CMNP Kebut Pengerjaan Proyek Jalan TOL
PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) berhasil membukukan kinerja positif sepanjang kuartal I-2023. Kinerja positif itu melangutkan tren kinerja sepanjang tahun lalu yang juga tampil cukup prima.
Membaiknya kinerja itu seiring dengan pemulihan mobilitas masyarakat pasca pandemi Covid-19, sehingga berdampak terhadap pemulihan volume lalu lintas di ruas-ruas tol CMNP.
"Di sisi lain, program optimasi di segala bidang semakin membuat kinerja keuangan CMNP meningkat tajam," ujar Direktur Keuangan CMNP Hasyim, Jumat (16/5).
Sepanjang kuartal I-2023, emiten pengelola jalan tol milik pengusaha Jusuf Hamka ini berhasil membukukan laba kuartal I-2023 sebesar Rp 253,4 miliar, naik 23,3% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 205,5 miliar.
CMNP terus berkomitmen dalam upaya pengembangan inter-konektivitas jaringan jalan tol. Perusahaan juga berhasil menyelesaikan berbagai proyek jalan tol.
Salah satunya adalah proyek jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi 1 yang resmi beroperasi pada 24 Januari 2022. Dilanjutkan dengan dibukanya jalan tol Seksi 2 dan Seksi 3 secara fungsional pada 15 Desember 2022, dan kemudian mulai dikenai tarif pada 28 Februari 2023.
Direktur Operasional CMNP Djoko Sapto mengatakan, proyek jalan tol Cisumdawu menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diprioritaskan oleh pemerinta,h khususnya terkait dengan konektivitas Bandara International Kertajati.
Proyek jalan tol lain yang menjadi prioritas CMNP adalah Harbour Road 2 Elevated (HBR-2) yang menghubungkan ruas Jalan Tol Ancol TimurPluit dengan panjang total 9,6 kilometer (km). CMNP dan kontraktor BUMN PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Girder Indonesia telah menandatangani kontrak jasa konstruksi rancang bangun untuk pembangunan proyek HBR-2 tersebut.
CUAN JUMBO EMITEN PILIHAN
Sinyal pemulihan ekonomi mulai dirasakan para emiten berkinerja ciamik yang berujung pada pemberian dividen lebih tinggi pada tahun ini. Kendati kondisi pasar modal belum sepenuhnya bangkit dari imbas perlambatan global, arah menuju pemulihan mulai tampak. Hal ini terlihat emiten anggota IDX High Dividend 20 (IDXHIDIV20) yang kian royal membagikan dividen. Dari data yang dihimpun Bisnis, sebanyak 18 dari 20 konstituen telah memutuskan besaran dividen yang bakal dibagikan tahun ini. Lonjakan jumlah dividen paling terasa pada duo emiten Astra, yakni PT Astra International Tbk. (ASII) yang membagikan Rp22,35 triliun pada musim ini dibandingkan dengan Rp3,91 triliun pada 2022. PT United Tractors Tbk. (UNTR) juga telah lebih dahulu berbagi Rp25,5 triliun dividen, melebihi laba bersihnya yang sebesar Rp21 triliun. Teranyar, anggota dari sektor komoditas baru saja serentak memutuskan bagi dividen jumbo, seperti PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang membagikan seluruh laba bersihnya jadi dividen sebesar Rp12,6 triliun. Kemudian, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) membagikan 50% atau senilai Rp1,91 triliun Di awal kuartal II/2023, emiten perbankan seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) juga telah membagikan cuannya masing-masing Rp43,5 triliun dan Rp25,3 triliun kepada para pemegang sahamnya.
Secara total, IDX High Dividend 20 menguat 2,99% sepanjang tahun berjalan ke level 572,72, di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah melorot 2,22% sepanjang tahun. Menghadapi sejumlah hal tersebut, UNTR menyampaikan telah menyiapkan strategi menghadapi penurunan harga komoditas di tahun ini. Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan sudah melakukan proyeksi kinerja 2023 dan memasang asumsi yang konservatif. "Artinya kami tidak memproyeksikan harga komoditas setinggi tahun sebelumnya. ," kata Sara kepada Bisnis, Jumat (16/6/2023). Adapun, emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) telah menyiapkan strategi menghadapi situasi ekonomi makro yang menantang. SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Indonesia Ahmad Reza mengatakan Telkom meyakini strategi saat ini sudah mempertimbangkan berbagai tantangan. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyarankan investor harus lebih fokus untuk memperhatikan kinerja fundamental masing-masing emiten. Hal ini agar investor dapat melihat sejauh mana masing-masing saham portofolionya mampu menguat.
Mendorong Fungsi Daerah di Sektor Migas
Di tengah euforia pemanfaatan energi ramah lingkungan, upaya pemerintah mengoptimalisasikan proyek hulu minyak dan gas terus digenjot. Kerja keras menjaga keberlangsungan proyek tidak dapat dilepaskan dari upaya mencapai target produksi migas 2030. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah menargetkan produksi minyak mentah sebesar 1 juta barel oil per day (BOPD), dan 12 bilion standar cubic feet per day (BSCFD) pada 2030. Begitu ambisiusnya penetapan target tersebut membuat kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) turut agresif mencari wilayah eksplorasi baru, sembari terus meningkatkan produksi migas. Tidak cukup mendorong komitmen kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk bersatu padu mencapai target, pemerintah secara paralel mendorong keterlibatan pemerintah daerah dalam pengelolaan blok migas. Caranya dengan memberikan opsi hak partisipasi (Participating Intertest/PI) sebesar 10%. Hak partisipasi 10% adalah besaran maksimal pada kontrak kerja sama yang wajib ditawarkan oleh kontraktor pada badan usaha milik daerah (BUMD) atau badan usaha milik negara (BUMN). Masih berdasarkan data Kementerian ESDM, tercatat hingga 2026, lebih kurang 22 kontrak migas berakhir kontrak kerja samanya, dan selanjutnya ditetapkan kontrak migas baru di mana pemerintah daerah mendapatkan hak partisipasi 10%. Adapun, penawaran hak partisipasi 10% kepada BUMD atau BUMN dilakukan kontraktor untuk wilayah kerja yang memperoleh persetujuan plan of development (POD) tahap pertama, dan untuk wilayah kerja alih kelola atau perpanjangan yang telah berlaku efektif kontrak kerja samanya.
PEMBIAYAAN ULTRA MIKRO : PIP Guyur Kredit Rp2,3 Triliun
Pusat Investasi Pemerintah Kementerian Keuangan menargetkan 2,2 juta debitur untuk pembiayaan ultra mikro sepanjang tahun ini. Per 14 Juni 2023, pembiayaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah terealisasikan kepada 568.574 debitur ultra mikro (UMi) dengan jumlah dana yang telah tersalurkan yakni sebanyak Rp2,33 triliun. “Hingga 14 Juni 2023, sudah terealisasi 568.574 debitur atau mencapai 26%,” kata Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah Ismed Saputra dalam Media Meet Up UMi PIP Kemenkeu, Jumat (16/6).Ismed melanjutkan bahwa PIP telah menyalurkan kredit kepada 2,01 juta debitur dengan Rp8,1 triliun.
Ismed juga memastikan bahwa kualitas pembiayaan atau net performing loan (NPL) masih terjaga pada tingkat rendah atau 0% pada 2022.Menurutnya hal tersebut telah diturunkan melalui upaya restrukturisasi, termasuk pendampingan pelaku usaha untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas program pendampingan oleh penyalur.
Tidak hanya itu, PIP Kemenkeu juga menyiapkan sejumlah kegiatan guna mendukung UMKM pada 2023.
PERBANKAN ASING : BERADU DALAM PEMBIAYAAN HIJAU
Sejumlah bank asing lebih dahulu memainkan perannya dalam penyaluran pembiayaan hijau di Indonesia, didorong kuatnya kampanye pembiayaan berkelanjutan di Tanah Air. Kuatnya dukungan pembiayaan berkelanjutan di Indonesia, membuat sektor perbankan ikut mengampanyekan pembiayaan hijau. Tak terkecuali bank asing yang berkantor di Indonesia. Sejumlah bank asing tercatat bergeliat mendorong pembiayaan hijau, seiring dengan potensi transisi ekonomi yang besar. Dalam Editors Roundtable yang digelar Standard Chartered PLC pada Kamis (15/6), isu pembiayaan hijau menjadi bahasan penting. Chairman Standard Chartered Group Jose Vinals mengatakan bahwa Standard Chartered PLC. berinovasi meluncurkan produk keuangan pembiayan hijau. Produknya berupa pembiayaan perdagangan berkelanjutan dan perjanjian pembelian kembali yang dikaitkan dengan kriteria environmental, social, and governance (ESG). Menurutnya, pembiayaan hijau juga dilakukan di Indonesia sebagai pasar yang potensial. “Apalagi, Indonesia telah sukses menjadi penanggung jawab Presidensi G20,” ujarnya.
Sejauh ini, Standard Chartered juga telah meluncurkan green mortgage, green auto loan dan sustainable deposit. Bank menargetkan untuk memobilisasi pembiayaan hijau dan transisi sebesar US$300 miliar pada akhir dekade ini. Vinals juga mengatakan banknya mempunyai berbagai portofolio pembiayaan hijau di Indonesia. “Kami memiliki platform transisi, terdapat proyek PLTS Cirata. Ini proyek yang juga sangat besar untuk ruang energi baru, sehingga menjadi peluang membantu Indonesia,” ujarnya. Standard Chartered memang telah membiayai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Cirata 145 Megawatt yang akan menyediakan listrik untuk menyalakan 50.000 unit rumah, dan akan mengimbangi 214.000 ton emisi karbon dioksida. Standard Chartered juga berkerja sama dengan Pemerintah Indonesia dan mengambil bagian sebagai Joint Green Structuring Advisor. Executive Director Treasury & Markets Bank DBS Indonesia M. Suryo Mulyono mengatakan DBS juga mendorong akselerasi penarapan ekonomi hijau di Indonesia melalui pencanangan target net zero emission akan terwujud pada 2050. Kerja sama antara Bank DBS Indonesia dan Indika Energy merupakan transisi pembiayaan untuk mendanai proyek pengembangan sumber energi baru dan terbarukan berbasis biomassa yaitu wood pellet yang akan dilakukan oleh JBP. Tidak hanya dua bank asing itu, PT Bank UOB Indonesia juga tak mau ketinggalan mendorong pembiayaan hijau di Indonesia melalui target ambisius.
DIVESTASI SAHAM : INCO Diberi Waktu Hingga 2024
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meminta PT Vale Indonesia Tbk. mengajukan penawaran harga divestasi, setahun sebelum berakhirnya kontrak. Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan Indonesia tengah menunggu PT Vale Indonesia Tbk (INCO) untuk menyampaikan penawarannya. “Kalau terlambat pengajuan ya setop,” katanya di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (16/6). Menurutnya, kontrak INCO akan berakhir pada Desember 2025. Dalam proses pemberian izin berlanjutnya kontrak karya INCO bergantung pada besaran porsi saham yang akan kembali didivestasikan perseroan kepada Pemerintah Indonesia. Adapun, divestasi menjadi syarat perpanjangan kontrak. Arifin juga enggan menanggapi hak pengendalian operasional dan financial consolidation INCO yang sempat dibahas oleh DPR beberapa waktu lalu agar Indonesia mengambil alih saham pengendali INCO. Komisi VII DPR sebelumnya meminta pemerintah memperkuat posisi MIND ID dalam upaya negosiasi saham mayoritas INCO, di tengah momentum perpanjangan kontrak karya. Anggota DPR Komisi VII Ramson Siagian mengatakan MIND ID harus mengamankan hak pengendalian operasional dan financial consolidation INCO guna menjamin potensi sumber daya nikel bisa menjadi aset yang tercatat di Indonesia.
HARGA RUMAH SUBSIDI : Kepmen PUPR Terbit Bulan Ini
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan keputusan menteri yang mengatur pemberlakuan harga jual rumah subsidi terbaru keluar pada bulan ini setelah keluarnya aturan baru batasan harga jual hingga dukungan fiskal berupa pemberian fasilitas pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11%. Direktur Pelaksana Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Haryo Bekti Martoyoedo mengatakan pihaknya tengah memproses penerbitan keputusan menteri (Kepmen) yang ditargetkan rampung Juni 2023. “Kami sedang berproses dalam penyiapan Kepmen. Kami targetkan bulan ini, sekarang sedang sirkuler paraf,” katanya kepada Bisnis, Jumat (16/6). Haryo belum bisa memastikan kapan aturan Kepmen tersebut dapat diterapkan karena masih menunggu penerbitan Kepmen PUPR. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Badan Kebijakan Fiskal (BKF) baru saja mengeluarkan batasan harga rumah subsidi terbaru dengan kenaikan sebesar 8%. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 60/PMK.010/2023 pada 16 Juni 2023 yang mencakup aturan batasan harga jual hingga dukungan fiskal berupa pemberian fasilitas pembebasan PPN sebesar 11%.
PLATFORM JUAL BELI : PERAN VITAL SOCIAL COMMERCE
Tren penggunaan media sosial sebagai platform untuk jual beli makin menggeliat. Aktivitas tersebut kini lebih dikenal sebagai social commerce. Media sosial bukan lagi sekadar platform untuk saling berinteraksi, tetapi juga bertransaksi. Nilai transaksi di social commerce diprediksi terus mengalami kenaikan. Statista mencatatkan nilai penjualan di social commerce secara global menyentuh US$992 miliar pada 2022 dan akan menjadi US$2.900 miliar pada 2028. Di Indonesia, nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) social commerce juga terus meningkat. Pada 2023, nilainya diproyeksikan mencapai US$8.225,2 juta, lalu naik menjadi US$22.132,5 juta pada 2028. Survei dari Populix mencatat TikTok Shop menjadi social commerce yang paling sering digunakan, yakni sebanyak 45%. Disusul WhatsApp 21%, Facebook Shop 10%, dan Instagram Shop 10%. Adapun sisanya, seperti Telegram dan Line Shop hanya digunakan oleh 1%. Hingga hari ini, social commerce terus menyerupai e-commerce. Ada banyak sekali jenis barang yang dijual di platform tersebut. Namun, produk fashion menempati urutan pertama sebagai barang paling sering dibeli dengan presentasi 61%. Pada urutan kedua, produk kecantikan juga menjadi salah satu yang terlaris, yakni 43%. Pada urutan ketiga ada makanan dan minuman juga memiliki peminat yang tidak sedikit, yakni 38%. Kemudian, di urutan keempat ada gawai dan aksesoris dan berturut-turut setelahnya adalah peralatan rumah tangga 24%, tas wanita 24%, alat elektronik 21%, dan barang-barang yang berkaitan dengan hobi sebanyak 21%. CEO TikTok Shou Zi Chew dalam TikTok Southeast Asia Impact Forum 2023 mengatakan bahwa TikTok Shop telah menjadi wadah berjualan bagi 15 juta bisnis di Asia Tenggara. Sebanyak 5 jutanya adalah para pelaku bisnis di Indonesia dan dua juta di antaranya merupakan UMKM. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan kemunculan social commerce memang menjadi salah satu wadah berjualan yang menarik. Platform tersebut tidak hanya fokus pada urusan transaksi, tetapi juga menggabungkan entertainment hingga chatting atau tanya jawab seputar produk.
Lebih Ciamik Mobil Hibrid
JAKARTA,ID-Obral Insentif mobil listrik berbasis baterai (battery electric Vehicle/BEV) disambut dingin masyarakat. Alih-alih membeli BEV yang harganya sudah terdiskon akibat insentif, masyarakat ternyata lebih memilih mobil hibrid. Tak mengherankan jika penjualan mobil hibrid jauh lebih ciamik dibanding BEV. Pada Januari Mei 2023, penjualan BEV hanya mencapai 4.648 unit. Sebaliknya, penjualan hibrid yang terdiri atas hybrid electric vehicle (HEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), tembus 12.128 unit. Berarti jumlah mobil hibrid yang berhasil dilego para pabrikan otomotif mencapai tiga kali lipat dari BEV. Secara keseluruhan porsi mobil listrik (BEV/HEV/PHEV) terhadap mobil konvensinal baru mencapai 3,96%. Masyarakat lebih menggandrungi mobil hibrid ketimbang BEV karena sejumlah alasan, seperti infrastruktur BEV belum lengkap, teknologinya belum teruji, keselamatan berkendaraan masih meragukan, layanan purna jual belum masif, dan harga bekasnya belum meyakinkan. Alasan lainnya, kendati sudah disubsidi, BEV masih dibandrol selangit. Itu sebabnya, menurut mereka, pemerintah perlu memperbanyak insentif untuk mobil hibrid agar transisi ke BEV berlangsung mulus. (Yetede)
Reli Saham Properti Berlanjut di Semester II
JAKARTA,ID-Sebanyak lima saham properti reli sepanjang 2023, dengan kenaikan rata-rata 20%, mengungguli indeks harga saham (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang turun 2%. Tren ini diprediksi berlanjut sampai akhir tahun, ditopang ekspektasi bertahannya suku bunga acuan Bank Indonesia. Kelima saham itu adalah PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Alam Autera Realty Tbk (ASRI). Sementara itu, merujuk data BEI, per 16 Juni 2023. IHSG terpangkas 2,2%. Namun, indeks saham properti BEI atau IDX Sector Properties & Real Estate masih tumbuh 3,1%. Artinya, saham sektor properti mampu melawan arus pelemahan pasar bersama saham sektor transportasi dan logistik yang indeksnya naik 15,5%, konsumer nonsiklikal 3,6%. Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, dikutip Jumat (16/6/2023), ada tiga katalis penguatan saham properti. Pertama, suku bunga acuan BI atau BI-7 Day Reserve Repo Rate (BI7DDR) diprediksi bertahan di level 5,75% sampai akhir tahun. (Meski BI7DDR) telah naik 225 basis points (bps) sejak Agustus 2022, rata-rata suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) stabil di level 7,6-7,7%. (Yetede)









