Sinergi FMC TLKM Rampung Juli
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mendapatkan restu pemegang saham untuk melakukan pemisahan segmen usaha (
spin-off
) IndiHome menjadi entitas di bawah PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Rencana itu disetujui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Selasa (30/5).
Direktur Utama TLKM Ririek Adriansyah mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah menandatangani sejumlah perjanjian, termasuk
Conditional Spin-off Agreement. Saat ini TLKM tengah memenuhi perjanjian tersebut.
"Secara legal, Indihome resmi beralih ke Telkomsel dimulai pada 1 Juli 2023. Lisensi IndiHome sudah kami dapatkan. Sehingga, nantinya Juli akan komersial," jelas Ririek dalam konferensi pers, Selasa (30/5).
Sinergi
Fix Mobile Convergence
(FMC) ini diharapkan bisa meningkatkan EBITDA TLKM sebesar Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun setiap tahun, mulai dari 2027. TLKM juga bisa menghemat belanja modal sekitar Rp 300 milia–rRp 400 miliar dengan adanya sinergi ini.
Dalam transaksi tersebut, segmen usaha TLKM ini dihargai Rp 58,25 triliun. Ada beberapa transaksi yang juga bernilai dan akan dibayar oleh Telkomsel secara tunai. Jika ditotal, nilai transaksi
spin-off
ini mencapai Rp 77,98 triliun.
RUPS kemarin juga menyetujui pembagian dividen kepada pemegang saham. TLKM akan membagikan dividen sebesar Rp 16,6 triliun atau Rp 167,6 per saham. Nilai tersebut setara dengan 80% laba bersih tahun 2022.
SVP Corporate Communication & Investor Relation
TLKM Ahmad Reza mengatakan, pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah yang tercatat dalam daftar pemegang saham TLKM pada penutupan perdagangan 13 Juni 2023.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023