;

Tren Pasar Bergeser ke Rumah Segmen Menengah

Yuniati Turjandini 17 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Indonesia Property Watch (IPW) menyatakan bahwa terjadi pergeseran pasar perumahan ke segmen menengah di rentang harga Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar sepanjang triwulan I-2023. “Saya melihat saat ini pasar bergeser kesegmen menengah Rp 500 juta hingga Rp 2miliar. Tapi, banyak pengembang yang masih membuat produk segmen atas. Pasarnya bukan tidak ada, hanya saja terbatas karena pembeli di segmen ini relatif hampir sama,” ujar Ali Tranghanda, direktur eksekutif IPW kepada Investor Daily, Selasa (16/5/2023). Temuan IPW di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) serta Tangerang dan Serang (Banten) pada triwulan I-2023 memperlihatkan bahwa 38,84% rumah yang terjual ada di rentang harga Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Lalu, terbesar kedua adalah di bawah Rp 300 juta (26,10%), rentang harga Rp 300-500 juta (20,36%), dan Rp 1-2 miliar (13,93%). Kondisi pasar saat ini menggambarkan pasar terus bergeser ke segmen lebih rendah sejak tiga triwulan terakhir. Riset IPW menyebutkan, pada triwulan I-2023, secara umum ke cenderungan pasar di Jabodebek Banten terus bergeser ke segmen Rp 300 juta sampai Rp 1 miliar. “Di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi segmen > Rp 1 miliar cenderung mengalami penurunan, kecuali yang terjadi di wilayah Banten yang mengalami kenaikan, meskipun secara rata-rata masih memperlihatkan penurunan tipis,” beber riset tersebut. (Yetede)

Telkomsel Fokus Ratakan Keterjangkauan Layanan 4G

Yuniati Turjandini 17 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Telkomsel, perusahaan seluler dan digital anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk, akan fokus pada upaya pemerataan keterjangkauan menara pemancar sinyal (base transceiver station/BTS) 4G untuk meningkatkan layanan data/internet yang lebih baik ke seluruh wilayah Indonesia pada 2023. Hal tersebut dilakukan karena perseroan melihat tren ke depan pelanggan semakin mengadopsi layanan berbasis data dan digital untuk memenuhi kebutuhan dan mendukung aktivitas keseharian. Sementara itu, hingga akhir kuartal I-2023, perseroan telah memiliki 168.000 BTS 4G dari total 258.932 unit BTS yang melayani sekitar 151,1 juta pelanggan. Pada periode yang sama, perusahaan pun telah berhasil menambah 11.002 unit BTS 4G dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 247.930 unit BTS 4G. Selain terus menambah BTS 4G yang baru, Telkomsel pun menargetkan penuntasan 100% peningkatan kapasitas (upgrade) semua jaringan BTS 3G menjadi 4G/LTE di 31 kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia pada akhir Mei 2023. Ketika memulai program tersebut, Telkomsel masih punya lebih 49 ribu BTS 3G untuk di-upgrade. “Melanjutkan komitmen dalam mendorong pemerataan akses telekomunikasi broadband terdepan di seluruh negeri, di 2023 ini, Telkomsel akan menuntaskan proses peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di 504 kota/ kabupaten yang sudah dimulai sejak tahun 2022,” ujar VP Corporate Communications Telkomsel Saki H Bramono kepada Investor Daily, dikutip Selasa (16/5/2023). (Yetede)

Bahaya Eksploitasi Data Bocor BSI

Yuniati Turjandini 17 May 2023 Tempo (H)

JAKARTA — Grup peretas asal Rusia, LockBit, akhirnya mengunggah seluruh data yang diklaim sebagai data pribadi nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di situs gelap atau dark web. Data itu diunggah kemarin, 16 Mei 2023, sekitar pukul 07.00 WIB, berisikan 24 link item unggahan, yang diduga diretas dari akun internal milik pegawai bank pada Senin, 8 Mei 2023, yang kemudian menjadi pangkal lumpuhnya sistem dan layanan BSI pada pekan lalu. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, memastikan kebocoran data terjadi setelah LockBit menguasai data yang diklaim berisi informasi pribadi milik lebih dari 15 juta nasabah, dokumen finansial, dokumen legal, perjanjian kerahasiaan atau non-disclosure agreement (NDA), hingga password untuk mengakses Internet dan layanan yang digunakan. Adapun data nasabah yang bocor itu antara lain nama, nomor ponsel, alamat, profesi, saldo rekening rata-rata, riwayat transaksi, tanggal pembukaan rekening, informasi pekerjaan, dan sejumlah data lainnya.Tak lama setelah diunggah, situs LockBit di dark web pun banjir kunjungan. Akibatnya, situs itu sempat mengalami kendala dan sulit diakses. “Bandwith-nya menjadi lambat, banyak yang sedang mengunduh data dari situs LockBit ini,” ujar Alfons kepada Tempo, kemarin. (Yetede)

Minim Kontribusi Kawasan Ekonomi Khusus

Yuniati Turjandini 17 May 2023 Tempo

JAKARTA – Rentetan pengembangan proyek kawasan ekonomi khusus (KEK) belum berdampak signifikan terhadap peningkatan perekonomian di Indonesia. Riset Danareksa Research Institute (DRI), yang dirilis pada bulan lalu, menunjukkan kontribusi ekonomi KEK terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional masih kalah oleh negara tetangga.

Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan dan Pengelolaan Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK, Bambang Wijanarko, mengakui soal rumitnya menarik calon investor dan penyewa atau tenant baru, meski sudah ada segudang stimulus yang dikucurkan pemerintah. “Program KEK kita belum mature (matang) seperti negara lain. Masih ada tantangan yang dihadapi,” tuturnya kepada Tempo, kemarin.

Dalam kajian DRI, proyek KEK disebutkan kerap menjadi salah satu umpan penarik minat investor asing masuk ke negara berkembang. Skema kawasan ekonomi yang diberi perlakuan khusus ini pun tercatat mendongkrak 30-40 persen arus investasi ke Asia Tenggara dalam periode yang tidak disebutkan. Pemerintah negara berkembang yang mengembangkan KEK di wilayahnya pun bertambah dari waktu ke waktu. Pada 1975, hanya ada 79 KEK yang tersebar di 29 negara. Jumlahnya menjadi 5.400 lokasi di 147 negara pada 2018. (Yetede)

PHK Masih Bayangi Sektor Padat Karya

Yoga 16 May 2023 Kompas (H)

Di tengah pemulihan ekonomi nasional, industri alas kaki serta tekstil dan produk tekstil belum sepenuhnya bangkit dari efek pandemi Covid-19 dan perlambatan ekonomi global, tercermin dari masih terjadinya gelombang PHK pada sekor manufaktur padat karya ini. Permintaan pasar ekspor pada kedua sektor itu melemah akibat tekanan perekonomian global. Kondisi itu dibarengi kesulitan mendongkrak penjualan di pasar dalam negeri karena serbuan barang impor. Akibatnya, penurunan produksi yang berujung pada pengurangan tenaga kerja sulit dihindari. Salah satu produsen sepatu, PT Dean Shoes di Kabupaten Karawang, Jabar, misalnya, menghentikan operasi dan menutup pabrik per 14 April 2023. Sebanyak 3.329 pekerjanya mengalami PHK.

Fajar Ahmad Faizal, yang saat ditemui menjelang penutupan pabrik masih menangani urusan humas PT Dean Shoes, menjelaskan, ketidakpastian perekonomian global akibat perang Rusia-Ukraina membuat  pemegang merek mengurangi pesanan kepada PT Dean Shoes sejak 2022. Mulanya, perusahaan menyiasatinya dengan memberlakukan pengurangan hari kerja menjadi empat hari sepekan. ”Bersamaan dengan kondisi itu, upah minimum kabupaten naik tinggi. Investor kami mencari lokasi produksi yang lebih murah agar bisa beroperasi lebih berkelanjutan. PHK dilakukan pada 6 April dan 14 April sehingga sebelum Lebaran sudah clear,” ujar Fajar yang juga tak luput mengalami PHK.

PT Dean Shoes selama ini memproduksi sepatu dari merek Nike dan Under Armour untuk kategori kelas menengah. Menjelang penutupan operasi, perusahaan hanya mengerjakan pesanan dari Nike yang masih tersisa. Belum jelas kelanjutan nasib fasilitas PT Dean Shoes. Fenomena pengurangan tenaga kerja juga mendera industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Kwee Liang Cing, pemilik dan direktur perusahaan tekstil yang memproduksi kain untuk seprai dan mode, PT Bentara Sinarprima, di Kabupaten Bandung, Jabar, mengatakan, pihaknya sudah mengurangi tenaga kerja dari sebelumnya 500 orang menjadi 260 orang. Pekerja yang sebelumnya masuk 5-6 hari kerja dalam sepekan kini hanya masuk 1-2 hari kerja. Lilik, begitu ia biasa dipanggil, menuturkan, kapasitas produksi pabriknya terus turun sejak 2022 karena anjloknya permintaan, dari 2 juta-2,5 juta meter per bulan kini hanya terpakai 30-35 %. Produksi kain tinggal berkisar 700.000-800.000 meter per bulan. (Yoga)


Kinerja BUMDes

Yoga 16 May 2023 Kompas (H)

Badan usaha milik desa atau BUMDes diharapkan jadi instrumen penting dalam meningkatkan ekonomi  perdesaan. Selain sebagai salah satu sumber pendapatan asli desa, BUMDes juga dapat membuka  kesempatan kerja dan menjadi sumber penghasilan bagi penduduk lokal. Laman Kemendesa PDTT mencatat jumlah BUMDes terus bertambah, yakni dari 50.199 pada 2019 menjadi 51.134 pada 2020 dan 57.288 pada 2021. Sampai 2022, ada 60.417 BUMDes dan 6.583 BUMDes bersama. Dari jumlah itu, 12.285 BUMDes sudah berbadan hukum. Kemendesa PDTT menargetkan pada 2028 BUMDes ada di setiap desa. Presiden Jokowi paling tidak dua kali menyorot kualitas BUMDes. Tahun 2019, Presiden menyatakan ada 2.188 BUMDes yang tidak beroperasi dan 1.670 BUMDes yang beroperasi belum berkontribusi pada pendapatan desa. Dua tahun kemudian, pada peluncuran sertifikat badan hukum BUMDes, Presiden kembali mengingatkan, manfaat nyata BUMDes harus dapat dirasakan oleh rakyat.

Tantangan yang dihadapi BUMDes yaitu, Pertama, kebijakan pemerintah dinilai masih membatasi pengelolaan BUMDes sebagai entitas bisnis. Kedua, kapasitas manajerial pengelola BUMDes belum mumpuni. Pengurus BUMDes harus memiliki jiwa kewirausahaan sekaligus mampu mengelola BUMDes secara profesional. Potensi desa dan kebutuhan warga jadi pertimbangan menentukan usahaBUMDes. Profesionalitas mengelola BUMDes ditandai kegiatan dan kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan dan transparan. Usaha BUMDes juga harus selaras dengan pelestarian lingkungan. Salah satu aset unik sebagian besar perdesaan yang tak ditemukan di perkotaan adalah kualitas alam dan lingkungan yang lebih baik. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa adalah meningkatnya kemampuan ekonomi tanpa mengorbankan alam dan lingkungan. (Yoga)


Segera Bahas RUU Perampasan Aset

Yoga 16 May 2023 Kompas

DPR diminta memprioritaskan pembahasan RUU tentang Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana pada sisa masa sidang tahun ini. Tidak ada alasan menunda pembahasan dan pengesahan RUU Perampasan Aset karena setiap tahun Indonesia telah kehilangan triliunan rupiah akibat korupsi dan pengembalian kerugian negara belum maksimal. Presiden Jokowi telah mengirimkan surat presiden (surpres) berisi usulan pembahasan RUU Perampasan Aset berikut naskah RUU kepada pimpinan DPR pada 4 Mei 2023. Namun, surpres tersebut belum ditindaklanjuti lantaran DPR masih reses. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, DPR baru kembali memulai masa sidang pada Selasa (16/5).

Peneliti Transparency International Indonesia (TII), Alvin Nicola, dihubungi di Jakarta, Senin (15/5), mengatakan, jika serius dan memiliki semangat memberantas korupsi dan tindak kejahatan ekonomi lain, pimpinan DPR harus segera membacakan surpres pembahasan RUU Perampasan Aset di rapat paripurna pembukaan masa sidang, Selasa (16/5). Badan Musyawarah DPR juga diharapkan segera menunjuk alat kelengkapan yang akan membahas RUU itu bersama pemerintah. RUU Perampasan Aset, menurut Alvin, mendesak dibahas karena korupsi masih merajalela. Setiap tahun, negara kehilangan triliunan rupiah akibat korupsi. Namun, kerugian yang dikembalikan diperkirakan belum sampai 10 %. Selain itu, RUU Perampasan Aset juga dinilai penting memberi dampak hukum lain karena ketentuan yang berlaku di Indonesia belum dapat memberi efek jera maksimal kepada pelaku korupsi ataupun kejahatan ekonomi lain. (Yoga)


Menghadapi Guncangan Kemiskinan

Yoga 16 May 2023 Kompas

Potensi guncangan, yang bisa membuat masyarakat jatuh miskin, kian banyak. Perlu disiapkan peredam yang relevan dengan kondisi terkini. Pada tahun pertama pandemi Covid-19, banyak yang kehilangan pekerjaan sehingga kehilangan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sehingga harus merancang strategi agar uang pesangonnya bisa digunakan dengan tepat, sampai mendapat pekerjaan baru. Apalagi, bagi yang masih ada tanggungan cicilan rumah dan kendaraan. Kehilangan pendapatan itu tak serta-merta membuat masyarakat kelas menengah masuk kelompok penerima bantuan. Sementara, bagi masyarakat tertentu, guncangan kecil bisa membuat mereka jatuh miskin. Menurut data BPS, 29,12 juta penduduk usia kerja terdampak Covid-19 pada Agustus 2020. Ada yang menjadi penganggur, ada yang sementara tidak bekerja, dan jam kerja berkurang. Tingkat pengangguran terbuka naik, dari 5,23 % pada Agustus 2019 menjadi 7,07 % pada Agustus 2020.

Akibatnya, jumlah penduduk miskin bertambah. Pada September 2020, ada 27,55 juta penduduk miskin di Indonesia. Pada September 2022, garis kemiskinan Rp 535.547 per kapita per bulan. Dengan demikian, penduduk dengan pengeluaran di bawah Rp 535.547 per kapita per bulan atau Rp 17.851 per kapita per hari termasuk penduduk miskin. Dengan memperluas definisi kemiskinan, lebih banyak masyarakat terlindungi dari guncangan yang berpotensi membuat mereka jatuh miskin. Pandemi Covid-19 merupakan contoh guncangan yang berdampak pada upaya pengentasan rakyat miskin. Hal lain yang bisa menjadi guncangan di Indonesia, adalah bencana terkait iklim. Perubahan garis kemiskinan tersebut akan meningkatkan jumlah penduduk miskin di Indonesia. Subsidi dan bantuan mesti benar-benar diterima penduduk miskin agar mereka tetap aman dan terjaga. (Yoga)


Penempatan Pekerja Migran Ilegal Terus Berkembang

Yoga 16 May 2023 Kompas

Penempatan pekerja migran ilegal telah berkembang pesat menyerupai bisnis dan beradaptasi dengan pasar kerja. Tindakan pencegahannya membutuhkan strategi komprehensif mulai dari sebelum pemberangkatan atau penempatan. ”Perkembangan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), seperti penempatan pekerja migran ilegal, tidak terjadi di ruang hampa. Penyebabnya adalah kesenjangan ekonomi yang mendorong orang susah mengakses pekerjaan. Orang lantas tergiur pekerjaan yang semata menawarkan gaji menggiurkan di luar negeri,” ujar Direktur Eksekutif ASEAN Studies Center UGM Dafri Agussalim, Senin (15/5) di Jakarta.

Dafri menyebut kasus TPPO warga negara Indonesia (WNI) untuk kebutuhan judi dan penipuan daring (online scammer). Kasus ini dinilai menarik karena korban berlatar belakang lulusan pendidikan menengah atas dan tinggi. ”Apakah lapangan pekerjaan untuk profil lulusan pendidikan seperti itu tidak banyak tersedia di dalam negeri? Apakah mereka tidak memiliki akses terhadap lapangan pekerjaan yang sesuai latar belakang edukasi mereka?” kata Dafri. Menurut dia, TPPO merupakan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa dan semakin tidak memandang status ekonomi seseorang. TPPO terjadi di  seluruh dunia, termasuk di kawasan ASEAN. Perkembangannya menyerupai bisnis, pelaku industrinya tidak stagnan, dan beradaptasi dengan pasar, misalnya teknologi digital. (Yoga)


Laba Bersih Citibank Indonesia Rp 569 Miliar

Yoga 16 May 2023 Kompas

Citibank Indonesia mencatat laba bersih triwulan I-2023 sebesar Rp 569 miliar, bertumbuh 52 persen secara tahunan. Penyaluran kredit menurun 5,36 persen secara tahunan menjadi Rp 39,87 triliun. Namun, pendapatan bunga bersih meningkat 60,93 persen secara tahunan menjadi Rp 1,22 triliun sehingga laba tetap tumbuh. Demikian disampaikan Chief Executive Officer Citi Indonesia Batara Sianturi, Senin (15/5/2023), di Jakarta. (Yoga)

Pilihan Editor