;

Pro-Kontra Penghentian Pengembangan ChatGPT

Yuniati Turjandini 03 Jun 2023 Tempo

Penyalahgunaan ChatGPT membuat akademikus IT meminta penghentian sementara pengembangan teknologi AI tersebut.  Hanya dalam waktu dua bulan sejak diluncurkan pada November 2022, ChatGPT mengakumulasi jumlah pengguna dari hanya 1 juta menjadi 100 juta pada Januari 2023. Dengan ChatGPT, manusia seakan-akan memiliki senjata baru yang memudahkan hidup mereka, dari membikin resume pekerjaan, membuat laporan, hingga menyusun proposal. Semua bisa dilakukan dengan hanya memberikan instruksi di kolom perintah pada aplikasi tersebut. ChatGPT merupakan aplikasi terbaru dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memungkinkan pengguna berinteraksi dan melakukan permintaan (prompt engineering) untuk kemudian diwujudkan oleh teknologi.  Namun banyak kekhawatiran muncul di balik penggunaan teknologi ini. Ada kasus penyalahgunaan ChatGPT untuk praktik yang tidak berintegritas di kalangan akademikus serta kecurangan di kalangan mahasiswa. ChatGPT juga bisa memfasilitasi aktivitas penipuan, penyebaran disinformasi, serta peretasan dan berbagai kejahatan siber lainnya. Berbagai kontroversi yang muncul dari pemanfaatan teknologi ChatGPT mendorong Future of Life Institute (FLI) menerbitkan surat terbuka penghentian sementara selama enam bulan riset-riset yang bertujuan meningkatkan kemampuan GPT-4. (Yetede)

TAKE OFF INDUSTRI AVIASI

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia (H)

Industri penerbangan semakin terbang tinggi yang terlihat dari peningkatan signifikan jumlah penumpang seiring berakhirnya pandemi Covid-19 dan keputusan pemerintah mencabut pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat Kinerja positif industri penerbangan ini tampak dari jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) pada Mei 2023 yang mencapai 7,14 juta orang. Jumlah penumpang tersebut merupakan yang tertinggi sejak 3 tahun lalu ketika Covid-19 mulai melanda pada 2020. Jumlah penumpang pada Mei 2023 ini mengalami peningkatan 14% dibandingkan dengan April 2023 sebanyak 6,27 juta penumpang. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan jumlah penumpang pada Mei ini sudah sangat mendekati kondisi normal pada 2019, sebelum adanya pandemi. Bila dibandingkan dengan April 2023, terjadi kenaikan 14% dari posisi 6,27 juta penumpang. Membaiknya kinerja salah satu industri yang terkena dampak paling parah akibat pandemi Covid-19 ini juga dialami maskapai penerbangan pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Perusahaan memperkirakan tren kenaikan jumlah penumpang akan terus terjadi pada kuartal berikut hingga akhir tahun 2023. 

Dirut Garuda Irfan Setiaputra menghitung adanya kenaikan jumlah penumpang hingga 36,45% pada kuartal III/2023 jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. “Memang makin baik, khususnya di beberapa bandara,” katanya kepada Bisnis, Jumat (2/6). Optimisme serupa disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro. Pada April 2023, Lion tetap menjadi maskapai terbesar di Asia Tenggara berdasarkan jumlah kursi, yakni mencapai 2.987.254 atau sama seperti jumlah kursi pada April 2019. “Lion Air Group optimistis peluang pasar masih terbuka dan ada sangat potensial,” jelasnya. Sementara itu, PT Angkasa Pura I (Persero) atau Angkasa Pura Airports mencatat telah melayani 5,3 juta penumpang sepanjang April 2023. Angka ini mengalami pertumbuhan 55% dibandingkan dengan April 2022 yang mencapai 3,4 juta penumpang. Indonesia National Air Carrier Association (INACA) meminta para maskapai untuk mulai meningkatkan utilisasi dan jam operasi bandara seiring dengan kian pulihnya jumlah penumpang pesawat.

PENDAPATAN UNDERWRITING ASURANSI ASTRA MENINGKAT

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

PT Asuransi Astra Buana atau Asuransi Astra memperoleh pendapatan underwriting Rp3,7 triliun pada 2022. Angka tersebut meningkat 17,8% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp3,1 triliun.

KINERJA PERBANKAN : MOMENTUM KEREK NAIK PORSI KREDIT KORPORASI

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Industri perbankan diselimuti optimisme untuk mengerek rasio penyaluran kredit sektor korporasi seiring dengan terjaganya pertumbuhan ekonomi dan kebijakan suku bunga acuan bank sentral. Rasio pembiayaan korporasi memang lebih kecil dibandingkan dengan sektor ritel, tetapi memiliki peluang ditingkatkan. Sejumlah bank seperti PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI hingga PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) gencar menyalurkan kredit kepada nasabah korporasi di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 tahun ini. Sejumlah perbankan cukup gencar menyalurkan pembiayaan atau kredit kepada nasabah korporasi di tengah pemulihan ekonomi pascaberakhirnya pandemiCovid-19. Berbagai faktor pendukung di antaranya situasi ekonomi yang kian membaik tecermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I/2023 sebesar 5,03% dan kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia yang ditahan 5,75% sejak Februari, menjadi suntikan tenaga agar penyaluran kredit terus meningkat. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) misalnya, sedang menggenjot pembiayaan untuk segmen korporasi secara syariah di Indonesia tahun ini. Per kuartal I/2023, total pembiayaan korporasi yang telah tersalurkan sebesar Rp58,1 triliun, naik 17,3% secara tahunan (year-on-year/yoy). Direktur Wholesale Transaction Banking BSI Zaidan Novari mengatakan pembiayaan korporasi di BSI ini didominasi oleh sektor konstruksi dan infrastruktur, sektor ketenagalistrikan, sektor manufaktur, sektor agrobased, hingga sektor jasa kesehatan. 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi juga mengatakan tahun ini BSI berupaya meningkatkan porsi pembiayaan korporasinya. Saat ini, nasabah wholesale termasuk korporasi masih kalah dibandingkan dengan nasabah ritel dengan perbandingan porsi masing-masing 30% nasabah wholesale dan 70% nasabah ritel. PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) juga gencar menyalurkan kredit korporasi tahun ini. Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan optimistis permintaan kredit korporasi akan tumbuh pesat pada keseluruhan tahun ini. “Kami melihat animo masih tetap sama,” katanya kepada Bisnis, Senin (22/5).   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI juga gencar menyalurkan kredit korporasi tahun ini. Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini mengatakan BNI memang secara konsisten melanjutkan strategi penyaluran kredit pada segmen-segmen prioritas, yaitu kepada debitur top tier mulai dari segmen korporasi dan turunan bisnisnya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memang bukan bank yang berfokus menyasar pasar kredit korporasi. Namun, penyaluran kredit pada segmen korporasi di BRI naik 10,37% YoY menjadi Rp190,5 trilliun pada kuartal I/2023. Corporate Secretary Aestika Oryza Gunarto mengatakan BRI menjalankan strategi pertumbuhan kredit segmen korporasi yang moderat.

PERUSAHAAN PEMBIAYAAN : Izin Usaha Woka International Resmi Dicabut

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha perusahaan pembiayaan PT Woka International karena permasalahan pemenuhan permodalan. Pencabutan izin usaha perusahaan leasing yang beralamat di Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 38, Menteng, Jakarta Pusat itu dilakukan pada 22 Mei 2023 dengan nomor pencabutan izin usaha KEP-36/D.05/2023. Deputi Komisioner OJK Bambang W. Budiawan menjelaskan bahwa alasan pencabutan izin usaha PT Woka International dikarenakan perusahaan tidak dapat memenuhi ketentuan modal minimum. Sementara itu, Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas IKNB OJK Asep Iskandar mengatakan bahwa PT Woka International dilarang untuk melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan. Selain itu, PT Woka International juga diwajibkan untuk menyelesaikan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

AKHIR PANDEMI COVID-19 : Napas Startup Kesehatan Masih Panjang

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Pendanaan kepada perusahaan rintisan atau startup sektor kesehatan di Indonesia diprediksi masih akan bertumbuh meskipun pandemi Covid-19 sudah berakhir. Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro mengatakan bahwa berdasarkan data dari DailySocial Research menunjukkan digital health market di Indonesia masih akan tumbuh 20% sampai 10 tahun mendatang. ”Salah satu yang paling cepat akselerasinya di Asia Tenggara,” ujarnya kepada Bisnis, Jumat (2/6). Berdasarkan data CB Insights, perusahaan riset startup, Selasa (30/5), menunjukkan adanya penurunan pendanaan startup kesehatan global mulai terjadi sejak mencapai puncaknya pada kuartal II/2021. Angkanya berangsur merosot hingga mencapai US$3,4 miliar dengan 387 kesepakatan pada kuartal III/2023. Sementara itu, di Indonesia, Eddi menilai regulasi pemerintah dan Kementerian Kesehatan  sangat mendukung digitalisasi sektor kesehatan dan akan menjadi titik mula akselerasi digital health startups di Indonesia. Sebelumnya, CB Insights juga melaporkan pendanaan startup kesehatan dengan nilai jumbo senilai US$600 juta pada kuartal I/2023 atau turun 85% dibandingkan dengan kuartal I/2022 senilai US$4 miliar. Di sisi lain, jumlah startup kesehatan yang merger dan akuisisi tercatat sebanyak 39 unit pada kuartal I/2023 atau naik 160% dibandingkan pada kuartal sebelumnya sebanyak 15 unit.  

JASA PELABUHAN : PELINDO HARUS JADI TRAFFIC CREATOR

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus bertransformasi dengan melakukan pemurnian bisnis untuk kembali pada khitahnya sebagai perusahaan pelayanan. Selain itu, perseroan terus didorong menjadi traffic creator atau menciptakan lalu lintas tambahan melalui kolaborasi dengan kawasan industri. Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan Pelindo terus melakukan transformasi dengan merestrukturisasi, efisiensi, serta pemurnian bisnis setelah merger secara berkelanjutan. Upaya pemurnian bisnis masing-masing lini bisnis perseroan diharapkan rampung hingga 80% pada akhir tahun ini. Menurutnya, sejak melakukan merger pada 1 Oktober 2021, kinerja perseroan terus menunjukkan perbaikan. Hal tersebut tecermin dari performa keuangan perusahaan yang mampu mencatatkan kenaikan laba bersih senilai Rp3,1 triliun pada 2021 menjadi Rp3,9 triliun pada 2022. Arif memaparkan bahwa pemurnian bisnis dilakukan dengan memecah entitas-entitas yang dimiliki Pelindo dan mengelompokkannya pada segmen bisnis tertentu, baik di sektor terminal peti kemas, nonpeti kemas, maupun logistik. Proses pemurnian bisnis ini harus dilakukan secara perlahan atau gradual mengingat jumlah entitas anak Pelindo yang mencapai lebih dari 40 perusahaan. Arif melanjutkan, pemurnian bisnis tersebut nantinya dapat meningkatkan efisiensi perusahaan, baik dari sisi keuangan maupun operasional. 

Dari sisi keuangan, kata Arif, selain mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih, Pelindo juga dapat melakukan konsolidasi keuangan. Pelindo sudah melunasi utang sebesar hampir Rp10 triliun. Dengan asumsi bunga utang di kisaran 8,5%, maka Pelindo mampu menghemat pembayaran bunga utang sebesar Rp850 miliar. Salah satu contoh kesuksesan model integrasi ini adalah pada proyek Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur. Dalam proyek tersebut, Pelindo bekerja sama dengan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) untuk mengintegrasikan layanan pelabuhan dan juga kawasan industri. Integrasi antara pelabuhan dan kawasan industri akan menghasilkan bisnis yang saling menguntungkan karena pelaku industri di kawasan dapat mempersingkat waktu pengiriman atau penerimaan barang-barang karena berdekatan dengan pelabuhan.

KA BANDARA : Penambahan Rute Perlu Dievaluasi

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Rencana pemerintah menambah rute perjalanan kereta api dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta sampai stasiun Bekasi perlu dievalusi karena pernah dilakukan pada 2018 saat dikelola PT Railink. Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian dan Angkutan Antarkota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Aditya Dwi Laksana mengatakan perpanjangan lintasan pelayanan pada 2018 tidak berdampak positif terhadap peningkatan okupansi KA Bandara. Menurutnya, ada dua hal utama yang menyebabkan penambahan rute perjalanan hingga Stasiun Bekasi tidak sukses 5 tahun lalu. Pertama, frekuensi perjalanan KA Bandara masih rendah karena perjalanan KA Bandara hanya dilakukan setiap 1 jam sekali dengan total 40 perjalanan per harinya yang tidak mendukung mobilitas para penggunanya. Kedua, saat itu infrastruktur pendukung seperti jalur kereta belum memadai untuk mendukung KA Bandara yang berimbas pada mobilitas pengguna makin terhambat karena KA Bandara harus bergantian melintas di jalur yang sama dengan KRL commuterline dan kereta api jarak jauh (KAJJ).

TENAGA KERJA EVENT : PROSPEK BESAR JASA TALENT

Hairul Rizal 03 Jun 2023 Bisnis Indonesia

Seiring meredanya pandemi Covid-19, pertumbuhan industri rapat, insentif, konferensi, dan pameran (MICE) dan event juga ikut meningkat secara signifikan. Berdasarkan data dari Dewan Industri Event Indonesia (Ivendo), setidaknya 97,86% penyelenggara event sudah kembali menerima pekerjaan pada 2022 di 25 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan makin maraknya pagelaran event, kebutuhan akan tenaga kerja sektor tersebut kian meningkat. Kegiatan event yang antara lain meeting, pameran, konser musik dan festival hingga pelatihan. Salah satu talent yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan event adalah pembawa acara dan moderator. Banyak orang berpikir bahwa hal tersebut bisa dipelajari secara otodidak. Namun, untuk menjadi seorang yang profesional tentu dibutuhkan ilmu dan pengetahuan yang mumpuni. Apalagi saat ini kebutuhan akan pembawa acara atau MC terbilang cukup besar seiring dengan makin banyaknya event yang diselenggarakan oleh berbagai pihak. Besarnya kebutuhan tersebut dilihat sebagai sebuah peluang bisnis oleh Putri Juniawan yang mengembangkan Caramel Agency di bawah naungan PT Talenta Media Internasional. 

VP Business Development Staffinc Andhika Soetalaksana mengatakan bahwa pihaknya akan memaksimalkan pemanfaatan teknologi pada serangkaian layanannya serta lebih dari 1,7 juta pekerja yang telah tergabung dalam platform Staffinc. “Maka para penyelenggara event dapat dengan mudah mengakses dan mengelola tenaga kerja berkualitas, baik untuk perencanaan acara, logistik, hingga pemasaran yang dapat mendukung penyelenggaraan event,” ujarnya. Sementara itu, Dewan Pengawas Ivendo Harry D. Nugraha mengatakan industri event tahun ini berada di tren yang positif. Data dari Ivendo mencatat sebanyak 97,86% pelaku industri event telah kembali melakukan lini usahanya kembali sejak tahun lalu. Saat ini tipe kegiatan special event yang mencangkup musik, olahraga, hingga festival menjadi penyokong utama kebangkitan industri event yang sempat mati suri akibat pandemi Covid-19. Jumlah special event yang terselenggara cukup signifikan, yakni 26,79%. Padahal, pada periode sebelumnya hanya 2,33%.

GELIAT EKOWISATA, Kulari ke Hutan Kota di Palangkaraya

Yoga 02 Jun 2023 Kompas (H)

Kristana Parinters Makur (30) melepas alas kakinya dan merasakan pasir basah hutan kerangas di Kahui, Palangkaraya, Kaliteng. Penatnya sirna bersama hilangnya terik matahari di balik pepohonan. Nando, sapaan akrabnya duduk di bawah pohon beringin tak jauh dari Sungai Tahai yang airnya berwarna hitam karena gambut. Sekitar 50 meter dari sungai berdiri pondok-pondok dengan atap segitiga menutupi badan pondok. Beberapa orang terlelap di dalamnya, sebagian mengunyah camilan. Anak-anak kecil berlarian di depan pondok, mengejar sinar matahari yang muncul dari balik ranting-ranting. ”Saya, dari kampung, jadi apa-apa ingin kembali ke hutan. Biasanya kembali ke hutan itu entah kenapa hati jadi tenang,” kata Nando, Rabu (31/5). Kahui tidak menawarkan wisata modern seperti tempat wisata pada umumnya. Kahui hanya menawarkan ketenangan alam. Tak ada yang diubah dari bentuk Kahui sebelum menjadi seperti sekarang. Pohon-pohon berumur puluhan tahun, sungai alami, tanah berpasir, dan rasa nyaman sudah hadir sejak dulu. Pemilik hanya menambahkan bangunan nonpermanen untuk memoles Kahui.

Kahui atau Kalimantan Hutan Itah (Kalimantan Hutan Kita) dikenal sebagai tempat ekowisata sejak 2017 lalu. Meski pernah dihantam pandemi Covid-19, tempat itu tetap hidup. Ada enam orang yang bekerja di tempat itu. Tidak hanya melayani pengunjung, mereka juga ikut mengedukasi pengunjung. Salah satunya soal sampah. Para ”penjaga” Kahui yang merupakan mahasiswa itu tak segan-segan menegur pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Bahkan, pejabat pun pernah ditegur karena membawa sepeda motor hingga ke pinggir sungai, padahal tempat parkir sudah disiapkan. Anak-anak yang kerja di tempat itu merupakan warga sekitar yang sebelum Kahui hadir hanya bekerja sebagai penggali pasir dengan upah Rp 5.000 sekali angkut pasir, kini bisa kuliah, punya gaji bulanan, bahkan mendapatkan bonus tahunan. Kahui menjadi kawasan ekowisata dengan luas 10 hektar atau 10 kali ukuran lapangan sepak bola yang mulai dikelola sejak 2016, tetapi baru diresmikan pada 2017. Tempat itu diminati pengunjung yang ingin berkemah atau seperti Nando, lari dari kepenatan.

 Kahui masuk dalam kategori kelompok tani hutan (KTH). Pengelola Kahui, Lilik Sugiarti, mengungkapkan, sejak 2017 sampai saat ini Kahui bertransformasi tak hanya sekadar sebagai tempat wisata. Kahui juga dipadati peneliti dan menjadi tempat bagi mahasiswa di Palangkaraya yang ingin belajar soal hutan kerangas, tumbuhan, dan keanekaragaman hayati lainnya. Konsep ekowisata ternyata masih menjadi andalan di Palangkaraya. Setelah Kahui, di kawasan yang sama terdapat dua tempat ekowisata lain yang menawarkan konsep serupa meski tak sama. Ada Danum Bahandang dan Lewu Bue. Pengunjung jadi punya banyak pilihan tempat untuk dikunjungi dan berbagai pilihan ekowisata. Danum Bahandang menyajikan wisata air hitam yang memukau. Orang-orang datang untuk menikmati makanan di pinggir sungai atau sekadar berenang. Ekowisata tak sekadar menjadi tumpuan atau sumber ekonomi baru, tetapi juga tempat ”lari” dari kesibukan. Mereka memilih hutan sebagai tempat untuk menepi dari keramaian yang tak diinginkan. (Yoga)


Pilihan Editor