Kendaraan Listrik Dorong Implementasi Kota Cerdas
Pemanfaatan kendaraan listrik dalam sistem transportasi perkotaan mampu mendorong implementasi atau penerapan kota cerdas. Hal ini bisa dimulai dari sektor transportasi umum. Selain itu, mulai dari fasilitas hingga kebijakan juga dapat diarahkan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik ke depan. Kota cerdas (smart city) yang dimaksud adalah kota yang mengedepankan nilai keberlanjutan. Tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan kenyamanan kepada penduduknya. Pada 2045, pemerintah menargetkan ada 100 kota cerdas di Indonesia. Chief Executive Officer ASECH Center of Excellence on Smart City Erike Malonda mengatakan, kendaraan listrik kian dibutuhkan untuk menekan emisi gas rumah kaca, terutama pada kawasan perkotaan.
Peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik mendukung konsep kota cerdas yang selama ini diperjuangkan.”Kota Cerdas ini menghadirkan solusi bagi berbagai permasalahan secara terintegrasi. Dalam hal ini, sektor transportasi menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan,” ujarnya dalam diskusi Menuju Indonesia Net Zero Emission Tahun 2060, di Jakarta, Jumat (19/5). Mengutip data KLHK 2022, sector transportasi menyumbang 23,14 % emisi gas rumah kaca pada 2021. Penggunaan kendaraan listrik, imbuh Erike, dapat mengakselerasi penurunan emisi yang dihasilkan sektor transportasi. (Yoga)
1.400 Ekor Ikan Koi dari Jepang Dimusnahkan
Kementerian Kelautan dan Perikanan memusnahkan sekitar 1.400 ekor ikan koi asal Jepang. Ikan-ikan tersebut terinfeksi Carp Edema Virus Disease (CEVD) yang memicu kematian tinggi. Kepala Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jakarta I, Heri Yuwono, Jumat (19/5/2023), mengemukakan, ikan impor yang dimusnahkan itu senilai Rp 1,2 miliar. Semula, ikan koi impor tersebut untuk dipelihara sebagai ikan hias. (Yoga)
Rob di Demak Ganggu Ekonomi Warga
Banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, Jateng, mengganggu aktivitas masyarakat. Di jalan pantura Demak, misalnya, genangan rob memaksa pelintas untuk mencari jalan alternatif. Situasi itu berpotensi mengganggu perekonomian masyarakat di jalur yang menjadi salah satu urat nadi Pulau Jawa itu. Hingga Jumat (19/5) BPBD Demak masih melaporkan adanya genangan rob dengan ketinggian mulai dari 20 sentimeter (cm) hingga 100 cm di wilayahnya. Sejumlah desa yang terendam berada di Kecamatan Sayung, Karangtengah, Bonang, dan Wedung. ”Genangan banjir dan rob yang terjadi pada ruas jalan nasional menimbulkan kemacetan lalu lintas. Hal itu berpotensi mengganggu perekonoian masyarakat. Sementara, rob yang terjadi di permukiman mengganggu aktivitas sehari-hari warga, termasuk mengganggu kesehatan mereka,” kata Kepala Pelaksana BPBD Demak M Agus Nugroho, Jumat (19/5).
Idayatul Rohmah (27), warga Demak yang sehari-hari bekerja di Kota Semarang, mengaku sepekan terakhir selalu terjebak kemacetan di jalan pantura Sayung, Demak. ”Kalau masih siang biasanya robnya tidak tinggi, masih bisa dilewati, jadi saya lewat jalan pantura. Tapi, kalau sudah sore menjelang malam, airnya sudah tinggi jadi saya pilih lewat jalur lain karena sudah pasti macet di situ,” tuturnya. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi Demak untuk melihat penanganan rob, 15 Mei. Salah satu upaya yang sedang ditempuh pemerintah ialah pembangunan tol ruas Semarang-Demak. Di dalam pembangunan jalan itu terdapat paket proyek tanggul laut. (Yoga)
Maskapai Jeju Air Terbang Perdana ke Manado
Maskapai penerbangan Korea Selatan, Jeju Air, resmi melayani penerbangan ke Manado, Sulawesi Utara, mulai Jumat (19/5/2023) dini hari. Penerbangan carter ini membawa 169 penumpang dari Bandara Internasional Incheon, yang akan berlibur selama tiga hari. General Manager PT Angkasa Pura I untuk Bandara Sam Ratulangi Minggus Gandeguai mengatakan, penerbangan ini akan meningkatkan geliat pariwisata Sulut. (Yoga)
Investasi Syariah: Optimalkan Keuntungan, Aman, dan Nyaman
Kesadaran masyarakat untuk berinvestasi meningkat beberapa waktu terakhir terutama selama pandemi Covid-19. Produk dan layanan investasi yang ditawarkan, baik oleh negara maupun lembaga jasa keuangan (LJK), juga semakin beragam. Dengan demikian, masyarakat dapat memilih produk investasi sesuai dengan tujuan investasi, rentang waktu, dan profil risiko yang dimiliki. Produk investasi yang disediakan pun tidak hanya produk investasi konvensional,tetapi juga produk investasi syariah. Salah satu produk investasi adalah saham, yaitu saham konvensional dan saham syariah. Saham syariah merupakan efek berbentuk saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal. Saham-saham yang masuk kategori saham syariah dapat dilihat pada Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan OJK secara periodik. Penentuan DES juga melibatkan Dewan Syariah Nasional, MUI (DSN-MUI).
Investor dapat mengetahui seluruh saham syariah yang diperdagangkan dengan melihat indeks saham syariah, antara lain Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), Jakarta Islamic Indeks (JII), JII70, IDX-MES BUMN 17, dan IDX Sharia Growth (ID- XSHAGROW). Selain instrumen investasi pada pasar modal syariah,terdapat pula produk keuangan syariah lainnya, seperti tabungan syariah, gadai syariah, security crowd funding (SCF) syariah, fintech peer to peer lending syariah, dan sebagainya. Sebagai investor, Anda dapat melakukan beberapa tip dan trik saat berinvestasi di produk keuangan syariah agar aman dan nyaman, antara lain: 1. Identifikasi tujuan dan jangka waktu investasi, serta profil risiko. 2. Pahami produk secara keseluruhan. 3. Perhatikan dan waspada pada penawaran, semakin tinggi potensi tingkat imbal hasil yang akan diperoleh, maka semakin tinggi juga potensi rugi yang harus dihadapi. 4. Diversifikasi investasi Untuk mengurangi risiko investasi.5. Pantau kinerja investasi secara berkala. (Yoga)
PGN Buyback Obligasi Global US$ 950 Juta
JAKARTA, ID - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN/PGAS) menggelar penawaran tender (tender offer) untuk membeli kembali (buyback) sisa obligasi global sebesar US$ 950 juta dari total US$ 1,35 miliar. Sebelumnya, perseroan telah menuntaskan buyback global bond ini sebesar $ 400 juta. Berdasarkan deals.is.kroll.com, pada 18 Mei 2023, PGN mengumumkan penawaran tender untuk membeli secara tunai sisa obligasi senior dengan kupon 5,125% per tahun dan jatuh tempo pada 2024 itu. Harga penawaran tender adalah US$ 1.006 per US$ 1.000, ditambah bunga yang masih harus dibayar dan belum dibayar. PGN menggunakan pinjaman komersial eksternal tertentu dari bank bersama uang tunai, untuk mendanai buyback dan membayar bunga obligasi ini. “Buyback obligasi ini dilakukan sebagai langkah proaktif perseroan dalam mengelola obligasi yang akan jatuh tempo,” jelas manajemen PGN dalam keterangan tertulis, Jumat (19/5/23). Masa penawaran tender ini berlaku hingga 25 Mei 2023 pada pukul 17:00 waktu New York, kecuali diperpanjang atau dihentikan lebih awal seperti yang dijelaskan dalam memorandum penawaran tender. Dalam aksi ini, perseroan menunjuk BNP Paribas, Mandiri Securities Pte. Ltd. dan Stan dard Chartered Bank sebagai manajer dealer. (Yetede)
Empat Tantangan Ekonomi Global Pengaruhi Penyusunan RAPBN 2024
JAKARTA, ID – Pemerintah menilai ada ada empat tantangan bagi perekonomian global ke depan. Hal ini turut mempengaruhi upaya pemerintah dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. Hal itu dikemukakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menyampaikan pengantar dan keteranganpemerintah atas kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2024 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/5/2023). Menkeu menjelaskan, tantangan pertama adalah ketegangan geopolitik. Sebab, dengan meningkatnya tensi geopolitik menyebabkan perubahan signifikan arah kebijakan ekonomi negara-negara besar menjadi lebih inward looking. Dengan demikian, dunia semakin terfragmentasi dan tren globalisasi berubah menjadi deglobalisasi. Perang antara Rusia dan Ukraina sejak awal tahun 2022 semakin mempertajam polarisasi dan fragmentasi geopolitik global. Kerja sama ekonomi dan kemitraan strategis semakin terkotak-kotak (fragmented) sesuai kedekatan aliansinya (friendshoring). Hal ini berdampak aktivitas perda gangan dan aliran investasi global melambat. “Negara-negara berkembang yang banyak bergantung pada pasar ekspor dan aliran modal luar negeri terkena dampak yang signifikan. Fragmentasi geopolitik juga telah memicu fenomena dedolarisasi yang juga akan berdampak besar, baik pada perekonomian Amerika Serikat (AS) maupun stabilitas ekonomi global,” kata Menkeu. Kedua, yaitu pesatnya perkembangan teknologi digital menjadi tantangan bagi perekonomian global. Di satu sisi, jelas dia, perubahan teknologi informasi yang cepat membawa manfaat bagi kehidupan manusia berupa meningkatnya efisiensi dan perluasan skala produksi. (Yetede)
SMRC: Kepuasan Publik pada Jokowi Capai 81,7%
JAKARTA, ID - Tingkat kepuasan publik pada kinerja Presiden Joko Widodo mencapai 81,7%. Demikian temuan survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dipresentasikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, bertajuk Evaluasi Publik Atas Kinerja Pemerintah di Jakarta, Jumat (19/05/2023). Deni menunjukkan bahwa dalam survei yang digelar pada 30 April-7 Mei 2023 tersebut, sebanyak 81,7% publik yang sangat atau cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Yang kurang atau tidak puas sebesar 17,3%. Ada 1% yang tidak menjawab. “Penilaian ini adalah yang tertinggi dalam survei selama Jokowi menjabat sebagai Presiden sejak periode pertama,” kata Deni. Kenaikan tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi ini, lanjut Deni, sejalan dengan menguatnya sentimen positif atas kerja pemerintah dalam mengatasi pemulihan ekonomi akibat pandemi dan berbagai masalah sosial-ekonomi lainnya. Saat ini, ada 74,5% warga yang merasa sangat atau cukup puas dengan kerja pemerintah pusat menangani pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Yang kurang atau tidak puas 23%. Masih ada 2,5% yang tidak menjawab. Dalam dua tahun terakhir, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah menangani pemulihan ekonomi akibat wabah Covid-19 meningkat dari 61,3 % Maret 2021 menjadi 74,5 Mei 2023. Publik nasional menilai program kartu-kartu kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur sebagai program pemerintahan Joko Widodo yang paling berhasil. Hasil survei menunjukkan di antara sejumlah program pemerintah Jokowi, sebanyak 61% publik menilai program sosial berupa kartu kartu kesejahteraan seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Pra-Kerja sebagai program paling berhasil pemerintahan Jokowi. Program kedua yang paling banyak dinilai berhasil adalah pembangunan infrastruktur, 19%. (Yetede)
PLTP Kamojang Sumbang 40% Pendapatan PGE
GARUT, ID - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan penjualan listrik pada tahun ini sebesar 4.543 giga watth ours (GWh). Dari jumlah tersebut, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari pembangkit listrik panas bumi (PLTP) Kamojang, yakni sebesar 40%, sisanya disumbang dari PLTP Ulubelu sekitar 30%, PLTP Lahendong 18%, PLTP Lumut Balai 10% dan sisanya PLTP Karaha sebesar 2%. “Hingga kuartal I 2023, pendapatan PGE disumbang PLTP Kamojang sebesar 235 MW, dari total kapasitas pembangkit PGEO yang mencapai 672 MW,” kata Direktur Keuangan Pertamina Geothermal Energy Nelwin Aldriansyah dalam diskusi dengan media massa di kantor PGE Kamojang, Garut, Rabu (17/05/2023). Menurut Nelwin, pendapatan perusahaan pada kuartal I-2023 lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu. “Kami memang tidak memberikan revenue guidance. Tetapi, bisa diketahui bahwa tahun lalu kami jual listrik dan uap sekitar US$ 8,7 sen per kWh,” jelasnya. Nelwin menjelaskan, pihaknya akan terus memacu kinerja dengan mencari pendanaan untuk investasi sumur baru. Pada April 2023 perusahaan menerbitkan green bond sebesar US$ 400 juta yang semuanya untuk kebutuhan refinancing fasilitas kredit bridge loan, dengan plafon US$ 800 juta pada Juni2021 silam. Ke depan, kata Nelwin, perusahaan masih membutuhkan dana investasi senilai US$ 1,6 miliar, untuk menambah kapasitas terpasang panas bumi sebesar 600 MW. “Sekitar US$ 500 juta kebutuhan dana itu dipenuhi dari hasil IPO (initial public offering). Kemudian sekitar US$ 400-US$ 500 dari internal kas. (Yetede)
The Fed, Antara Menunda atau Menaikkan Suku Bunga
WASHINGTON, ID – Wall Street, para pelaku usaha kecil dan calon pembeli rumah kemungkinan dapat bernapas lega jika The Federal Reserve (The Fed) memilih untuk tidak menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan pada Juni 2023, seperti diperkirakan banyak pialang dan analis. Namun, tampaknya para pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) tidak sekadar masih ragu Jumat (19/05/2023) waktu setempat, ketika Gubernur The Fed Jerome Powell berbicara dipanel kebijakan moneter pada konferensi penelitian staf bank sentral AS di Washington. Panel ini sendiri dijadwalkan dimulai pukul 11.00 waktu setempat. Powell sendiri mungkin akan dibatasi mengenai seberapa jauh ia dapat bersandar pada saat ini. Apalagi The Fed tidak mungkin menaikkan suku bunga, jika kebuntuan politik mengenai plafon utang federal AS masih belum terselesaikan. Dan apabila gagal bayar utang AS benar-benar terjadi, bank sentral bahkan mungkin akan terdorong mengambil langkah-langkah darurat untuk meringankan beban ekonomi. Di sisi lain, Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic menangkap (perubahan) situasi yang terjadi di awal minggu ini, ketika ia mengatakan punya kecenderungan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan Juni. Tapi keputusan yang disampaikannya tidak membahas banyak hal tentang masa depan. “Saya akan mengatakan bahwa ini adalah sebuah jeda, namun jeda bisa berarti lompatan atau bisa juga sebuah penundaa. (Yetede)









