;

WISATA RAMAH MUSLIM, Tantangan di Puncak Peringkat Global

Ekonomi Yoga 03 Jun 2023 Kompas
WISATA RAMAH MUSLIM, Tantangan di Puncak
Peringkat Global

Indonesia dan Malaysia ditetapkan sebagai destinasi teratas secara global untuk wisatawan Muslim  menurut Indeks Perjalanan Muslim Global (GMTI) 2023 oleh Mastercard dan CrescentRating. Capaian itu lebih cepat daripada target yang diharapkan tercapai pada tahun 2025. Namun, para pelaku sektor  pariwisata Indonesia menghadapi tantangan untuk mempertahankan posisi sekaligus memperbaiki segenap aspek yang terkait. Menparekraf Sandiaga S Uno yang hadir pada peluncuran GMTI 2023 di  acara ”Halal in Travel-Global Summit 2023” yang digelar secara hibrida di Jakarta, Kamis (1/6) mengatakan, halal merupakan servis tambahan, bukan islamisasi wisatawan. Hal ini yang masih perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Selain sosialisasi tentang wisata ramah Muslim, ada tantangan lain bagi Indonesia.

Founder dan CEO Crescentrating sekaligus Halaltrip.com Fazal Bahardeen berpendapat, untuk Indonesia, ada beberapa tantangan yang harus segera diatasi agar Indonesia bisa menjadi destinasi pariwisata ramah Muslim yang semakin memikat, seperti masalah konsistensi kebijakan (Kompas.id, 21/9/2023). Menurut dia, negara lain lebih dulu punya sikap konsisten mengembangkan berbagai kebijakan atau program pariwisata ramah Muslim. Malaysia, misalnya, mulai mengembangkan program pariwisata ramah Muslim sekitar tahun 2007. Pemerintahnya juga memiliki organisasi khusus yang mengurus wisata ramah Muslim dan fokus melatih SDM. Sertifikasi restoran atau halal pun sudah kuat. ”Hal yang harus dipastikan (oleh Indonesia) adalah konsistensi kebijakan dan punya program jangka panjang. Lalu, fokus ke makanan halal karena bagaimanapun wisatawan butuh dijamu. Apalagi, wisatawan internasional,” tutur Fazal. (Yoga)


Tags :
#Pariwisata
Download Aplikasi Labirin :