;

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Melambat

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Kontan

Pemerintah perlu mengantisipasi proyeksi yang disampaikan Bank Dunia atau World Bank. Dalam rilis terbarunya, lembaga keuangan itu memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 menjadi 4,9%. Sebelumnya, pada Oktober 2022 Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5,1%. Ini artinya, ekonomi Indonesia tahun ini diproyeksikan tumbuh lebih lambat ketimbang realisasi tahun 2022 yang sebesar 5,31%. World Bank melihat perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dipengaruhi oleh kondisi perekonomian negara kawasan ASEAN-5 dan East Asian and Pacific (EAP) yang akan menghadapi sejumlah tantangan di tahun ini. Betul, kegiatan ekonomi negara berkembang ASEAN-5 dan EAP, termasuk Indonesia telah pulih dari guncangan perekonomian global akibat pandemi Covid-19. Ini terlihat dari aktivitas ekspor dan tingginya sisi konsumsi. "Pertumbuhan ekonomi jangka pendek di kawasan EAP akan bergantung pada pertumbuhan global yang diproyeksikan berjalan lebih lambat pada 2023 dibanding 2022," ujar Aaditya Mattoo, Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik, Jumat (31/3). Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Satu Kahkonen mengungkapkan, meski ada perlambatan pertumbuhan ekonomi, ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mumpuni. "Ini karena kondisi manajemen ekonomi makro yang baik, juga dengan manajemen kebijakan moneter," terang Kahkonen. Meski tidak setinggi tahun 2022 yang 5,3% yoy, ekonomi Indonesia tahun ini diyakini tetap dalam kondisi sehat. "Kami masih memperkirakan pertumbuhan yang sangat sehat di level 4,9% yoy pada tahun ini," tambah Kahkonen.

Sektor Perbankan LQ45 Lebih Diunggulkan

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Kontan

Investor merespons positif kinerja emiten LQ45. Jika dirata-rata, pertumbuhan laba bersih 33 emiten LQ45 yang sudah merilis mencapai 53,36% dengan pertumbuhan laba bersih rata-rata 26,84%. Oleh karena itu, saham-saham LQ45 bergerak positif. Bila dihitung sejak awal tahun, indeks LQ45 masih naik tipis 0,05%, lebih baik dari performa IHSG yang turun 0,66%. Emiten dengan kinerja laba bersih terbaik datang dari sektor perbankan dan energi. Emiten sektor bahan dasar yang mayoritas mencetak kinerja positif. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, sektor perbankan punya peluang paling besar melanjutkan pertumbuhan kinerja double digit di tahun ini. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani sepakat. Ia menilai empat saham bank besar, yaitu BBRI, BBCA, BMRI dan BBNI, punya potensi upside harga paling tinggi. Ini sejalan dengan kinerja emiten perbankan masih disokong pertumbuhan kredit yang kuat.

Pinjaman di Multifinance Meningkat

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Kontan

Kebutuhan dana tunai saat Lebaran memacu kenaikan permintaan pembiayaan multiguna di perusahaan pembiayaan ( multifinance ). Berdasarkan statistik data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Januari 2023 pembiayaan multiguna atau dana tunai multifinance meningkat. Per Januari 2023, piutang pembiayaan segmen multiguna, naik 7,16% secara tahunan, yakni menjadi sebesar Rp 219,41 triliun dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 204,74 triliun. Beberapa multifinance meyakini pembiayaan multiguna menjelang Lebaran ini akan meningkat. Misalnya, PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) yang menilai bahwa momen Ramadan-Lebaran 2023 ini diperkirakan akan berdampak positif pada pembiayaan multiguna di WOM Finance. Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan, peningkatan pembiayaan multiguna biasanya untuk pengembangan usaha atau kebutuhan di Hari Raya. Ada juga PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) yang memanfaatkan pembiayaan multiguna di momen menjelang lebaran. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyebutkan target pertumbuhan pembiayaan multiguna atau refinancing naik hampir dua kali lipat sejak bulan Januari 2023. "Peningkatan target pertumbuhan ini didorong, program promo CNAF yaitu program jelang Ramadan" yang menarik dengan menawarkan program bebas biaya admin dan provisi," tutur Ristiawan.

Tantangan Berat Bank Besar China

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Kontan

Lima bank besar di China mencatatkan pertumbuhan secara tahunan. Meski banyak analis yang menyebutkan industri bank di China masih akan tertekan dengan efek dari dalam dan luar negeri. Misalnya Bank of Communications Co Ltd (BoCom) dan Bank of China (BoC) membukukan pertumbuhan laba bersih tahunan lebih dari 5%. Lalu ada Agricultural Bank of China Ltd (AgBank) dan China Construction Bank Corp yang sama-sama membukukan pertumbuhan laba bersih tahunan lebih dari 7%. Ada juga Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) yang memiliki aset terbesar di dunia, juga mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahunan sebesar 3,5%. Tekanan dalam negeri juga datang dari industri properti. Chief Risk Officer BoCom, Lin Hua menyebutkan hambatan yang terus berlanjut bisa berefek pada kualitas aset hipotek. Direktur S&P Global Ratings, Ming Tan menyebutkan, pembukuan kredit dari lima bank besar di China itu masih terdiversifikasi dengan baik dan memiliki pencadangan yang memadai. Meski kelima bank tersebut membukukan rasio kredit macet yang stabil atau menurun, bank besar itu juga mencatat penurunan net interest margin (NIM) atau margin bunga bersih yang merupakan tolak ukur utama profitabilitas bank. "Tekanan margin bunga bersih dan resiko di sektor properti serta beberapa perusahaan milik negara yang lemah masih menjadi tantangan utama," ujar Ming. Pakar Strategi Pasar China di Saxo Markets, Redmond Wong menyebutkan, tantangan terbesar bagi bank-bank China tahun ini adalah tekanan dari pemerintah pusat dan daerah mendukung perekonomian dengan memberikan pinjaman pada proyek yang mungkin tidak dapat mengembalikan modal atau tidak memberikan keuntungan apapun.

UNTUNG RUGI NORMALISASI BURSA

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)

Bursa Efek Indonesia mengambil jalan tengah dalam memutuskan untuk mengembalikan aktivitas transaksi di pasar saham seperti kondisi sebelum pandemi. Meski mayoritas ketentuan pasar modal bakal kembali normal pada pekan depan, kebijakan auto rejection ditunda normalisasinya. Keputusan ini tentu beralasan. Selama pandemi, BEI mengatur sistem auto rejection asimetris. Untuk hal ini, harga saham diizinkan untuk naik 20%—35% dalam sehari, tetapi hanya boleh turun maksimal 7%. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap gejolak hebat yang terjadi di pasar saham saat awal pandemi 2020. Tujuannya untuk meredam penurunan tajam di pasar saham, yang terbukti cukup berhasil. BEI berhati-hati untuk mengembalikan kebijakan auto rejection ke posisi simetris mengingat kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Efek berantai dari pandemi masih terasa saat ini, terlihat dari gejolak di pasar keuangan global dengan gagalnya sejumlah bank papan atas. “Penyesuaian batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB) dilakukan secara bertahap dengan implementasi yang memperhatikan kondisi pasar ke depan,” ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Kamis (30/3). penurunan agresivitas transaksi ketika auto rejection kembali simetris. Sebab, investor bakal lebih hati-hati demi menghindari risiko penurunan harga yang lebih tajam. “Investor perlu kembali menyesuaikan profil risiko, khususnya para trader yang memanfaatkan volatilitas pasar untuk menghindari kerugian yang signifikan,” kata Alrich. Dia mengatakan auto rejection asimetris membuat investor merasa lebih tenang dalam melakukan transaksi karena tingkat kerugian maksimal adalah 7%.

Jelang KTT ASEAN 2023, Kominfo Perkuat Akses Telekomunikasi

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)

Kementerian Komunikasi dan Informatika mempersiapkan infrastruktur digital untuk mendukung penyelenggaraan Keketuaan ASEAN 2023. Saat ini di kawasan penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, NTT telah tersedia 1.635 BTS 4G dan 3 BTS 5G.Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ismail menyatakan terus melakukan pemantauan jaringan telekomunikasi agar tetap berkualitas dan juga memastikan semua jaringan infrastruktur sudah terkoneksi. “Salah satu tugas Kementerian Kominfo untuk menyediakan jaringan telekomunikasi dan akses internet agar Keketuaan ASEAN 2023 yang berlangsung berjalan lancar. Saat ini, di Labuan Bajo juga terhubung jaringan fi ber optic (FO) sepanjang 3.773,73 km dengan sebaran Optical Distribution Point(ODP)sebanyak 2.055 titik,” jelasnya di Jakarta, Jumat (31/3/2023). Kementerian Kominfo juga terus memantau kualitas jaringan telekomunikasi seluler. Bahkan penyelenggara layanan telekomunikasi sudah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk melakukan pembaruan dan penguatan jaringannya. elkom Group saat ini sudah menyediakan BTS Combat dan melakukan pembaruan pada beberapa BTS eksisting di Golomori dan Labuan Bajo. Pembaruan saat ini masih berjalan dengan sekitar 44,7% dan ditargetkan selesai pada minggu kedua April 2023.

PELUANG METAVERSE : MELIRIK PROSPEK FESYEN VIRTUAL

Hairul Rizal 01 Apr 2023 Bisnis Indonesia

Kendati belum begitu berkembang, banyak perusahaan besar sudah menggarap konsep fesyen digital di metaverse. Konsep ini diprediksi bakal mengubah proses pembuat produk baru di industri pakaian. Industri mode harus terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya adalah beradaptasi dengan kemajuan teknologi melalui pengembangan digital fesyen yang kini mulai merambah ke dalam dunia metaverse. Apalagi metaverse diproyeksi akan menjadi masa depan internet yang memberikan peluang bagi industri kreatif, termasuk sektor fesyen untuk meraih ceruk pasar yang lebih luas dan tanpa batas sehingga para pegiat industri fesyen juga perlu melirik pasar tersebut. Sejumlah merek mode ternama dunia seperti Balenciaga, Gucci, Nike, dan Burberry bahkan telah menyiapkan berbagai strategi dan menghadirkan produk fesyen digitalnya untuk merambah ke dalam metaverse. Stephen Ng, CEO Nusameta mengatakan metaverse akan menjadi sebuah bentuk perekonomian baru yang di dalamnya akan terjadi aktivitas jual beli. Terlebih di dalam metaverse terdapat avatar yang menjadi representasi personal seseorang. Avatar tersebut membutuhkan produk fesyen untuk merepresentasikan dirinya di dalam metaverse sehingga dapat menjadi lebih menarik. Pakaian digital yang dikenakannya, akan menjadi simbol status sosial seseorang dalam mengekspresikan karakter dan gaya pribadinya. Selain itu, metaverse dapat mendorong konsep sustainable fashion melalui produksi digital. Tentunya, pemakaian karbon, air, dan bahan fisik lainnya menjadi berkurang secara signifikan. Konsep fashion digital ini diperkirakan mampu menarik pelanggan, terutama Gen Z yang banyak menghabiskan waktu di internet.

Pemerintah Kejar Penyelundupan Pakaian Bekas impor

Yuniati Turjandini 31 Mar 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID-Pemerintah akan mengejar importir ilegal pakaian bekas yang telah merugikan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Sementara terhadap pedagang eceran atau reseller pakaian impor bekas (trifting), pemerintah memberi kelonggaran untuk terus menjual stock tersisa mereka hingga abis. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan itu usai melakukan dialog terbatas dengan perwakilan pedagang, perwakilan pengurus PD Pasar Jaya, anggota DPR RI Adian Napitupulu, dan Kapolda Metro Jaya di Pusat Trifting Ibu Kota, Pasar Senen Blok III Jakarta, Kamis (30/3/2023). "Khusus untuk pakaian bekas ini, yang dikejar penyelundupnya. Bapak-bapak yang berdagang ini tetap boleh menjual sampai habis," kata Mendag yang pada kesempatan itu didampingi Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Sementara itu, pemerintah dan aparat penegak hukum akan berfokus menangani dari segi hulu dengan pemberantasan para importir ilegal. Pemerintah melalui sinergi Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Keuangan, dan Kapolri, akan menutup keran impor pakaian bekas di hulu, termasuk yang melewati pelabuhan-pelabuhan kecil. (Yetede)

Konsisten Cetak Kenaikan Laba, Prospek Saham Pertamina Geothermal (PGEO) Kian Menggiurkan

Yuniati Turjandini 31 Mar 2023 Investor Daily

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sukses mempertahankan tren pertumbuhan kinerja keuangan dalam tiga tahun berturut-turut. Bahkan, tingkat pertumbuhan kinerja keuangan perseroan tahun 2022 hampir mencapai 50%. Berdasarkan data laporan kinerja keuangan PGEO yang telah diaudit bahwa laba berjalan tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh sampai 49,67% menjadi US$ 127,34 juta pada 2022, dibandingkan tahun 2021 sebanyak US$83,07 juta. Bahkan, pertumbuhan tersebut mencapai 75% dari realisasi tahun 2020 sebanyak US$ 72,86 juta. Peningkatan laba bersih tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha PGEO dalam tiga tahun terakhir. Pendapatan tahun 2022 naik menjadi US$ 386,06 juta dibandingkan tahun 2021 senilai US$ 368,82 juta dan pencapaian tahun 2020 mencapai US$ 353,96 juta. Selain itu, kenaikan laba didukung penurunan beban operasional yang signifikan sebagai hasil dari program efisiensi yang dijalankan oleh perusahaan. 

Parkir Duit di Bank, Simpanan Nasabah Tajir Naik

Hairul Rizal 31 Mar 2023 Kontan (H)

Meski ekonomi sudah mulai bergerak, nasabah superkaya dan korporasi masih menahan uang mereka di perbankan. Mereka terkesan menahan diri untuk berbelanja, berinvestasi atau melakukan ekspansi. Berdasarkan data Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) per Februari 2023, simpanan nasabah kaya di awal tahun ini melonjak tajam. Simpanan dengan nominal di atas Rp 5 miliar tumbuh hingga dua digit. Sementara tingkatan simpanan dengan nilai nominal yang lebih kecil, membukukan pertumbuhan lebih mini. Ambil contoh kelompok simpanan dengan nominial di bawah Rp 100 juta. Per Februari 2023, nilai simpanan tier ini mencapai Rp 977 triliun, atau tumbuh 3% dalam basis tahunan. Sementara simpanan dengan tier lebih dari Rp 5 miliar sejak pandemi rata-rata tumbuh 12% hingga 13% year-on-year (yoy). Menurut catatan LPS, rata-rata pertumbuhan tier tersebut sejak Maret 2020 hingga Februari 2023 berada pada angka 13,5%. Anggota Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono memproyeksikan, pertumbuhan nilai simpanan di tahun 2023 sekitar 7,5% hingga 8,4% yoy. Ia menyatakan umumnya pemilik rekening simpanan dengan nominal lebih dari Rp 5 miliar merupakan deposan korporasi. Senior Vice President Retail Deposit Product and Solution Group Bank Mandiri, Evi Dempowati menyatakan, pertumbuhan simpanan di Bank Mandiri, khususnya tabungan dengan tier di atas Rp 1 miliar tumbuh mencapai 19% yoy. Sementara simpanan dengan nominal di bawah Rp 1 miliar di Bank Mandiri tumbuh 5% yoy.

Pilihan Editor