;

Pelarangan Ekspor Bauksit Perlu Hati-hati

Yoga 17 Jun 2023 Kompas

Pemberlakuan larangan ekspor bijih bauksit berpotensi mendorong langkah proteksionisme dari negara mitra dagang utama Indonesia. ”Pemerintah perlu berhati-hati karena setiap komoditas punya karakteristik tersendiri. Jika Indonesia bukan pemain utama untuk  komoditas yang akan dihilirisasi, sulit untuk bisa bersaing dengan produk negara lain,” kata Wakil Direktur Utama Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI Jahen Fachrul Rezki, Jumat (16/6/2023). (Yoga)

Cerdas Menjadi Investor Muda di Pasar Modal

Yoga 17 Jun 2023 Kompas

Investasi kini tidak hanya diminati generasi baby boomers, tetapi juga mulai diminati generasi Y dan generasi Z. Dengan memulai investasi sedini mungkin, diharapkan tujuan keuangan yang ditetapkan dapat segera dicapai. Pesatnya investasi pada generasi muda juga didukung perkembangan teknologi informasi. Generasi muda sebagai investor dapat dengan mudah mengakses produk dan layanan jasa keuangan melalui gawai yang dimiliki tanpa harus pergi ke kantor fisik lembaga jasa keuangan (LJK). Perkembangan teknologi juga memudahkan investor mendapatkan informasi seputar investasi. investor wajib memastikan kebenaran informasi yang diperoleh.

Ada dua keuntungan generasi muda yang berinvestasi sejak dini. Pertama, memiliki waktu berinvestasi yang panjang sebelum pensiun sehingga hasil investasi dapat di- maksimalkan. Kedua, toleransi risiko yang dimiliki umumnya lebih besar daripada investor yang sudah berkeluarga dan memiliki tanggungan. Berinvestasi dapat dilakukan melalui saham, reksa dana, securities crowdfunding (SCF), dan lain-lain. Untuk menjadi investor muda yang cerdas di pasar modal, langkah yang harus diperhatikan :

1. Tentukan tujuan investasi, baik jangka pendek maupun panjang. 2. Kenali profil risiko, yaitu tingkat toleransi investor terhadap risiko dari investasi yang dimiliki. High return high risk. 3. Gunakan ”uang dingin” untuk berinvestasi, bukan untuk kebutuhan sehari-hari apalagi pinjaman. 4. Mengetahui instrumen investasi di pasar modal, termasuk manfaat, risiko, biaya, dan ketentuan lainnya. 5. Jadilah investor, bukan ”trader”. 6. Diversifikasi portofolio untuk meminimalkan kerugian investasi. 7. Evaluasi investasi, untuk melihat pergerakan untung rugi dari produk yang dimiliki serta penyesuaian strategi investasi jika diperlukan. 8. Membuka akun investasi di sekuritas. (Yoga)


El Nino Ancam Produksi Kelapa Sawit

Yoga 17 Jun 2023 Kompas

Fenomena El Nino berisiko menurunkan produktivitas kelapa sawit. Ini menambah pukulan terhadap petani sawit yang sebelumnya sudah kesulitan akibat kenaikan harga pupuk. Kondisi El Nino yang lemah telah muncul ditandai dengan kenaikan suhu permukaan laut di atas rata-rata di sepanjang zona khatulistiwa Samudra Pasifik. Berdasarkan data Laporan Administrasi Badan Kelautan dan Administrasi Nasional AS (NOAA), semua indeks El Nino mingguan terbaru tercatat lebih dari +0,5 derajat celsius. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP Apkasindo) Gulat Medali Emas Manurung mengatakan, di tengah kondisi kering akibat El Nino, pemupukan kelapa sawit dengan pupuk NPK (natrium, fosfor, dan kalium) akan membuat tanah semakin panas dan berbahaya bagi akar tanaman. Kondisi ini akan membuat petani mengurangi pupuk NPK sehingga produktivitas tanaman akan menurun.

”Fotosintesis yang meningkat akibat El Nino tanpa diimbangi dengan pupuk membuat pertumbuhan tanaman sawit tidak optimal  sehingga berdampak terhadap produktivitas panen kelapa sawit. Dampak tersebut biasanya akan terasa setelah sembilan bulan,” ujarnya ketika dihubungi pada Jumat (16/6). Sebelum El Nino terjadi, petani kelapa sawit juga sempat mengalami  kendala dalam hal pemupukan akibat lonjakan harga pupuk pada Juni 2022. Gulat menyebut, 85 % petani tidak memupuk tanaman  mereka lantaran tingginya harga pupuk NPK, yang mengakibatkan produktivitas kebun kelapa sawit milik petani menurun 25 % hingga 35 %. ”Hampir setahun tidak memupuk karena harga pupuk naik 400 %. Biasanya Rp 280.000 hingga Rp 300.000 per 50 kg jadi Rp 1,2 juta per zak (50 kg). Meski Februari 2023 turun jadi sekitar Rp 800.000 per 50 kg, tetap masih jauh dari harga semula. Sehingga  sawit tidak maksimum dalam berproduksi,” lanjutnya. El Nino juga membuat petani mengurangi pupuk, produktivitas kelapa sawit petani tahun depan bakal makin anjlok. (Yoga)

Efek Pemilu Mulai Goyang Pergerakan Bursa

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan (H)

Menjelang akhir semester pertama 2023, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak bak roll coaster. Sempat melemah 0,29% pada penutupan perdagangan Rabu (14/6), kemarin (15/6) IHSG kembali menguat 0,21% ke level 6.713,79. Meski begitu, jika diakumulasi sejak awal tahun berjalan ini, IHSG masih terkoreksi 2%. Sejumlah indikator ekonomi domestik yang mulai menunjukkan tren positif, belum mampu mendorong IHSG bisa bergerak lebih lincah. Ambil contoh risiko investasi Indonesia yang mulai melandai. Hal ini bisa dilihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke sebesar 81,73 basis poin (bps) per 8 Juni 2023 dari 83,38 bps pada 2 Juni 2023. Rizki Jauhari, Chartered Financial Analyst Head of Research & Fund Manager Syailendra Capital, menilai, risiko berinvestasi di Indonesia seharusnya menurun. "Ini terefleksi dari data-data makro yang relatif stabil dibandingkan negara-negara peers," ungkap Rizki, Kamis (15/6). Presiden Komisaris HFX Internasional Berjangka, Sutopo Widodo menambahkan, tahun politik turut jadi pertimbangan bagi investor. Suhu politik yang mulai memanas menjelang Pemilu dan Pilpres 2024, membuat investor memilih wait and see. Apalagi, secara historis, jelang Pemilu bergulir, laju IHSG memang melandai. Menurut Sutopo, ada kekhawatiran investor di tahun politik ini akan menggeser landscape investasi di Indonesia. "Pergantian kepemimpinan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan investor," ujar Sutopo. Catatan lain, neraca perdagangan menyusut tajam, Badan Pusat Statistik mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2023 surplus US$ 440 juta. Angka ini anjlok dari surplus April sebesar US$ 3,94 miliar atau US$ 2,9 miliar pada Mei 2022. Surplus neraca dagang Mei 2023 juga terendah sejak Mei 2020.

Saham Teknologi Bertaji Berkat AI

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan (H)

Harga saham-saham teknologi dunia meroket tinggi di pekan ini. Bahkan harga saham Microsoft Corp dan Apple Inc mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa. Pada perdagangan Kamis (15/6), harga saham Microsoft di bursa Wall Street ditutup di US$ 348,10 per saham, rekor harga tertingginya. Kapitalisasi pasar saham ini pun meroket ke level baru, US$ 2,59 triliun atau setara sekitar Rp 38.591 triliun (kurs US$ 1=Rp 14.900). Harga saham Apple juga ditutup di rekor harga tertinggi sepanjang masa pada Kamis, yakni US$ 186,01 per saham. Kapitalisasi pasar saham produsen iPhone ini pun mencapai US$ 2,93 triliun atau nyaris tiga kali lipat produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Apple dan Microsoft pun sukses mempertahankan status sebagai perusahaan peringkat pertama dan kedua dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Penguatan harga saham Apple masih didorong sentimen pengumuman produk kacamata augmented reality (AR) Vision Pro beberapa waktu lalu. Investor juga menilai Apple punya fundamental kuat dan rencana ekspansi jelas. "Apple memiliki peta jalan yang membuat nyaman investor dan arus kas luar biasa," tutur Wayne Kaufman, analis Phoenix Financial Services, seperti ditulis oleh Fortune, kemarin. Analis menilai positif ekspansi Microsoft ini. Dalam riset ke investor, JPMorgan menyebut perkembangan AI meningkatkan permintaan produk Microsoft dan membuat prospek emiten ini cerah.

Transaksi Berjalan Berpotensi Defisit

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan

Moncernya kinerja ekspor dan neraca perdagangan secara umum, belum tentu membuat transaksi berjalan tahun ini kembali mencetak surplus. Transaksi berjalan bisa jadi berbalik defisit, meski di level yang rendah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus neraca perdagangan periode Januari-Mei 2023 mencapai US$ 16,48 miliar. Walaupun, angka surplusnya menyusut dibanding periode yang sama tahun lalu mencapai US$ 19,80 miliar. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan, bank sentral memperkirakan neraca transaksi berjalan 2023 berpotensi surplus 0,5% terhadap produk domestik bruto (PDB). Kalaupun berbalik defisit, hanya sekitar 0,3% dari PDB. Proyeksi ini membaik dibanding rentang perkiraan yang Gubernur BI Perry Warjiyo sampaikan bulan lalu. Saat itu, Perry memperkirakan, neraca transaksi berjalan tahun ini surplus 0,4% hingga defisit 0,4% terhadap PDB. Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memproyeksikan, defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) sebesar 0,65% terhadap PDB. Ini sejalan dengan kinerja neraca perdagangan yang mungkin berbalik defisit lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Kinerja ekspor diperkirakan akan terus melemah, seiring penurunan harga komoditas dan pelemahan permintaan global. Sebagian besar bank sentral di dunia juga menerapkan suku bunga kebijakan tinggi untuk waktu yang lebih lama, sehingga membebani kinerja sektor riil. Dari sisi impor, angkanya akan terus mendaki. Tapi, ini tak melulu pertanda buruk lantaran kenaikan impor mengindikasikan permintaan dalam negeri membaik.

Menimbang Investasi di Saham Luar Negeri

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan

Era digital yang berkembang pesat melunturkan sekat bagi investor yang ingin menjaring cuan dari bursa saham luar negeri. Sejumlah platform investasi sudah bisa memfasilitasi investor untuk memilih saham dari bursa global. Tengok saja aplikasi investasi multi-aset, Pluang, yang memperluas akses investor ritel ke lebih dari 600 aset di bursa Amerika Serikat (AS). Pluang menyajikan pilihan investasi di pasar saham AS mulai dari US$ 0,3 atau kurang dari Rp 5.000. "Termasuk 500 lebih pilihan baru saham AS mulai dari sektor teknologi, farmasi, consumer goods sampai klub sepak bola," ungkap Claudia Kolonas , Co-Founder Pluang, belum lama ini. Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima mengamati, platform trading dan investasi cukup jeli melihat potensi gairah investasi, terutama di kalangan milenial. Apalagi investor di segmen ini lebih berpikiran terbuka, sehingga tidak sebatas menganalisa saham di Indonesia. Investor yang berinvestasi di bursa saham global biasanya sudah memiliki pengetahuan yang baik, khususnya  pengetahuan di bidang teknologi.  "Mereka juga mengamati saham-saham luar negeri, terutama yang berorientasi di sektor teknologi," ungkap Raphon kepada KONTAN, Jumat (16/6). Certified Elliott Wave Analyst Master Kanaka Hita Solvera, Daniel Agustinus menilai, terbukanya akses ke pasar saham luar negeri membawa alternatif investasi. Sejalan dengan ukuran kapitalisasi, likuiditas dan jenis perusahaan yang lebih beragam. Head of Retail Marketing & Product Development Division Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi  menegaskan, investasi di bursa luar negeri tidak cocok untuk investor awam. Dengan banyaknya, instrumen derivatif, pasar luar dapat diekspektasi lebih volatil.  "Diversifikasi dapat dilakukan untuk mitigasi risiko," kata Reza.

Laba Terangkat Penambahan Forklift

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan

Perusahaan penyewaan forklift dan material handling equipment PT Sarana Mitra Luas Tbk akan terus menambah pasarnya. Emiten berkode saham SMIL ini akan menambah 250 unit forklift baru dalam waktu satu sampai dua tahun ke depan. Proyeksi ini disesuaikan besaran belanja modal SMIL dari tahun ke tahun. Direktur Sarana Mitra Luas, Winston Suhermin mengungkapkan bahwa penambahan jumlah forklift sebanyak 250 unit forklift tersebut dari berbagai ukuran. Ukuran forklift mulai dari 2,5 ton hingga 25 ton yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. "Pembelian forklift ini akan meningkatkan pendapatan kami lebih dari 30% dan laba meningkat 40%-50%," kata Winston kepada KONTAN, Jumat (16/6). Menurut Winston, ekspansi pembelian forklift tambahan tersebut akan menggunakan sebagian dana hasil penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO). Dari aksi korporasi tersebut, SMIL memperoleh dana sebesar Rp 175 miliar. Dimana dana yang dialokasikan untuk membeli forklift sebanyak Rp 75 miliar setara 43,99% dari total dana IPO. "Dana tersebut untuk membeli 250 unit forklift dan material handling equipment lain dalam rangka menambah kapasitas dan diversifikasi unit rental," jelas Winston. Pergerakan saham PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) masih di atas harga perdana alias initial public offering (IPO). Harga saham emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Mei 2023 ini di awal listing berada di Rp 100 per saham. Jumat (16/6), saham SMIL di Rp 150 per saham. Ini artinya saham SMIL naik 50%.

Perbankan Kejar Rasio Kredit UMKM

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan

Perbankan di Tanah Air masih punya pekerjaan rumah besar untuk mencapai rasio kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ditetapkan pemerintah 30% pada 2024. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kredit UMKM per April 2023 mencapai Rp 1.274,8 triliun, tumbuh 6,6% secara tahunan. Rasionya terhadap total kredit perbankan baru mencapai 19,76%. Pertumbuhan kredit UMKM semakin melandai sejak akhir tahun lalu. Pada Desember 2022, kredit UMKM tercatat tumbuh 10,2% secara tahunan dan pada Maret 2023 tumbuh 8,5%. BI telah merilis aturan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) guna mendorong perbankan berpartisipasi dalam pembiayaan inklusif, yaitu UMKM, masyarakat berpenghasilan rendah, dan pembiayaan inklusif lainnya. Kewajiban pemenuhan RPIM dilakukan minimal 20% pada 2022, lalu 25% pada 2023, dan 30% pada 2024. Direktur Retail Banking BNI Putrama Wahju Setiawan mengatakan, pencapaian bank ini hingga pertengahan tahun sudah 28,05%. "Kredit UMKM BNI telah mencapai Rp 123 triliun. Tahun ini, segmen ini ditargetkan tumbuh 8%," kata dia dalam keterangannya ke KONTAN, Selasa (13/6). Bank Central Asia (BCA) telah mencatat RPIM 22,1% per Maret 2023. Bank ini optimistis bisa mencapai ketentuan RPIM, sejalan kondisi likuditas bank yang memadai.

Inflasi Positif, Suku Bunga Jepang Negatif

Hairul Rizal 17 Jun 2023 Kontan

Bank of Japan (BoJ) mempertahankan kebijakan moneter sangat longgar. Bank sentral Jepang ini menetapkan suku bunga jangka pendek -0,1%. BoJ juga mematok batasan 0% untuk yield obligasi tenor 10 tahun, sesuai kebijakan kontrol kurva yield. BoJ tetap mengambil keputusan ini kendati inflasi lebih tinggi dari yang diperkirakan. Bank sentral negeri samurai ini bahkan memberi sinyal mempertahankan pandangan dovish saat banyak bank sentral negara lain menaikkan suku bunga, demi fokus pada pemulihan ekonomi. BoJ berekspektasi inflasi naik seiring penguatan aktivitas ekonomi dan makin ketatnya pasar tenaga kerja. Tapi, juga tetap mewaspadai kemungkinan inflasi melambat di akhir tahun. Karena itu, Jepang akan mempertahankan stimulus sampai ada kejelasan permintaan di masyarakat meningkat. Inflasi inti Jepang mencapai 3,4% di April, seiring kenaikan harga bahan mentah yang memaksa produsen menaikkan harga barang. Pemberi kerja juga memberi kenaikan gaji dengan persentase tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Ini memicu harapan deflasi di Jepang berakhir. BoJ juga akan meneliti berbagai efek kebijakan moneter untuk melawan deflasi selama ini. Salah satu efek samping yang akan diteliti adalah efek terhadap sistem perbankan. Kajian terhadap efek kebijakan moneter ini diprediksi dilakukan dalam satu atau satu setengah tahun ke depan.

Pilihan Editor