Defisit Neraca Pembayaran Menyusut 79%
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) mencatat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) mengalami defisit sebesar US$ 1,5 miliar pada kuartal III-2023, turun tajam hingga 79,7% dibandingkan dengan defisit pada kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 7,4 miliar. Kondisi tersebut ditopang oleh defisit neraca transaksi berjalan serta transaksi modal dan finansial yang membaik. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, NPI pada kuartal III-2023 menunjukkan perbaikan signifikan dengan defisit senilai US$ 1,5 miliar. BI menilai kinerja NPI kuartal III-2023 yang baik mampu terus menopang ketahanan eksternal Indonesia. "Ke depan, BI senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat mempengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat respon bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan pemerintah dan otoritas terkait, guna memperkuat sektor eksternal," jelas Erwin Haryono dalam keterangan resmi, Selasa (21/11/2023). (Yetede)
Tags :
#Neraca PerdaganganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023