Jelang Lebaran, ART Pengganti Berdatangan ke Jakarta
Dalam sepekan terakhir, asisten rumah tangga pengganti selama Idul Fitri atau ART ”infal” mulai berdatangan ke Jakarta. Dengan melandainya kasus Covid-19 dan dicabutnya pembatasan sosial, mereka berharap banyak ART permanen yang mudik. Hal itu menjadi kesempatan bagi mereka untuk kembali mengais rezeki. Para ART infal ini berdatangan ke tempat penyalur ART di Jakarta. Di Yayasan Cendana Raya atau Yayasan Bu Gito di Cilandak, Jaksel, misalnya, ada 30 ART infal tiba dalam seminggu terakhir. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Jabar, seperti Bandung, Pandeglang, dan Garut. Ada pula yang berasal dari Pemalang, Jateng. Sementara itu, di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Permata Cipta di Gandaria Utara, Jaksel, telah tiba 10 ART infal dari Lampung.
Anin (43), salah satu ART infal yang datang ke Yayasan Bu Gito, tiba sejak Rabu (29/3). Bersama enam temannya, Anin berangkat dari Ciwidey,Bandung, Jabar. Sehari-hari, mereka bekerja di kebun masing-masing yang ditanami labu siam. Momentum menjelang Idul Fitri dimanfaatkan untuk mengais rezeki sebagai ART infal. Ini pertama kalinya mereka ke Jakarta lagi setelah tiga tahun terhalang pandemi Covid-19. Seiring melandainya kasus Covid-19 dan tiada lagi pembatasan sosial, Anin berharap banyak ART permanen yang mudik. Kepulangan para ART permanen itu menjadi kesempatan bagi ART infal untuk mencari rezeki dengan menggantikan mereka. Lembaga-lembaga penyalur hanya menerima ART infal berusia 18-45 tahun. Pengalaman sebagai ART juga menjadi pertimbangan mereka dalam merekrut ART infal. Para ART infal itu diberi honor Rp 200.000-Rp 300.000 per hari atau Rp 4 juta-Rp 5,5 juta per bulan, bergantung beban kerja mereka. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023