;

INVESTASI HULU MIGAS : IRAN KEMBALI ‘GODA’ PERTAMINA

Hairul Rizal 30 May 2023 Bisnis Indonesia

Lawatan Presiden Iran Ebrahim Raeisi ke Indonesia pada pekan lalu membangkitkan kembali minat PT Pertamina (Persero) untuk melakukan ekspansi blok minyak dan gas bumi atau migas di negara tersebut. Besarnya cadangan migas di Negeri Para Mullah membuat holding BUMN migas tergiur untuk mengeksploitasinya. Investasi di sektor migas menjadi salah satu topik yang dibicarakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Ebrahim Raeisi di Tanah Air, selain target peningkatan volume perdagangan menjadi US$20 miliar dalam beberapa waktu ke depan. Pertamina pun menyambut baik kesepakatan itu, dan berharap bisa melanjutkan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) yang sempat diteken pada 2016 ihwal rencana investasi perseroan untuk mengambil hak partisipasi mayoritas pengelolaan sejumlah blok migas yang dinilai prospektif. Apalagi, Pertamina juga sempat menyiapkan anggaran hingga US$1,5 miliar untuk pengelolaan Blok Mansouri selama 5 tahun. Hanya saja, finalisasi rencana akuisisi itu harus tertunda akibat sanksi ekonomi yang diberikan Amerika Serikat (AS) kepada Iran sejak 2018. 

“Bagi Pertamina tentu ini merupakan langkah yang sangat baik, khususnya apabila MoU sebelumnya bisa berlanjut, karena nantinya bisa berdampak ke lifting kita,” kata VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso, Senin (29/5). Pertamina, kata Fadjar, masih menunggu pembahasan tingkat tinggi yang saat ini masih berlanjut terkait dengan rencana akuisisi kembali blok migas di Iran tersebut. Berdasarkan catatan Bisnis, total cadangan migas di Blok Ab-Teymour dan Mansouri diperkirakan mencapai 5 miliar barel minyak bumi. Kedua blok migas tersebut dalam tahap produksi, yakni 48.000 barel per hari (bph) untuk Ab-Teymour, dan 54.000 bph untuk Mansouri. Sementara itu, sejumlah pakar dan pemerhati energi meminta pemerintah untuk berhati-hati terkait dengan upaya membuka kembali rencana investasi di Blok Migas Mansouri, Iran. “Perhitungannya harus tepat, kita harus siap-siap kalau nanti kemudian AS benar-benar melakukan tindakan yang sifatnya tegas,” kata Direktur Eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri saat dihubungi. Pakar Ekonomi Energi dan Perminyakan Universitas Trisakti Pri Agung Rakhmanto menjelaskan bahwa dua blok migas yang sempat ditawarkan Pemerintah Iran lewat NIOC, yakni Blok Mansouri dan Ab-Teymour terbilang strategis untuk capaian lifting nasional.

PASAR PROPERTI : Segmen Syariah Jadi Incaran OYO

Hairul Rizal 30 May 2023 Bisnis Indonesia

Country Stock and Flow Head Indonesia Hendro Tan mengatakan bahwa OYO terus menandai kesuksesannya dengan menambah lebih dari 130 properti berkonsep syariah sejak awal 2023. Ke depannya, OYO memproyeksikan bisa menambah 350 properti hingga akhir tahun ini, sehingga melengkapi 850 properti berkonsep syariah yang sudah ada. Daerah yang menjadi incaran OYO untuk mengembangkan properti baru berkonsep syariah adalah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kediri, dan Yogyakarta. Pengembangan properti berkonsep syariah didasari oleh populasi muslim di Indonesia yang mencapai 237 juta jiwa. Upaya itu selaras dengan target pemerintah untuk meningkatkan skor Indonesia pada Standard Global Muslim Index tahun ini dengan memperkuat kehadiran properti berkonsep syariah dan hotel ramah Muslim. “Pariwisata domestik di Indonesia berkembang dengan pesat, sehingga permintaan akan akomodasi yang sesuai dengan konsep syariah dan ramah muslim diperkirakan akan terus meningkat. Kami, terus berupaya membantu Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan secara maksimal potensi wisata, seperti wisata religi untuk lebih lanjut mendukung pertumbuhan industri pariwisata lokal,” jelasnya.

Menyelisik Keinginan Audiens Media

Yoga 29 May 2023 Kompas (H)

Audiens media hari ini ber-revolusi sejak internet ditemukan, audiens memiliki lebih banyak pilihan. Pilihan media menjadi sedemikian banyak. Berita lebih cepat diakses dalam lingkaran 24/7 dan, yang paling penting, audiens hari ini juga bisa menjadi penyedia informasi bagi media. Akses terhadap informasi tidak lagi melulu dikuasai orang media, tetapi audiens tertentu juga bisa mengakses bacaan yang sama, yang dibaca oleh jurnalis hari ini. Saat ini audiens adalah publik yang merupakan bagian dari warga dari suatu negara, menjadi bagian dari masyarakat sipil. Namun, di sisi lain, audiens juga bisa dilihat sebagai pasar, bagian dari suatu ekosistem pemberitaan yang menjadi konsumen (sekaligus produsen) yang juga akan menjadi penopang kehidupan media.

Selera audiens pun berbeda-beda. Ada yang suka berita politik, ada yang suka hanya berita olahraga, ada yang senang membaca opini dari para pakar, ada yang gemar dengan sastra, dan lain-lain. Menangkap apa yang menjadi kemauan audiens hari ini menjadi lebih sulit karena terjadi perubahan selera, perubahan generasi, perubahan teknologi, dan perubahan ekosistem media hari ini. Syukurlah dalam kemajuan teknologi modern hari ini banyak pihak yang bisa membaca selera audiens dalam bentuk kuantitatif, seperti layanan yang diberikan Google Analytics, Chartbeat, dan perusahaan pengukur lainnya. Data hasil olahan mesin-mesin pengukur itu akan membantu pihak media membaca arah kemauan para audiens. Namun, apakah media harus selalu menyajikan apa yang disukai oleh  audiens? Bagaimana dengan hal-hal yang media anggap tetap penting diketahui audiens? Bukankah informasi semacam ini juga tetap harus disediakan oleh media?

Keseimbangan dua kutub Kompleksitas atas hal inilah yang menjadi pokok bahasan forum Ombudsman Kompas pada Jumat, 26 Mei 2023. Dalam ruang editorial, tarik-menarik antara editorial driven journalism dan audience driven journalism memang terjadi. Akan tetapi, dari diskusi pada forum tersebut akhirnya muncul kesepakatan bahwa perlu ada upaya menerapkan keseimbangan atas dua kutub tadi; karya jurnalisme yang didorong oleh redaksi media dan jurnalisme yang didorong oleh kesukaan audiens. Orientasi media dalam mengolah dan menyampaikan informasi tetap berkesesuaian dengan kepentingan publik bersifat idealistis dan pragmatis. Audiens mungkin cenderung suka hal yang ringan, santai, dan renyah dengan tampilan foto cantik, pemandangan indah, atau aspek-aspek ringan dari kehidupan kita. Di sisi lain, redaksi media tetap memiliki sejumlah agenda yang tetap disorongkan pada audiens karena redaksi menganggap topik tersebut penting diketahui. (Yoga)


RANTAI PASOK, IPEF Bangun Peringatan Disrupsi

Yoga 29 May 2023 Kompas

Pertemuan para menteri perdagangan dari 14 negara anggota Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau IPEF telah selesai pada Minggu (28/5). Masih banyak hal yang harus dibahas lebih lanjut, tetapi pertemuan itu menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait keamanan dan keberlanjutan rantai pasok. Para menteri perdagangan IPEF bertemu di Detroit, Negara Bagian Michigan, AS. Pesertanya selain AS dan Indonesia adalah Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, Fiji, Australia, Selandia Baru, Jepang, dan Korsel. IPEF bukan kerja sama perdagangan bebas. Mendag AS Gina Raimondo menjelaskan, kerja sama ini pada hal-hal substantif, yaitu keberlanjutan rantai pasok, transparansi, keragaman, produktivitas, dan keadilan. IPEF terdiri dari Pilar Perdagangan, Pilar Rantai Pasok, Pilar Ekonomi Bersih, dan Pilar Ekonomi Berkeadilan.

Pernyataan Raimondo menjawab keluhan dari dalam negeri AS sendiri. Sektor industri pertanian dan manufaktur mengkritik IPEF tidak membuka akses pasar ke negara-negara anggota. Bahkan, diskusi mengenai penurunan tarif pun tidak ada. Khusus Pilar Rantai Pasok telah tuntas dibahas dan disepakati. Di bawah naungan pilar ini, IPEF membuat tiga lembaga, yaitu Dewan Rantai Pasok, Jaringan Tanggap Krisis Rantai Pasok, dan Dewan Advokasi Hak-hak Pekerja. ”Pertama kali dalam kerja sama ekonomi global ada lembaga khusus tanggap bencana ataupun krisis rantai pasok. Jaringan ini berfungsi menganalisis situasi disrupsi rantai pasok global dan membuat sistem peringatan awal jika ada gangguan sehingga anggota IPEF bisa berkoordinasi dan menyiapkan strategi,” tutur Raimondo. Ia menjelaskan, jaringan itu dibuat berkaca pada pengalaman AS ketika pandemi Covid-19. Ketika itu, pasokan semikonduktor turun drastis sehingga industri terganggu. Akibatnya, banyak pekerja yang terpaksa dirumahkan. ”Kita benar-benar membutuhkan jaringan pengamanan rantai pasok yang berkelanjutan. Sifatnya bukan mengisolasi pihak tertentu, tetapi memastikan jika dunia dilanda krisis, negara-negara kecil seperti Selandia Baru tidak dihantam terlalu keras karena ada sistem peringatan dini,” tuturnya. (Yoga)


HULU MIGAS, Polemik Blok Masela Perlu Penyelesaian

Yoga 29 May 2023 Kompas

Pengelolaan proyek hulu migas Blok Masela di Maluku belum menemui titik terang seiring alotnya negosiasi pelepasan hak partisipasi Shell, yang menjadi mitra Inpex di proyek itu. Situasi itu merugikan citra Indonesia. Perlu ada penyelesaian yang adil agar tak jadi preseden buruk bagi hulu migas di Indonesia. Pemerintah saat ini tengah mencari pengganti Shell, pemilik 35 % saham di Blok Masela bersama Inpex yang memiliki 65 5 saham, yang memutuskan hengkang pada 2020. PT Pertamina (Persero) pun menjadi calon kuat untuk membeli saham Shell tersebut, tetapi belum ada titik terang.Menteri ESDM Arifin Tasrif di Jakarta, Jumat (26/5) mengaku geram atas situasi saat ini. Pasalnya, dengan semakin mundurnya rencana pengelolaan Blok Masela, Indonesia yang dirugikan.

Pihaknya mengkaji kemungkinan blok itu dikembalikan ke negara dan dilelang ulang tahun depan. Arifin mengingatkan, dalam rencana pengembangan (plan of development/POD) lapangan yang disetujui pada 2019, ada persyaratan bahwa proyek harus berjalan dalam lima tahun. Apabila pada 2024 belum juga ada kejelasan, blok itu bisa kembali ke negara. Direktur Eksekutif Refor Miner Institute Komaidi Notonegoro, saat dihubungi di Jakarta, Minggu (28/5), mengatakan, memang perlu dilihat hak dan kewajiban para pihak, termasuk Shell yang memiliki hak partisipasi. Pemerintah perlu memperhatikan bagaimana nasibnya ke depan. ”Kan (hak partisipasi) tidak mungkin hangus juga. Artinya, mereka harus juga mendapat pengembalian. Perlu ada penyelesaian yang fair dalam konteks bisnis, baik terhadap Shell maupun Inpex. Sebab, ini akan menjadi preseden untuk pengelolaan hulu migas di Indonesia,” ujar Komaidi. (Yoga)


Peritel Buka Opsi Batasi Jumlah Pembelian Gula Konsumsi

Yoga 29 May 2023 Kompas

Pemerintah tengah menyusun acuan baru untuk menyikapi kenaikan harga gula dunia. Sambil menunggu aturan itu, sejumlah peritel membatasi pembelian gula untuk menjaga ketersediaan barang. Anggota Dewan Penasihat Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Tutum Rahanta, Minggu (28/5/2023), mengatakan, harga gula di luar ritel melebihi harga  acuan. Pelaku usaha khawatir ada pihak yang membeli gula di ritel, lalu menjualnya dengan harga lebih tinggi di luar ritel. (Yoga)

Penawaran Hunian Premium Segmen Atas Mulai Tumbuh

Yoga 29 May 2023 Kompas

Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata, akhir pekan lalu, mengemukakan, pasar residensial dinilai sudah bergerak hampir di seluruh segmen. Pembelian hunian premium untuk segmen atas bergerak, tidak hanya berasal dari investor, tetapi juga konsumen yang ingin meningkatkan kualitas rumah tinggal seiring dengan kondisi ekonomi yang sudah membaik. ”Pasar perumahan itu tetap ada. Tinggal bagaimana jeli mengikuti selera pasar dan cara menyampaikannya ke pasar,” ujarnya. (Yoga)

Iklan Lowongan Palsu Berujung TPPO

Yoga 29 May 2023 Kompas

Pemerintah kembali memulangkan warga negara Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dan dipekerjakan sebagai penipu daring di luar negeri. Guna mencegah lebih banyak korban, warga perlu mewaspadai penipuan berkedok iklan lowongan pekerjaan, terutama di media sosial. Sementara pemerintah disarankan untuk terus memperbaiki sistem informasi pasar kerja yang valid. Dalam pernyataan pers di Jakarta, Sabtu (27/5) malam, Menaker Ida Fauziyah mengatakan, pihaknya mengapresiasi KBRI di Manila, Filipina, yang bergerak cepat dengan memulangkan 53 WNI korban perekrutan penipu daring (online scammer) internasional di Filipina. Kejadian ini menambah deretan kasus WNI yang mengalami masalah serupa. Sebelumnya, Kemlu mengurus pemulangan 60 pekerja migran Indonesia yang disekap perusahaan investasi palsu di Phum 1, Preah Sihanoukville, Kamboja, karena tidak memenuhi target transaksi. Mereka merupakan korban TPPO. Mulanya mereka direkrut dan ditempatkan secara ilegal ke Kamboja oleh perorangan.

”Salah satu penyebab terjadinya kasus ini adalah ketidaktahuan masyarakat terhadap proses penempatan pekerja migran Indonesia yang sesuai prosedur. Saat bersamaan, berkembang lowongan kerja yang menipu di media sosial dan proses penempatan/pemberangkatan yang dilakukan oleh perorangan secara tertutup melalui pesan singkat di aplikasi pesan instan dan media sosial,” ujar Ida. Ciri iklan lowongan kerja yang sebenarnya merupakan penipuan. Ciri pertama, data dan alamat perusahaan penempatan tak jelas. Kedua, iklan lowongan atas nama perorangan. Ketiga, syarat bekerja ringan, tetapi menawarkan gaji fantastis. Ida menambahkan, masyarakat perlu aktif dengan memberikan informasi kepada Kemenaker melalui kontak 1500-630 atau Whatsapp 08119521150. Apabila memperoleh informasi peluang kerja di luar negeri melalui media sosial, masyarakat diminta mengklarifikasi kebenarannya kepada dinas tenaga kerja atau layanan terpadu satu atap. (Yoga)


Ambisi Surabaya Vaganza Menjangkau Internasional

Yoga 29 May 2023 Kompas

Pemkot Surabaya, Jatim, berambisi memperluas jangkauan acara yang digelar di kota itu hingga ke tingkat nasional dan internasional. Upaya itu, antara lain, dilakukan dengan mendaftarkan sejumlah cara, misalnya kirab tahunan Surabaya Vaganza, ke program Kharisma Event Nusantara milik Kemenparekraf. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan hal itu seusai penyelenggaraan Surabaya Vaganza, Sabtu (27/5) malam. Surabaya Vaganza merupakan kirab tahunan untuk memperingati Hari Jadi  Surabaya yang jatuh pada 31 Mei. Surabaya Vaganza 2023 terbagi dua. Sesi pertama berisi parade kendaraan hias bunga dan kirab budaya dengan rute Jalan Pahlawan, Jalan Kramat Tunggak, Jalan Gemblongan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, dan Jalan Pemuda pada pukul 15.00-18.00 WIB. Sesi kedua diisi parade cahaya yang terdiri dari kendaraan berhias lampu warna-warni, kirab budaya dengan kostum bercahaya, serta atraksi drumband dan pemandu sorak. Parade cahaya yang baru dilaksanakan tahun ini digelar di Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo, dan Jalan Pemuda pukul 18.00-21.00 WIB

Dari evaluasi Pemkot Surabaya, Surabaya Vaganza berlangsung lancar dan tertib. Untuk menjaga ketertiban dan keselamatan warga yang menonton, petugas memasang pagar pembatas sepanjang rute. Masyarakat pun tidak menerobos pagar tersebut. Selain itu, tidak ada laporan insiden yang menonjol selama acara. Eri memaparkan, 10.000-20.000 orang menonton dari balik pagar pembatas di sepanjang rute Surabaya Vaganza. Kelancaran acara dan ketiadaan insiden menjadi capaian yang baik sekaligus modal untuk mengajukan acara itu sebagai bagian program Kharisma Event Nusantara (KEN). ”Kami mengupayakan Surabaya Vaganza masuk dalam KEN 2024,” ujarnya. KEN merupakan kurasi dan rangkuman agenda pariwisata di seluruh Indonesia yang disusun Kemenparekraf.  Program itu diharapkan bisa meningkatkan kunjungan pelancong domestik dan internasional. Penyusunan KEN melalui proses kurasi oleh tim agar acara yang lolos dalam program itu benar-benar berkualitas

Dalam KEN 2023, ada 110 kegiatan budaya, delapan di antaranya berada di Jatim. Satu dari delapan acara di Jatim itu adalah Festival Rujak Uleg yang digelar di Surabaya pada Sabtu (6/5) lalu. Eri menyatakan, setelah Festival Rujak Uleg, Pemkot Surabaya berharap ada dua acara lagi yang bisa masuk KEN, yakni Surabaya Vaganza dan Parade Juang, kegiatan tahunan memperingati Hari Pahlawan pada 10 November sekali mengenang Pertempuran Surabaya yang terjadi pada November 1945. Kadis Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim untuk mengajukan Surabaya Vaganza dan Parade Juang ke KEN. (Yoga)


Slamet Riaman dan Salasiah Pemberdayaan Perajin Rotan

Yoga 29 May 2023 Kompas

Pasangan suami istri Slamet Riaman (42) dan Salasiah (36) membuka jalan pemberdayaan bagi para perajin rotan. Melalui usaha kerajinan rotan yang mereka rintis dengan jatuh bangun sejak 2012, keduanya memberdayakan ibu-ibu di Desa Pulau Telo Baru, Kalteng, dan sekitarnya. Beberapa ibu sibuk menganyam tikar rotan di rumah produksi UD Nabil Reihan Rotan milik Slamet dan Salasiah di Desa Pulau Telo Baru, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalteng, Senin (15/5) siang. Selembar tikar berukuran 2 x 3 meter rata-rata dikerjakan dua orang. ”Kami melibatkan banyak warga desa sini dan desa sekitarnya, terutama ibu-ibu, untuk menganyam tikar dan tas rotan. Mereka semua pekerja lepas dengan sistem borongan,” tutur Slamet. Ia menyebut, ada 200 perajin di Desa Pulau Telo Baru dan desa-desa sekitarnya yang memasok tikar rotan ataupun tas rotan ke UD Nabil Reihan Rotan. Kebanyakan dari mereka membuat anyaman di rumah masing-masing. ”Hanya 15-20 orang yang biasa menganyam di gudang kami,” ujarnya.

Slamet bersama istri merintis UD Nabil Reihan Rotan di Kapuas sejak 2012. Mereka mencoba membuka usaha kerajinan rotan sendiri setelah belasan tahun bekerja di salah satu perusahaan rotan di Banjarmasin, Kalsel. ”Pada 2012 saya keluar dari perusahaan karena sudah jeuh. Saya juga bertekad ingin maju dan membuka lapangan pekerjaan untuk orang-orang di kampung istri, yang pada umumnya terampil menganyam,” ujarnya. Mereka menghasilkan empat produk unggulan berbahan rotan, yaitu tikar, tas, kursi, dan keranjang. Mereka juga memproduksi berbagai dekorasi dinding dan aneka produk kerajinan yang mengombinasikan rotan dan eceng gondok.Harganya mulai dari Rp 35.000 sampai di atas Rp 1 juta per buah. Produk kerajinan rotan dari Pulau Telo Baru dipasarkan ke sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, Cirebon, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Gresik, Bali, dan Medan. Khusus tikar rotan sudah diekspor sampai ke Jepang. ”Omzet saat ini Rp 150 juta per bulan,” kata Slamet. Setiap bulan, UD Nabil Reihan Rotan butuh sekitar 1 ton rotan basah atau mentah. Bahan baku rotan didapatkan dari beberapa kabupaten di Kalteng. (Yoga)


Pilihan Editor