Ditjen Pajak Pantau Peserta Arisan yang Viral
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan tengah memantau arisan ibu-ibu bernilai fantastis yang viral di media sosial. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Dwi Astuti, Selasa (23/5/2023), mengatakan, pihaknya mendalami identitas peserta arisan serta kepatuhan mereka membayar pajak. Namun, pemerintah menegaskan
bahwa arisan bukan obyek Pajak Penghasilan. (Yoga)
Pelaku Industri Khawatirkan Anjloknya Impor Bahan Baku
Penurunan impor bahan baku/penolong dapat menjadi sinyal tergerusnya kemampuan industri nasional dalam memproduksi permintaan. Apabila tidak teratasi, situasi tersebut dapat merambat pada kontraksi produktivitas industri pengolahan yang menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi. Data BPS yang dipublikasikan Mei 2023 menunjukkan, total nilai impor pada April 2023 mencapai 15,35 miliar USD, anjlok 25,45 % dari bulan sebelumnya dan merosot 22,32 % dibandingkan April 2022. Adapun pada periode Januari-April 2023, total nilai impor mencapai 70,3 miliar USD atau merosot 8,19 % secara tahunan. Impor bahan baku/penolong jeblok 11,52 % menjadi 52,39 miliar USD.
Menurut Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri sekaligus Ketua Properti dan Kawasan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia Sanny Iskandar, penurunan impor berpengaruh pada kemampuan industri dalam negeri untuk memenuhi pesanan konsumen pasar internasional. ”Situasi ini tidak bagus karena pembeli dapat mengalihkan pesanannya ke produsen di negara lain, apalagi untuk barang-barang yang tergolong mudah untuk diproduksi,” katanya saat dihubungi, Selasa (23/5). (Yoga)
Kemitraan UMKM Masih Rendah
Kesiapan UMKM untuk kemitraan dinilai masih rendah. UMKM masih cenderung berjalan sendiri-sendiri dan sulit masuk dalam kemitraan untuk rantai pasok utama industri. Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Kerakyatan Muhammad Riza Damanik mengemukakan, jumlah UMKM di Indonesia sekitar 64 juta unit usaha. Namun, partisipasi kemitraan UMKM masih cenderung rendah. Sebagian besar UMKM merupakan usaha mikro yang sangat rentan dengan perubahan lingkungan. Data dari Bank Pembangunan Asia 2021, partisipasi kemitraan UMKM Indonesia dengan rantai produksi global baru 4,1 % dari total unit usaha. Bappenas pada 2020 mencatat, jalinan kemitraan usaha menengah kecil dan usaha menengah besar baru 7 %.
Persoalan mendasar selama ini, lanjut Riza, usaha yang dijalankan UMKM cenderung sendiri-sendiri dalam skala terbatas sehingga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas usaha tidak berjalan dengan baik. Di sisi lain, praktik kemitraan dengan industri di masa lalu kerap hanya menguntungkan usaha besar, sementara alih teknologi berjalan lambat. Kemitraan industri dengan UMKM cenderung bukan mendorong UMKM tersebut untuk masuk ke rantai pasok atau menghasilkan produk turunan dari industri. ”Apabila UMKM terus dibiarkan tumbuh sendiri-sendiri, tidak terhubung dengan rantai pasok industri nasional dan BUMN, maka sulit untuk bisa naik kelas, apalagi mau masuk ke dalam pasar global,” kata Riza, saat dihubungi, Selasa (23/5) di Jakarta. (Yoga)
Dorong Kredit ESG, Bank Mandiri Rilis Green Bond Rp 5 Triliun Bulan Depan
JAKARTA, ID - Bank Mandiri menerbitkan penawaran umum berkelanjutan (PUB) Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan (Green Bond) I Tahap I Tahun 2023 dengan target indikatif Rp 5 Triliun. Penerbitan Green Bond ini adalah bagian dari PUB Green Bond I Bank Mandiri dengan total sebesar Rp 10 triliun yang akan digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL). Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, penerbitan obligasi ini merupakan salah satu inisiatif strategis untuk memperkuat struktur dalam mendukung rencana ekspansi bisnis dalam kerangka implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank Mandiri pada pilar sustainable banking. “Penerbitan Green Bond merupakan salah satu inisiatif yang mempertegas konsistensi Bank Mandiri dalam penerapan keuangan berkelanjutan melalui pengembangan produk dan jasa keuangan berkelanjutan serta peningkatan portfolio green financing. Hal ini juga menjadi komitmen kami dalam mendukung pencapaian target net zero emission (NZE) Indonesia pada 2060,” ujar Darmawan di Jakarta, Selasa (23/5/2023). (Yetede)
G7 Sepakat Adang Hegemoni RRT
JAKARTA, ID – Menempati peringkat ketiga produsen chip terbesar di dunia setelah Taiwan dan Korsel, kemajuan Tiongkok di bidang teknologi mulai mencemaskan negara maju yang tergabung dalam Group of Seven (G7). Kerisauan itu mencuat pada pertemuan puncak G7 di Hiroshima, Jepang, Jumat (19/05/20230) hingga Minggu (21/05/2023). Pada pernyataan bersama di akhir pertemuan, G7 sepakat mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh kemajuan Tiongkok dibidang teknologi tanpa perlu mengucilkan negeri Tirai Bambu itu. Kemajuan itu dinilai menimbulkan ketergantungan dunia terhadap rantai pasok Tiongkok dan “mendistorsi” ekonomi global. Terdiri atas Kanada, Jerman, Prancis, dan Amerika Serikat (AS), G7 mencemaskan kemajuan signifikan Tiongkok di bidang ekonomi dan teknologi. Selama ini, Tiongkok merupakan pemasok terbesar berbagai jenis produk industri ke berbagai negara, termasuk ke negara G-7. Jika teknologi canggih seperti chip juga dikuasai posisinya, posisi Tiongkok akan sangat dominan dan posisi itu dinilai merugikan. Diperkirakan Tiongkok bakal berada di puncak dengan pangsa hingga 24% pada tahun 2030, menggeser Taiwan dan Korsel. (Yetede)
Transaksi Modal dan Finansial Naik Signifikan, NPI Surplus US$ 6,5 Miliar
JAKARTA, ID - Bank Indonesia (BI) mencatat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) surplus US$ 6,5 miliar pada kuartal I-2023, meningkat dari kuartal IV-2022 yang sebesar US$ 4,7 miliar. Kinerja NPI tersebut ditopang oleh berlanjutnya surplus transaksi berjalan serta diiringi oleh kenaikan signifikan surplus transaksi modal dan finansial. “Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa pada akhir Maret 2023 meningkat dari sebelumnya US$ 137,2 miliar pada akhir Desember 2022 menjadi US$ 145,2 miliar, atau setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” jelas Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi, Selasa (23/5/2023). Data BI menunjukkan, transaksi berjalan kembali mencatat surplus didukung oleh surplus neraca perdagangan barang yang tetap tinggi. Pada kuartal I-2023, transaksi berjalan membukukan surplus sebesar US$ 3 miliar (0,9% dari PDB), melanjutkan capaian surplus pada kuartal IV-2022 sebesar US$ 4,2 miliar (1,3% dari PDB). Erwin menjelaskan, surplus neraca perdagangan barang tetap tinggi didukung oleh permintaan dari mitra dagang utama yang tetap baik terhadap komoditas ekspor nonmigas, dan penurunan defisit migas seiring penurunan harga minyak dunia. Defisit neraca jasa mengalami penurunan, ditopang oleh kinerja jasa perjalanan (travel) yang terus menguat seiring dengan mobilitas yang meningkat dan dampak positif dari pembukaan ekonomi Tiongkok, sehingga mendorong kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara. (Yetede)
FFR Berhenti Naik, Indeks Kembali ke 7.000
JAKARTA, ID - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), kembali menguat 7,03 poin (0,1%) ke level 6.736, Selasa (23/5/2023), melanjutkan tren dua hari sebelumnya. IHSG diyakini dapat kembali menembus level 7.000, jika suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) atau Federal Funds Rate (FFR) berhenti naik, Juni mendatang. Kemarin, Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 788 miliar. Net buy terbanyak oleh investor asing melanda lima saham berikut, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 284,56 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 231,86 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 193,37 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 176,80 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 119,44 miliar. Penguatan IHSG kemarin didukung oleh kenaikan mayoritas sektor saham, yaitu sektor konsumer primer 1,37%, sektor transportasi 1,43%, sektor keuangan 0,19%, dan sektor kesehatan 0,19%. Sebaliknya, pelemahan melanda saham sektor teknologi 0,96%, sektor infrastruktur 0,5%, dan sektor energi 0,82%. Menurut Head of Fixed Income BNP Paribas Asset Management Djumala Sutedja, IHSG reli, karena merespons optimisme investor terhadap penyelesaian penentuan plafon utang (debt ceiling) AS. (Yetede)
Pemerintah Targetkan Devisa Pariwisata Capai US$ 10 Miliar
JAKARTA, ID - Pemerintah merevisi naik target devisa dari sektor pariwisata menjadi sekitar US$ 10 miliar atau Rp 148,73 triliun tahun ini, dari semula US$ 5,95 miliar. Target tersebut meningkat 42,25% dibanding perolehan devisa tahun 2022 senilai US$ 7,03 miliar. Devisa tersebut akan diperoleh dari kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang ditargetkan mencapai 8,5 juta tahun ini. “Revisi target itu berdasarkan capaian kinerja sektor pariwisata yang menggembirakan di kuartal I-2023. Pada periode tersebut, sebanyak 2,24 juta kunjungan wisman ke Indonesia, melonjak 508,87% dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 369,18 ribu kunjungan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno usai membuka Rakornas Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) di Jakarta, Selasa (23/05/2023). Dia mengungkapkan, salah satu strategi yang dilakukan pemerintah untuk mencapai target tersebut adalah berkolaborasi dengan GIPI, yang membawahkan 37 asosiasi pariwisata dan perusahaan mitra serta DPD di 17 provinsi. GIPI diharapkan menjadi garda terdepan industri pariwisata, salah satunya mengamankan penyediaan fasilitas pemesanan tiket penerbangan yang lebih murah. (Yetede)
Avaro Luncurkan Produk Android TV Terbaru
Sukses dengan beragam produk smart home, Avaro meluncurkan produk Smart TV 43 dan 32 inch dengan Sistem operasi Android 11. Produk Avaro Smart TV T43A dan T32A ini disisipkan teknologi Edgeless Picture ExtremeTM, yang menjadikan pengguna dapat menikmati berbagai hiburan menarik dengan mudah dan menyenangkan.
Kemajuan teknologi menjadikan kepemilikan Smart TV di rumah menjadi barang yang wajib dimiliki oleh semua keluarga di Indonesia. Direktur Avaro Smart Home Teddy Tjan, jika sebelumnya, konsumen hanya bisa menonton siaran terbatas di televisi biasa, saat ini menonton jauh lebih menyenangkan. "Konsumen bisa memilih hiburan yang tidak terbatas dari seluruh dunia di Avaro Android Smart TV," kata Teddy.
Selain menonton siaran lokal, ada ribuan tontonan yang bisa dinikmati di Avaro Smart TV T43A, seperti film-film yang ada di Netflix, Disney+, HBO, Prime Video, Apple TV, Vidio.com, VIU, Vision+, Youtube, Youtube Kids, dan lainnya. Avaro Smart TV T43A dan T32A juga dilengkapi dengan port HDMI, USB, dan Chrome Cast, menjadikan pengguna bisa menggunakan Smart TV untuk kebutuhan memproyeksikan materi presentasi, melihat foto, mendengar lagu, main games, dan lainnya. (Yetede)
DUGAAN KORUPSI BPKP Diberi Akses Awasi Proyek BTS 4G
Menkopolhukam Mahfud MD meminta BPKP untuk masuk mengawasi proyek pembangunan menara base transceiver station atau BTS 4G di Kemenkominfo. Selama ini pengawas eksternal, seperti BPKP, dilarang masuk ke Kemenkominfo. ”Satu hal yang menyebabkan (korupsi) ini terjadi karena di kantor (Kementerian) Kominfo ini BPKP tidak boleh masuk. Beberapa kementerian aman (dari kasus korupsi) karena sebelum memulai satu proyek minta BPKP audit dulu. Di sini, mau masuk tidak boleh,” ujar Mahfud saat konferensi pers bersama di Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (23/5).
Dugaan korupsi pada proyek pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung 1-5 paket oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo pada 2020-2024 ini ditaksir merugikan negara Rp 8,032 triliun. Pada Selasa (23/5), Kejaksaan Agung kembali menetapkan seorang tersangka dalam kasus ini, yakni Windy Purnama. Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan enam tersangka, salah satunya Menkominfo nonaktif Johnny G Plate. Lima tersangka lain adalah Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan, Dirut Bakti Kemenkominfo Anang Achmad Latief, Dirut PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, peneliti Human Development UI tahun 2020 Yohan Suryanto, dan Account Director of Integrated Account Department Huawei Tech Investment Mukti Ali. (Yoga)









