;

KENDARAAN LISTRIK, Komitmen Investasi Mesti Direalisasikan

Yoga 03 Jun 2023 Kompas

Pemerintah Indonesia diminta mampu meyakinkan calon investor untuk benar-benar merealisasikan investasinya di Indonesia di sektor pengembangan kendaraan listrik. Pasalnya, persaingan memperebutkan investasi kian ketat di tengah tingginya suku bunga acuan di negara-negara maju yang bisa memikat investor. Peneliti mitra di Center For IndonesianPolicy Studies, Krisna Gupta, mengatakan, tingginya suku bunga membuat investasi aset di sejumlah negara maju, seperti AS dan Inggris, menjadi lebih menarik karena mata uang menguat dan keuntungan dari imbal hasil. Artinya, kompetisi penarikan dana dari luar negeri akan semakin ketat dan pemerintah perlu usaha ekstra merealisasikan rencana investor yang hendak berinvestasi di Indonesia.

”Keputusan investasi semakin sulit saat suku bunga dunia sedang tinggi. Janji-janji yang dibuat (calon investor) saat suku bunga sedang rendah menjadi tak kunjung terealisasi,” ucap Krisna saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/6). Krisna menambahkan, janji investasi itu perlu disikapi secara hati-hati hingga benar-benar terealisasi. Perlu dukungan penuh pemerintah pusat dan di daerah agar rencana investasi bisa segera terealisasi. Sebab, akan terjalin sinergi pemanfaatan pasar domestik melalui kendaraan listrik beserta infrastrukturnya. Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menerima kunjungan kerja Menteri Negara Inggris pada Departemen Bisnis dan Perdagangan Nusrat Ghani, Rabu (24/5), di Jakarta. Dalam pertemuan itu dibicarakan peluang investasi hilirisasi di sektor mineral kritis dan pengembangan baterai listrik serta tentang investasi energi baru dan terbarukan. (Yoga)


Festival Kapuas Menggeliatkan Wisata Sungai

Yoga 03 Jun 2023 Kompas

Festival Kapuas digelar di Kampung Wisata Caping, tepian Sungai Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat-Minggu (24/6/2023). Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji seusai membuka festival, Jumat, mengatakan, kegiatan itu mendorong pertumbuhan kawasan tepian sungai sebagai salah satu obyek wisata. Festival juga diharapkan meningkatkan kepedulian pada lingkungan. (Yoga)

Situs Ritel untuk Pendapatan Nontiket

Yoga 03 Jun 2023 Kompas

MRT Jakarta berupaya meningkatkan pendapatan nontiket atau nonfare box revenue. Salah satunya dengan meluncurkan situs ritel untuk penyewaan ruang-ruang di stasiun. ”MRT bisa memanfaatkan ruang-ruang di stasiun dan tiang-tiang penyangga MRT untuk dapat dijadikan potensi untuk meningkatkan pendapatan NFB bagi MRT Jakarta,” kata Kepala Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono, Jumat (2/6/2023). (Yoga)

Bijak Berasuransi

Yoga 03 Jun 2023 Kompas

Ditengah ketidakpastian dunia setelah pandemi Covid-19, masyarakat semakin menyadari pentingnya memiliki asuransi, khususnya asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Dengan memiliki asuransi, masyarakat sebagai pemegang polis dapat mengalihkan risiko yang dimiliki ke perusahaan asuransi, sesuai polis yang disepakati. Manfaat asuransi diperoleh oleh pemegang polis dengan membayar premi asuransi. Dengan memiliki asuransi kesehatan, jika pemegang polis sakit, biaya pengobatannya dapat dibebankan kepada perusahaan asuransi berdasarkan polis. Sedang manfaat asuransi jiwa akan diperoleh oleh keluarga pemegang polis jika yang bersangkutan merupakan tulang punggung keluarga meninggal dunia. Dengan demikian, dana dari asuransi dapat digunakan keluarga untuk melanjutkan hidup. Produk asuransi pun sangat beragam, seperti asuransi kendaraan, asuransi rumah, dan asuransi perjalanan. Tapi, beberapa waktu terakhir, media massa banyak memberitakan permasalahan yang terjadi antara pemegang polis dan perusahaan asuransi.

Pemegang polis mengatakan bahwa manfaat yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan di awal. Permasalahan lain di industri asuransi juga kerap terjadi karena adanya transaksi tidak resmi yang dilakukan antara pemegang polis dan agen asuransi sehingga pencatatannya tidak sesuai dengan ketentuan. Agar dapat memaksimalkan keberadaan asuransi yang dibeli, masyarakat sebagai pemegang polis dapat melakukan beberapa langkah sebagai berikut : Pertama, pilih produk asuransi sesuai kebutuhan, profil risiko, dan keuangan pribadi. Setelah mengidentifikasi jenis asuransi yang dibutuhkan, langkah selanjutnya adalah melihat profil risiko yang dimiliki. Kedua, kenali produk asuransi secara keseluruhan, termasuk manfaat, risiko, biaya, pengecualian jaminan, cara klaim manfaat, dan penyelesaian masalah di kemudian hari. Ketiga, jangan malu bertanya sebelum membeli produk asuransi, luangkan waktu untuk membaca seluruh polis asuransi karena klaim manfaat hanya dapat didasarkan pada polis yang disepakati. Keempat, pantau produk asuransi yang dimiliki secara berkala. Kelima, manfaatkan cooling off period, yaitu waktu yang diberikan kepada pemegang polis untuk membaca kembali dan memahami kesesuaian polis sebelum memutuskan untuk melanjutkan atau membatalkan isi perjanjian polis. Keenam, lakukan transaksi secara resmi. Ketujuh, cek legalitas penjual produk asuransi, yang telah memiliki izin dari OJK. (Yoga)


Dongkrak Nilai Perusahaan Lewat Panggung Olahraga

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Perusahaan-perusahaan pelat merah antusias mensponsori berbagai event olahraga populer tingkat nasional maupun internasional, guna mendongkrak nilai perusahaan sekaligus mendorong perekonomian. Balap motor dunia MotorGP 2022 di Mandalika yang disponsori Pertamina, misalnya, disiarkan langsung di lebih dari 200 negara dan disaksikan 428 juta rumah tangga. Global exposure lewat panggung olahraga  ini mendukung aspirasi Pertamina Go Global dengan nilai pasar US$ 100 miliar atau Rp 1.499 triliun, tahun  2024. Vice President Corporate Communication PT Peramina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, perusahaan negara ini merupakan salah satu BUMN di Indonesia yang berkontribusi penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di berbagai sektor, termasuk dibidang olahraga.  "Di sisi lain, dengan berkolaborasi  pada event olahraga, tentu akan meningkatkan branding Pertamina yang akhirnya berdampak positif pada awareness dan penjualan produk Pertamina. Apalagi, belakangan kita juga berprestasi dibanyak olahraga di kancah internasional, sehingga semakin meningkatkan brand Pertamina di level global," katanya kepada Investor Daily, Kamis (01/15/2023). (Yetede)

Semesta Berpesta Hadirkan Unsur Edukasi untuk Pelajar

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Semesta berpesta yang mengangkat konsep musik, kuliner, dan fasion juga menghadirkan unsur edukasi untuk pelajar.Event Festival Semesta Berpesta yang digelar RAM Entertainment bekerja sama dengan BTV ini akan digelar di 12 kota selama tiga bulan ini. Tangerang akan menjadi kota pertama penyelenggaraan Semesta Berpesta, yaitu di plaza berpesta, yaitu di Plaza Parkir  ICE BSD, Tangerang Selatan, 3;4 Juni 2023, mulai pukul 10.00-22.00 WIB. "Kami akan mengajak pelajar berkeliling  melihat bagaimana proses produksi  sebuah konser dijalankan, termasuk bagaimana proses berita di televisi di buat. Selain menghadirkan keceriaan, event ini juga akan bisa tempat edukasi bagi pengunjung khususnya yang masih pelajar," ugkap CEO RAM Entertainment, kata Tomi Defantris seperti dilansir Beritasatu,com, belum lama ini. Tomi melihat besarnya animo pelajar tentang dunia broadcasting membuat pihaknya optimistis penyelenggaraan Semesta Berpesta ini bisa menggaet penonton dalam setiap penyelenggaraannya di 12 kota terpilih. Pihaknya menargetkan bisa menjual 20.000 tiket disetiap kota. (Yetede)

Perlu Dibangun Ekosistem Saling Berbagi

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID- Program tanggung jawab perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) perlu didorong untuk menjadi instrumen bagi pengembang ekosistem saling berbagi di Indonesia. Karena, prinsip  saling memberi dan saling berbagi itu yang telah membuat Indonesia menjadi negara kuat dan kokoh sampai sekarang. Karena prinsip yang sama pula, Indonesia bisa lepas dari jeratan pandemi Covid-19 dan bangkit lebih cepat dibandingkan negara-negara lain. Sedangkan untuk mengoptimalkan dampak dari program CSR yang dilakukan, baik oleh BUMN maupun perusahaan swasta, kelompok-kelompok usaha perlu melakukan refocusing atau memfokuskan kembali kebijakan CSR mereka pada sektor-sektor tertentu. Sebagai contoh, kelompok BUMN (BUMN group) yang melakukan refocusing kebijakan CSR pada tiga sektor yakni lingkungan, UMKM, dan pendidikan. "Pertama saya sangat mengapresiasi inisiatif dari B-Universe  yang telah memprakarsai diselenggarakannya CSR Award 2023 ini. Tadi Pak Enggar (Enggartiasto Lukita), komisrasi utama B-Universe), sudah menyampaikan bahwa kita perlu membangun sebuah ekosistem yang saling berbagi satu sama lain," ujar Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam sambutannya pada  Malam Puncak CSR Award 2023 di Hotel, Jakarta, Rabu (31/05/2023). (Yetede)

Klaim Kesehatan Seluruh Sektor Asuransi Meningkat Tajam

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Beban klaim asuransi kesehatan  di berbagai sektor melonjak tajam, mulai di industri asuransi jiwa, asuransi umum, maupun BPJS kesehatan. Peningkatan utilitas masyarakat ke fasilitas kesehatan pasca-pandemi diindikasikan sebagai salah satu penyebab. Disektor asuransi umum, klaim asuransi kesehatan tercatat meningkat 40,7% year on year (yoy) menjadi Rp 1,59 triliun pada kuartal I-2023. Klaim asuransi kesehatan  pada periode sama tahun sebelumnya mencapai Rp1,13 triliun. Asuransi kesehatan menjadi salah satu  lini dengan pangsa pasar  sebesar 10,4%. Meski begitu, lini bisnis ini memiliki kontribusi klaim lebih tinggi yakni sebesar 16,1%. Selain itu, rasio klaim  asuransi kesehatan tercatat meningkat dari sebesar 50%  pada kuartal 1-2023. Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai rasio klaim ini masih dalam rentang  yang wajar namun memang perlu mendapat perhatian khusus, setelah melihat pergerakannya dari waktu ke waktu. "Kami memang melihatnya ada yang terjadi  dari sisi bahwa  saat pandemi kan aktivitas menurun  karena mungkin orang ke rumah sakit  masih agak khawatir. Kemudian terlihat juga peningkatan pelayanan telemedicine," kata Anggota Departemen Statistik  AAUI Sri Purwaningsih saat ditemui di Jakarta baru-baru ini. Dia menambahkan bahwa masing-masing perusahaan  asuransi yang memasarkan  produk asuransi kesehatan tentu akan melakukan evaluasi terkait efek samping dari fenomena peningkatan utilitas masyarakat ini. (Yetede)

Pusat E-commerce RI Jauh Ungguli Argentina

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Investor Daily

JAKARTA,ID-Argentina semakin populer di telinga orang Indonesia (RI). Sebab, negara Argentina telah menjadi pengganti  Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 yang tengah digelar pada 20 Mei - 11 Juni 2023. Selain itu, Timnas Argentina senior akan melawan  timnas senior Indonesia di Gelora Bung karno, Jakarta, pada FIFA match day tanggal 19 Juni mendatang. Tapi tahukan pembaca, di luar sepakbola, Indonesia masih jauh lebih unggul dalam hal pasar e-commerce dan startup? Berikut ulasannya. Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) menyebutkan, jumlah penduduk Indonesia yang mengakses internet terus naik dan mencapai 210 juta orang pada 2022. Jumlahnya bertambah sekitar 35 juta karena sebelumnya pandemi pengguna  internet masih dibawah  200 juta orang. Angka 20 juta pun telah mencapai 76,36% dari total penduduk  Tanah Air yang sekitar 273-275 juta jiwa. Peningkatan pemanfaatan internet di Tanah Air semakin meningkat ditopang jumlah mobile phone yang dimiliki masyarakat sekitar 345 juta. Sekarang, satu orang di Tanah Air ada yang memiliki hingga 2 mobile phone. Indonesia pun menjadi pasar ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara. (Yetede)

Mencari Solusi Krisis Perumahan

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Tempo

Dunia menghadapi krisis perumahan. Pada akhir dekade ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan 40 persen dari penduduk dunia membutuhkan akses ke perumahan yang layak. Saat ini pun, krisis perumahan telah mencekik warga di banyak negara. Harga rumah yang kian meroket membuat jutaan orang tak berkesempatan memiliki hunian. Anak-anak muda tak punya pilihan selain mengontrak. Sementara itu, rendahnya dukungan negara soal perumahan dan kesejahteraan membuat warga berpenghasilan rendah terancam menjadi tunawisma. Rachel Ong Vifor J., guru besar ekonomi di Curtin University, Australia, menyebutkan lonjakan harga properti hingga lebih dari 60 persen antara 2015 dan 2022 membuat dua pertiga generasi di bawah usia 30 tahun kehilangan peluang memiliki hunian di Australia. Dia menyebutkan, pada 2018, sembilan dari sepuluh peminat rumah pertama gagal mencapai impiannya karena tak mampu memenuhi uang muka dan kredit.  "Sebaliknya, generasi yang lebih tua, yang membeli rumah di usia 20-an dengan memanfaatkan real estate boom pada 2000-an, bisa membeli rumah tambahan," kata Vifor di 360info. Mengutip Biro Statistik Australia, pada 1997-1998, kepemilikan rumah pertama oleh warga di atas usia 50 tahun 161 persen lebih banyak dibanding warga berusia 30-an tahun. Pada 2018, ketimpangan itu meningkat menjadi 234 persen. (Yetede)

Pilihan Editor