KENDARAAN LISTRIK, Persaingan di Asia Tenggara Kian Sengit
Persaingan memperebutkan investasi, pasar, serta pusat manufaktur kendaraan listrik antarnegara di Asia Tenggara dinilai semakin sengit. Dengan segenap potensi dan sumber daya yang ada, Indonesia memanfaatkan peluang emas dan berambisi menjadi pusat kendaraan listrik dunia. ”Gagal (menjadi pusat kendaraan listrik) bukan pilihan. Jika gagal, Indonesia hanya menjadi pasar saja, bukan produsen,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin dalam diskusi panel bertajuk ”Kebijakan Percepatan Adopsi EV Guna Mendukung Keberlangsungan Industri Otomotif di Era Transisi Energi” yang digelar Kemenko Marves di Jakarta, Rabu (31/5). Menurut Rachmat, pasar kendaraan listrik terus meningkat seiring dengan kebutuhan global untuk transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Situasi ini peluang emas bagi Indonesia untuk bisa menjadi mitra perusahaan kendaraan listrik dunia, khususnya sebagai pusat manufaktur. ”Jangan sampai jutaan lapangan kerja dari industri otomotif Indonesia terancam karena negara terlambat mentransformasi industri,” ujarnya. Mengutip data Federasi Otomotif ASEAN 2022, Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara, yakni dengan penjualan mobil mencapai 1,04 juta unit per tahun dan sepeda motor 5,22 juta unit per tahun. Jumlah itu lebih tinggi ketimbang penjualan mobil di Thailand (849.000 unit per tahun). Penjualan sepeda motor Indonesia juga lebih tinggi ketimbang Vietnam (3 juta unit per tahun). Untuk menjadi pusat manufaktur kendaraan listrik dunia, kata Rachmat, sejumlah strategi harus dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan perusahaan kendaraan listrik dalam mengambil keputusan strategi bisnis ke depan. (Yoga)
Semakin Hijau, Semakin Dilirik
Hunian mewah tidak lagi sekadar menitik beratkan ukuran atau besar bangunan, tetapi juga sistem rumah cerdas (smart home system) atau lokasi yang strategis. Lebih dari itu, konsep ramah lingkungan mulai dikedepankan pengembang untuk memberikan nilai tambah. Pekan lalu, pengembang Grup Ciputra merilis proyek perumahan premium Citralake Villa di Citra 6, Citra Garden City, Jakarta. Kawasan hunian mewah seluas 4,5 hektar itu mengusung konsep hunian yang asri dan tenang di tepi danau buatan. Kawasan itu juga bakal dilengkapi pepohonan dan fasilitas trek joging. Selain konsep hijau, CitraLake Villa juga mengusung sistem rumah cerdas dengan desain dan fitur material hemat energi. Di antaranya, bukaan jendela rumah yang menyesuaikan arah mata angina dan matahari untuk menghemat pemakaian pendingin ruangan dan penggunaan panel surya.
Director Ciputra Group Meiko Handoyo Lukmantara mengemukakan, hunian dengan konsep berkelanjutan dan ramah lingkungan semakin dicari konsumen. Penghuni bisa menikmati manfaat dari lingkung an hijau dan udara bersih. Pembangunan danau buatan di kawasan Citra Lake Villa merupakan bentuk kreativitas dengan tujuan keindahan sekaligus pengendalian lingkungan. Danau itu menjadi sarana pembuangan air limbah dari sebagian kawasan sekitar untuk diolah dan didaur ulang bagi keperluan air kawasan. Dari sisi pasar, menurut Meiko, konsep ramah lingkungan diyakini menaikkan minat konsumen dan nilai jual kawasan. Ia mengeklaim, sewaktu baru diluncurkan, rumah Citra Lake Villa terjual 8 unit dari 28 unit yang ditawarkan. Sebagian besar pembeli merupakan end user, yakni membeli dengan tujuan untuk dihuni. (Yoga)
MENGGESER SUKACITA KE KAYUTANGAN
Minggu (28/5) malam, kawasan Kayutangan, Kota Malang, Jatim, riuh. Ribuan orang berkumpul bersesakan di antara UMKM dan panggung pentas. Hari itu, Kota Malang punya acara pentas kolaborasi Malang 109. Sebuah acara musik, tari, berpadu dengan pameran UMKM. Orang bermusik, menari, dan berjualan produk UMKM membaur jadi satu di sepanjang 40 meter ruas jalan Kayutangan. Mereka berkumpul menjadi satu dalam acara Malang 109. Itu adalah pentas tahunan komunitas musik di Malang yang tahun ini dikemas bersamaan dengan pameran produk UMKM. Kegiatan diselenggarakan oleh Musik Malang Bersatu Indonesia (MMBI) berkolaborasi dengan Pemkot Malang, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat. Adapun angka 109 merupakan usia Kota Malang pada tahun ini. Jadi, pentas malam itu disebutsebut sebagai rangkaian HUT Kota Malang yang diperingati setiap 1 April.
”Adanya kegiatan seperti ini membuat UMKM seperti kami memiliki kesempatan menunjukkan produk kami. Lumayan setelah kemarin-kemarin kena pandemi,” kata Suryadi, penjual es puter asal Bareng, Klojen. Suryadi mengaku sudah menghabiskan tiga drum es puter untuk acara tersebut. ”Memang jumlah barang yang habis tidak sebanyak acara saat Malang Tempo Doeloe, beberapa tahun lalu. Saat Malang Tempo Doeloe bisa habis 10 drum sehari. Tapi, hasil ini lumayan juga untuk menjaga kondisi ekonomi sekarang ini,” kata pria yang menjadi generasi kedua pembuat es puter. Semangat dalam menonton acara Malang 109 juga dikatakan oleh Emanuel (43), warga Balearjosari. Menurut dia, acara tersebut bisa menjadi salah satu alternatif hiburan warga yang murah meriah. ”Hanya saja, memang harus ditata konsepnya agar warga bisa menonton dengan nyaman. Ini kami dari tadi hanya bisa nonton dari belakang, karena di depan panggung su-dah sangat penuh penonton dan untuk undangan,” katanya.
Kadis Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Baihaqie mengatakan bahwa Kayutangan masuk destinasi wisata ke-75 dari 4.500 destinasi wisata se-Indonesia. Kegiatan tersebut diharapkan bisa digelar rutin tahunan. ”Untuk kegiatan ini sudah masuk 82 UMKM, yang sudah berjualan sejak tadi siang, dan malam hari sudah habis. Produk dijual adalah aneka makanan khas Kota Malang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangkitkan ekonomi di Kota Malang,” kata Baihaqie. Wali Kota Malang Sutiaji berharap bahwa masyarakat mendukung kegiatan itu dengan menjaga kondusivitas kegiatan. Dengan terjaganya kondusivitas acara, maka menurut Sutiaji, pemerintah akan mengupayakan acara tersebut bisa digelar lagi tahun depan. (Yoga)
Dimulai Waskita, Dituntaskan Hutama
JAKARTA – Pengerjaan seksi III jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang tersendat ada kemungkinan akan dilanjutkan PT Hutama Karya (Persero). Permodalan untuk seksi III jalan tol Bocimi yang menghubungkan daerah Cibadak dan Sukabumi Barat itu sempat terancam macet karena tekanan keuangan yang membebani Grup Waskita Karya selama masa restrukturisasi utang. Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo, mengatakan pemerintah masih mengkaji skema teknis untuk memasukkan Hutama Karya dalam pengerjaan proyek tersebut. "Yang pasti pembangunannya dilanjutkan dengan skema alternatif. Jadi, Hutama akan membantu penyelesaian konstruksinya," kata dia kepada Tempo, kemarin. Jalan tol Bocimi dikelola Grup Waskita Karya melalui anak usahanya, PT Trans Jabar Tol, dengan masa konsesi 45 tahun. Kebutuhan investasi untuk ruas tol yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) ini diperkirakan mencapai Rp 7,7 triliun. Terkoneksi dengan jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), jalan tol Bocimi dirancang untuk memotong waktu tempuh Bogor-Sukabumi yang semula empat jam menjadi dua jam. (Yetede)
Lonjakan Jerat Utang lewat Paylater
Sejak masa pandemi Covid-19, banyak kelompok masyarakat Indonesia—termasuk anak muda—terjebak utang karena beragam faktor. Beberapa di antaranya karena pemutusan hubungan kerja (PHK), kenaikan harga bahan pokok, krisis global, dan kebutuhan aktivitas daring yang makin masif karena kerja dan pembelajaran jarak jauh. Pada mulanya, utang hanyalah bentuk relasi sosial sederhana yang berkaitan dengan jasa, balas budi, barter, dan aktivitas sosial-ekonomi kemanusiaan sehari-hari. Sebagaimana ulasan antropolog ekonomi David Graeber, dengan bergulirnya sejarah dan semakin kompleksnya kehidupan masyarakat, utang pun berkembang melampaui urusan ekonomi, finansial, negara, dan pasar belaka. Seiring dengan berkembangnya sistem keuangan, jenis-jenis utang pun menjadi semakin variatif. Ada yang berwujud barang, fasilitas, uang (dengan sistem bunga ataupun tidak), kredit, hingga yang terbaru adalah jasa “beli kini, bayar nanti” (buy now, pay later atau BNPL) dengan akses yang mudah dan menggiurkan bagi konsumen muda. Melalui tulisan ini, saya ingin menelusuri bagaimana tren baru perutangan ini menjerat mereka—termasuk bagaimana utang menjadi candu, melanggengkan kesenjangan, dan menimbulkan dampak psikologis. (Yetede)
Silang Pendapat Konsep Marketplace Guru
JAKARTA – Sejumlah organisasi guru dan pakar pendidikan mengkritik konsep marketplace (lokapasar) guru yang dicanangkan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim. Mereka menganggap konsep tersebut merendahkan martabat guru dan bukan langkah solutif dalam mengatasi kekurangan guru. Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, mengatakan penggunaan istilah marketplace guru tidak menghormati profesi dan martabat guru. Sebab, istilah marketplace biasanya digunakan untuk belanja online. Penggunaan istilah tersebut mengesankan bahwa Menteri Pendidikan menyamakan guru dengan barang dagangan. “Marketplace ini sudah kadung menjadi istilah yang dipakai dalam konteks dunia belanja online. Padahal posisi guru sebagai sebuah profesi, bukan sekadar barang belanjaan online,” kata Satriwan, Kamis, 1 Juni 2023. Satriwan ragu konsep marketplace guru tersebut akan dapat menyelesaikan kekurangan guru dan proses perekrutan guru. Ia menyebutkan kebutuhan guru berstatus aparatur sipil negara (ASN) saat ini mencapai 1,3 juta. Namun pemerintah daerah hanya menyetujui sekitar 550 ribu guru, yang justru berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). (Yetede)
Bahaya Kampanye Vape di TikTok
Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sangat banyak menampilkan vaping atau penggunaan rokok elektronik dengan kesan positif. Pesan ini membuat penggunaan rokok elektronik tampak umum dan diterima secara sosial. Iklan tembakau (rokok) tradisional dilarang di Australia selama beberapa dekade. Namun rokok elektronik dipromosikan secara luas di media sosial sehingga merusak beberapa pekerjaan positif pada dekade sebelumnya dalam pengendalian tembakau. Sebagian besar platform memiliki kebijakan konten yang secara tegas melarang promosi penggunaan produk tembakau, termasuk rokok elektronik. Namun penelitian baru kami, yang diterbitkan baru-baru ini, menunjukkan bahwa kebijakan itu secara rutin dilanggar dengan sedikit atau tanpa konsekuensi. Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sangat banyak menampilkan vaping atau penggunaan rokok elektronik dengan kesan positif. Pesan ini membuat penggunaan rokok elektronik tampak umum dan diterima secara sosial. Iklan tembakau (rokok) tradisional dilarang di Australia selama beberapa dekade. Namun rokok elektronik dipromosikan secara luas di media sosial sehingga merusak beberapa pekerjaan positif pada dekade sebelumnya dalam pengendalian tembakau. Sebagian besar platform memiliki kebijakan konten yang secara tegas melarang promosi penggunaan produk tembakau, termasuk rokok elektronik. Namun penelitian baru kami, yang diterbitkan baru-baru ini, menunjukkan bahwa kebijakan itu secara rutin dilanggar dengan sedikit atau tanpa konsekuensi. (Yetede)
Tanggung Renteng Laba dan Rugi AJB Bumiputera
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan POJK No 7/2023 tentang tata kelola dan kelembagaan perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama (mutual insurance).
Salah satu isi aturan ini adalah pemegang polis akan ikut menanggung kerugian perusahaan.
KONTAN mencatat, setidaknya ada enam pasal yang mengatur soal tanggung renteng kerugian perusahaan asuransi. Misalnya pasal 126 yang menyatakan bahwa jika dalam menjalankan usahanya perusahaan asuransi mengalami kerugian, maka akan dibebankan terlebih dulu ke dana cadangan perusahaan.
Kepala Departemen dan Pengembangan IKNB OJK, Djonieri menyebut, secara konsep, dalam perusahaan asuransi yang berbentuk usaha bersama, pemegang polis pada dasarnya merupakan anggota, yang juga pemilik perusahaan. Konsep ini sudah berlaku secara global.
Djonieri memaparkan, POJK ini berlaku sejak diundangkan, yakni 11 Mei 2023. "Namun sebagian besar ketentuan, seperti tata kelola rapat umum anggota, ketentuan pembebanan kerugian, sudah diatur di UU PPSK yang berlaku mulai 12 Januari," tandasnya.
Padahal, pemegang polis AJB Bumiputera saat ini sudah menanggung penurunan nilai manfaat (PNM) yang diajukan oleh manajemen sejak Maret lalu. Bahkan, nasabah asuransi ini masih ada yang menolak usulan PNM tersebut.
OJK menegaskan aturan ini tidak berlaku surut. Pemegang polis tidak akan ikut menanggung rugi yang terjadi sebelum aturan ini dikeluarkan. Namun setelah aturan ini dirilis, perusahaan asuransi wajib melakukan ketentuan POJK ini.
Penerimaan Masih Moncer, Defisit Bisa Menyusut
Penerimaan negara pada tahun ini diprediksi meningkat. Kondisi itu membawa berkah bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Sebab, defisit anggaran berpeluang kembali menyusut, lebih rendah dari target pemerintah.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Febrio Nathan Kacaribu memperkirakan defisit anggaran tahun ini akan jauh lebih rendah dari target Rp 598,2 triliun. Angka ini setara 2,84% dari produk domestik bruto (PDB).
"Defisit mungkin cukup jauh di bawah 2,8% dari PDB. Ini karena penerimaan kita cukup bagus, dan saat kami desain APBN relatif konservatif, sehingga penerimaan kita memang masih ada momentum yang cukup bagus, dan akan mengurangi defisit," tutur Febrio, Rabu (31/5).
Mengacu data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan negara periode Januari hingga April 2023 mencapai Rp 1.000,5 triliun, yang setara 40,6% dari target. Angka itu masih tumbuh dua digit atau 17,3%
year-on-year
(yoy), meski pertumbuhannya melambat dibanding periode yang sama tahun 2022 yang mencapai 29% yoy.
Pada tahun lalu, APBN juga mencatat surplus berturut-turut sejak Januari hingga September. Namun sejak Oktober hingga akhir 2022, APBN berbalik defisit. Per akhir Desember tahun lalu, defisit APBN mencapai Rp 464,33 triliun, yang setara 2,38% terhadap PDB, juga jauh lebih rendah daripada target yang sebesar Rp 840,2 triliun setara 4,5% terhadap PDB.
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan defiist APBN 2023 akan turun menjadi 2,5% dari PDB. Bahkan berpotensi lebih rendah lagi. Sebab, dana yang dimiliki pemerintah dari penerimaan negara saat ini cukup besar.
Harga Pangan Masih Menyulut Inflasi Mei
Inflasi bulan Mei 2023 diperkirakan belum signifikan melandai, meski momentum Idul Fitri telah usai. Bahkan, ada peluang inflasi bulan Mei lebih tinggi daripada April. Hal ini dipicu kenaikan harga sejumlah pangan.
Sejumlah ekonom yang dihubungi KONTAN memperkirakan inflasi Mei 2023 berada di rentang 0,08% hingga 0,41%
month on month
(mom). Sementara inflasi tahunannya diperkirakan di kisaran 4,19% hingga 4,51%
year on year
(yoy). Adapun inflasi periode Lebaran yang jatuh pada bulan April tercatat sebesar 0,33% mom dan 4,33% yoy,
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Padede memperkirakan inflasi Mei sebesar 0,32% mom dan 4,24% yoy. "Landainya inflasi didorong oleh penurunan inflasi inti dan inflasi harga diatur pemerintah," terang dia kepada KONTAN, Kamis (31/5).
Sedangkan inflasi harga diatur pemerintah diperkirakan melandai sejalan dengan normalisasi tarif transportasi setelah meningkat pada April 2023 akibat Idul Fitri.
Namun Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy memperkirakan, inflasi Mei sebesar 0,4% mom dengan inflasi tahunan sebesar 4,33% yoy. Ia memperkirakan inflasi didorong kelompok transportasi hingga makanan dan minuman.









