;

Dampak Ekonomi Konser Musik Bisa Capai Rp 167 T

Yuniati Turjandini 20 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Sejumlah konser musik oleh musisi asing maupun lokal yang hampir selalu disambut antusias oleh pencinta musik di Tanah Air diyakini memiliki dampak positif bagi perekonomian. Tidak hanya mendorong peningkatan sejumlah sektor usaha dan menciptakan lapangan kerja, khusus untuk musisi asing, konser mereka bisa menghemat lebih banyak devisa karena jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berbondong-bondong menyaksikan konser musik di luar negeri (LN) bisa ditekan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekratf) Sandiaga Salahuddin Uno memperkirakan, sejumlah konser musik yang akan digelar di Indonesia sepanjang tahun ini bisa menghasilkan dampak ekonomi hingga senilai Rp 167 triliun. Ini termasuk dampak dari konser kelompok musik asal Inggris Coldplay yang bakal manggung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada 15 November mendatang, sebagai bagian dari tour mereka ke Asia dan Australia yang bertajuk Music of The Spheres World Tour. “Selain Coldplay, banyak lagi konser-konser lain yang sedang dipersiapkan, baik artis band luar negeri maupun band dalam negeri. Ini banyak menambah peluang untuk kita bisa mencetak geliat ekonomi karena total konser dan event ini dampaknya itu Rp 167 triliun. Nah, ini yang harus kita persiapkan dengan baik sehingga dampak ekonominya akan berhasil,” ucap Sandiaga di sela acara halal bihalal MUI di Hotel Bidakara, Jakarta. (Yetede)

Ekonomi 2024 Diprediksi Tumbuh 5,3-5,7%

Yuniati Turjandini 20 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 di kisaran 5,35,7%, laju inflasi 1,5-3,5%, serta nilai tukar rupiah Rp 14.700-Rp 15.300 per dolar AS. Selain itu, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024, pemerintah juga mematok target rasio utang di kisaran 38,07% hingga 38,97% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jumat (19/05/2023). Dalam Kerangka Eko nomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal. (KEM PPKF) RAPBN 2024, Menkeu menjelaskan beberapa asumsi dasar penyusunan RAPBN 2024. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi 5,3-5,7%, inflasi 1,5-3,5%, nilai tukar rupiah Rp 14.700-Rp15.300 per dolar AS, dan tingkat suku bunga SBN 10 Tahun 6,49-6,91%. Kemudian harga minyak mentah Indonesia US$ 75-85 perbarel, lifting minyak bumi 597 ribu hingga 652 ribu barel per hari, dan lifting gas 999 ribu hingga 1,054 juta barel setara minyak per barel. Selain itu, pendapatan negara diperkirakan mencapai 11,81-12,38% dari PDB serta belanja negara 13,97-15,01% dari PDB. Keseimbangan primer berada pada kisaran defisit 0,43% hingga surplus 0,003% dari PDB. (Yetede)

CIMB Niaga Alokasikan Capex IT Rp 1 Triliun

Yuniati Turjandini 20 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat sistem keamanan information technology (IT), salah satunya dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) IT sekitar Rp 1 triliun. Jumlah tersebut untuk pemeliharaan sistem IT yang menjadi salah satu komponen yang menghabiskan biaya paling besar dalam belanja modal. Presiden Direktur Bank CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, pemeliharaan IT menjadi sangat penting untuk menjaga data dan dana nasabah supaya aman, serta mencegah serangan siber yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. "Biaya capex IT sekitar Rp 1 triliun, jumlahnya stabil di angka tersebut tiap tahunnya, salah satunya untuk sistem keamanan kami,” jelas Lani, di Jakarta, Jumat (19/5/2023). Menurut Lani, serangan siber memang menjadi tantangan besar yang dihadapi semua industri, tak terkecuali perbankan. Pihaknya pun terus memperkuat fondasi sistem IT untuk mencegah serangan siber. “Dari sisi keamanan perbankan, kami selalu melakukan pemeriksaan rutin apakah sistem pertahanan kami termutakhir,” papar dia. Pada kesempatan yang sama, CIMB Niaga juga secara resmi membuka penyelenggaraan XTRA XPO 2023 yang berlangsung tiga hari, 19-21 Mei 2023 serentak di Jakarta (Senayan City), Surabaya (Pakuwon Mall), dan Medan (DeliPark). (Yetede)

Pamor Listrik Surya Bakal Redup

Hairul Rizal 20 May 2023 Kontan (H)

Revisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 26/ 2021 tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS Atap) mendekati selesai. Kini, calon aturan revisi itu sudah masuk tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM. Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, revisi beleid tersebut untuk mengakomodasi keinginan masyarakat dan meminimalisasi dampak bagi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). "Kalau itu ketemu titik temunya, kan banyak nih potensinya, kalau masyarakat bisa inisiatif untuk itu bisa menambah bauran lebih cepat," katanya saat ditemui KONTAN di Kementerian ESDM, Jumat (19/5). Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan (EBT) Kementerian ESDM Andriah Feby Misna menyebutkan, revisi beleid PLTS Atap bisa segera diterapkan. "Diharapkan semester I 2023 sudah rampung," katanya kepada KONTAN, kemarin. Keputusan tersebut membuat pelaku usaha PLTS Atap yang tergabung dalam Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) keberatan karena akan mengurangi daya tarik pemasangan PLTS Atap. "AESI melihat revisi Permen ESDM No 26/2021 merupakan upaya pemerintah mengakomodasi kepentingan PLN untuk mengatasi kelebihan listrik," sebut Fabby Tumiwa, Ketua Umum AESI, kepada KONTAN, kemarin. Dalam hitungan Fabby, perubahan regulasi ini berpotensi memperlambat pertumbuhan PLTS Atap. Padahal, PLTS Atap bisa menjadi andalan pemerintah untuk mencapai target bauran energi terbarukan 23% di 2025 dan 34% di tahun 2030 sesuai target Just Energy Transition Partnership (JETP).

Harga Produk Terus Melemah, Kinerja Emiten Baja Tidak Bergairah

Hairul Rizal 20 May 2023 Kontan

Kinerja emiten saham baja di Tanah Air masih diselimuti sejumlah sentimen negatif. Salah satunya ialah tren penurunan harga hot rolled coil (HRC) atau baja canai panas di pasaran global. Mengutip Trading Economics, Jumat (19/5), harga HRC pada perdagangan kemarin ditutup US$ 950 per ton atau melemah 0,52% dibanding hari sebelumnya. Jika diakumulasi dalam sebulan, harga HRC sudah anjlok 14,80%. Johannes W. Edward, Sekretaris Perusahaan dan Investor Relation PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo mengatakan, fluktuasi harga baja saat ini cukup parah. Kondisi ini ikut mempengaruhi kebijakan harga ISSP. Namun, Johannes mengklaim, penjualan ISSP masih stabil. "Sampai bulan Mei ini performa penjualan kami masih cukup on the track untuk mencapai target perseroan di tahun 2023," ujarnya kepada Kontan, Jumat (19/5). Johannes mengatakan, pihaknya masih melakukan beberapa cara untuk meningkatkan penjualan di sisa tahun ini. "Kami terus meningkat pendekatan ke para konsumen end user untuk mempromosikan produk," imbuh dia. Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menilai, pergerakan harga baja di pasar global sangat mempengaruhi average selling price (ASP) atau harga jual rata-rata emiten baja.

Efisiensi, Disney Kurangi Ekspansi

Hairul Rizal 20 May 2023 Kontan

Walt Disney Co melakukan efisiensi besar-besaran di berbagai lini bisnisnya. Pekan ini, perusahaan hiburan berskala internasional ini memutuskan menutup hotel mewah bertema Star Wars, yang berlokasi di Orlando, Amerika Serikat (AS). Rencananya, hotel ini akan mulai menghentikan kegiatan operasional pada September nanti. Penutupan hotel ini terjadi kurang dari dua tahun setelah hotel tersebut mulai beroperasi. Hotel ini buka pertama kali di Maret 2022. Chief Executive Officer Walt Disney Bob Iger mengumumkan, perusahaan induk Marvel Studios ini berusaha mengurangi biaya hingga US$ 5,5 miliar. Efisiensi ini dilakukan seiring upaya perusahaan ini mendorong agar bisnis TV streaming jadi lebih menguntungkan. "Kami tengah mengkaji konten di layanan direct to consumer agar seiring dengan perubahan strategi dan pendekatan kami pada kurasi konten," tutur Christine McCarthy, Senior Executive Vice President & Chief Financial Officer Walt Disney, sebagaimana dikutip Deadline.

BISNIS KONSER KIAN MONCER

Hairul Rizal 20 May 2023 Bisnis Indonesia (H)

Industri musik Indonesia semakin menggeliat seiring tingginya minat masyarakat. Sejumlah konser yang mendatangkan artis asing maupun lokal diburu penonton. Penyelenggaraan konser musik ini dinilai akan memberikan dampak berganda terhadap perekonomian nasional. Salah satunya adalah konser grup musik asal Inggris Coldplay yang rencananya digelar pada 15 November. Dalam dua hari, tiket konser Coldplay terjual habis. Sejumlah konser juga sudah dijadwalkan pada tahun ini, seperti Red Velvet, Baby Metal, Suga BTS, 2 Dekade D’Masif, NIKI dan David Foster. Selain itu beberapa festival musik tahunan juga menunggu pelaksanaan seperti Java Jazz, We the Fest, Synchronize, dan Pesta Pora. Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu menginstruksikan kepada para pemimpin daerah untuk tidak menghambat perizinan acara seni maupun olahraga. Dalam acara pengarahan kepada Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia yang digelar di Balikpapan, Jokowi mengatakan pada tahun ini ada sekira 3.000 event olahraga dan seni. Berbagai kegiatan besar ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut positif antusiasme masyarakat terhadap konser Coldplay di Jakarta. Menurut dia, konser Coldplay di Indonesia membawa dampak positif pada perekonomian bangsa. Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira menilai dampak berganda dari penyelenggaraan konser cukup positif menggerakkan berbagai sektor ekonomi. Misalnya MICE, jasa event organizer, periklanan, ticketing, jasa transportasi, telekomunikasi, industri makanan dan minuman, hingga UMKM di sekitar lokasi konser. Pengamat musik Nuran Wibisono mengatakan animo masyarakat yang tinggi terhadap konser musik ini sebenarnya sudah terasa sejak pertengahan tahun lalu. Sejak mobilitas masyarakat makin bebas, industri musik dan ekonomi kreatif kembali hidup. Rizky Aulia, Chief Marketing Officer Boss Creator mengatakan hype konser musik di Indonesia memiliki napas yang panjang karena proses pembentukan animonya berjalan perlahan. Pada 2022 lalu, saat mobilitas dilonggarkan secara bertahap, konser-konser musik lokal menjadi pembuka jalan. Sejalan dengan itu animo masyarakat terhadap konser musik pun meningkat. Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Maulana Yusran mengatakan penyelenggaraan konser dan pertunjukkan musik yang kian semarak pasca-pandemi, ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata nasional.

Memacu Denyut Ekonomi Kreatif

Hairul Rizal 20 May 2023 Bisnis Indonesia

Maraknya perhelatan konser yang menghadirkan para musisi kelas dunia kian membuka mata betapa besarnya potensi industri ekonomi kreatif dalam menggenjot perekonomian sekaligus menarik wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Tanah Air. Setelah pandemi Covid-19 berlalu dan mobilitas masyarakat menjadi lebih leluasa seiring dengan pencabutan PPKM, beberapa kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah besar telah digelar mulai dari pertemuan resmi hingga ke panggung hiburan. Tidak hanya skala lokal, kegiatan bertaraf internasional juga silih berganti dilalui seperti dari KTT G20, KTT Asean, dan konser musik Blackpink. Beberapa event tersebut disambut antusias masyarakat yang dibuktikan dengan kesuksesan penyelenggaraan acara. Tingginya animo masyarakat untuk berkumpul pascapandemi tampak sangat kuat, terutama dalam menikmati hiburan mengingat selama 3 tahun terakhir panggung konser tidak diadakan secara langsung. Kian bangkitnya ekonomi Indonesia yang didorong oleh sisi konsumsi pascapandemi memperlihatkan kuatnya optimisme masyarakat yang menjadi salah satu indikator pulihnya perekonomian domestik. Karena itu, harian ini berharap pemerintah agar dapat memanfatkan momentum agar acara bertaraf internasional tidak hanya berdampak kepada penyelenggara yang untung besar, tetapi juga bisa memberikan efek berganda kepada sektor usaha kecil menengah. Hal ini mengingat besarnya pertumbuhan jumlah penduduk muda berpendapatan menengah. Terus bergairahnya bisnis hiburan dan gaya hidup tentunya makin memberi peluang bagi sektor penunjang lain seperti industri makanan dan minuman, cinderamata, dan garmen. Penyelenggaraan seperti konser musik di atas tidak harus terhenti pada penjualan tiket tetapi juga bisa mengalir sampai jauh. Hadirnya tempat hiburan yang terintegrasi juga diharapkan memberi tempat bagi pelaku industri kreatif untuk menawarkan produk lainnya hingga pada penyediaan hotel dan sarana akomodasi lainnya. Mulai bergeraknya roda ekonomi kreatif harus terus didorong agar dapat lebih banyak menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan dan penguatan daya beli masyarakat yang signifikan.

INDUSTRI BAN : Arab Saudi Ajak RI Investasi

Hairul Rizal 20 May 2023 Bisnis Indonesia

Di saat tekanan resesi pasar global, Indonesia berpeluang memanfaatkan pasar ban di Arab Saudi terus bertumbuh. Kingdom Tyres mengajak perusahaan Indonesia untuk membangun pabrik ban di Arab Saudi.Perusahaan ban terbesar di Arab Saudi Kingdom Tyres menawarkan kerja sama dengan perusahaan Indonesia untuk membangun pabrik ban di Arab Saudi seiring permintaan produk ban yang meningkat dan diproyeksikan melonjak menjadi 72,32 juta unit pada 2032.Keinginan tersebut telah ditindaklanjuti Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag dengan melakukan pertemuan pada Kamis (11/5) bersama beberapa perusahaan manufaktur ban terbesar di Indonesia yang sudah mengekspor produknya ke Arab Saudi. Kingdom Tyres telah menyampaikan ketertarikannya untuk menggandeng perusahaan Indonesia pada pertemuan bisnis antara Atase Perdagangan (Atdag) Riyadh Gunawan dengan CEO Kingdom Tyres Sulton Alkahtani pada Jumat (5/5) di Riyadh, Arab Saudi. Ketua Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI) Aziz Pane mengungkapkan anggotanya mulai terdampak krisis global sejak beberapa bulan terakhir 2022, yang mana beberapa perusahaan mengalami tekanan ekspor.

PASAR PROPERTI : Rumah Mewah Masih Memikat

Hairul Rizal 20 May 2023 Bisnis Indonesia

Kenaikan harga rumah diramal berlanjut sepanjang 2023 sekitar 4%—5%. Meski demikian, kondisi ini dinilai tidak akan menyurutkan minat masyarakat untuk membeli rumah Rp1 miliar.Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simungkalit mengatakan kenaikan pasti akan terjadi, semata-mata karena tingkat inflasi (cost push infl ation) dan kenaikan harga-harga bahan bangunan yang memicu kenaikan harga rumah. “Jadi kenaikan harga bukan karena kenaikan permintan, sehingga kenaikannya juga jadi tidak banyak paling-paling di sepanjang tahun ini sekitar 4%—5%,” kata Panangian kepada Bisnis, Jumat (19/5). Berdasarkan data Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I/2023 mengalami kenaikan sebesar 1,79% year-on-year (YoY). Seiring dengan melonjaknya harga, penjualan rumah mengalami kontraksi sebesar 8,26% YoY. Sementara, secara kuartalan, penurunan terjadi 11,03% dari kuartal sebelumnya. General Manager Sales Damai Putra Group Hadi Putra membeberkan rencana kenaikan harga properti. Meski demikian, dia tidak menyebutkan waktu dan besaran kenaikannya. Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan pencarian rumah di atas Rp1 miliar per kuartal I/2023 meningkat di angka 62%.

Pilihan Editor