;

PASAR MODAL, Bersiap dengan Strategi Baru

Yoga 05 Jun 2023 Kompas

Para trader dan investor di pasar saham Indonesia yang baru masuk ke pasar saham ketika masa pandemic belum pernah mengalami penurunan harga saham lebih dari 7% per hari. Kini, sebagian juga sudah bekerja penuh waktu di kantor masing-masing, tidak sempat lagi mengawal perdagangan atau investasi saham secara lebih intensif seperti ketika masa pandemi. Dengan demikian, momentum menghadapi auto reject bawah sebesar 15% mulai Senin (5/6) ini baik juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi perjalanan trading dan investasi. Jika trader atau investor angkatan Corona sudah bekerja sepenuhnya di kantor, seperti masa normal, pertimbangkan lagi apakah kegiatan jual beli saham (trading) jangka pendek masih dapat dilakukan. Ketika pandemi, jual beli saham dalam jangka pendek sangat mungkin dilakukan karena para pekerja bekerja dari rumah. Pertemuan-pertemuan dilakukan secara daring. Membuka dua layar, satu untuk trading sama dan satu lagi untuk pertemuan daring, sangat memungkinkan.

Jika memang strategi scalping atau jual beli saham cepat tidak dapat dilakukan lagi, perubahan strategi sangat dimungkinkan. Masih ada strategi lain, seperti swing, yaitu membeli saham ketika sedang berada pada tren naik dan menjual pada saat tren sudah berbalik. Dengan strategi ini, trader tidak perlu melihat layar monitor sepanjang hari perdagangan. Strategi lain yang lebih santai adalah investasi berkala. Strategi ini dilakukan dengan cara membeli saham berkapitalisasi besar secara bertahap. Setelah menentukan strategi trading atau investasi, penyesuaian yang dilakukan selanjutnya adalah mengurangi risiko karena batas penurunan harian (auto rejection) sudah bertambah menjadi 15%. Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penurunan harga saham hingga 15% dalam satu hati, dengan fokus pada saham-saham yang sedang berada pada tren naik (up trend). Fokus juga pada perusahaan yang memiliki fundamental baik, seperti kinerja keuangan yang positif dan laba yang terus berkembang. (Yoga)


Peternakan Sapi Banjir Pesanan

Yoga 05 Jun 2023 Kompas

Menjelang hari raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, seperti sapi yang dipelihara di peternakan hewan NusaQu di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/6/2023), terus meningkat. Peternakan khusus penggemukan ini setidaknya telah menerima pesanan 300 sapi untuk disembelih pada Idul Adha mendatang. Selain sapi lokal, seperti dari Bali, Bojonegoro, dan Banjarnegara, peternakan ini juga menjual sapi ras luar, seperti limosin dan simetal. (Yoga)

Perlindungan Konsumen Terus Diperkuat

Yoga 05 Jun 2023 Kompas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen terus memperkuat perlindungan konsumen, khususnya investor ritel pasar modal yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan mencegah gejolak di Pasar Modal Indonesia. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi dalam IOSCO Committee 8 Meeting di New York, Amerika Serikat, akhir pekan lalu. (Yoga)

Pudarnya Kejayaan ”Kota Dollar”

Yoga 05 Jun 2023 Kompas

Beberapa dekade lalu, Kecamatan Majalaya, Bandung, Jabar, pernah tersohor sebagai sentra produsen tekstil di Tanah Air. Produksi tekstil dari kawasan ini melanglang buana tak hanya ke penjuru Tanah Air, tetapi juga menembus pasar dunia. Saking melimpahnya permintaan dan omzet, kawasan ini bahkan sempat dijuluki ”Kota Dollar”. Namun, kini semua itu tinggal kenangan. Berdasarkan pengamatan Kompas dua-tiga pekan sebelum hari raya Lebaran 2023, lalu lintas di Jalan Rancajigang, Majalaya, Bandung, lengang. Padahal, di ruas jalan sepanjang sekitar 3,4 km terdapat setidaknya lima pabrik tekstil produk tekstil (TPT). Semestinya, jalan dengan lebar 7 meter itu dipadati kesibukan hilir-mudik truk pengangkut barang dan kendaraan pribadi pekerja pabrik. Kondisi serupa tampak di dalam pabrik yang minim aktivitas. Hanya sebagian mesin pabrik yang dioperasikan, selebihnya dalam kondisi mati.

”Bukannya rusak, tetapi memang tak beroperasi karena sedang sepi order,” kata seorang pemimpin perusahaan tekstil tersebut. Ia meminta agar identitas dan nama perusahaannya tidak disebutkan lantaran khawatir kepercayaan pemasok, perbankan, dan calon pembeli bakal makin tergerus dengan situasi yang tengah dihadapinya. Padahal, saat itu sedang menjelang Lebaran. Sebelum-sebelumnya, kegiatan di pabrik yang memproduksi kain motif untuk garmen ini selalu luar biasa sibuk menjelang Lebaran. Bahkan, para karyawan harus lembur. Semua mesin bekerja siang dan malam dengan kapasitas maksimal 100%. Bahkan, kesibukan itu biasanya sudah terjadi mulai 3-6 bulan sebelum Lebaran. Kini, utilitas produksi pabrik tersebut tidak sampai 60%. Ketua Asosiasi Pertekstilan Majalaya Aep Hendar membenarkan kondisi itu. Rata-rata pengusaha tekstil di Majalaya kini mengalami penurunan permintaan yang drastis. Menurut dia, saat ini ada sekitar 200 pabrik berskala industri kecil menengah di kawasan Majalaya. Jumlah itu terus menyusut beberapa tahun terakhir lantaran banyak pabrik kecil yang kesulitan keuangan. (Yoga)


Harga Ayam Potong Tembus Rp 60.000 Per Kg

Yoga 05 Jun 2023 Kompas

Harga ayam potong di Kalimantan Tengah naik hingga rata-rata Rp 60.000 per kilogram. Hal itu dipicu kurangnya stok ayam potong yang beredar di provinsi tersebut. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang tiba di Kota Palangkaraya, Jumat (2/6/2023) malam, untuk membuka  bazar murah di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, menyatakan akan mengatasi persoalan tersebut. Ia juga mendatangi Pasar Besar Palangkaraya, Sabtu (3/6). (Yoga)

Kami Memiliki 4 Strategi Memaksakan Hasil Digitalisasi

Yuniati Turjandini 05 Jun 2023 Investor Daily (H)

Digitalisasi sepertinya sudah tak terbendung masuk ke segala sisi kehidupan manusia, termasuk ekonomi, tak terkecuali di industri perbankan. Melalui digitalisasi ini, hampir semua layanan perbankan  sekarang bisa dilakukan  dimana saja dan kapan saja, asal tersedia sinyal internet. Ini artinya layanan  tak lagi terikat oleh ruang dan waktu. Berbagai upayapun dilakukan oleh banyak bank di tanah Air untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas  digital mereka, baik secara organik maupun anorganik  seperti mengakuisisi bank lain guna  disulap menjadi bank digital. Ini pula yang dilakukan  PT Bank Negara Indonseia (persero) Tbk atau BNI agar tak ketinggalan  kereta dalam menjemput manfaat  dan peluang perkembangan digitalisasi. Sekitar setahun lalu, BNI mengakuisisi 63,92% saham PT Bank Mayora yang per 24 Mei 2023 silam namanya resmi diganti menjadi PT Hibank Indonesia (Hibank). Pilihan nama itu tidak lepas dari visi perseroan untuk menjadikan anak usaha baru ini menjadi bank digital yang membumi, sederhana, bersahabat, dan solutif bagi UMKM. Untuk mengetahui lebih jauh  langkah dan upaya yang sudah dan akan dilakukan BNI terkait proyek digitalisasi perbankan perseroan, wartawan BTV Pudja Lestari mewawancarai  Direktur Utama BNI Royke Tumilar di Jakarta, pekan lalu. Hasil wawancara  dijadwalkan juga tayang di program Berita Satu Spesial BTV, Senin (05/06/2023). (Yetede)

Sekuritas dan MI Siap Adopsi AI

Yuniati Turjandini 05 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID- Perusahan sekuritas dan Manager Investasi (MI) di Indonesia cepat atau lambat perlu mengadopsi teknologi berbasis Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk layanan  keuangan dan investasi kepada nasabah. Selain sebagai keniscayaan, inovasi, layanan ini dapat memberikan nilai tambah dan referensi berharga bagi para nasabah karena memberikan analisa data keuangan yang lebih akurat. Apalagi trend dunia investasi portfolio global  sudah mengarah pada implementasi AI atau kecerdasan buatan, khususnya pemanfaatan ChatGPT (Generative Pre-trained Transformation/GPT) tersebut. Revolusi AI yang dikembangkan  oleh perusahaan OpenAI, perusahaan teknologi AI di Amerika Serikat, sudah diadopsi sejumlah Bank-bank pengelola nasabah super kaya dunia ini tengah melakukan riset dan mengembangkan platform untuk layanan investasi berbasis AI yang ditujukan kepada para klien. Digitalisasi perbankan sudah sangat berkembang, sebagai contoh, persentase aktivitas  transaksi melalui non-teller kini sudah sangat kecil. Bagaimana dengan perkembangan digitalisasi perbankan di BNI. BNI telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam digitalisasi perbankan. Sekitar 90% dari aktivitas transaksi kami sudah dilakukan melalui kanal non-teller, seperti aplikasi perbankan  mobile dan internet banking. (Yetede)

Semesta Berpesta Wadah Musisi Trus Berkarya

Yuniati Turjandini 05 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID- Sejumlah artis dan musisi menilai Semesta Berpesta adalah wadah bagi mereka untuk terus berkarya. Selain menghibur masyarakat, Semesta Berpesta yang memiliki konsep one step entertainment ini juga memberikan kesempatan musisi dan penyanyi untuk melahirkan karya-karya terbaru. Isyana Sarasvati, group band Radja, /Rif, Pamungkas, dan Erdian Aji Prihartanto atau yang akrab dipanggil Anji memberikan apresiasi positif terhadap Semesta Berpesta yang digelar Royal Anugrah Multimedia (RAM) selaku event organizer dan BTV sebagai broadcast partner acara ini. Mereka tampil pada  hari pertama Semesta  Berpesta yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Sabtu, (3/6). Sedangkan, hari kedua penyelenggraan Semesta Berpesta, Minggu (4/6), diramaikan Kunto Aji, Danila Riyadi, group band Ungu, dan Disc Jockey Winky Wiryawan. Kehadiran Semesta Berpesta di kalangan artis dan musisi memberikan dampak positif. "Keren buat BTV yang mau menyelnggarakan acara  Semesta Berpesta seperti ini. Artinya memberikan ruang pada musisi untuk terus berkarya, thank you." kata penyanyi kelahiran Bandung 2 Mei 1993 itu. (Yetede)

Akhir Mei, Modal Asing Keluar Rp 1,74 Triliun

Yuniati Turjandini 05 Jun 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID, Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal  asing keluar dari pasar keuangan Indonesia sebesar Rp1,74 triliun pada 29-30 Mei 2023. Aliran modal asing keluar melalui pasar surat berharga negara (SBN) senilai Rp2,21 triliun, namun modal asing masuk di pasar saham sebsar Rp 470 miliar. "Berdasarkan data transaksi 20-30, nonresiden di pasar keuangan  domestik jual neto Rp 1,74 triliun terdiri atas sjual neto  Rp0,47 triliun di pasar saham," ucap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resmi, akhir pekan lalu. Bila dilihat secara kumulatif dari 1 Januari 2023, transaksi yang terjadi adalah  nonresiden  beli neto Rp16,29 triliun di pasar saham. Berdasarkan data BI imbal  hasil atau yeild SBN Indonesia tenor 10 tahun turun  ke 6,37% per Rabu (31/5/2023). Sedangkan premi resiko  investasi (credit default swapCDS) Indonesia 5 tahun turun ke 84 basis poin (bps per 30 Mei 26 Mei 2023. Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI posisi nilai tukar rupiah adalah Rp15.003 per dolar AS pada Rabu (31/5/2023).  "BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas  terkait serta mengoptimalkan strategi bauran  kebijakan, untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut," tutur Erwin. (Yetede)

Sentimen Sesaat untuk GOTO

Yuniati Turjandini 05 Jun 2023 Tempo

JAKARTA – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk masuk jajaran top gainer alias mengalami kenaikan harga paling tinggi di pasar modal pada pekan lalu. Harga saham GoTo melesat 34,86 persen ke level Rp 147 per saham. Sejumlah analis mengkhawatirkan aksi ambil untung setelah pergerakan tersebut. Menjelang penutupan perdagangan pada Rabu, 31 Mei lalu, saham emiten berkode GOTO itu menyentuh batas auto-rejection atas (ARA) setelah sepanjang hari berada di zona merah. Hari itu, GOTO ditransaksikan sebanyak 54.370 kali dengan volume sebesar 45,94 miliar lembar saham. Nilai transaksinya mencapai Rp 6,44 triliun. Investor asing tercatat mendominasi perdagangan dengan nilai beli bersih atau net buy sekitar Rp 2,9 triliun. Menurut Direktur PT Ekuator Swarna Investama, Hans Kwee, pergerakan pada akhir perdagangan ini dipicu oleh penyesuaian Morgan Stanley Capital Indonesia (MSCI) Global Standard Index per 31 Mei 2023. Dalam daftar terbarunya, GOTO termasuk salah satu konstituen berdasarkan jumlah saham aktif yang diperdagangkan pada periode tertentu serta kapitalisasi pasar. Indeks tersebut banyak menjadi acuan pengelola dana untuk mengatur portofolio investasi mereka. Salah satunya untuk exchange-traded fund (reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek). "Jadi, fund akan alokasikan dana ke saham (yang masuk daftar indeks) tersebut," kata Hans kepada Tempo, kemarin. Dia memperkirakan katalis positif tersebut masih akan mempengaruhi pergerakan saham GOTO pekan ini. Sebelum GOTO masuk indeks MSCI, hanya ada dua saham teknologi yang terdaftar di MSCI, yaitu Grab Holdings Ltd (GRAB) dan Sea Limited (SE). "Fund asing akan diversifikasi dengan menjual GRAB dan SE serta membeli GOTO," ujarnya. (Yetede)

Pilihan Editor