Para Pengincar Proyek IKN
Jumlah investor luar negeri yang berpotensi menanamkan modal
mereka di Ibu Kota Nusantara, Kaltim, terus bertambah. Beberapa di antaranya tidak
sekadar menyatakan minat, tetapi juga telah sampai pada tahap penyelesaian
studi kelayakan. Hingga Senin (20/11) malam terdapat 305 surat pernyataan minat
(letter of intent/LoI) yang diterima Otorita IKN. Dari 305 LoI tersebut, 172
LOI berasal dari investor domestik dan 133 LoI berasal dari pihak asing. Singapura
menjadi negara dengan minat tertinggi dengan 27 LoI. Deputi Bidang Pendanaan dan
Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono mengatakan, saat ini ada dua perusahaan
asal Malaysia dan satu perusahaan asal China yang beberapa langkah lagi akan mengerjakan
proyek di IKN menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).
Satu perusahaan asal China adalah CITIC Construction, anak
usaha konglomerasi investasi Citic Group di sektor konstruksi. Perusahaan ini akan
membangun 60 menara hunian dinas untuk aparat pertahanan dan keamanan serta
untuk ASN Kemenhan. Selain CITIC Construction, terdapat dua perusahaan asal
Malaysia, yakni IJM Construction dan Maxim, masing-masing akan membangun 20 menara
dan 10 menara hunian dinas untuk ASN. ”Jadi, ketiga investor asing yang sudah
masuk di sektor hunian bahkan sebagian mereka sudah menyelesaikan studi
kelayakan,” kata Agung. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023