Tantangan Ekonomi Indonesia di Paruh Kedua
Tanda-tanda itu makin jelas. Tantangan yang menghadang ekonomi Indonesia pada paruh kedua tahun ini bakal lebih berat. Ada dua hal yang mengancam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Yang pertama adalah cekikan inflasi, yang memaksa para pemimpin bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif. Yang kedua adalah pemulihan ekonomi Cina yang tak sekuat dugaan analis. Semua pasar optimis bahwa titik puncak inflasi sudah tercapai pada pertengahan tahun ini. Karena itu, muncul harapan suku bunga tak akan naik lagi, bahkan bisa turun pada kuartal terakhir 2023. Ekspektasi itu sepertinya terwujud pada pekan lalu ketika The Federal Reserve, bank sentral Amerika Serikat, tidak menaikkan suku bunga acuannya. Ternyata kebijakan The Fed itu bukanlah titik perhentian kenaikan suku bunga, yang sudah berlangsung tanpa henti sejak Maret 2022. Ini ternyata hanya jeda sejenak, Ketua The Fed Jerome Powell malah melempar syarat pahit: bunga The Fed masih akan naik lagi tahun ini karena inflasi di Amerika Serikat belum teratasi. Inflasi masih dua kali lipat diatas target The Fed sebesar 2%. Bahkan kemungkinan besar The Fed harus menaikkan lagi bunga acuan Fed Fund Rate pada sidang berikutnya, Juli mendatang. (Yetede)
Dari Mana Laba Garuda Indonesia
DAFTAR Forbes 2000 tahun 2023 yang dirilis majalah ekonomi Forbes pada Sabtu, 10 Juni lalu, membikin bungah Ifran Setiaputra, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Sebabnya, Garuda menempati peringkat 1.572 dalam daftar 2.000 perusahaan publik dunia dengan kinerja menjanjikan. Garuda masuk daftar Forbes 2000 bersama 42 maskapai penerbangan lain serta perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan dunia. Dari Indonesia, ada tujuh perusahaan lain yang masuk Forbes 2000. "Alhamdulillah, Forbes hitungnya 2.000, bukan 1.500. Walaupun dari delapan perusahaan Indonesia kami paling buncit," Irfan berseloroh dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Industri DPR, Selasa, 13 Juni lalu. Pemeringkatan ini, menurut Irfan, dilakukan dengan empat ukuran, yaitu penjualan, laba, aset, dan nilai pasar. Data tersebut mengacu pada laporan keuangan perusahaan 12 bulan terakhir, yang dipublikasikan 5 Mei lalu. Menurut Forbes Garuda mencatat laba US$ 3,67 miliar atau sekitar Rp54,8 triliun. Irfan mengklaim capaian itu sebagai pengakuan terhadap Garuda yang sedang berbenah setelah penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) tahun lalu. Ketika gugatan PKPU diajukan pada akhir 2021, utang Garuda mencapai US$ 10,1 miliar atau Rp138 triliun. Nilai utang kepada lessor atau perusahaan yang membiayai pembelian atau penyewaan pesawat Garuda mencapai US$ 6,019 miliar. (Yetede)
Bisnis Rental Kostum Cosplay
Mengenakan wig berwarna ungu, Pungki Purwati tampil bersahaja dengan kostum karakter Shizuku Tan, tokoh perempuan dari anime berjudul My Dress-Up Darling. Sesekali perempuan 27 tahun itu menyisir wig berwarna pirang yang terpasang di maneken kepala yang ditentengnya. "Ini salah satu koleksiku, aku buat sendiri," kata Pungki kepada Tempo, Rabu, 14 Juni lalu. Sejak 2015, Pungki mengembangkan lini usaha dari hobi cosplay. Usaha ini berawal ketika Pungki mendapati mahalnya harga kostum aneka karakter untuk acara cosplay. Kondisi itu mengharuskan Pungki bersiasat untuk memenuhi kebutuhan busana cosplay, yakni dengan membuat dan kemudian menyewakan busana tersebut. Pungkipun kemudian belajar tentang cara memecah pola jahitan hingga mencari bahan yang sesuai untuk menumpahkan ide dalam kepalanya. Ihwal rujukan desain, Pungki biasa berselancar di dunia mayaa, termasuk di media sosial seperti Facebook dan YouTube. Pelan-pelan Pungki memberanikan diri menyewakan kostum bikinannya kepada para penggiat cosplay di Surabaya. Ketika permintaan semakin banyak, Pungki membuat usaha jasa rental kostum bernama Pungki Cosplay. Usaha rental kostum Pungki makin menemukan pasarnya seiring dengan menjamurnya acara cosplay di Surabaya. Dalam katalog yang ditampilkan di Instagram Pungki Cosplay, harga yang ditawarkan beragam, dari Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Penyewa wajib menunjukkan identitas berupa fotokopi kartu tanda penduduk, alamat, dan nomor telpon seluler. (Yetede)
Celah Manipulasi Laporan Keuangan BUMN
Dugaan manipulasi laporan keuangan juga menimpa Wijaya karya. Risiko besar terjadi saat ada pembengkakan biaya. Salah satu proyek PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, pembangunan ruas tol Cisumdawu seksi 2 Pemulihan Sumedang, dikawasan Sirnamulya, Jawa Barat, 11 Mei 2022. Manajemen PT Wijaya Karya bolak-balik menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah muncul kabar miring tentang kondisi keuangannya. Sejak 26 Mei hingga 6 Juni lalu, Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya (WIKA) Mahendra Vijaya enam kali mengirim tanggapan kepada BEI. Yang terakhir, otoritas pasar modal meminta penjelasan WIKA atas dugaan manipulasi laporan keuangan. Laporan tak sedap itu berembus dari gedung parlemen. Dalam rapat bersama Komisi Industri Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin, 5 Juni lalu. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan tiga isu besar dalam perusahaan negara sektor konstruksi yang biasa disebut BUMN karya. Salah satu isu tata kelola keuangan. "Beberapa (BUMN) karya, seperti Waskita Karya dan WIKA, pelaporan keuangannya tidak sesuai dengan kondisi riil," katanya. Menanggapi hal itu Mahendra mengatakan WIKA siap diaudit ulang oleh BPKP jika laporan keuangannya tidak sesuai dengan ketentuan. "Kami selalu terbuka seluas-luasnya kepada siapapun yang menginginkan informasi." katanya pada Jumat 16 Juni lalu. (Yetede)
KOMPASFEST 2023 Saatnya Anak Muda Berkarya
Saat ini, banyak anak muda yang mampu berkarya di berbagai bidang. Dengan segala daya upaya, mereka berusaha mencari solusi untuk permasalahan yang dihadapi bangsa. Kreativitas anak muda inilah yang diangkat dalam acara tahunan Kompasfest yang diselenggarakan harian Kompas. Pada tahun ketiga, festival kreatif Kompasfest 2023 mengangkat tema ”Creation”.Ajang yang bertujuan memperkaya wawasan dan mengasah keterampilan ini berlangsung dua hari, 17-18 Juni 2023, di Dome Area, Senayan Park, Jakarta. Acara itu dibuka dengan pertunjukan dari Titimangsa pada siang hari ini. Kompasfest Creation 2023 menghadirkan 50 pembicara yang terbagi di conference, klass, dan ministage. Dengan berbagai latar belakang dan perspektif yang berbeda, para pembicara akan memberikan wawasan yang berharga.
Tahun ini, sebanyak 16 komunitas ikut bergabung untuk memberikan beragam inspirasi. Ada juga kompetisi dance dan cosplay. Vice General Manager Event Harian Kompas Budhi Sarwiadi mengatakan, melanjutkan tema tahun pertama, Navigate, lalu tahun kedua, Freedom, pada tahun ini, Kompas mengajak anak muda untuk berkarya. Sekarang,festival kreatif tahunan ini ingin mengajak anak muda untuk berkreasi dengan menghadirkan para pembicara inspiratif. Ada juga para tokoh yang sudah berpengalaman di beragam bidang. ”Waktunya anak muda menunjukkan karya. Kami mengangkat pembicara yang sudah memiliki karya di berbagai bidang, dari bidang lingkungan, pertanian, sampai musik,” kata Budhi, Jumat (16/6), di Jakarta. (Yoga)
Kawal Proses Perekrutan ASN PPPK
Masih banyak tenaga honorer, baik fungsional maupun teknis, yang masih berjuang untuk menjadi aparatur sipil negara berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (ASN PPPK) karena tidak lulus nilai ambang batas saat mengikuti seleksi. Ketua Persatuan Tenaga Teknis Indonesia (PTTI) Mochamad Ginanjar Riana, Jumat (16/6/2023), mengatakan, pihaknya akan mengawal proses ini agar berkeadilan untuk semua. (Yoga)
Waspadai Melambatnya Ekspansi Manufaktur
Melambatnya Indeks Kepercayaan Industri atau IKI dalam tiga bulan terakhir perlu direspons dari sisi suplai dan permintaan. Di sisi suplai, perlu insentif untuk mendongkrak kinerja industri yang masih kesulitan dalam pemulihan. Daya beli masyarakat juga mesti tetap dijaga. Berdasarkan data Kemenperin, IKI Mei 2023 ialah 50,9 atau masih di zona ekspansi atau optimistis (lebih dari 50). Akan tetapi, angka itu melanjutkan tren penurunan IKI. Pada Februari 2023, IKI tercatat 52,32. Pada Maret 51,87 dan April 51,38. Situasi itu sejalan dengan Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Manager’s Index/PMI) manufaktur Indonesia yang dipublikasikan S&P Global. Pada Mei 2023, PMI Indonesia pada posisi 50,3 atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang 52,7. Kendati menurun, PMI Indonesia masih dalam kondisi ekspansif.
Ekonom Center of Reformon Economics (Core) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, di Jakarta, Jumat (16/6) menilai, dari faktor internal, pelambatan IKI dan PMI lebih pada penyesuaian terhadap permintaan di dalam negeri. Adapun, pada factor eksternal dipengaruhi situasi global. ”Khususnya pada PMI manufaktur, penurunan karena adanya ketergantungan pada pangsa pasar mereka yang ekspor. Lalu, proses pemulihan ekonomi beberapa negara, termasuk China, ternyata tidak sebaik yang diharapkan sebelumnya sehingga permintaan barang dari China pun melambat,” ujar Yusuf. Dalam merespons tren penurunan itu, upaya menjaga iklim bisnis di dalam negeri penting dilakukan. Pada sisi suplai, hal itu dilakukan dengan meningkatkan kinerja industri manufaktur. Sementara dari sisi permintaan, daya beli masyarakat perlu dijaga. (Yoga)
Kredit Usaha Ultramikro untuk Menurunkan Kemiskinan
Pembiayaan kredit untuk usaha ultramikro ditargetkan mencapai 2,2 juta debitor pada 2023. Dengan demikian, pemberian kredit dapat berkontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan. Pendampingan dan jaminan dalam merintis bisnis dibutuhkan para debitor. Pengusaha ultramikro (UMi) berbeda dengan UMKM. UMi merupakan bisnis yang dikelola perseorangan, belum memiliki legalitas usaha, laporan keuangan, dan akses perbankan. Bisnis yang tergolong UMi contohnya warung kecil, penjual gorengan, dan pedagang asongan.
Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu Ismed Saputra mengatakan, pembiayaan UMi diarahkan untuk menjangkau pelaku usaha yang berada di bawah garis kemiskinan. Persyaratan hanya memiliki KTP elektronik dan tidak sedang menerima program pemerintah lainnya seperti KUR. ”Perbaikan ekonomi pengusaha UMi terlihat melalui nilai keekonomian debitor (NKD) yang rata-rata naik 3,5 poin setiap tahun,” ujarnya dalam jumpa pers di Kemenkeu, Jakarta, Jumat (16/6). (Yoga)
TRANSISI ENERGI Tak Cukup Rp 300 Triliun
Di sela-sela penyelenggaraan KTT G20 di Bali, pada November 2022 lalu, muncul sejumlah inisiatif kerja sama untuk mendukung proyek transisi energi di Indonesia. Dengan dukungan negara maju, seperti AS dan Jepang, Indonesia mendapat sokongan dana untuk memulai proyek menghentikan operasionalisasi PLTU dan membuktikan keseriusannya dalam menekan emisi karbon. Pendanaan itu didapat dari skema Kerja Sama Transisi Energi yang Adil (JETP) melalui kerja sama pembiayaan publik dan swasta senilai 20 miliar USD atau Rp 300 triliun, serta mekanisme transisi energi (ETM) senilai 500 juta USD atau Rp 7 triliun. Hingga kini, belum ada kejelasan kapan “kedatangan” dana 20 miliar USD tersebut.
Bahkan, dalam penyelenggaraan KTT G7 di Jepang pada Mei lalu, Presiden Jokowi yang diundang sebagai tamu konferensi menagih komitmen dukungan pendanaan transisi energi 20 miliar USD tersebut. ”Saya harap dukungan dana 20 miliar USD dapat segera direalisasikan, tetapi tidak dalam bentuk utang,” demikian kata Presiden di hadapan para delegasi G7 (Kompas.id, 20 Mei 2023). Adapun kerja sama lewat ETM dilakukan dengan dukungan bank Pembangunan multilateral, seperti Bank Pembangunan Asia (ADB), Bank Pembangunan Islam (IsDB), dan Bank Dunia (World Bank).
Dalam negosiasi skema JETP, ada empat syarat yang diajukan Indonesia. Pertama, kebijakan transisi energi jangan sampai mengganggu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kedua, harus ada dukungan berupa teknologi berbiaya rendah. Ketiga, transisi energi harus di saat yang tepat. Keempat, pinjaman yang diberikan harus berasal dari negara dengan rating kredit yang baik (Kompas, 16/11). Meski ada dukungan dana 20 miliar USD untuk transisi energi Indonesia, tak berarti rencana transisi energi bakal mulus. Pasalnya, untuk menuju target nol emisi (net zero emission) di 2060, Indonesia butuh 1 triliun USD atau Rp 15.000 triliun. Artinya, per tahun membutuhkan Rp 400 triliun. Dengan demikian, dana JETP masih jauh dari cukup. (Yoga)
Pertamina Perpanjang Kontrak di Aljazair
Anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Algeria EP, berhasil memperpanjang kontrak pengelolaan lapangan minyak di Menzel Ledjmat Nord (MLN), Blok 405, Aljazair, yang dikelola sejak 2012. Menurut Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Jumat (16/6/) investasi untuk pengeboran sumur pengembangan di Blok 405 sekitar 800 juta dollar AS atau Rp 12 triliun. Perkiraan migas yang bisa diproduksi sebanyak 150 juta barel setara minyak. ”Komitmen kami untuk jangka panjang akan menegaskan kembali jejak Pertamina di kancah global,” ucapnya. (Yoga)









