;

Dampak Paket Stimulus Tak Signifikan

Yoga 21 Nov 2023 Kompas

Dampak paket kebijakan stimulus ekonomi yang dikeluarkan pemerintah pada akhir tahun dinilai kurang signifikan untuk mengerek pertumbuhan ekonomi pada 2023. Meski demikian, langkah itu diyakini bisa menopang daya beli masyarakat. Di tengah melambatnya ekspor dan konsumsi yang lesu, pertumbuhan ekonomi tahun ini pun diproyeksikan tidak mencapai target. Baru-baru ini pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan stimulus ekonomi yang diterapkan mulai November 2023. Paket kebijakan berupa bantuan sosial (bansos) dan insentif fiskal itu ditujukan bagi kelompok masyarakat berpendapatan menengah dan miskin.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai kebijakan itu tidak akan signifikan mengerek angka pertumbuhan ekonomi tahun ini, tetapi dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah efek inflasi pangan. Pasalnya, paket stimulus ekonomi itu lebih ditujukan  untuk kelompok masyarakat menengah-bawah, yang kontribusinya tidak terlalu besar terhadap PDB. Sumbangan konsumsi masyarakat 40 % terbawah hanya 17 % terhadap keseluruhan konsumsi dan pembentukan PDB. ”Jadi, secara angka kuantitatif sebetulnya memang dampaknya tidak terlalu besar, tetapi itu tetap bermanfaat dalam aspek distribusi pendapatan dan pengurangan kesenjangan, untuk menjaga daya beli,” kata Faisal, Senin (20/11). (Yoga)

Harga Beras Tinggi, TPID Cirebon Beri Subsidi

Yoga 21 Nov 2023 Kompas
Harga beras medium di Cirebon, Jawa Barat, saat ini masih tergolong tinggi. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon meluncurkan program pengantaran beras bersubsidi di Pasar Pagi, Senin (20/11/2023), untuk menekan harga beras. ”Pengantaran beras bersubsidi ini untuk menjaga harga agar tetap lebih rendah dari pasaran,” ucap Kepala Bank Indonesia Perwakilan Cirebon Hestu Wibowo. (Yoga)

Kontroversi Menu Tengkes di Kota Depok

Yoga 21 Nov 2023 Kompas

Menu makanan pencegah stunting atau tengkes menuai kontroversi di Kota Depok, Jabar. Pasalnya, stoples makanan yang dibiayai APBN itu ditempeli stiker bergambar Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono. Menu makanan juga dinilai sejumlah warga terlalu sederhana dan kurang bergizi. Program pemberian makanan tambahan (PMT) ini menelan anggaran Rp 4,9 miliar dan menyasar 9.882 anak balita di Depok dengan nilai Rp 18.000 per orang. Sasaran PMT lokal ialah anak balita (6-59 bulan) dengan kategori anak balita gizi kurang, anak balita berat badan kurang, anak balita tengkes dengan gizi kurang, dan anak balita berat badan tidak naik. Kota Depok menerapkan program ini selama 28 hari, yakni 10 November hingga 7 Desember 2023. Anak balita diberikan menu kudapan selama enam hari dan satu hari makanan lengkap.

Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Babai Suhaimi, Senin (20/11) mengatakan, kemasan yang digunakan tidak patut. Selain menimbulkan huru-hara menjelang tahun politik, anggaran pengadaan stoples cukup besar. Terlebih, anggaran program itu dari APBN. Dengan anggaran itu, Pemkot Depok seharusnya lebih mementingkan isi menu dibandingkan dengan kemasan yang dapat memangkas anggaran. Di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, Senin, anak balita diberikan makanan tambahan berupa kudapan dan menu makan siang yang terdiri dari nasi, sayuran, telur, bakso, dan kuah sop. Menurut Arini, menu kali ini lebih variatif. Kudapan yang diterima beberapa hari sebelumnya dinilai kurang layak, seperti nuget tempe dan tahu rebus. Tidak ada susu. (Yoga)

Ekonomi dan Krisis Demokrasi

Yoga 21 Nov 2023 Kompas (H)

Tahun depan, sekitar 2 miliar orang atau hampir separuh penghuni dunia akan mengikuti proses pemilihan umum (pemilu) yang tersebar di 76 negara. Momen ini seharusnya menjadi pesta demokrasi terbesar dalam sejarah manusia. Namun, faktanya, banyak cacat dalam pelaksanaannya. Meski prosedur dijalankan, terjadi berbagai manipulasi dan tekanan sehingga kualitas demokrasi tak terjaga (flawed democracy). Begitu prediksi The World Ahead 2024 terbitan majalah The Economist. Indonesia, bersama AS dan India, akan menjadi negara dengan peserta pemilu terbesar di dunia. Penduduk India 1,4 miliar jiwa, AS 342 juta jiwa, dan Indonesia 280 juta jiwa. Di Indonesia, Presiden Jokowi dengan tingkat kepuasan rakyat 80 % menjadi faktor yang bisa ikut menentukan presiden berikutnya: siapa pun yang didukungnya punya peluang menang. Sementara itu, berbagai kelompok masyarakat sipil dan pencinta demokrasi tengah menyuarakan gerakan pemilu jujur dan adil agar demokrasi tidak cacat.

Pemilu 2024 menjadi salah satu pertaruhan besar bagi masa depan bangsa, termasuk kelangsungan proyek pembangunan yang sudah dilaksanakan sepanjang sembilan tahun terakhir. Martin Wolf, kolumnis terkemuka Financial Times, menulis buku berjudul The Crisis of Democratic Capitalism (2023) yang menggambarkan kemunduran demokrasi seiring meredupnya kapitalisme. Masa jaya demokrasi di tengah kebebasan berekspresi dan sistem ekonomi terbuka tengah surut, diikuti meningkatnya pemerintahan otoriter di banyak negara di dunia. China telah berhasil mengembangkan perekonomian berbasis pasar bebas tanpa menerapkan demokrasi. Ketika perekonomian mengalami stagnasi pascapandemi Covid-19, peran pengusaha sangat terbatas dalam menggerakkan ekonomi.

AS sebagai salah satu penganjur utama rezim pasar bebas telah berputar haluan sejak pemerintahan Trump. Mereka mendahulukan kepentingan domestik dan menarik diri dari percaturan global. Sejak pandemi Covid-19, kebijakan industrinya banyak dimotori pemerintah, tak lagi mengandalkan kekuatan sektor swasta (pasar). Di Indonesia, sejak Presiden Jokowi dilantik pada 2014, pembangunan infrastruktur dibangun secara progresif dengan mengandalkan perusahaan BUMN sebagai pelaksana proyek. Anggaran infrastruktur naik drastis, dari Rp 154 triliun pada 2014 menjadi Rp 256 triliun pada 2015. Alokasinya terus naik hingga mencapai puncaknya pada 2020 senilai Rp 420 triliun. Bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki presiden yang visioner dan berani mengambil risiko melakukan pembangunan (infrastruktur) yang mendukung proses hilirisasi serta pembangunan ekosistem industri mobil listrik. Meski mendapat tentangan dari banyak negara maju dan lembaga multilateral, kebijakan ini tetap dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menjadi negara maju pada Indonesia Emas 2045. Meski demikian, jika berbagai kebijakan ini kemudian dijadikan dalih bagi proses politik yang tidak demokratis, justru muncul risiko besar terhadap keberlangsungan pembangunan itu sendiri. (Yoga)

IKN Kebanjiran Minat Investor

Yuniati Turjandini 21 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang tengah dibangun di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kebanjiran minat para investor baik dalam maupun luar negeri yang ingin menanamkan investasinya disana. Hal itu tercermin dari banyaknya surat pernyataan minat (letter of intent/Lol) untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN yang disampaikan kepada pemerintah. Tercatat, Otorita Ibu Kota Negara Nusantara (OIKN) sudah menerima sebanyak 305 Lol. Dari jumlah tersebut tercatat ada 172 investor domestik dan sisanya yakni 133 investor asing. Dari jumlah investor asing tersebut, terbanyak dari Singapura yakni 27 investor, disusul Jepang sebanyak  25 investor, kemudian Malaysia dan China masing-masing 19 investor, serta Findlandia dan Spanyol masing-masing 3 investor, Uni Emirat Arab, Thailand dan Jerman masing-masing 2 investor, sisanya lainnnya. (Yetede)

Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Rupiah

Yuniati Turjandini 21 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2023 sebesar US$ 3,48 miliar memberikan  sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menerbitkan intrusmen Sekuritas Valuta Asing Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valuta Asing Bank Indonesia (SUVBI) guna memperkuat kebijakan dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia tersebut berada dalam kondisi surplus selama 42 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus perdagangan Oktober 2023 tercatat naik US$ 0,07 miliar dibandingkan  capaian pada September 2023 (month to month/mtm), namun turun US$ 2,12 miliar dibandingkan capaian pada periode yang sama 2022 (year on year/yoy). "Disisi lain, rupiah akan menguat karena dipengaruhi faktor eksternal dari laju inflasi Amerika Serikat (AS) Oktober 2023 yang melambat, yakni 0% dengan perkiraan sebelumnya 0,1% (mtm), dan year on year 3,2% dengan ekspektasi 3,3%. Adapun data klaim pengangguran AS meningkatkan 13 ribu menjadi 231 ribu meningkat 220 ribu," jelas dia. (Yetede)

Persaingan Layanan Digital Perbankan Makin Ketat

Yuniati Turjandini 21 Nov 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA,ID-Peta persaingan layanan digital perbankan tampaknya kian ramai di Indonesia. Terbaru, PT Bank Jasa Jakarta (BJJ) yang dimiliki oleh Astra Financial dan WeLab melalu WeLab Sky meluncurkan Bank Saqu, sebuah layanan perbankan digital yang menyasar generasi  produktif yang siap memperluas  produk pinjaman digital tahun depan. Direktur Astra sekaligus Director in-Charge Astra Financial Suparno Djasmin mengatakan, kehadiran Bank Saqu menjadi wujud aspirasi untuk menyediakan jasa layanan keuangan prima dan terdepan, khususnya bagi segmen  ritel dan UMKM turut serta mengingatkan kesejahteraan masyarakat. Bank Saqu akan mendukung, melengkapi dan memperkuat ekosistem jasa keuangan Grup Astra, serta mendorong peningkatan  literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Lebih jauh, Suparno Djasmine menjelaskan bahwa  setiap bisnis baru dalam Grup diharapkan memberikan kontibusi terbaik  kepada seluruh pemangku kepentingan. (Yetede)

Mayoritas Karyawan RI Masih Pilih Pekerja Hibrida

Yuniati Turjandini 21 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-Sebuah survei terbaru dari Logitech, perusahaan penyedia alat lengkap elektronik yang berbaris di Lausanne, Swiss, merilis  tren bekerja karyawan di Tanah Air pasca pandemi Covid-19 dicabut pada 21 Juni 2023. Hasilnya, banyak pekerja yang masih menyukai  cara kerja gabungan dari  rumah/mana saja (online) dan kantor (offline) atau lazim disebut hibdrida (Hybrid). Bahkan, jumlahnya mayoritas atau mencapai 62% dari responden yang di survei. Penelitian tersebut diterbitkan oleh Logitech dengan tujuan  untuk lebih memahami preferensi, persepsi, tantangan, dan perilaku karyawan dalam menjalani sistem kerja hybrid. Apalagi, kini, banyak perusahaan yang mulai mewajibkan karyawannya untuk bekerja  sepenuhnya secara jarak jauh atau tidak wajib masuk kantor. Saat ini hanya 16% karyawan dari 500 karyawan Indonesia kini lebih memilih bekerja secara hibrida. (Yetede)

Industri Butuh Stimulus

Yuniati Turjandini 21 Nov 2023 Investor Daily (H)
Laju industri manufaktur kembali menunjukkan perlambatan  dengan menurunnya impor bahan baku/ penolong sebesar 12,65% pada Januari-Oktober 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Industri manufaktur membutuhkan stimulus untuk meningkatkan permintaan konsumsi pasar. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani menerangkan, impor bahan baku/penolong akan selalu berjalan  pararel dengan kebutuhan produksi atau sesuai  dengan permintaan konsumsi pasar. Selama pasar konsumsi stagnan, tentu para pelaku industri  tidak mempunyai banyak justifikasi untuk meningkatkan konsumsi bahan baku/penolong. "Jadi kalau mau konsumsi bahan baku/penolong oleh pelaku usaha meningkat, yang perlu ditingkatkan lebih dulu adalah  konsumsi/demand pasar. Demand itu bukan sesuatu yang bisa kami stimulus secara leluasa dari sisi pelaku usaha," ucap dia kepada Investor Daily. (Yetede)

Adaro Energy Ekspansi Bisnis Non-Batu Bara di IKN

Yuniati Turjandini 21 Nov 2023 Investor Daily (H)
JAKARTA,ID-PT Adaro Energy Indonesia tbk (ADRO) melalui salah satu pilar bisnisnya, Adaro Land berencana memperluas bisnis untuk menggarap sektor non-batu bara di ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Head of Corporate Communication PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Febriati Nadira menyampaikan bahwa perseroan membuka kemungkinan untuk berpatisipasi di IKN. Pasalnya, Grup Adaro memiliki lini-lini  usaha yang bergerak di non-batu bara, salah satunya Adaro Land. "Adaro Land antara lain bergerak di bidang konstruksi sarana pendukung kegiatan operasional dan non-operasional, penyewaan, dan pengelolaan gedung perkantoran," kata Nadira. Deputi Bidang pembiayaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menerangkan bahwa 10 perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium Nusantara tersebut akan membangun mall, hotel,perkantoran, serta berkontribusi pada ruang terbuka hijau dan taman. (Yetede)

Pilihan Editor