;

TBIG Akan Merilis Obligasi Rp 20 Triliun

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Kontan

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) bakal menggalang pendanaan jumbo di pasar modal. Emiten menara telekomunikasi ini akan menerbitkan obligasi baru senilai Rp 20 triliun. Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan, TBIG tengah memproses pengajuan aksi korporasi ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rencananya, obligasi yang memiliki skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) itu akan terbit dalam satu hingga dua bulan ke depan. "Saat ini dalam proses untuk pendaftaran ke OJK program PUB yang baru sebesar Rp 20 triliun," ujar Helmy, dalam paparan publik, Rabu (31/5). Sayang, Helmy belum merinci penggunaan dana obligasi tersebut. TBIG memang kerap menerbitkan surat utang untuk belanja modal ataupun refinancing utang. Teranyar, TBIG menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan target penghimpunan dana Rp 15 triliun. Awal tahun ini, TBIG telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V TBIG Tahap VI 2023 dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,48 triliun. Dana obligasi itu digunakan untuk refinancing.

IPO Amman Mineral Rp 12,93 Triliun

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Kontan

Perusahaan tambang emas dan tembaga PT Amman Mineral Internasional Tbk bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang akan menggunakan kode saham AMMN ini akan menggelar initial public offering (IPO) dengan membidik dana segar Rp 12,93 triliun. AMMN menawarkan 7,28 miliar saham atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga penawaran IPO berkisar Rp 1.650 sampai Rp 1.775 per saham. Dana IPO jumbo itu akan disalurkan untuk sejumlah keperluan. Di antaranya untuk menyuntik modal anak usahanya, yang selanjutnya akan digunakan untuk menggarap berbagai proyek. Misalnya, proyek smelter, proyek ekspansi pabrik konsentrator, dan proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap. Lalu, sekitar Rp 3,04 triliun atau US$ 200 juta dana IPO akan digunakan untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara. AMMN memang sudah menyiapkan sejumlah agenda ekspansi usai IPO. Anak usaha AMMN, yakni Amman Mineral Nusa Tenggara, sudah memasuki Fase 7 dalam operasional tambang Batu Hijau. "Kini, kami sedang tahap pengembangan Fase 8 yang diperkirakan dapat memperpanjang usia tambang hingga 2030," ujar Kartika Octaviana, Vice President Corporate Corporate Communication AMMN, kemarin. Presiden Direktur AMMN Alexander Ramlie meyakini, prospek emas dan tembaga masih cukup cerah. Dua komoditas ini adalah komoditas yang mudah terserap pasar.

PIJAKAN SOLID EKSPANSI BISNIS

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Bisnis Indonesia (H)

Berlanjutnya tren pertumbuhan ekonomi domestik dan geliat daya beli konsumen menjadi pijakan yang solid bagi korporasi di Tanah Air untuk memacu produksi dan menggulirkan investasi di tengah kondisi eksternal yang menantang. Kendati demikian, dunia usaha tetap diminta waspada lantaran masih ada gejolak geopolitik dunia. Faktanya, pada kuartal I/2023, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,04% atau di atas proyeksi analis sebesar 4,8%. Pada saat yang sama, keyakinan konsumen juga merangkak naik sepanjang tahun berjalan 2023. Hal itu tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) lansiran Bank Indonesia yang merangkak naik ke level 126,1 pada April 2023 atau tertinggi sejak Juli 2022. Dus, optimisme konsumen pun semakin terbaca jelas. Indikator positif makro ekonomi tersebut turut berimbas terhadap kinerja dunia usaha di Indonesia, termasuk emiten-emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data BEI hingga 2 Mei 2023, pendapatan dan laba bersih 144 perusahaan meningkat sepanjang kuartal I/2023. Secara tahunan, pendapatan emiten naik 10,87% dan laba bersihnya tumbuh 4,12%. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan kinerja pertumbuhan ekonomi, perbaikan kinerja di seluruh industri jasa keuangan, dan stabilitas sektor keuangan dapat terjaga dengan baik pada 2022 bahkan hingga akhir Mei 2023. Pada saat yang sama, kinerja industri dan perusahaan juga relatif bertumbuh.

Dia menuturkan sejumlah risiko global yang ada di depan mata yakni stagflasi di beberapa negara maju di Eropa, kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat, dan disrupsi rantai pasok dunia akibat kepentingan geopolitik. Di tengah tantangan tersebut, Mantan Wakil Menteri Keuangan itu menyampaikan pemerintah dan swasta perlu terus bekerja keras dan bersinergi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian-capaian positif. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan saat ini masyarakat meyakini terjadi perbaikan penciptaan lapangan kerja dan penghasilan di Indonesia. PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), misalnya, menyiapkan capital expenditure (capex) sebesar Rp1,2 triliun pada tahun ini. Capex emiten farmasi BUMN itu telah menggunakan sebagian kecil capex untuk pengadaan tanah dan bangunan, pemeliharaan mesin dan kendaraan, serta inventaris. Senada, Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) Helmy Yusman Santoso mengatakan perusahaan menara telekomunikasi Grup Saratoga itu mengalokasikan capex senilai Rp3 triliun pada 2023. Belanja modal itu bakal digunakan TBIG untuk pembangunan menara dan jaringan serat optik (fiber optic).

Gerak Cepat Konversi Energi Hijau

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Upaya untuk melakukan konversi sumber energi dari yang bahan fosil menjadi ramah lingkungan terus dilakukan oleh banyak negara di dunia. Setelah sebelumnya sempat surut akibat serangan virus Corona yang sedemikian masif, saat ini negara-negara di Eropa kembali menggencarkan kampanye pemanfaatan energi hijau. Membahas optimalisasi pemanfaatan sumber energi bersih tentu saja tidak dapat dilepaskan dari kesuksesan China dalam mengonversi energi. China yang tercatat sebagai negara dengan populasi penduduk terbesar di dunia ini telah melakukan konversi energi sejak 2006. Dimulai dengan mengalihkan penggunaan sumber energi batu bara ke gas. Pada waktu itu, China membuka keran impor gas bumi yang didistribusikan melalui pipa dan gas alam cair (liquified natural gas/LNG) dari negara produsen gas di seluruh dunia. Pemerintah China dalam cetak biru telah menetapkan proses konversi energi dari batu bara ke gas selesai pada 2030. Adapun, konversi dari minyak mentah ke gas akan selesai pada 2040. Rupanya, tren peningkatan permintaan gas alam China ini sudah diproyeksikan International Energy Agency (IEA). Dalam laporan IEA disebutkan bahwa tren permintaan gas alam oleh China diproyeksikan mencapai 376 miliar meter kubik pada 2023. Tren ini akan mendorong China berada di posisi teratas sebagai importir gas di dunia, disusul oleh Jepang dan Korea Selatan. Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan kebijakan peningkatan porsi gas dalam bauran energi secara berkala. Porsi gas dalam bauran energi ditargetkan mencapai 22% pada 2025, dan meningkat menjadi 24% pada 2050. Kebijakan ini ditopang dengan kandungan gas alam yang dimiliki Indonesia yang sedemikian besar.

BISNIS INDONESIA AWARD 2023 : ESG JADI KUNCI DI ERA BARU

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Environment, social, and good governance atau ESG menjadi aspek penting dalam mencapai pertumbuhan kinerja perusahaan secara seimbang pada era baru yang disertai dengan maraknya perubahan. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2017—2022 Wimboh Santoso mengatakan bahwa good governance yang menjadi bagian dari ESG merupakan salah satu faktor penting dalam indikator keberhasilan manajemen membawa kinerja perusahaan pada era baru.“Ada paradigma baru yang harus kita antisipasi karena situasi telah berubah banyak. Reorientasi bisnis dengan memanfaatkan hadirnya teknologi, serta pertumbuhan bisnis yang seimbang menjadi penting ditengah-tengah maraknya risiko perubahan iklim, serta risiko cyber,” kata Wimboh yang merupakan Ketua Dewan Juri Bisnis Indonesia Award 2023, Rabu (31/5). Dalam kesempatan tersebut, Wimboh juga mengingatkan seluruh perusahaan untuk terus mencari strategi baru agar bisa bertumbuh pada era baru, dengan tidak melupakan berbagai risiko yang berpotensi mengadang.PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mendapat penghargaan sebagai emiten sektor logam dan mineral terbaik pun menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan aspek ESG.Head of Communication Vale Indonesia Suparam Bayu Aji menilai penghargaan yang diterima oleh perusahaan bakal menjadi pemantik kinerja perusahaan untuk lebih baik pada masa depan. Sementara itu, Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi B. Sukamdani mengatakan pemulihan ekonomi yang terjadi memperkuat optimisme masyarakat. Saat ini masyarakat meyakini telah terjadi perbaikan ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan di dalam negeri.

INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI : Operator Pilih-pilih Kemitraan

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Perusahaan telekomunikasi di Indonesia diperkirakan tidak sepenuh hati bekerja sama dalam penyewaan infrastruktur telekomunikasi guna melindungi pasar yang telah dikuasainya. Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan kemungkinan besar perusahaan telekomunikasi hanya membuka infrastruktur yang kurang potensial atau tidak krusial, untuk disewakan kepada operator lain. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk melindungi pasar yang telah dikuasai. Sejak dahulu, dia menjelaskan sejumlah operator seluler sudah menyewakan jaringan telekomunikasi ke operator lain. Dari tiga infrastruktur telekomunikasi yaitu jaringan tulang punggung (backbone), jaringan pengalur (backhaul) dan jaringan akses (access), imbuhnya, hanya jaringan tulang punggung dan pengalur saja yang kerap operator sewakan kepada operator lain. Nantinya, operator seluler masih akan berhati-hati dalam mengerjasamakan jaringan akses, khawatir terjadi kompetisi yang makin sengit di daerah. Saat ini, Heru mengatakan XL Axiata dan PT Telkom Indonesia Tbk. memiliki keunggulan masing-masing dalam menyewakan infrastruktur yang dimiliki kepada industri. Sejauh ini, Telkom tidak memiliki jaringan seluler, karena lisensinya ada di Telkomsel. Sebaliknya, XL Axiata memiliki jaringan seluler dan jaringan kabel, tetapi hanya menyewakan menara dan serat optik.

KUNJUNGAN TURIS : PERAN STRATEGIS WISATA MEDIS

Hairul Rizal 02 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Hadirnya sejumlah rumah sakit berkualitas di Kota Medan, Sumatera Utara memperkokoh langkah transformasi ibu kota provinsi ini sebagai pusat wisata medis atau medical tourism. Tercatat ada 12 rumah sakit yang dinilai siap untuk berpartisipasi pada konsep ini. Saat ini, ada 7 rumah sakit (RS) tipe A dan B di Kota Medan yang mendapat sertifi kasi dari Kementerian Kesehatan untuk medical tourism itu.Ketua Medan Medical Tourism (MMT) Board Destanul Aulia mengungkapkan bahwa dari jumlah itu, pihaknya merekomendasi 5 RS tambahan yang dianggap layak sebagai bagian dari RS yang berpartisipasi dalam wisata medis.Dari data yang ia miliki, RS yang terdata saat ini adalah RS Adam Malik, RS Columbia Asia Medan, RS Murni Teguh, RS Putri Hijau, RS Royal Prima, Sumatera Eye Center, RS Stella Maris, RS Dr. Pirngadi Medan, RS Mitra Media Premier, dan RS Permata Bunda.Menurutnya, sejumlah program telah dijalankan untuk menciptakan ekosistem Kota Medan sebagai wisata medis. Salah satunya, imbuhnya, adalah dengan rutin mengikuti webinar internasional menyusul keingintahuan masyarakat internasional terkait keunggulan RS di Kota Medan. 

Dia menjelaskan bahwa dengan konsep wisata medis itu, pihaknya dengan mempromosikan bagaimana orang luar negeri datang ke Sumatra Utara (Sumut) dengan menikmati Danau Toba, dan juga mendapatkan fasilitas kesehatan dengan layanan unggulannya.Destanul menjelaskan bahwa 12 RS itu memiliki medical check up yang spesifik untuk keunggulannya masing-masing.Contohnya, RS Adam Malik dengan layanan jantungnya, RS dr. Pirngadi dengan layanan gigi, RS Siloam dan Sumatera Eye Center dengan keunggulan spesialis mata. Sementara itu, RS Columbia Asia dengan spesialisasi kardiovaskular, RS Murni Teguh dengan keunggulan onkologi, RS Putri Hijau dengan keunggulan di bedah saraf, RS Royal Prima dengan keunggulan ortopedi, dan RS Stella Maris dengan spesialisasi bayi tabung. Destanul menjelaskan syarat rumah sakit menjadi bagian dari wisata medis adalah adanya kerja sama dengan travel agent yang telah memiliki pemandu wisata medis. Para travel agent, imbuhnya, yang akan melakukan promosi dan membantu wisatawan yang ingin ke rumah sakit di Kota Medan dengan keunggulan yang sesuai dan kebutuhan yang cocok dengan para wisatawan itu. Di sisi lain, General Mana-ger RS Columbia Asia Deny Hidayat memandang bahwa medical tourism merupakan sebuah cita-cita yang dibangun di atas komponen-komponen yang melibatkan banyak hal a.l infrastruktur, ketertiban kota, kebersihan. Pengamat Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo memandang bahwa letak geografis provinsi ini yang berdekatan dengan Malaysia dan Singapura, membuat kebiasaan berobat ke luar negeri menjadi seperti budaya tersendiri.

BSI Dukung KONI dan PSSI Majukan Olahraga Indonesia

Yuniati Turjandini 31 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendukung suksesnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh untuk mendorong kemajuan olahraga dan perekonomian di kedua provinsi tersebut. Disisi lain, BSI berkolaborasi  dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memajukan sepak bola Indonesia, salah satunya lewat dukungan FIFA Matchday Indonesia versus Palestina. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, komitmen tersebut ditunjukan BSI lewat MoU dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia. Sebagai Bank Syariah terbesar, utamanya di provinsi Aceh, BSI memiliki tanggung jawab untuk ikut menyukseskan ajang olahraga nasional 4 tahun tersebut. "Penandatanganan MoU antara BSI dan KONI pusat ini merupakan bentuk sinergi bersama  seluruh stakeholders dalam rangka menyukseskan PON XXI/2024," tutur Hery. Pernyataan Hery sejalan dengan aspirasi pemerintah melalui Kemenpora bahwa  PON XXI/2024  memiliki empat target utama, yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses  daerah. "PON XXI/2024 harus menjadi salah satu pagelaran  PON terbaik yang pernah ada serta menghasilkan atlet-atlet yang mampu bersaing di kancah internasional," ujar Hery. (Yetede)

Kerek Laba Lewat Strategi CSR

Yuniati Turjandini 31 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Perusahaan-perusahaan di Indonesia umumnya menganggap program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) tidak memiliki korelasi yang kuat dengan pertumbuhan kinerja perusahaan. Padahal, setiap rupiah dana CSR yang mengucur akan menghasilkan tambahan laba. Makin besar dana CSR yang disalurkan, makin besar pula peluang perusahaan untuk membukukan laba. Perusahaan-perusahaan di Tanah Air pun sebagian besar belum menerapkan CSR berbasis 3P (profit, people, dan planet). Akibatnya perusahaan hanya memperoleh  manfaat jangka pendek. Agar berdampak signifikan terhadap kinerja perusahaan, persentase dana kegiatan CSR, sepatutnya mengacu pada besaran dana pengembangan usaha. Selain itu, para pengelola perusahaan harus merubah paradigma bahwa CSR bukan sebatas bagi-bagi donasi di area operasional perusahaan. CSR diatur Pasal 74 Undang-Undnag Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan terbatas. Pelaksanaannya digariskan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Kegiatan CSR punya manfaat lebih besar bila dilakukan berbasis ESG dan sesuai panduan ISO 26.000 yang telah diadopsi oleh Indonesia bersama 125 negara di dunia. (Yetede)

Belum Penuhi KPI, MLFF di Tol Bali-Mandara Ditunda

Yuniati Turjandini 31 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID- PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) memastikan uji coba sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF) di Jalan Tol Bali Mandara pada 1 Juni 2023, ditunda. Selaku badan usaha pelaksana (BUP), RITS menyampaikan salah satu alasan  belum bisa dilaksanakan uji coba tersebut adalah teknologi sistem MLFF yang dipersiapkan untuk uji coba belum bisa memenuhi standar key performance indicator (KPI) yang disepakati. "Semestinya uji coba MLFF pada 1 Juni di Bali, tapi kami dari BUP meminta kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia bahwa uji coba belum bisa dilaksanakan," kata Presiden Direktur Roatex  Indonesia Toll System Musfihin Dahlan di Jakarta, Selasa (30/05/2023). Terkait alasan teknologi sistem MLFF yang diperisiapkan untuk uji coba belum bisa memenuhi standar KPI tersebut, Musfihin mengatakan, pihaknya tidak bisa mendapatkan KPI 100% dari kontraktor utama (main contractor), yakni perusahaan Hongaria Multi Contact Zrt. "Garis besarnya adalah sistem  ini menjamin 100% pendapatan Badan Usaha Jalan Toll (BUJT) dari tarif tol, hingga beberapa hari menjelang tanggal 1 Juni, kita tidak bisa mendapatkan KPI 100% dari kontraktor utama (main contractor) yakni perusahaan Hongaria Multi Zrt," papar dia. (Yetede)

Pilihan Editor