;

Belum Lepas dari Ekonomi Komoditas

Yuniati Turjandini 22 May 2023 Tempo

JAKARTA – Era reformasi, yang sudah berjalan 25 tahun, belum mampu mereformasi struktur ekonomi Indonesia. Hingga hari ini, Indonesia masih berkutat pada perekonomian berbasis komoditas alam, alih-alih melangkah maju ke perekonomian berbasis pengetahuan. Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual, mengatakan hasil bumi sudah menopang neraca dagang Tanah Air sejak era kolonial. Struktur ekonomi berbasis hasil bumi itu berlanjut pada era reformasi dengan sedikit variasi pada jenis komoditas utamanya. “Kita selalu diuntungkan setiap terjadi booming harga komoditas tertentu. Kekuatan industri ekstraktif tak berubah,” tuturnya kepada Tempo, kemarin.

David menceritakan, sekitar satu dekade sebelum kemerdekaan Indonesia, gula merupakan komoditas andalan ekspor pemerintah Hindia Belanda. Puncak kejayaan ekspor gula terjadi pada periode 1929-1930 karena luasnya jaringan pabrik gula yang dibangun pada awal era 1920-an. Dengan tingkat produksi menembus 3 juta ton per tahun, Indonesia mengalahkan produsen utama gula dunia, yakni Brasil dan India. Memasuki era 1950-an, posisi gula digeser oleh karet sebagai komoditas ekspor utama, sebelum dilampaui oleh minyak dan gas bumi, kayu lapis, serta garmen dan alas kaki secara berturut-turut sejak 1970.

Besarnya kebutuhan energi untuk pembangkit listrik membuat permintaan minyak mentah stabil. Namun, David mengimbuhkan, neraca dagang selama sedekade terakhir mulai dikendalikan oleh komoditas tambang, seperti batu bara dan nikel. Tak terusik oleh pandemi Covid-19, harga batu bara menyentuh rekor termahal sepanjang sejarah, yaitu US$ 460 per ton pada September 2022. Tapi kemudian harganya terus melorot menjadi US$ 167-170 per ton saat ini. Bank Dunia memprediksi harga batu bara jatuh 23 persen pada 2024. (Yetede)

Naik Lagi Harga Telur

Yuniati Turjandini 22 May 2023 Tempo

JAKARTA – Harga telur di Pasar Induk Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, terus merangkak naik. Komoditas ini pada dua pekan lalu dibanderol Rp 62 ribu per piring alias per 30 butir, tapi pada pekan lalu harganya melonjak menjadi Rp 65 ribu per piring. "Sudah sekitar sepekan ini naik," ujar Firman, pedagang di pasar terbesar di Bulungan itu, seperti dilansir Antara, kemarin.

Ia mengatakan para pedagang membeli telur ayam dari distributor seharga Rp 56 ribu per piring pada dua pekan lalu dan menjualnya Rp 62 ribu per piring. Pekan lalu, harga tersebut naik lagi karena distributor juga menaikkan harga. Suwarni, pedagang lain di Pasar Tanjung Selor, menceritakan hal serupa: harga telur terus naik. Namun ia tak tahu persis apa penyebab lonjakan harga di tingkat distributor itu. "Bisa jadi karena menjelang Idul Adha atau karena harga pakan ayam naik juga.

Kenaikan harga telur dalam sepekan terakhir juga dirasakan pedagang di Pasar Gudang Tigaraksa, Tangerang, Banten. Pekan lalu, para pedagang menjual telur dengan harga Rp 32 ribu per kilogram. Sepekan sebelumnya, telur dibanderol Rp 31 ribu per kilogram. "Sudah hampir seminggu harga telur terus naik sampai sekarang jadi Rp 32 ribu per kilogram," kata Santi, salah satu pedagang telur ayam di pasar tersebut, Rabu pekan lalu. Menurut dia, harga tersebut kelewat tinggi dibanding harga normal pasca-Lebaran, yakni Rp 27-28 ribu per kilogram. Akibatnya, ia pun merasakan volume penjualan telur menurun karena konsumen mengurangi pembelian. (Yetede)

Suara dari Selatan Bergema di KTT G7

Yoga 21 May 2023 Kompas (H)

Indonesia melantangkan suara dari Selatan dalam pertemuan puncak para pemimpin tujuh negara terkaya di dunia atau G7. Kesetaraan, inklusivitas, dan kolaborasi menjadi kata-kata kunci yang ditekankan Presiden Jokowi saat berbicara dalam sesi mitra kerja G7 di Hiroshima, Jepang, Sabtu (20/5). ”Bekerja bersama berarti kesetaraan. Kerja bersama berarti inklusivitas dan kita hanya bisa bekerja sama apabila saling memahami,” kata Presiden. Presiden mengajak semua pemimpin negara yang menghadiri KTT G7 mengakui dan memperbaiki semangat itu. ”Kebijakan diskriminatif terhadap komoditas negara  berkembang juga harus dihentikan. Hak pembangunan setiap negara harus dihormati,” katanya. Indonesia diundang dalam KTT G7 bersama sejumlah negara Selatan atau yang berada di Afrika, Amerika Latin, dan Asia. Negara-negara itu, antara lain, Australia, Brasil, Korsel, India, Vietnam, Komoro, dan Kepulauan Cook. Selama ini kritikus menuding G7 sebagai klub elite negara-negara maju saja. Dengan mengikutsertakan para pemimpin negara demokrasi yang besar tetapi kurang kaya, G7 ingin memperkuat konsensus mereka mengenai isu-isu krusial, seperti perang di Ukraina, meningkatnya perilaku asertif China, masalah utang dan pembangunan, serta perubahan iklim.

PM Jepang Fumio Kishida menyoroti pentingnya negara-negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. ”Sebagai satu-satunya anggota G7 dari Asia, Jepang memiliki peran khusus untuk menyuarakan Selatan,” kata Guru Besar Politik Inter- nasional di Universitas Keio Tokyo, Yuichi Hosoya. Dalam pernyataan bersama, para pemimpin G7 menekankan komitmen untuk membantu negara-negara mengatasi utang yang menuju ke tingkat berbahaya selama pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina. G7 menegaskan kembali tujuan untuk mengumpulkan pembiayaan hingga 600 miliar USD untuk proyek-proyek pembangunan infrastruktur, seperti kereta api, energi bersih, dan telekomunikasi di negara-negara berkembang. ”Banyak yang harus kita lakukan bersama-sama untuk menutup kesenjangan infrastruktur,” kata Presiden AS Joe Biden. Tujuan utama menyertakan negara-negara lain dalam KTT G7 kali ini adalah untuk membantu membangun kesepakatan menjelang KTT G20 di India akhir tahun ni. ”Tanpa dukungan dari negara-negara di Selatan, G7 tidak bisa efektif lagi menanggapi masalah yang paling urgen di dunia seperti dulu,” ujarnya. Dalam hal ini, G7 sedang mencari dukungan untuk mendorong Rusia mengakhiri perang di Ukraina. G7 juga menyerukan resolusi damai atas klaim China terhadap Taiwan. (Yoga)


Coldplay Membawa Jakarta Lebih Dekat Menjadi Kota Musik

Yoga 21 May 2023 Kompas

Bagi penggemar Coldplay, hari-hari ini terasa magic laksana mimpi yang kesampaian setelah grup band tersebut memastikan menggelar konser di Indonesia pada 15 November mendatang. Akun resmi Coldplay Indonesia di Twitter mengabarkan, pada 17 Mei, lebih dari 1,5 juta orang ikut berburu tiket presale konser. Untuk tiket Rp 800.000 hingga Rp 11 juta per orang, banyak yang mengorbankan tabungan dan mengandalkan pinjaman daring. Prinsip apa pun demi yang dipuja ini membuka mata betapa besar pengaruh konser musik, setidaknya dari nilai uangnya. Setiap orang yang membeli tiket pasti mempersiapkan diri untuk akomodasi dan dana membeli merchandise resmi Coldplay. Bagi kota tempat konser, persiapannya mengeruk uang, membutuhkan waktu lama, serta mematangkan perencanaan untuk menyiapkan infrastruktur yang diperlukan. Namun, anggaran besar kota ataupun individu itu setara dengan apa yang didapatkan kemudian.

Forbes.com menyatakan, konser musik menjadi salah satu alasan utama pusat kota bangkit lagi sejak gejala perluasan kota besar-besaran ke pinggiran terjadi merata di seluruh dunia 50 tahun terakhir. Apalagi umumnya kota-kota utama memiliki fasilitas lebih memadai dibandingkan kota-kota baru di sekitarnya. Setelah Covid-19 melandai, konser musik menghadirkan langsung para musisi kenamaan di panggung berinteraksi dengan penggemarnya bersemi di banyak kota di dunia. Konser di dalam ataupun di luar ruang diselenggarakan sebebas, seramai, dan semegah sebelum pagebluk, seusai WHO mencabut status Covid-19 sebagai wabah global. Konser musik kembali pada kiprah pentingnya menghidupkan kota sekaligus ekonomi.

Catatan organisasi nirlaba di bidang industri rekaman dunia, International Federation of the Phonographic Industry (IFPI), pada 2022, total streaming dengan menghitung langganan berbayar dan iklan mencapai 17,5 miliar dollar AS, 67 % dari pendapatan musik rekaman global. Sisanya pertumbuhan di area lain seiring kembalinya berbagai aktivitas, termasuk konser luring. Di Indonesia, tak hanya Jakarta yang kian rutin menjadi lokasi konser musik kelas dunia. Kota-kota kecil, seperti Surakarta dan Boyolali di Jateng pun unjuk gigi. Shain Shapiro, pendiri dan CEO Sound Diplomacy, dalam tulisannya di Forum Ekonomi Dunia 2019 menyatakan, kota menjadikan budaya sebagai salah satu yang dipertimbangkan dalam kebijakan penggunaan lahan, regenerasi area urban, menggenjot pariwisata, pendidikan, dan pembangunan ekonomi. Budaya, termasuk musik, yang menjadi tonggak pembangunan kota. ”Bidang yang muncul ini menciptakan ’Moniker’ (julukan) baru, yaitu kota musik. Menjadikan kota tempat untuk memikirkan musik dan memasukkannya kebijakan pembangunan, selain menikmatinya. (Yoga)


Menggeber Infrastruktur Dasar, Menggaet Investasi

Yuniati Turjandini 21 May 2023 Tempo

JAKARTA – Pemerintah mempercepat pekerjaan pembangunan infrastruktur dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) supaya dapat segera menarik investasi swasta ke megaproyek tersebut. Hingga saat ini, dari 220 komitmen awal yang masuk, belum satu pun yang berhasil dikonversi menjadi realisasi investasi. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yakin investasi murni swasta baru akan masuk mulai Agustus hingga September mendatang. "Itu setelah pembangunan infrastruktur dasar selesai," ujar Bahlil, kemarin. Ia mengatakan pembangunan infrastruktur dasar didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Bahlil sadar bahwa investasi swasta tidak mungkin masuk kalau infrastruktur dasar belum kelar. Karena itu, pemerintah terus mengebut pembangunan infrastruktur dasar. Saat ini, beberapa investasi yang diklaim bersiap masuk tersebut antara lain pembangunan stadion, perguruan tinggi, dan pusat finansial. Seperti diketahui, APBN direncanakan hanya mendanai 20 persen dari total anggaran IKN. Sebesar 80 persen kebutuhan pendanaan itu diharapkan berasal dari partisipasi pihak swasta, yang meliputi investasi langsung, kerja sama pemerintah-badan usaha, hingga pembiayaan kreatif, seperti crowd funding dan perdagangan karbon. (Yetede)

Apa Sebab Kisruh Proyek Pembangkit Listrik Jawa 1

Yuniati Turjandini 21 May 2023 Tempo

Meski sama-sama tenaga uap, dua pembangkit listrik ini berbeda nasib. Uji Coba Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 di Semarang, Jawa Tengah, berjalan sukses. Sedangkan PLTGU Jawa 1 di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, gagal berfungsi. Padahal ketua PLTGU ini memakai mesin buatan General Eletric (GE). Menurut General Manager Indonesia Power Semarang Power Generation Unit Buyung Arianto, GE buru-buru melakukan engineering atau merakayasa kembali mesin PLTGU Tambak Lorok setelah terjadi masalah di PLTGU Jawa 1 menjadi referensi untuk re-engineering mesin PLTGU Tambak Lorok, pembangkit yang dikelola Indonesia Power, anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Indonesia (Persero) atau PLN. "Belum sampai terjadi persoalan karena ada re-engineering," kata Buyung kepada Tempo pada Jumat, 19 Mei lalu. Buyung memberi contoh, komponen yang diutak-atik lagi oleh teknisi GE adalah motor pada pompa bertekanan broiler feed pump. "Kami melihat, misalnya, komponen hearing yang sudah terpasang dilepas lagi," ujarnya. Komponen tersebut kemudian diperbaiki di fasilitas milik GE, becermin dari kegagalan yang terjadi di PLTGU Jawa 1. Dengan cara itu, PLTGU bisa menempuh fase commisioning atau operasi tahap awal tanpa mengalami sistem.  (Yetede)

Dampak Ekonomi Konser Musik Bisa Capai Rp 167 T

Yuniati Turjandini 20 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Sejumlah konser musik oleh musisi asing maupun lokal yang hampir selalu disambut antusias oleh pencinta musik di Tanah Air diyakini memiliki dampak positif bagi perekonomian. Tidak hanya mendorong peningkatan sejumlah sektor usaha dan menciptakan lapangan kerja, khusus untuk musisi asing, konser mereka bisa menghemat lebih banyak devisa karena jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berbondong-bondong menyaksikan konser musik di luar negeri (LN) bisa ditekan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekratf) Sandiaga Salahuddin Uno memperkirakan, sejumlah konser musik yang akan digelar di Indonesia sepanjang tahun ini bisa menghasilkan dampak ekonomi hingga senilai Rp 167 triliun. Ini termasuk dampak dari konser kelompok musik asal Inggris Coldplay yang bakal manggung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 15 November mendatang, sebagai bagian dari tour mereka ke Asia dan Australia yang bertajuk Music of The Spheres World Tour. “Selain Coldplay, banyak lagi konser-konser lain yang sedang dipersiapkan, baik artis band luar negeri maupun band dalam negeri. Ini banyak menambah peluang untuk kita bisa mencetak geliat ekonomi karena total konser dan event ini dampaknya itu Rp 167 triliun. Nah, ini yang harus kita persiapkan dengan baik sehingga dampak ekonominya akan berhasil,” ucap Sandiaga di sela acara halal bihalal MUI di Hotel Bidakara, Jakarta. (Yetede)

Ekonomi 2024 Diprediksi Tumbuh 5,3-5,7%

Yuniati Turjandini 20 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 di kisaran 5,35,7%, laju inflasi 1,5-3,5%, serta nilai tukar rupiah Rp 14.700-Rp 15.300 per dolar AS. Selain itu, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024, pemerintah juga mematok target rasio utang di kisaran 38,07% hingga 38,97% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jumat (19/05/2023). Dalam Kerangka Eko nomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal. (KEM PPKF) RAPBN 2024, Menkeu menjelaskan beberapa asumsi dasar penyusunan RAPBN 2024. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi 5,3-5,7%, inflasi 1,5-3,5%, nilai tukar rupiah Rp 14.700-Rp15.300 per dolar AS, dan tingkat suku bunga SBN 10 Tahun 6,49-6,91%. Kemudian harga minyak mentah Indonesia US$ 75-85 perbarel, lifting minyak bumi 597 ribu hingga 652 ribu barel per hari, dan lifting gas 999 ribu hingga 1,054 juta barel setara minyak per barel. Selain itu, pendapatan negara diperkirakan mencapai 11,81-12,38% dari PDB serta belanja negara 13,97-15,01% dari PDB. Keseimbangan primer berada pada kisaran defisit 0,43% hingga surplus 0,003% dari PDB. (Yetede)

CIMB Niaga Alokasikan Capex IT Rp 1 Triliun

Yuniati Turjandini 20 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat sistem keamanan information technology (IT), salah satunya dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) IT sekitar Rp 1 triliun. Jumlah tersebut untuk pemeliharaan sistem IT yang menjadi salah satu komponen yang menghabiskan biaya paling besar dalam belanja modal. Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, pemeliharaan IT menjadi sangat penting untuk menjaga data dan dana nasabah supaya aman, serta mencegah serangan siber yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. "Biaya capex IT sekitar Rp 1 triliun, jumlahnya stabil di angka tersebut tiap tahunnya, salah satunya untuk sistem keamanan kami,” jelas Lani, di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Menurut Lani, serangan siber memang menjadi tantangan besar yang dihadapi semua industri, tak terkecuali perbankan. Pihaknya pun terus memperkuat fondasi sistem IT untuk mencegah serangan siber. “Dari sisi keamanan perbankan, kami selalu melakukan pemeriksaan rutin apakah sistem pertahanan kami termutakhir,” papar dia. Pada kesempatan yang sama, CIMB Niaga juga secara resmi membuka penyelenggaraan XTRA XPO 2023 yang berlangsung tiga hari, 19-21 Mei 2023 serentak di Jakarta (Senayan City), Surabaya (Pakuwon Mall), dan Medan (DeliPark). (Yetede)

Pamor Listrik Surya Bakal Redup

Hairul Rizal 20 May 2023 Kontan (H)

Revisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 26/ 2021 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS Atap) mendekati selesai. Kini, calon aturan revisi itu sudah masuk tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, revisi beleid tersebut untuk mengakomodasi keinginan masyarakat dan meminimalisasi dampak bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). "Kalau itu ketemu titik temunya, kan banyak nih potensinya, kalau masyarakat bisa inisiatif untuk itu bisa menambah bauran lebih cepat," katanya saat ditemui KONTAN di Kementerian ESDM, Jumat (19/5). Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan (EBT) Kementerian ESDM Andriah Feby Misna menyebutkan, revisi beleid PLTS Atap bisa segera diterapkan. "Diharapkan semester I 2023 sudah rampung," katanya kepada KONTAN, kemarin. Keputusan tersebut membuat pelaku usaha PLTS Atap yang tergabung dalam Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) keberatan karena akan mengurangi daya tarik pemasangan PLTS Atap. "AESI melihat revisi Permen ESDM No 26/2021 merupakan upaya pemerintah mengakomodasi kepentingan PLN untuk mengatasi kelebihan listrik," sebut Fabby Tumiwa, Ketua Umum AESI, kepada KONTAN, kemarin. Dalam hitungan Fabby, perubahan regulasi ini berpotensi memperlambat pertumbuhan PLTS Atap. Padahal, PLTS Atap bisa menjadi andalan pemerintah untuk mencapai target bauran energi terbarukan 23% di 2025 dan 34% di tahun 2030 sesuai target Just Energy Transition Partnership (JETP).

Pilihan Editor