Bahaya Kampanye Vape di TikTok
Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sangat banyak menampilkan vaping atau penggunaan rokok elektronik dengan kesan positif. Pesan ini membuat penggunaan rokok elektronik tampak umum dan diterima secara sosial. Iklan tembakau (rokok) tradisional dilarang di Australia selama beberapa dekade. Namun rokok elektronik dipromosikan secara luas di media sosial sehingga merusak beberapa pekerjaan positif pada dekade sebelumnya dalam pengendalian tembakau. Sebagian besar platform memiliki kebijakan konten yang secara tegas melarang promosi penggunaan produk tembakau, termasuk rokok elektronik. Namun penelitian baru kami, yang diterbitkan baru-baru ini, menunjukkan bahwa kebijakan itu secara rutin dilanggar dengan sedikit atau tanpa konsekuensi. Platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sangat banyak menampilkan vaping atau penggunaan rokok elektronik dengan kesan positif. Pesan ini membuat penggunaan rokok elektronik tampak umum dan diterima secara sosial. Iklan tembakau (rokok) tradisional dilarang di Australia selama beberapa dekade. Namun rokok elektronik dipromosikan secara luas di media sosial sehingga merusak beberapa pekerjaan positif pada dekade sebelumnya dalam pengendalian tembakau. Sebagian besar platform memiliki kebijakan konten yang secara tegas melarang promosi penggunaan produk tembakau, termasuk rokok elektronik. Namun penelitian baru kami, yang diterbitkan baru-baru ini, menunjukkan bahwa kebijakan itu secara rutin dilanggar dengan sedikit atau tanpa konsekuensi. (Yetede)
Tanggung Renteng Laba dan Rugi AJB Bumiputera
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan POJK No 7/2023 tentang tata kelola dan kelembagaan perusahaan asuransi berbentuk usaha bersama (mutual insurance).
Salah satu isi aturan ini adalah pemegang polis akan ikut menanggung kerugian perusahaan.
KONTAN mencatat, setidaknya ada enam pasal yang mengatur soal tanggung renteng kerugian perusahaan asuransi. Misalnya pasal 126 yang menyatakan bahwa jika dalam menjalankan usahanya perusahaan asuransi mengalami kerugian, maka akan dibebankan terlebih dulu ke dana cadangan perusahaan.
Kepala Departemen dan Pengembangan IKNB OJK, Djonieri menyebut, secara konsep, dalam perusahaan asuransi yang berbentuk usaha bersama, pemegang polis pada dasarnya merupakan anggota, yang juga pemilik perusahaan. Konsep ini sudah berlaku secara global.
Djonieri memaparkan, POJK ini berlaku sejak diundangkan, yakni 11 Mei 2023. "Namun sebagian besar ketentuan, seperti tata kelola rapat umum anggota, ketentuan pembebanan kerugian, sudah diatur di UU PPSK yang berlaku mulai 12 Januari," tandasnya.
Padahal, pemegang polis AJB Bumiputera saat ini sudah menanggung penurunan nilai manfaat (PNM) yang diajukan oleh manajemen sejak Maret lalu. Bahkan, nasabah asuransi ini masih ada yang menolak usulan PNM tersebut.
OJK menegaskan aturan ini tidak berlaku surut. Pemegang polis tidak akan ikut menanggung rugi yang terjadi sebelum aturan ini dikeluarkan. Namun setelah aturan ini dirilis, perusahaan asuransi wajib melakukan ketentuan POJK ini.
Penerimaan Masih Moncer, Defisit Bisa Menyusut
Penerimaan negara pada tahun ini diprediksi meningkat. Kondisi itu membawa berkah bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Sebab, defisit anggaran berpeluang kembali menyusut, lebih rendah dari target pemerintah.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Febrio Nathan Kacaribu memperkirakan defisit anggaran tahun ini akan jauh lebih rendah dari target Rp 598,2 triliun. Angka ini setara 2,84% dari produk domestik bruto (PDB).
"Defisit mungkin cukup jauh di bawah 2,8% dari PDB. Ini karena penerimaan kita cukup bagus, dan saat kami desain APBN relatif konservatif, sehingga penerimaan kita memang masih ada momentum yang cukup bagus, dan akan mengurangi defisit," tutur Febrio, Rabu (31/5).
Mengacu data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan negara periode Januari hingga April 2023 mencapai Rp 1.000,5 triliun, yang setara 40,6% dari target. Angka itu masih tumbuh dua digit atau 17,3%
year-on-year
(yoy), meski pertumbuhannya melambat dibanding periode yang sama tahun 2022 yang mencapai 29% yoy.
Pada tahun lalu, APBN juga mencatat surplus berturut-turut sejak Januari hingga September. Namun sejak Oktober hingga akhir 2022, APBN berbalik defisit. Per akhir Desember tahun lalu, defisit APBN mencapai Rp 464,33 triliun, yang setara 2,38% terhadap PDB, juga jauh lebih rendah daripada target yang sebesar Rp 840,2 triliun setara 4,5% terhadap PDB.
Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan defiist APBN 2023 akan turun menjadi 2,5% dari PDB. Bahkan berpotensi lebih rendah lagi. Sebab, dana yang dimiliki pemerintah dari penerimaan negara saat ini cukup besar.
Harga Pangan Masih Menyulut Inflasi Mei
Inflasi bulan Mei 2023 diperkirakan belum signifikan melandai, meski momentum Idul Fitri telah usai. Bahkan, ada peluang inflasi bulan Mei lebih tinggi daripada April. Hal ini dipicu kenaikan harga sejumlah pangan.
Sejumlah ekonom yang dihubungi KONTAN memperkirakan inflasi Mei 2023 berada di rentang 0,08% hingga 0,41%
month on month
(mom). Sementara inflasi tahunannya diperkirakan di kisaran 4,19% hingga 4,51%
year on year
(yoy). Adapun inflasi periode Lebaran yang jatuh pada bulan April tercatat sebesar 0,33% mom dan 4,33% yoy,
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Padede memperkirakan inflasi Mei sebesar 0,32% mom dan 4,24% yoy. "Landainya inflasi didorong oleh penurunan inflasi inti dan inflasi harga diatur pemerintah," terang dia kepada KONTAN, Kamis (31/5).
Sedangkan inflasi harga diatur pemerintah diperkirakan melandai sejalan dengan normalisasi tarif transportasi setelah meningkat pada April 2023 akibat Idul Fitri.
Namun Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Yusuf Rendy memperkirakan, inflasi Mei sebesar 0,4% mom dengan inflasi tahunan sebesar 4,33% yoy. Ia memperkirakan inflasi didorong kelompok transportasi hingga makanan dan minuman.
TBIG Akan Merilis Obligasi Rp 20 Triliun
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) bakal menggalang pendanaan jumbo di pasar modal. Emiten menara telekomunikasi ini akan menerbitkan obligasi baru senilai Rp 20 triliun. Direktur Keuangan TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan, TBIG tengah memproses pengajuan aksi korporasi ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rencananya, obligasi yang memiliki skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) itu akan terbit dalam satu hingga dua bulan ke depan.
"Saat ini dalam proses untuk pendaftaran ke OJK program PUB yang baru sebesar Rp 20 triliun," ujar Helmy, dalam paparan publik, Rabu (31/5).
Sayang, Helmy belum merinci penggunaan dana obligasi tersebut. TBIG memang kerap menerbitkan surat utang untuk belanja modal ataupun
refinancing
utang. Teranyar, TBIG menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan target penghimpunan dana Rp 15 triliun.
Awal tahun ini, TBIG telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V TBIG Tahap VI 2023 dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,48 triliun. Dana obligasi itu digunakan untuk
refinancing.
IPO Amman Mineral Rp 12,93 Triliun
Perusahaan tambang emas dan tembaga PT Amman Mineral Internasional Tbk bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang akan menggunakan kode saham AMMN ini akan menggelar
initial public offering
(IPO) dengan membidik dana segar Rp 12,93 triliun.
AMMN menawarkan 7,28 miliar saham atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga penawaran IPO berkisar Rp 1.650 sampai Rp 1.775 per saham.
Dana IPO jumbo itu akan disalurkan untuk sejumlah keperluan. Di antaranya untuk menyuntik modal anak usahanya, yang selanjutnya akan digunakan untuk menggarap berbagai proyek. Misalnya, proyek smelter, proyek ekspansi pabrik konsentrator, dan proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap.
Lalu, sekitar Rp 3,04 triliun atau US$ 200 juta dana IPO akan digunakan untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara.
AMMN memang sudah menyiapkan sejumlah agenda ekspansi usai IPO. Anak usaha AMMN, yakni Amman Mineral Nusa Tenggara, sudah memasuki Fase 7 dalam operasional tambang Batu Hijau. "Kini, kami sedang tahap pengembangan Fase 8 yang diperkirakan dapat memperpanjang usia tambang hingga 2030," ujar Kartika Octaviana,
Vice President Corporate Corporate Communication
AMMN, kemarin.
Presiden Direktur AMMN Alexander Ramlie meyakini, prospek emas dan tembaga masih cukup cerah. Dua komoditas ini adalah komoditas yang mudah terserap pasar.
PIJAKAN SOLID EKSPANSI BISNIS
Berlanjutnya tren pertumbuhan ekonomi domestik dan geliat daya beli konsumen menjadi pijakan yang solid bagi korporasi di Tanah Air untuk memacu produksi dan menggulirkan investasi di tengah kondisi eksternal yang menantang. Kendati demikian, dunia usaha tetap diminta waspada lantaran masih ada gejolak geopolitik dunia. Faktanya, pada kuartal I/2023, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,04% atau di atas proyeksi analis sebesar 4,8%. Pada saat yang sama, keyakinan konsumen juga merangkak naik sepanjang tahun berjalan 2023. Hal itu tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) lansiran Bank Indonesia yang merangkak naik ke level 126,1 pada April 2023 atau tertinggi sejak Juli 2022. Dus, optimisme konsumen pun semakin terbaca jelas. Indikator positif makro ekonomi tersebut turut berimbas terhadap kinerja dunia usaha di Indonesia, termasuk emiten-emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data BEI hingga 2 Mei 2023, pendapatan dan laba bersih 144 perusahaan meningkat sepanjang kuartal I/2023. Secara tahunan, pendapatan emiten naik 10,87% dan laba bersihnya tumbuh 4,12%. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan kinerja pertumbuhan ekonomi, perbaikan kinerja di seluruh industri jasa keuangan, dan stabilitas sektor keuangan dapat terjaga dengan baik pada 2022 bahkan hingga akhir Mei 2023. Pada saat yang sama, kinerja industri dan perusahaan juga relatif bertumbuh.
Dia menuturkan sejumlah risiko global yang ada di depan mata yakni stagflasi di beberapa negara maju di Eropa, kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat, dan disrupsi rantai pasok dunia akibat kepentingan geopolitik. Di tengah tantangan tersebut, Mantan Wakil Menteri Keuangan itu menyampaikan pemerintah dan swasta perlu terus bekerja keras dan bersinergi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian-capaian positif. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdani mengatakan saat ini masyarakat meyakini terjadi perbaikan penciptaan lapangan kerja dan penghasilan di Indonesia. PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), misalnya, menyiapkan capital expenditure (capex) sebesar Rp1,2 triliun pada tahun ini. Capex emiten farmasi BUMN itu telah menggunakan sebagian kecil capex untuk pengadaan tanah dan bangunan, pemeliharaan mesin dan kendaraan, serta inventaris. Senada, Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) Helmy Yusman Santoso mengatakan perusahaan menara telekomunikasi Grup Saratoga itu mengalokasikan capex senilai Rp3 triliun pada 2023. Belanja modal itu bakal digunakan TBIG untuk pembangunan menara dan jaringan serat optik (fiber optic).
Gerak Cepat Konversi Energi Hijau
Upaya untuk melakukan konversi sumber energi dari yang bahan fosil menjadi ramah lingkungan terus dilakukan oleh banyak negara di dunia. Setelah sebelumnya sempat surut akibat serangan virus Corona yang sedemikian masif, saat ini negara-negara di Eropa kembali menggencarkan kampanye pemanfaatan energi hijau. Membahas optimalisasi pemanfaatan sumber energi bersih tentu saja tidak dapat dilepaskan dari kesuksesan China dalam mengonversi energi. China yang tercatat sebagai negara dengan populasi penduduk terbesar di dunia ini telah melakukan konversi energi sejak 2006. Dimulai dengan mengalihkan penggunaan sumber energi batu bara ke gas. Pada waktu itu, China membuka keran impor gas bumi yang didistribusikan melalui pipa dan gas alam cair (liquified natural gas/LNG) dari negara produsen gas di seluruh dunia. Pemerintah China dalam cetak biru telah menetapkan proses konversi energi dari batu bara ke gas selesai pada 2030. Adapun, konversi dari minyak mentah ke gas akan selesai pada 2040. Rupanya, tren peningkatan permintaan gas alam China ini sudah diproyeksikan International Energy Agency (IEA). Dalam laporan IEA disebutkan bahwa tren permintaan gas alam oleh China diproyeksikan mencapai 376 miliar meter kubik pada 2023. Tren ini akan mendorong China berada di posisi teratas sebagai importir gas di dunia, disusul oleh Jepang dan Korea Selatan. Pemerintah Indonesia sendiri menetapkan kebijakan peningkatan porsi gas dalam bauran energi secara berkala. Porsi gas dalam bauran energi ditargetkan mencapai 22% pada 2025, dan meningkat menjadi 24% pada 2050. Kebijakan ini ditopang dengan kandungan gas alam yang dimiliki Indonesia yang sedemikian besar.
BISNIS INDONESIA AWARD 2023 : ESG JADI KUNCI DI ERA BARU
Environment, social, and good governance atau ESG menjadi aspek penting dalam mencapai pertumbuhan kinerja perusahaan secara seimbang pada era baru yang disertai dengan maraknya perubahan.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2017—2022 Wimboh Santoso mengatakan bahwa good governance yang menjadi bagian dari ESG merupakan salah satu faktor penting dalam indikator keberhasilan manajemen membawa kinerja perusahaan pada era baru.“Ada paradigma baru yang harus kita antisipasi karena situasi telah berubah banyak. Reorientasi bisnis dengan memanfaatkan hadirnya teknologi, serta pertumbuhan bisnis yang seimbang menjadi penting ditengah-tengah maraknya risiko perubahan iklim, serta risiko cyber,” kata Wimboh yang merupakan Ketua Dewan Juri Bisnis Indonesia Award 2023, Rabu (31/5). Dalam kesempatan tersebut, Wimboh juga mengingatkan seluruh perusahaan untuk terus mencari strategi baru agar bisa bertumbuh pada era baru, dengan tidak melupakan berbagai risiko yang berpotensi mengadang.PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) mendapat penghargaan sebagai emiten sektor logam dan mineral terbaik pun menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat penerapan aspek ESG.Head of Communication Vale Indonesia Suparam Bayu Aji menilai penghargaan yang diterima oleh perusahaan bakal menjadi pemantik kinerja perusahaan untuk lebih baik pada masa depan.
Sementara itu, Presiden Komisaris Bisnis Indonesia Group Hariyadi B. Sukamdani mengatakan pemulihan ekonomi yang terjadi memperkuat optimisme masyarakat. Saat ini masyarakat meyakini telah terjadi perbaikan ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan di dalam negeri.
INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI : Operator Pilih-pilih Kemitraan
Perusahaan telekomunikasi di Indonesia diperkirakan tidak sepenuh hati bekerja sama dalam penyewaan infrastruktur telekomunikasi guna melindungi pasar yang telah dikuasainya. Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan kemungkinan besar perusahaan telekomunikasi hanya membuka infrastruktur yang kurang potensial atau tidak krusial, untuk disewakan kepada operator lain. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk melindungi pasar yang telah dikuasai. Sejak dahulu, dia menjelaskan sejumlah operator seluler sudah menyewakan jaringan telekomunikasi ke operator lain. Dari tiga infrastruktur telekomunikasi yaitu jaringan tulang punggung (backbone), jaringan pengalur (backhaul) dan jaringan akses (access), imbuhnya, hanya jaringan tulang punggung dan pengalur saja yang kerap operator sewakan kepada operator lain. Nantinya, operator seluler masih akan berhati-hati dalam mengerjasamakan jaringan akses, khawatir terjadi kompetisi yang makin sengit di daerah. Saat ini, Heru mengatakan XL Axiata dan PT Telkom Indonesia Tbk. memiliki keunggulan masing-masing dalam menyewakan infrastruktur yang dimiliki kepada industri. Sejauh ini, Telkom tidak memiliki jaringan seluler, karena lisensinya ada di Telkomsel. Sebaliknya, XL Axiata memiliki jaringan seluler dan jaringan kabel, tetapi hanya menyewakan menara dan serat optik.









