Pameran Parsel Ramadhan Bangkitkan UMKM
Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jateng, menggelar Pameran Parsel Ramadhan untuk membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah. ”Anggota Aspikmas ada sekitar 5.000 orang dan produk yang masuk ke galeri ada sekitar 90 produk,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kabupaten Banyumas (Aspikmas) Pujianto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Jumat (31/3/2023). (Yoga)
Bijak Kelola Dana Tunjangan Hari Raya
Lebaran kali ini akan terasa berbeda dibandingkan Lebaran di masa pandemi Covid-19 yang lalu. Pemerintah secara resmi telah mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM yang diterapkan selama pandemi. Masyarakat tidak dibatasi lagi mobilitasnya dan dimungkinkan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dan berjalan-jalan bersama. Apalagi pemerintah sudah menambah jumlah hari cuti bersama. Meski para karyawan dan pekerja akan mendapatkan tambahan pendapatan melalui THR Lebaran, harus diingat bahwa pengeluaran selama perayaan Lebaran juga sangat tinggi. Kebutuhan konsumtif selama merayakan Lebaran akan sangat meningkat dibandingkan hari-hari biasa, untuk makanan, minuman, pakaian Lebaran, biaya transportasi mudik, atau kunjungan silaturahmi. Jadi sejak awal sebelum Lebaran tiba, masyarakat harus menghitung matang-matang berapa pendapatan tambahan Lebaran yang akan diraih dan berapa besar rencana pengeluarannya.
Jangan besar pasak daripada tiang alias tekor atau boncos. Agar terhindar dari keboncosan, tentu kita harus mampu mengelola gaji dan THR dengan baik. Selain untuk memenuhi kebutuhan di hari raya, THR sebaiknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan lainnya dan dapat diinvestasikan. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar THR yang diperoleh dapat dimaksimalkan penggunaannya, antara lain untuk: 1. Zakat dan sedekah 2. Memilah kebutuhan Lebaran. Hindari jadi pembeli yang impulsif ketika berbelanja dan harus mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. 3. Kelola utang. Dana THR dapat digunakan untuk membayar atau bahkan melunasi utang yang dimiliki. Anda juga harus bijaksana ketika menggunakan kartu kredit untuk berbelanja sehingga tidak terjerat utang baru setelah hari raya. 4. Ingat untuk berinvestasi, yang disesuaikan dengan profil risiko, tujuan investasi, dan jangka waktu investasi yang diinginkan. (Yoga)
Relaksasi Transaksi Bursa Siap Dicabut
Para investor saham harap bersiap! Mulai pekan depan, waktu perdagangan akan lebih panjang. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut relaksasi perdagangan di bursa saham yang berlaku pada masa pandemi Covid-19, termasuk mengembalikan jam perdagangan mulai Senin, 3 April 2023.
Normalisasi ini menindaklanjuti Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-52/PM.01/2023 tanggal 29 Maret 2023, serta merujuk empat surat keputusan dari direksi BEI. Jam perdagangan pun kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19. Research & Education Coordinator
Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin menilai, normalisasi perdagangan bursa merupakan hal yang dinantikan pelaku pasar. Apalagi ketika performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam fase
markdown, khususnya di bulan Ramadan, yang terdapat banyak hari libur bursa.
Research & Consulting Manager
Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro menimpali, normalisasi sudah selayaknya dilakukan menimbang kondisi secara umum yang sudah kembali normal. Rata-rata nilai transaksi harian pun berpotensi meningkat. "Investor punya waktu lebih panjang untuk bertransaksi, khususnya bagi
trader
yang biasa transaksi jual beli pada satu hari perdagangan," katanya, Jumat (31/3).
Bank Sentral ASEAN Capai Kesepakatan
Pertemuan pertama para menteri keuangan dan gubernur bank sentral ASEAN (First AFMGM) telah mencapai sejumlah kesepakatan. Hal ini akan menjaga stabilitas dan di saat bersamaan mendorong perekonomian regional.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan prioritas yang diangkat dalam pertemuan tersebut. "Ada tiga prioritas agenda bank sentral dan ini akan memperkuat pemulihan ekonomi ke depan," tutur Perry, Jumat (31/3).
Pertama, bank sentral sepakat untuk memperkuat bauran kebijakan ekonomi makro untuk berdaya tahan di tengah ketidakpastian global.
Bauran kebijakan akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan multidimensional.
Kedua, memperkuat pemulihan ekonomi dengan memperkuat sektor eksternal, termasuk dengan promosi ekspor dan investasi.
Ketiga, memperluas pembayaran lintas batas atau
cross border payment.
Tidak hanya di lingkup ASEAN-5 namun mencakup seluruh negara anggota ASEAN dan kemudian mencakup multilateral di bawah proyek Nexus besutan Bank of International Settlement (BIS).
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Melambat
Pemerintah perlu mengantisipasi proyeksi yang disampaikan Bank Dunia atau World Bank. Dalam rilis terbarunya, lembaga keuangan itu memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 menjadi 4,9%.
Sebelumnya, pada Oktober 2022 Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan mencapai 5,1%. Ini artinya, ekonomi Indonesia tahun ini diproyeksikan tumbuh lebih lambat ketimbang realisasi tahun 2022 yang sebesar 5,31%.
World Bank melihat perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dipengaruhi oleh kondisi perekonomian negara kawasan ASEAN-5 dan East Asian and Pacific (EAP) yang akan menghadapi sejumlah tantangan di tahun ini. Betul, kegiatan ekonomi negara berkembang ASEAN-5 dan EAP, termasuk Indonesia telah pulih dari guncangan perekonomian global akibat pandemi Covid-19. Ini terlihat dari aktivitas ekspor dan tingginya sisi konsumsi.
"Pertumbuhan ekonomi jangka pendek di kawasan EAP akan bergantung pada pertumbuhan global yang diproyeksikan berjalan lebih lambat pada 2023 dibanding 2022," ujar Aaditya Mattoo, Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik, Jumat (31/3).
Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Satu Kahkonen mengungkapkan, meski ada perlambatan pertumbuhan ekonomi, ia yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia masih mumpuni. "Ini karena kondisi manajemen ekonomi makro yang baik, juga dengan manajemen kebijakan moneter," terang Kahkonen.
Meski tidak setinggi tahun 2022 yang 5,3% yoy, ekonomi Indonesia tahun ini diyakini tetap dalam kondisi sehat. "Kami masih memperkirakan pertumbuhan yang sangat sehat di level 4,9% yoy pada tahun ini," tambah Kahkonen.
Sektor Perbankan LQ45 Lebih Diunggulkan
Investor merespons positif kinerja emiten LQ45. Jika dirata-rata, pertumbuhan laba bersih 33 emiten LQ45 yang sudah merilis mencapai 53,36% dengan pertumbuhan laba bersih rata-rata 26,84%.
Oleh karena itu, saham-saham LQ45 bergerak positif. Bila dihitung sejak awal tahun, indeks LQ45 masih naik tipis 0,05%, lebih baik dari performa IHSG yang turun 0,66%.
Emiten dengan kinerja laba bersih terbaik datang dari sektor perbankan dan energi. Emiten sektor bahan dasar yang mayoritas mencetak kinerja positif.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, sektor perbankan punya peluang paling besar melanjutkan pertumbuhan kinerja
double digit
di tahun ini.
Research Analyst
Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani sepakat. Ia menilai empat saham bank besar, yaitu BBRI, BBCA, BMRI dan BBNI, punya potensi
upside
harga paling tinggi. Ini sejalan dengan kinerja emiten perbankan masih disokong pertumbuhan kredit yang kuat.
Pinjaman di Multifinance Meningkat
Kebutuhan dana tunai saat Lebaran memacu kenaikan permintaan pembiayaan multiguna di perusahaan pembiayaan (
multifinance
).
Berdasarkan statistik data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Januari 2023 pembiayaan multiguna atau dana tunai
multifinance
meningkat. Per Januari 2023, piutang pembiayaan segmen multiguna, naik 7,16% secara tahunan, yakni menjadi sebesar Rp 219,41 triliun dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 204,74 triliun.
Beberapa
multifinance
meyakini pembiayaan multiguna menjelang Lebaran ini akan meningkat. Misalnya, PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) yang menilai bahwa momen Ramadan-Lebaran 2023 ini diperkirakan akan berdampak positif pada pembiayaan multiguna di WOM Finance.
Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan, peningkatan pembiayaan multiguna biasanya untuk pengembangan usaha atau kebutuhan di Hari Raya.
Ada juga PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) yang memanfaatkan pembiayaan multiguna di momen menjelang lebaran.
Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyebutkan target pertumbuhan pembiayaan multiguna atau refinancing naik hampir dua kali lipat sejak bulan Januari 2023. "Peningkatan target pertumbuhan ini didorong, program promo CNAF yaitu program jelang Ramadan" yang menarik dengan menawarkan program bebas biaya admin dan provisi," tutur Ristiawan.
Tantangan Berat Bank Besar China
Lima bank besar di China mencatatkan pertumbuhan secara tahunan. Meski banyak analis yang menyebutkan industri bank di China masih akan tertekan dengan efek dari dalam dan luar negeri.
Misalnya Bank of Communications Co Ltd (BoCom) dan Bank of China (BoC) membukukan pertumbuhan laba bersih tahunan lebih dari 5%. Lalu ada Agricultural Bank of China Ltd (AgBank) dan China Construction Bank Corp yang sama-sama membukukan pertumbuhan laba bersih tahunan lebih dari 7%.
Ada juga Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) yang memiliki aset terbesar di dunia, juga mencatatkan pertumbuhan laba bersih tahunan sebesar 3,5%.
Tekanan dalam negeri juga datang dari industri properti.
Chief Risk Officer
BoCom, Lin Hua menyebutkan hambatan yang terus berlanjut bisa berefek pada kualitas aset hipotek.
Direktur S&P Global Ratings, Ming Tan menyebutkan, pembukuan kredit dari lima bank besar di China itu masih terdiversifikasi dengan baik dan memiliki pencadangan yang memadai.
Meski kelima bank tersebut membukukan rasio kredit macet yang stabil atau menurun, bank besar itu juga mencatat penurunan
net interest margin
(NIM) atau margin bunga bersih yang merupakan tolak ukur utama profitabilitas bank. "Tekanan margin bunga bersih dan resiko di sektor properti serta beberapa perusahaan milik negara yang lemah masih menjadi tantangan utama," ujar Ming.
Pakar Strategi Pasar China di Saxo Markets, Redmond Wong menyebutkan, tantangan terbesar bagi bank-bank China tahun ini adalah tekanan dari pemerintah pusat dan daerah mendukung perekonomian dengan memberikan pinjaman pada proyek yang mungkin tidak dapat mengembalikan modal atau tidak memberikan keuntungan apapun.
UNTUNG RUGI NORMALISASI BURSA
Bursa Efek Indonesia mengambil jalan tengah dalam memutuskan untuk mengembalikan aktivitas transaksi di pasar saham seperti kondisi sebelum pandemi. Meski mayoritas ketentuan pasar modal bakal kembali normal pada pekan depan, kebijakan auto rejection ditunda normalisasinya. Keputusan ini tentu beralasan. Selama pandemi, BEI mengatur sistem auto rejection asimetris. Untuk hal ini, harga saham diizinkan untuk naik 20%—35% dalam sehari, tetapi hanya boleh turun maksimal 7%. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap gejolak hebat yang terjadi di pasar saham saat awal pandemi 2020. Tujuannya untuk meredam penurunan tajam di pasar saham, yang terbukti cukup berhasil. BEI berhati-hati untuk mengembalikan kebijakan auto rejection ke posisi simetris mengingat kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Efek berantai dari pandemi masih terasa saat ini, terlihat dari gejolak di pasar keuangan global dengan gagalnya sejumlah bank papan atas. “Penyesuaian batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB) dilakukan secara bertahap dengan implementasi yang memperhatikan kondisi pasar ke depan,” ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Kamis (30/3). penurunan agresivitas transaksi ketika auto rejection kembali simetris. Sebab, investor bakal lebih hati-hati demi menghindari risiko penurunan harga yang lebih tajam. “Investor perlu kembali menyesuaikan profil risiko, khususnya para trader yang memanfaatkan volatilitas pasar untuk menghindari kerugian yang signifikan,” kata Alrich. Dia mengatakan auto rejection asimetris membuat investor merasa lebih tenang dalam melakukan transaksi karena tingkat kerugian maksimal adalah 7%.
Jelang KTT ASEAN 2023, Kominfo Perkuat Akses Telekomunikasi
Kementerian Komunikasi dan Informatika mempersiapkan infrastruktur digital untuk mendukung penyelenggaraan Keketuaan ASEAN 2023. Saat ini di kawasan penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, NTT telah tersedia 1.635 BTS 4G dan 3 BTS 5G.Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ismail menyatakan terus melakukan pemantauan jaringan telekomunikasi agar tetap berkualitas dan juga memastikan semua jaringan infrastruktur sudah terkoneksi. “Salah satu tugas Kementerian Kominfo untuk menyediakan jaringan telekomunikasi dan akses internet agar Keketuaan ASEAN 2023 yang berlangsung berjalan lancar. Saat ini, di Labuan Bajo juga terhubung jaringan fi ber optic (FO) sepanjang 3.773,73 km dengan sebaran Optical Distribution Point(ODP)sebanyak 2.055 titik,” jelasnya di Jakarta, Jumat (31/3/2023).
Kementerian Kominfo juga terus memantau kualitas jaringan telekomunikasi seluler. Bahkan penyelenggara layanan telekomunikasi sudah melakukan langkah-langkah antisipasi untuk melakukan pembaruan dan penguatan jaringannya.
elkom Group saat ini sudah menyediakan BTS Combat dan melakukan pembaruan pada beberapa BTS eksisting di Golomori dan Labuan Bajo. Pembaruan saat ini masih berjalan dengan sekitar 44,7% dan ditargetkan selesai pada minggu kedua April 2023.









