KINERJA PERBANKAN : MOMENTUM KEREK NAIK PORSI KREDIT KORPORASI
Industri perbankan diselimuti optimisme untuk mengerek rasio penyaluran kredit sektor korporasi seiring dengan terjaganya pertumbuhan ekonomi dan kebijakan suku bunga acuan bank sentral. Rasio pembiayaan korporasi memang lebih kecil dibandingkan dengan sektor ritel, tetapi memiliki peluang ditingkatkan. Sejumlah bank seperti PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI hingga PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) gencar menyalurkan kredit kepada nasabah korporasi di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 tahun ini. Sejumlah perbankan cukup gencar menyalurkan pembiayaan atau kredit kepada nasabah korporasi di tengah pemulihan ekonomi pascaberakhirnya pandemiCovid-19. Berbagai faktor pendukung di antaranya situasi ekonomi yang kian membaik tecermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I/2023 sebesar 5,03% dan kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia yang ditahan 5,75% sejak Februari, menjadi suntikan tenaga agar penyaluran kredit terus meningkat. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) misalnya, sedang menggenjot pembiayaan untuk segmen korporasi secara syariah di Indonesia tahun ini. Per kuartal I/2023, total pembiayaan korporasi yang telah tersalurkan sebesar Rp58,1 triliun, naik 17,3% secara tahunan (year-on-year/yoy). Direktur Wholesale Transaction Banking BSI Zaidan Novari mengatakan pembiayaan korporasi di BSI ini didominasi oleh sektor konstruksi dan infrastruktur, sektor ketenagalistrikan, sektor manufaktur, sektor agrobased, hingga sektor jasa kesehatan.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi juga mengatakan tahun ini BSI berupaya meningkatkan porsi pembiayaan korporasinya. Saat ini, nasabah wholesale termasuk korporasi masih kalah dibandingkan dengan nasabah ritel dengan perbandingan porsi masing-masing 30% nasabah wholesale dan 70% nasabah ritel. PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) juga gencar menyalurkan kredit korporasi tahun ini. Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan optimistis permintaan kredit korporasi akan tumbuh pesat pada keseluruhan tahun ini. “Kami melihat animo masih tetap sama,” katanya kepada Bisnis, Senin (22/5). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI juga gencar menyalurkan kredit korporasi tahun ini. Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini mengatakan BNI memang secara konsisten melanjutkan strategi penyaluran kredit pada segmen-segmen prioritas, yaitu kepada debitur top tier mulai dari segmen korporasi dan turunan bisnisnya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memang bukan bank yang berfokus menyasar pasar kredit korporasi. Namun, penyaluran kredit pada segmen korporasi di BRI naik 10,37% YoY menjadi Rp190,5 trilliun pada kuartal I/2023. Corporate Secretary Aestika Oryza Gunarto mengatakan BRI menjalankan strategi pertumbuhan kredit segmen korporasi yang moderat.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023