Kepercayaan Investor Asing terhadap Pasar SBN Diyakini Meningkat
Porsi kepemilikan asing di pasar Surat Berharga Negara atau SBN mulai mengalami kenaikan secara bulanan. Dengan kondisi fundamental ekonomi yang terjaga, pemerintah meyakini kepercayaan investor asing terhadap pasar surat utang negara kembali pulih. Berdasarkan data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, total dana investor asing di SBN Rupiah pada 29 Mei 2023 adalah Rp 829,98 triliun atau menyentuh porsi 15,31 % total kepemilikan SBN Rupiah. Jumlah investor asing di pasar SBN itu naik sebesar Rp 8,15 triliun dibandingkan posisi per akhir April 2023, yaitu Rp 822,69 triliun atau dengan porsi 14,86 %. Sebelumnya, pada akhir Maret 2023, porsi kepemilikan asing di pasar SBN Rupiah sebesar 14,69 % dengan nilai Rp 805,1 triliun. Porsi kepemilikan asing di SBN sebenarnya sudah tercatat menurun besar-besaran sejak pandemi Covid-19.
Sebelum pagebluk, pada 2019, porsi kepemilikan asing pada SBN tercatat 38,75 %. Per tahun 2020, turun menjadi 25,2 % dan per Januari 2023 berada di kisaran 14 %. Wakil Menkeu Suahasil Nazara mengatakan, kepemilikan asing di pasar surat utang negara ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, kepemilikan SBN oleh investor asing adalah pertanda bahwa pasar obligasi pemerintah dan perekonomian RI masih menarik bagi investor asing. Di sisilain, kepemilikan asing yang terlalu besar di pasar obligasi negara juga membuat pasar SBN lebih rapuh terhadap risiko arus modal keluar (capital outflow) ketika terjadi sentimen atau guncangan eksternal, seperti saat pandemi. ”Pandemi membuat confidence investor turun, dan di saat-saat susah seperti itu, ada persepsi bahwa cash is the king. Akhirnya banyak investor asing tidak yakin dengan perekonomian Indonesia dan memutuskan keluar,” kata Suahasil dalam wawancara di kantornya di gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/5). (Yoga)
Tags :
#investor asingPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023