringan akibat getaran. Jarak dari lokasi kejadian dengan rumah warga sekitar 3 kilometer.
Pengamat ekonomi energy yang juga dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM, Yogyakarta, Fahmy Radhi, berpendapat, kejadian di Dumai dan Plumpang itu mengindikasikan buruknya sistem keamanan aset strategis dan berisiko tinggi Pertamina. Oleh karena itu, lanjut Fahmy, perlu ada keseriusan dalam mencegah hal serupa terulang di kemudian hari. Hal itu, antara lain, melalui perbaikan sistem keamanan yang semestinya memenuhi standar internasional. Selain itu, perlu audit untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut. (Yoga)
Cocokkan Data Transaksi Mencurigakan Rp 349 Triliun
Polemik data transaksi mencurigakan Rp 349 triliun terkait Kemenkeua harus segera diakhiri agar publik tak kebingungan. Solusi yang dapat ditempuh ialah para pejabat yang ada di wadah yang sama, yaitu Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, duduk bersama mencocokkan data. ”Semua pihak di Komite TPPU ini harus diundang untuk duduk bersama dan rekonsiliasi data. Setelah itu baru data dirilis ke publik bersama-sama,” kata mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, saat dihubungi, Minggu (2/4).
Dia menekankan, ketua, sekretaris, dan anggota Komite TPPU perlu bekerja kolektif dan kolegial mencocokkan data mana yang valid dan benar. Pencocokan data menjadi penting karena data agregat yang disampaikan PPATK dalam laporan hasil analisis (LHA) ada dalam rentang waktu 14 tahun dan melibatkan banyak orang. Karena itu, ada potensi penghitungan ganda. Dengan duduk bersama mencocokkan data, semua pihak diharapkan memiliki pemahaman sama sehingga data diluruskan. (Yoga)









